2016, Disdukcapil Inhil Rekam Paksa Bagi Penduduk Belum Miliki KTP

ktpTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan merekam melakukan penelusuran ke pelosok Inhil mencari penduduk yang tak miliki KTP Elektronik atau e-KTP.

Upaya itu akan dilakukan secara tuntas pada tahun 2016 ini. Dalam waktu dekat, dinas kependudukan tersebut memulai bergerak dengan sejumlah tim yang telah dibentuk.

Kepala Disdukcapil Inhil, MJ Verman kepada awak media, Senin (16/5/2016) menjelaskan, hal itu sengaja diagendakan dengan tujuan seluruh masyarakat Inhil memiliki kartu tanda penduduk secara resmi dan akan mempermudah segala urusan warga itu sendiri yang berkaitan dengan kependudukan.

“Dari jumlah 434.874 jiwa wajib KTP di Inhil, yang merekam baru ada 328.516 jiwa. Artinya masih ada sekitar 109.094 jiwa yang belum merekam,” kata MJ Verman.

Diantara jumlah itu, lanjutnya, tim dari pekerja perekam KTP sudah mengetahui letak peta penduduk, tinggal menuju saja ke lokasi. Jumlah itu bersadur dari Kartu Keluarga yang ada.

Sementara ini, sudah ada sekitar 20 peta lokasi masyarakat yang bakal didatangi untuk dilakukan perekaman. “Menjelang Ramadhan, insya Allah kita sudah mulai bergerak. Secara teknis, tim lapangan kitalah yang tau,” imbuhnya./ Mirwan




2 Pria Ini Ketangkap Tangan Sedang Transaksi Sabu-sabu

TANAH MERAH (detikriau.org) – Polisi bekuk RR (26) dan MF (30), Minggu (15/5/2016) kemarin. Pasalnya, kedua pria itu kedapatan sedang melakukan traksaksi narkoba jenis sabu-sabu di jalan Bandes RW 04 Desa Tanah merah Kecamatan Tanah merah.

Pembekukan tersebut dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB. Waktu itu, kedua warga Tanah Merah itu sedang asyik nongkrong di warung, yang mana Tsk MF sambil menyerahkan 1 buah lipatan koran bekas yang diduga berisikan barang haram.

“Ketika itu, lipatan kertas itu diletakkan di atas meja. Ketika digerebek, petugas langsung membuka bungkusan dan tampak isinya 1 paket kecil sabu-sabu yang dibungkus dengan plastik putih bening,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik, Senin (16/5/2016).

Saat ini, kedua Tsk beserta barang bukti sedang diamankan di Mapolsek Tanah Merah untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut./ Mirwan




Bupati Yopi: Ini Batik Made in Seberida

Bupati Kabupaten Indragiri Hulu, Yopi Arianto
Bupati Kabupaten Indragiri Hulu, Yopi Arianto

Rengat, detikriau.org – Acara Pelantikan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri (STIE-I) Rengat di Gedung Dang Purnama, Minggu (15/5), menjadi moment bagi Bupati Inhu H Yopi Arianto mempromosikan kemeja batik yang dikenakannya. 

Bupati Inhu H Yopi Arianto yang ketika itu hadir bersama Wakil Bupati H Khairizal, mengenakan kemeja batik berwarna hijau pupus dengan corak kotak. Saat memberikan arahan, selain mengucapkan selamat kepada Ketua STIE-I terpilih Ivalaina Astarina, Bupati Yopi juga mempromosikan kemeja batiknya  kepada tamu undangan yang hadir.

“Ini kemeja yang saya pakai kira-kira produk mana? (tanya Bupati Yopi kepada tamu yang hadir). Ini batik made in Seberida. Saya sengaja mengenakannya untuk mempromosikan karya anak negeri asli Indragiri Hulu. Kedepannya, produk ini juga akan dipromosikan untuk dipakai oleh pejabat-pejabat di Lingkungan Pemkab Inhu,” ungkap Bupati Yopi.

Selain mengaku bangga dengan hasil kreatifitas masyarakat ini, menurut Bupati, kehadiran produk kemeja batik asli Inhu ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, sekaligus mengenalkan budaya Kabupaten Inhu kepada masyarakat luas.

Sementara itu, ditemui usai acara pelantikan, Kepala Disperindagpas Inhu Asman Dayat mengungkapkan bahwa upaya mempromosikan batik asli Inhu ini akan terus dilakukan pihaknya.

“Kemeja batik Inhu yang dikenakan Bupati Yopi adalah salah satu hasil produksi asli dari kelompok pembatik asal Desa Titian Resak Kecamatan Seberida yang merupakan kelompok binaan dari Disperindagpas Inhu,” jelas Asman Dayat.

Program tersebut, lanjut Asman Dayat, dimulai sejak tahun 2015 dengan memberikan pelatihan serta bantuan alat kepada kelompok pembatik. Kedepan, pembentukan kelompok pembatik tersebut juga akan ada di sejumlah kecamatan lainnya di Inhu.

“Sebagai upaya promosi, kedepannya batik Indragiri ini juga akan diperkenalkan ke berbagai sekolah, Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta seluruh instansi yang ada di Kabupaten Inhu,” tambahnya.

Hadir dalam kegiatan itu sejumlah unsur Forkopimda, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Inhu, Pimpinan Bank Riau Kepri Cabang Air Molek, Pimpinan Bank BRI Cabang Rengat, Pimpinan Bank Mandiri, Dosen serta ratusan mahasiswa dan mahasiswi STIE-I Rengat. (Zal)




Ivalaina Astarina Kembali Pimpin STIE-I Rengat

“Dilantik Secara Resmi Oleh Bupati Inhu, Yopi Arianto”

Rengat, detikriau.org – Ivalaina Astarina kembali dipercaya memimpin Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri (STIE-I) Rengat. Ia resmi dilantik oleh Bupati Inhu H Yopi Arianto dalam prosesi pelantikan Ketua STIE Indragiri masa jabatan 2016-2020 di Gedung Dang Purnama, Minggu (15/5/2016).

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 01. SK/Kpts/YPI/V/2016 tentang pengangkatan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri (STIE-I) Rengat dan pemilihan terbuka yang dilaksanakan kampus STIE-I, Ivalaina Astarina resmi kembali menduduki kursi kepemimpinan sebagai Ketua STIE-I periode lima tahun mendatang.

“Ini merupakan moment untuk bekerja dan bekerja sama demi memajukan STIE-I ke arah yang lebih baik sebagai perguruan tinggi yang dibanggakan masyarakat Inhu,” ungkap Ivalaina Astarina saat mengawali sambutannya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama Pemkab Inhu yang sejauh ini telah memberikan dukungan penuh demi kemajuan serta peningkatan STIE-I.  Menurutnya, Berbagai prestasi telah mampu dicapai STIE-I sejauh ini.

“Kerjasama terkait pendidikan dengan Universitas Selangor Malaysia, peningkatan pembangunan sarana dan prasarana kampus serta yang tidak kalah pentingnya yakni pencapaian akreditasi B merupakan salah satu bagian dari berbagai prestasi yang berhasil dicapai STIE-I,” jelasnya.

Ia juga mengharapkan pada periode kepemimpinannya kedepan, kerjasama serta semangat untuk memajukan STIE-I dapat terus terbangun demi membawa STIE-I sebagai perguruan tinggi terbaik serta mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Inhu.

Sementara itu, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga menyampaikan selamat atas terpilihnya kembali Ivalaina Astarina sebagai Ketua STIE-I Rengat. Bupati juga mengapresiasi berbagai kemajuan yang telah dicapai oleh pihak STIE-I. Menurutnya, kemajuan tersebut juga menjadi kebanggaan Pemkab Inhu sekaligus masyarakat Kabupaten Inhu sendiri.

“Jika berbicara kerjasama dengan pemerintah terkait peningkatan pendidikan, tanpa diminta Pemkab Inhu terus akan melanjutkan dukungannya. Sebab, kemajuan pendidikan merupakan salah satu program prioritas Pemkab Inhu saat ini. Bahkan, jika Pemerintah Pusat menetapkan anggaran untuk pendidikan sebesar 20 persen, Pemkab Inhu menambah besarannya menjadi 34 persen,” jelas Bupati Yopi.

Kedepannya, sebagai regulasi baru demi memotivasi serta menumbuhkan semangat mahasiswa untuk lebih giat dan berprestasi, Bupati Yopi meminta pihak STIE-I agar dapat melibatkan para pejabat di lingkungan Pemkab Inhu serta pimpinan Bank yang ada di Inhu untuk memberikan perkuliahan umum di kampus STIE-I.

Khusus kepada mahasiswa, dalam kesempatan itu Bupati Yopi juga meminta kontriibusinya untuk berperan nyata baik membantu masyarakat maupun aparat keamanan dalam mensosialisasikan berbagai hal-hal yang positif demi peningkatan pembangunan di Inhu.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Inhu H Khairizal, unsur Forkopimda, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Inhu, Pimpinan Bank Riau Kepri Cabang Air Molek, Pimpinan Bank BRI Cabang Rengat, Pimpinan Bank Mandiri, Dosen serta ratusan mahasiswa dan mahasiswi STIE-I Rengat. (Zal)




Perpisahan Siswa MA Darul Falah Kampung Baru Berlangsung Meriah

CONCONG (detikriau.org) – Madrasah Aliyah (MA) Darul Falah Desa Kampung Baru Kecamatan Concong menggelar perpisahan dan pelepasan untuk kelas XII, Minggu (15/5/2016).

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan perdana sebagai perpisahan siswa angkatan pertama. Yang mana, pagi itu turut dihadiri Ketua Yayasan Darul Falah Bambang Hermanto, S.Pd.I, sejumlah unsur penerintahan desa Kampung Baru beserta sejumlah undangan lainnya.

“Siswa yang lulus angkatan pertama ini sebanyak 18 orang,” kata Kepala MA Darul Falah, Wais Alqarni kepada detikriau.org.

Menurutnya, seluruh siswa tersebut merupakan peserta UN kemarin yang mendapat hasil 100 persen lulus.

“Saya ucapkan terima kasih kepada guru dan seluruh elemen yang terus membantu meningkatkan kemajuan sekolah berbasis agama ini, dan saya juga mengajak kepada majelis guru untuk terus berjuang lagi dalam meningkatkan kualitas pndidikan, baik kualitas akademik maupun non akademik, kulitas fisik atau non fisik,” paparnya./ Mirwan




Wabup Inhil Hadiri Isra’ Mi’raj di Pesantren Benteng

Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo/dua dari kanan/ saat menghadiri kegiatan isra' mi;raj
Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo/dua dari kanan/ saat menghadiri kegiatan isra’ mi;raj

SUNGAI BATANG (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri kegiatan peringatan isra’ mi’raj tahun 1437 H di Pondok Pesantren Nurul Ulama Darul Dakwah wal Islamiah (DDI) Benteng Kecamatan Sungai Batang, Minggu (15/5/2016).

Selain Wabup, tampak hadir juga Camat serta Upika Kecamatan Sungai Batang, Ketua Yayasan Nurul Ulama DDI Benteng, masyarakat serta santriwan dan santriwati Ponpes DDI Benteng.

Wabup dalam sambutannya berpesan untuk menanamkan visi pendidikan yaitu moderat dan demokratis. Disamping ilmu agama, ilmu dunia juga katanya harus dipelajari dan pendidikan juga harus toleran.

“Agama tidak boleh dipaksakan, sesuai dengan visi Pendidkan Islam di Indonesia,” kata Rosman.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ulama DDI Benteng KH M Idrus Hasyim dalam sambutannya berharap dukungan semua pihak untuk kemajuan pendidikan di lembaga pendidikannya.

Sementara waktu, sejumlah santri/wati yang telah menamatkan studynya terus melanjutkan pendidikan serta bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat dari Ponpes DDI di tengah-tengah masyarakat./ Mirwan/adv