11 Ribu Lebih Siswa SMP Sederajat di Inhil Ikuti UN 2016
Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo saat melakukan pantauan pelaskanaan UN SMP sederajat di salah satu sekolah
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 11.124 siswa SMP sederajat se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2016.
Dari jumlah itu, 1 diantaranya mengikuti ujian di Lapas Kelas II A Tembilahan yakni siswa asal Kecamatan Pelangiran yang terlibat kasus Narkoba.
Tak hanya itu, 1 diantara lainnya juga dinyatakan mengundurkan diri. Hal tersebut diketahui disaat Wakil Bupati H Rosman Malomo melakukan peninjauan langsung pelaksanaan UN.
“1 peserta di Lapas dan ada 1 lagi mengundurkan diri,” kata Rosman.
Menurutnya, untuk sementara hanya itu masalah yang ditemukan. Untuk kelancaran ujian maupun kelengkapan soal tidak ada persoalan./ Mirwan/adv
Protes Penyataan Saut Situmorang, HMI Cabang Rengat Desak Wakil Ketua KPK Itu Letakkan Jabatan.
Foto: net
Rengat, detikriau.org,– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Indragiri Hulu (inhu) melontarkan Protes dan meminta agar Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mundur dari jabatannya.
Pernyataan ini disampaikan oleh perwakilan HMI Cabang Rengat dalam aksi damai yang digelar digedung DPRD Inhu senin (9/5), kehadiran Perwakilan HMI ini disambut oleh Sekretaris Komisi lV DPRD Inhu Marlius SPdi.
Korlap aksi damai, Rosidin menyataan bahwa apa yang disampaikan Situmorang sebagai sebuah bentuk penghinaan, , Pencemaran nama baik, Perbuatan tidak menyenangkan dan penyebaran kebencian, hal ini tidak bisa dibiarkan.
“Hal ini akan kita laporkan ke Kepolisian Resort (Polres) Inhu sebagai bentuk dugaan tindak pidana “, ujarnya.
Dikatakannya, Jangan lupa, sejauh ini Pengurus HMI banyak juga yang berprestasi, baik ditingkat pusat maupun daerah, jadi apa yang disampaikan oleh Saut Situmorang tersebut jelas sangat menghina, terlebih lagi ini disampaikan oleh seorang pimpinan sebuah lembaga besar, dan tentu akan menimbulkan imej buruk, tegasnya.
Untuk sekedar diketahui, aksi protes dengan melakukan aksi damai oleh HMI ini sehubungan dengan pernyataan KPK, Saut Situmorang disalah satu stasiun TV yang menyatakan bahwa “mereka (KAHMI/HMI) orang-orang cerdas ketika jadi mahasiswa, kalau HMI minimal telah Latihan Kaderisasi 1 (LK1), tapi ketika menjadi pejabat mereka korup dan sangat jahat”, kalimat ini lah yang membuat reaksi HMI Kabupaten Inhu.
Semetara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Inhu Marlius menyatakan bahwa wajar HMI ini menggelar aksi disaat Institusinya dihina, dan kita DPRD Inhu siap menerima kehadiran dari Pengurus HMI Cabang Rengat.
“Apa yang disampaikan oleh adik-adik pengurus HMI ini akan disampaikan kepada pimpinan DPRD Inhu”, katanya. (Zal).
Ditegur Guru Karena Ganggu Jalannya UN, Bukannya Marah, Yopi Justru Beri Apresiasi
Rengat, detikriau.org – Salah seorang tenaga pendidikan di MTs Miftahul Jannah Peranap sempat menegur Bupati Inhu, H Yopi Arianto karena dinilai mengganggu jalannya pelaksanaan UN. Bukannya marah, Bupati justru memberikan apresiasi.
“Saya berterimakasih sudah diingatkan. Ini harus menjadi contoh bagi setiap guru, karena siapapun yang mengganggu kelancaran UN harus di tegur tanpa pandang bulu. Apa yang dilakukan guru tersebut merupakan bentuk tanggung jawabnya,” Puji Bupati dengan sikap besar hati.
Saat melakukan tinjauan di sekolah di Kecamatan Peranap tersebut, Bupati sempat berbincang-bincang dengan Kepala Dinas Pendidikan Inhu, Ujang Sudrajat dan Camat Peranap Azwarno. Sangking asyik-asyiknya berbincang, Bupati tidak menyadari suara perbincangan mereka terdengar hingga ke ruang kelas dan menggangu kosentrasi peserta UN./ Zal
Resmikan 59 Kantor Pelayanan Keamanan Terpadu di Inhil, Pangdam L Pusung Puji Program DMIJ
TEMBILAHAN, detikriau.org – Panglima Komando Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung memberikan pujian atas pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang dijalankan dalam kepemimpinan Bupati Inhil, HM Wardan.
Bahkan dalam kesempatan meresmikan sebanyak 59 kantor pelayanan keamanan terpadu di Desa Danau Pulai Indah Kecamatan Kempas, Senin (9/5/2016) sore itu, Pangdam menyatakan akan ikut menularkannya ke daerah-daerah lain seperti Sumatra Barat dan lainnya.
“Mantap program DMIJ ini, nanti akan saya tularkan ke daerah lain,” Apresiasi L Pusung.
Menurut Pangdam, program DMIJ sangat erat kaitannya dengan program dalam membangun kenyamanan pelayanan dan pembangunan di desa-desa.
Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan di desa menjadi prioritas kinerja Pemkab.
“Saat ini kita lebih giat membangun dari tingkat desa melalui program DMIJ termasuk membangun kantor Babinkamtibmas dan Babinsa satu atap,” ungkap Wardan.
Disampaikan Bupati, tahun anggaran 2015 sukses terbangun sebanyak 59 kantor Babinkamtibmas dan Babinsa satu atap. Yang mana, setiap kantornya dikucurkan dana sebesar Rp 80 juta
Dalam kesempatan peresmian tersebut juga turut dihadiri Dandrem 031/Wira Bima TNI Brigjen Nurendi, Asisten I Gubernur Riau Ahmad, Wakapolda Riau, Bupati Inhil HM Wardan, Dandim 0314/Inhil, Kapolres Inhil dan sejumlah pejabat esslon anggota TNI/Polri serta ratusan masyarakat./Mirwan/ Adv
Yopi Pinta Orang Tua Beri Motivasi Anak Akan Pentingnya Pendidikan
Rengat, detikriau.org – Dari total sebanyak 7.324 Siswa SMP/MTs sederajat se Kabupaten Inhu, tercatat 4 orang siswa tidak mengikuti Ujian Nasional (UN).
Abstainnya 4 orang siswa ini disebabkan mereka memang sudah berhenti tetapi masih tercatat sebagai peserta yakni tiga siswa di SMPN 2 Peranap dan satu orang siswa di MTs Miftahul Jannah Peranap.
“Tentu kita sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi. Saya mengimbau kepada seluruh orangtua agar memberikan motivasi lebih kepada anaknya, sebab pendidikan itu sangat penting, terutama dalam upaya kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Ucap Bupati Inhu, Yopi Arianto menanggapi persoalan ini.
Selain memantau pelaksanaan UN, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga meninjau sejumlah sarana dan prasarana di sekolah serta upaya pengembangan pembangunan bidang pendidikan di Kecamatan Peranap, Kelayang dan Sungai Lala./ Zal
Tidak Hanya Yopi, Khairizal-pun Turun Gunung Pantau Pelaksanaan UN
Rengat, detikriau.org – Tidak hanya Bupati, Wakil Bupati Inhu H Khairizal juga melakukan pantauan pelaksanaan UN tingkat SMP/MTS sederajat.
Wabup melakukan tinjauan di SMPN 2 Rengat, SMPN 1 Rengat Barat dan MTs Rengat Barat. Dari tiga sekolah yang ditinjau Wakil Bupati Inhu, UN hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia juga dinilai berjalan lancar dan aman.
Di SMPN 2 Rengat, dari 192 peserta UN dibagi dalam 10 ruang ujian. Seluruh peserta UN di SMPN 2 Rengat hadir dan dapat melaksanakan UN hingga berakhir.
Sementara Di SMPN 1 Rengat Barat, terdapat 106 peserta sesuai daftar nominasi tetap (DNT). Hanya saja, satu siswa telah mengundurkan diri sebelum pelaksanaan UN, sehingga jumlah peserta UN di SMPN 1 Rengat Barat tercatat sebanyak 105 orang. Sedangkan di (MTs Rengat Barat, jumlah peserta UN sebanyak 163 siswa yang dibagi dalam 9 ruang ujian.
Selain meninjau pelaksanaan UN, Wabup juga meninjau sejumlah sarana dan prasarana di tiga sekolah tersebut. Di SMPN 1 Rengat Barat, Wabup berharap kepada Dinas Pendidikan dapat meningkatkan saluran sanitasi dan sejumlah fasilitas sekolah.
Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Inhu, Winaldi, untuk peningkatan sanitasi sekolah merupakan salah satu prioritas yang akan dilaksanakan Dinas Pendidikan, sehingga proses belajar mengajar di sekolah menjadi lebih nyaman dan sehat.
Dari total 7.324 siswa peserta UN di Kabupaten Inhu, terdiri dari 5448 siswa SMPN, 1581 MTs dan 295 paket B, dengan jumlah satuan pendidikan sebanyak 107 sekolah dan ruangan sebanyak 415 ruang ujian dengan 830 petugas pengawas.(Zal)