Pakai Kaos Atribut Paham Komunis, Warga Inhil Diamankan Polisi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Iwan Sastra (24) diamankan petugas kepolisian. Pasalnya, warga Desa Perigi Raja Kecamatan Kuala Indragiri Kabupaten Inhil mengenakan kaos bergambar Palu Arit.

Penangkapan dilakukan di Pelabuhan Syahbandar/HK Sungai Guntung Kecamatan Kateman, Rabu (18/5/2016) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik kepada detikriau.org menjelaskan, kaos yang dikenakan berwarna merah berlambang Palu Arit yang dilapis dengan kemeja lengan panjang di bagian luar.

“Saat itu memang sudah jadi sasaran petugas Intelkam kita. Ketika di TKP, petugas meminta agar ia membuka kemejanya, Saat itu terlihat ia menggunakan Kaos dalam berwarna merah bergambar Palu dan Arit,” ungkap Wicaksono.

Hasil interogasi, pria itu mengaku mendapatkan kaos di dalam tas milik adik kandungnya, A.

“Diduga kalau keberadaan kaos itu untuk membuka jaringan penyebaran Pok Paham Komunisme di wilayah Riau. Namun saat ini kita masih melakukan penyelidikan,” tutupnya./Mirwan




Ribuan Kaum Muslim Hadiri Pengajian Akbar Al Multazam

DSC_9126Rengat, detikriau.org – Ribuan kaum muslim menghadiri pengajian akbar menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H sekaligus peresmian SMK Islam terpadu yang digelar Yayasan Al Multazam An-Nafi, Desa Kerubung Jaya, Kecamatan Batang Cenaku, Senin (17/5) malam yang lalu.

Pengajian akbar ini menghadirkan Habib Syekh Muhammad Bin Assegaf dari Cianjur, Jawa Barat dan KH Nur Hasan dari Nganjuk, Jawa Timur.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Inhu H Khairizal yang sekaligus meresmikan SMK Islam terpadu Al Multazam yang ditandai dengan pemukulan gong, beberapa anggota DPRD Inhu serta Kepala Dinas Pendidikan Inhu H Ujang Sudrajat.

“Terimakasih saya sampaikan kepada panitia dan masyarakat Desa Kerubung Jaya yang sangat antusias hadir dalam acara ini. Saya sengaja datang lebih awal karena setiap kegiatan yang digelar disini, masyarakat selalu hadir tepat waktu,” ungkap Wabup Khairizal mengawali sambutannya.

Wabup Khairizal juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Habib Syekh Muhammad Bin Assegaf dan KH Nur Hasan di Kabupaten Inhu. Ia berhadap, kehadiran dua ulama besar tersebut dapat memberikan pencerahan serta bekal ilmu agama bagi kehidupan masyarakat Inhu.

Selain itu, Wabup H Khairizal juga mengapresiasi Yayasan Al Multazam An Nafi yang telah berhasil membangun SMK Islam terpadu. Ini menjadi salah satu bukti semangat persatuan dan kesatuan yang tinggi dari masyarakat Desa Kerubung Jaya sekaligus bentuk komitmen bersama akan pentingnya pendidikan.

Pada kesempatan itu, atas nama pribadi dan Pemkab Inhu, Wabup Khairizal juga menyampaikan selamat menyambut bulan suci Ramadhan kepada seluruh tamu serta jemaah yang hadir. “Atas nama pribadi dan Pemkab Inhu saya meminta maaf jika ada kesalahan dan semoga kita diberi kekuatan oleh Allah SWT dalam menjalankan ibadah puasa nanti,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Andik Setiawan juga menyampaikan terima  kasihnya kepada Wakil Bupati Inhu H Khairizal yang ternyata hadir lebih awal dari perkiraan panitia. “Jujur saya deg-degan ketika mengetahui Wabup Khairizal telah hadir setengah jam lebih awal sebelum acara dimulai,”ungkapnya.

Berkaitan dengan peresmian SMK, Andik menuturkan bahwa terealisasinya pembangunan SMK Islam Terpadu Al Multazam berangkat dari koordinasi serta komunikasi yang terjalin baik antara pemerintah pusat dan kabupaten serta pihak yayasan. Proses belajar mengajar juga telah dilakukan dan berjalan selama dua tahun di SMK ini.

Sementara itu, dalam ceramahnya KH Nur Hasan menganjurkan kepada seluruh kaum muslim tentang pentingnya pendidikan dan ilmu pengetahuan. “Manusia dan hewan sama-sama ciptaan Allah SWT, namun yang membedakan adalah akal dan pikiran,”ungkapnya. Untuk itu, KH Nur Hasan juga mengajak khusus kepada orang tua dapat memberikan pemahaman yang baik bagi anak-anak mereka. Selain itu, dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1437 H ini, KH Nur Hasan juga mengajak kepada seluruh kaum muslimin untuk wajib menjalankan seluruh kewajiban selama menjalankan ibadah puasa disertai dengan berbagai amalan-amalannya. (Zal)




Kebakaran di Teluk Pinang, Ini Nama-nama Identitas Korbannya

GAS (detikriau.org) – Peristiwa kebakaran yang melanda di pemukiman warga RT 5 RW 3 Kelurahan Kecamatan Gaung Anak Serka (Gas) menghabisnya 5 unit rumah, Selasa (17/5/2016) kemaren.

Kelima unit rumah tersebut adalah milik Amlah (65), Jamaliyah (60), Thamrin (58), Azmani (43) dan Zulkifli (29).

“Api mulai muncul sekitar pukul 11.45 WIB. Selanjutnya, sekitar pukul 12.10 WIB petugas Damkar Gas serta dari PSMTI Gas turun membantu memadamkan api. Sekitar pukul 12.45 WIB apipun berhasil dipadamkan,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono.

Dari peristiwa itu, tidak ada korban jiwa namun kerugian cukup banyak sehingga sampai detik ini belum dapat ditaksir. Selain itu, penyebab kebakaran juga belum diketahui.

“Penyebab terjadinya kebakaran masih lidik,” tutupnya./ Mirwan




Sekda Inhil Angkat Sumpah Sebanyak 138 PNS

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin melakukan pengangkatan sumpah atau janji terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Selasa (17/5/2016) kemarin sore.

Pengangkatan tersebut diikuti sebanyak 138 PNS di lingkungan Pemkab Inhil terdiri dari Formasi khusus Dokter berjumlah 29 orang dan 109 lagi dari PNS lainya.

Waktu itu tampak dihadiri Asisten III Setdakab Inhil, Kepala BKD Kabupaten Inhil serta sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Sekda mengatakan, pengangkatan ini bertujun agar para aparatur negara mempuyai kesetiaan dan ketaatan terhadap pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintah.

Selai itu juga dalam rangka membina PNS yang bersih, jujur dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur sipil negara yang bertugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional.

“Ini adalah pilihan kita, kita betul-betul serius dalam menjalankan propesi kita, kalau kita dengar sumpah yang diucapkan tadi adalah luar biasa kalau kita betul-betul menghayati dan mengamalkannya, artinya kita harus jujur dan terus mengembangkan diri,” katanya di hadapan ratusan PNS.

Diharapkannya kepada para PNS yang baru mampu bekerja semaksimal mungkin dengan rasa tanggung jawab dengan kejujuran dengan niat melayani untuk masyarakat.

“Kita berharap demekian, semoga bisa menyadari akan tenggung jawab yang besar sebagai pelayanan masyarakat di lapangan,” imbuhnya./ Mirwan




14 Pelaku Pengrusakan di PT Rimba Lazuardi Dilimpahkan ke Kejari.

Rengat, detikriau.org  – 14 tersangka pelaku Pengrusakan di PT Rimba Lazuardi kecamatan Batang Pranap kabupaten Inhu yang diamankan Polres Inhu beberapa waktu lalu kini dinyatakan   Berkas penyidikan nya telah lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat senin 16/5.

“Dengan dilimpahkannya kasus perkara tindak pidana penganiayaan karyawan dan pengrusakan aset perusahaan PT. Rimba Lazuardi  ini maka 14 Tersangka tersebut menjadi tanggungjawab Kejari Rengat dan status tahanannya menjadi Tahanan Kejari Rengat”, kata Kapolres Inhu AKBP Abas Baruni SIk melalui Kasat Reskrim AKP Hidayat Perdana Senin 16/5.

Dikatakannya, Berkas perkara 14 tersangka itu dibagi dalam lima berkas dimana semua tersangka dijerat dengan pasal 170 ayat 1 dan 2 dan atau pasal 406 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 7 tahun,paparnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rengat Supardi SH melalui jaksa penuntut umum   ( JPU) Kejari Rengat  Rulliff Yuganitra SH MH membenarkan bahwa berkas 14 tersangka penganiayaan dan pengrusakan di PT. Rimba Lazuardi sudah diterima kejari Rengat senin 16/5.

“Berkas tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang buktinya sudah kita terima dan akan kita pelajari sebelum dilimpahkan ke PN Rengat untuk di persidangkan”, ujar Rullif.

Ditempat yang sama   JPU ke II Dodi Ariyansyah SH dimana disampaikannya bahwa saat semua tersangka melakukan penandatanganan berkas, mereka mengaku menyesali semua perbuatannya.

Menurutnya, Mereka menyesali perbuatan yang telah di perbuat,
“Kami menyesal pak, karena kami ini disuruh oleh pak Tanggang, setelah kami begini tak seorangpun yang peduli. Kami merasa ditipu”, sebut Dodi menirukan ungkapan Berkisar Sinurat dan para tersangka lain nya,

Sebagaimana diketahui Sitanggang adalah  yang saat ini masih Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Inhu , yang diduga otak atau dalang kerusuhan yang terjadi di PT Rimba Lazuardi beberapa waktu lalu. (Zal).




Sekda Inhil Buka Sosialisasi Permendari RI Nomor 14 Tahun 2016

TEMBILAHAN, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin membuka secara resmi sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) RI nomor 14 tahun 2016 di aula Kantor Bappeda Inhil jalan Akasia Tembilahan, Selasa (17/5/2016).

Saat itu, Sekda didampingi Asisten III Setda Inhil, 2 anggota Banggar DPRD Inhil Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Inhil. Dan juga, sosialisasi tersebut langsung menghadirkan narasumber dari Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI, Ihsan Dirgahayu.

Diketahui, Permendagri tersebut merupakan perubahan kedua atas Permendagri nomor 32 tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD.

Tujuannya adalah dalam rangka menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan Pemerintah Daerah dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan, rasionalitas dan manfaat untuk masyarakat.

“Bansos dan Hibah ini sangat penting  karena disatu sisi sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan disamping itu juga dibutuhkan pengadministrasian dan aturan yang jelas,” kata Sekda.

Kedepan lanjutnya, ia berharap tidak ada lagi masalah dengan bantuan sosial dan hibah. Perlu diketahui juga, pada dasarnya Pemkab tidak ada niat untuk menghambat atau memperlambat proses bansos dan hibah ini, tetapi sekarang ini hanya perlu kehati-hatian saja./Mirwan