Setelah beberapa Hari Menunggu, Korban Lakalantas Mr X Akhirnya Dikebumikan

gambar ilustrasi. net
gambar ilustrasi. net

Rengat, detikriau.org – korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang terjadi Senin (9/5) kemarin di Jalan Lintas Timur Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), persisnya didepan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat akhirnya dikebumikan pihak RSUD Indrasari setelah beberapa hari menunggu.

Berdasarkan keterangan saksi mata Yankimidin, warga Pematang Reba, korban (Mr X) ditabrak pengendara sepeda motor pada Senin (9/5) sekitar pukul 24.00 Wib.

“Korban dibawa warga sekitar ke RSUD Indrasari Rengat, namun akibat luka parah yang dialaminya akhirnya meninggal dunia pada Selasa (10/5) sekitar pukul 14.00 Wib,” terangnya.

Meski sudah dipastikan tak lagi bernayawa, pihak RSUD Indrasari Rengat masih berupaya untuk menunggu jika ada pihak keluarga yang datang untuk menjemput jenazah, sayangnya hingga Rabu (11/5) jemputan tak juga kunjung tiba, akhirnya pihak rumah sakit, Dinas Sosial dan Polsek Rengat Barat sepakat untuk menguburkan mayat tersebut.

“Korban merupakan pendatang baru di Pematang Reba, dan diperkirakan korban mengalami gangguan jiwa,” terang Yankamidin yang juga bekerja di bagian kamar mayat di RSUD Indrasari Rengat.

Sementara itu, Kapolsek Rengat Barat Kompol Franky Tambunan saat ditemui di RSUD Indrasari Rengat menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya masih berupaya untuk mencari tahu keluarga korban.

“Korban diperkirakan berumur 40 tahun dan diduga mengalami gangguan jiwa. Ditubuh korban tidak ditemukan identitas yang jelas, sehingga sulit mengetahui dimana keberadaan pihak keluarga korban. Menurut informasi warga masyarakat Pematang Reba  korban selama ini sering hilir mudik di seputar Kelurahan pematang Reba dengan berjalan kaki” ujarnya.

Untuk itu kita berharap jika ada pihak yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar dapat menghubungi Polsek Rengat Barat. Saat ini korban sudah dikebumikan di TPU Km 8 Pematang Reba, di belakang Taman Makam Pahlawan, sedangkan kenderaan dan si penabrak masih kita amankan, tutupnya  (zal).

 




Wabup Khairizal Kukuhkan Bunda PAUD Inhu

Rengat, detikriau.org, Hj Marlinawati dipercaya sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Inhu masa bhakti 2016-2021. Ia resmi dilantik bersama pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Inhu lainnya oleh Wakil Bupati  Inhu H Khairizal di Gedung Dang Purnama Rengat, Kamis (12/5/2016).

Dihadapan tamu undangan yang hadir, Hj Marlinawati menyampaikan terima kasihnya atas amanah yang dipercayakan kepadanya. Ia juga mengungkapkan bahwa PAUD menjadi sebuah lembaga pendidikan yang sangat penting sebagai pondasi pendidikan anak untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Ia juga mengharapkan kedepannya tenaga pendidik di Inhu semakin mampu memberikan yang terbaik bagi anak-anak didiknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Inhu H Khairizal mengungkapkan dukungannya dengan adanya PAUD. Menurutnya, anak usia 0-4 tahun merupakan waktu yang tepat untuk memberikan pendidikan kepada anak. Khusus kepada orang tua, Wabup Khairizal juga mengharapkan dapat memberikan dukungan serta perhatian yang lebih untuk mendapatkan pendidikan sejak usia dini.

Dipandu langsung oleh guru-guru PAUD yang hadir, dalam kegiatan itu Wabup Khairizal bersama seluruh tamu yang hadir juga mengikuti senam otak.

Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Riau Sri Wahyuni mengungkapkan bahwa pengembangan PAUD menjadi tanggung jawab kita semua. Dengan keberadaan PAUD, diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Turut hadir pada pelantikan itu sejumlah Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor di lingkungan Pemkab Inhu, Camat serta Guru-guru PAUD Inhu. (Zal)




DPRD Inhil Gelar Paripurna Penyampaian Laporan Pansus I Tentang LKPJ Bupati

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna, dalam rangka pembukaan masa persidangan II tahun sidang 2016 dan penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) I terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Inhil tahun anggaran 2015, Rabu (11/5/2016) malam.

Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Syahrudin didampingi Ketua DPRD, Dani M Nursalam ini, dihadiri langsung oleh Bupati HM Wardan, Unsur Forkopimda, anggoa DPRD dan sejumlah Pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil, serta undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Juru Bicara (Jubir) Pansus I DPRD Inhil, M Sabit menyampaikan bahwa dari hasil pembahasan bersama SKPD, hasil kunjungan kerja dan kajian Pansus I DPRD, dengan target acuan indikator penilaiannya berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Inhil tahun 2013-2018, terdapat beberapa catatan strategis DPRD, diantaranya gambaran umum daerah.

Terkait dengan data kondisi perekonomian daerah Kabupaten Inhil tentang PDRB dan laju pertumbuhan ekonomi daerah yang bersumber dari data statistik sektoral tahun 2014 cukup baik.

“Namun, ini harus dibandingkan dengan data BPS, karena dalam rilis data BPS masih menempatkan Kabupaten Inhil dengan angka kemeskinan tertinggi di Riau,” tutur Sabit.

Selanjutnya kebijakan umum daerah, dengan menjadikan RPJMD sebagai pedoman penyusunan Program dan Kegiatan dalam Renstra dan Renja SKPD sebagaimana diamanatkan Undang-undang nomor 25 tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

“Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2015 tidak mencantumkan indikator dan target kinerja sebagaimana yang diamanatkan Undang-undang nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara,” tambahnya.

Selain itu, Time Schudule Perencanaan dan Penganggaran harus disusun tepat waktu sesuai tahapan dan jadwal yang dimulai dari Musrenbang Desa pada bulan Januari, Musrenbang Kecamatan pada Bulan Januari Forum SKPD dan Musrenbang Kabupaten Bulan Maret, penetapan RKPD bulan Mei pembahasan dan kesepakatan KUA PPAS pada bulan juni  penyusunan RKA SKPD dan RAPBD pada bulan juli-september, pembahasan dan persetujuan RAPBD dengan DPRD pada Bulan Oktober-Nopember.

“Evaluasi Perda APBD dan penyusunan DPA SKPD pada bulan desember dan Pelaksanaan APBD pada bulan januari pada tahun berikutnya,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Wardan menyatakan bahwa saran dan masukan yang disampaikan Pansus I DPRD ini akan menjadi catatan penting bagi Pemkab Inhil, khususnya dalam penyempurnaan strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah sebagai modal dasar dalam pelaksanaan pembangunan di Negeri Seribu Parit.

“Harapan ini tentunya menjadi komitmen bersama antara Pemkab dan DPRD Inhil, bahwa alokasi dana pembangunan ke depan lebih memprioritaskan pembangunan bidang Infrastruktur untuk kepentingan masyarakat pada umumnya,” kata Bupati Wardan.

Dengan kebersamaan yang yang telah terbangun selama ini antara Legislatif dan Eksekutif serta semua pihak, mudah-mudahan secara bertahap akan mampu membawa kita mencapai visi Kabupaten Inhil Berjaya dan Gemilang 2025.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi serta kerjasama semua pihak dalam melaksanakan pembangunan dan roda pemerintahan, baik kepada Pimpinan dan segenap Anggota DPRD, seluruh jajaran Forkopimda serta seluruh komponen masyarakat Kabupaten Inhil,” imbuhnya./ Adi

 




Trak Trak, Duh… Dijejali Ratusan Masyarakat, Dermaga Parit Hidayat Hampir Ambruk

KUINDRA (detikriau.org) – Pelabuhan parit Hidayat desa Teluk Dalam Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) nyaris rubuh. Pasalnya, dermaga beton ontu dijejali oleh ratusan masyarakat yang menghadiri  haul Syeh Abdurrahman Siddiq, Rabu (11/5/2016) kemarin.

Menurut salah seorang awak media, Fra Suyetno kepada detikriau.org menerangkan, pelabuhan utama tersebut terdengar 3 kali bunyi tanda hendak ambruk.

“Trak-trak, begitulah bunyinya. 3 kali saya dengar dengan jarak waktu sekitar 10 menit antara bunyi pertama dengan berikutnya, orang-orang pun berteriak ketakutan,” ujarnya yang saat itu sedang berada di lokasi.

Dipaparkan, insiden tersebut terjadi pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. Tepat para jamaah hendak pulang ke alamat masing-masing melalui jalur sungai.

Dari pantauannya lagi, saat itu ada sejumlah petugas berseragam dari Dishubkominfo Inhil namun tampak tidak mengambil tindakan. Yang ada katanya, hanya dibiarkan saja.

“Penuh pelabuhan itu, coba saja fikirkan kalau sempat rubuh, banyak memakan korban,” tandasnya./ Mirwan




Bupati Inhil Hadiri Haul Syeh Abdurrahman Siddiq Ke-79

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan  menghadiri peringatan haul Syeh Abdurrahman Siddiq ke-79 di parit Hidayat desa Teluk Dalam Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Rabu (11/5/2016).

Selain Bupati, Haul tokoh agamis karismatik ini juga tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil dan puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah di nusantara hingga mancanegara.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa peringatan yang 79 tahun ini merupakan salah satu panggilankehormatan dari ummat Islam kepada para ulama. Yang mana, seorang ulama di pemakaman hidayat sapat tersebut merupakan ulama besar yang pantas dijadikan panutan dalam kehidupan, baik diri pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Syekh abdurrahman sidiq atau yang lebih kenal dengan panggilan kehormatan  tuan guru,seorang ulama besar yang karismatik,” kata Wardan.

Diceritakan, ulama sebelum kemerdekaan tersebut katanya pernah menjabat multi kerajaan indragiri 1910-1937 Masehi, beliau adalah sosok ulama yang cerdas dan terbukti banyaknya tulisan-tulisan beliau yang dijadikan rujukan fakta ini menjadikan syekh abdurrahman sidiq tidak hanya kenal di indragiri saja bahkan nama beliau di hormati di negara-negara tetangga,malaysia,singapore, thailan dan negara lainnya.

Salah satu karya tuan guru yang sangat terkenal adalah syair ibarat kabar kiamat yang dikata gorikan sebagai karya satra keagamaan islam dan salah satu penigalan beliau adalah mesjid tua parit hidayat ini yang beliau bangun bersama para satri pada tahun 1927

“Perjuangan tuan guru kita, baik membangun umat, membangun masyarakat, mengembangkan agama yang ada di kabupaten Inhil,” tambahnya./ Mirwan/adv




Di Inhil, BKD Catat 18 Orang ASN Bodong

Kepala BKD Inhil, H Fauzar. Foto: net
Kepala BKD Inhil, H Fauzar. Foto: net

TEMBILAHAN, detikriau.org – Dari hasil pendataan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menemukan sebanyak 18 ASN bodong yang tersebar di tiga instansi yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan unsur Pemerintah Kecamatan.

“Yang paling banyak itu dari Dinas Pendidikan,” kata Kepala BKD Kabupaten Inhil, H Fauzar kepada detikriau.org, Rabu (11/5/2016) kemarin.

Sebelumnya, kata Fauzar, jumlah ASN yang dulunya disebut PNS tersebut cukup banyak hingga mencapai angka puluhan. Berjalannya waktu, tim lapangan terus melakukan verifikasi secara konkrit.

Salah satu upayanya adalah, melakukan pendampingan terhadap perorangan untuk Pendataan Ulang (PU) PNS.

“Jumlah ASN kita di Inhil ini sebanyak 8.304 orang, termasuk ASN fiktif. Karena 18 orang itu tetap didaftarkan hanya saja gajinya tidak cair, dan ini sudah kita cek di Bagian Keuangan,” tambahnya.

Fiktifnya 18 ASN itu, sejauh pengetahuannya disebabkan kelalaian pribadi masing-masing untuk melakukan PU PNS. Dan ada juga katanya yang sudah meninggal dunia namun belum terkoneksi secara tuntas.

“Bagi ASN yang tidak mendaftar, dipanggil tim juga tidak datang. maka bisa saja diberhentikan dari statusnya. Tetapi itu wewenang BKN, kita hanya menyampaikan,” tutupnya.