Wanita Lansia Ini Ditemukan Tewas Nyangkut di Kipas Pompong

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seni (78), warga Parit Sayang Desa Kembang Mekar Sari Kecamatan Keritang ditemukan tak bernyawa, Kamis (19/5/2016) sekitar pukul 14.30 WIB. Mayat wanita malang itu ditemukan oleh salah seorang warga setempat, Misrul (45) di kipas pompong miliknya di perairan Desa setempat.

“Saat itu si saksi hendak mengeluarkan pompong dengan cara menghidupkan mesin, tiba-tiba mesin pompong tersebut mati dan saksipun langsung memeriksa kipas. Sontak saja, si saksi kaget melihat sesosok mayat berada di bawah pompong,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik, Jum’at (20/5/2016).

Kala itu juga si saksi langsung memberitahukan kepada kepala dusun setempat. Selanjutnya, kepala dusun mengajak warga bersama-sama untuk mengangkat mayat dan dilangsung dibawa menuju rumah korban.

Kemudian, korban dilakukan pemeriksaan oleh pihak puskesmas, hasilnya ditemukan luka gores di bagian pinggang sebelah kanan yang kata polisi juga diduga akibat korban terjatuh saat korban mencari sampanya yang hanyut.

“Kondisi korban terdapat cacat pisik sejak lahir dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tandas Kapolres./ Mirwan




Keistimewaan Bulan Sya’ban yang Jarang Diketahui

Keistimewaan Bulan Sya’ban yang Jarang DiketahuiSetiap bulan yang ada dalam kalender hijriyah memiliki keistimewaan masing-masing. Pada Ramadhan misalnya, bulan ini begitu spesial karena ada kewajiban berpuasa. Atau, pada bulan Dzulhijjah, dimana sebagian Umat Islam yang mampu menunaikan ibadah haji.

Namun banyak yang tidak familiar dengan bulan Sya’ban. Padahal, bulan ini menjadi salah satu bulan yang diagungkan dalam Islam. Ada begitu banyak keistimewaan yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. Sayang, pada bulan ini manusia kebanyakan lalai.

Akan tetapi, tetap ada kesempatan untuk memperbaiki hal itu. Karena kabar baiknya, saat ini kita tengah menjalani bulan Sya’ban. Ini menjadi waktu yang tepat untuk meraih keistimewaan tersebut. Lalu, apa saja keistimewaannya?  Berikut ulasannya.

1. Bulan yang Dikasihi Rasulullah
Keistimewaan pertama dari bulan Sya’ban adalah karena bulan ini begitu dikasihi Rasulullah SAW. Bahkan, Rasul bersabda jika Bulan Sya’ban adalah bulannya. Ketika manusia yang mendapat pengetahuan langsung dari Allah ini begitu menganggap penting bulan ini, tentu sudah seharusnya kita juga menganggap hal yang sama.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Umamah, Baginda SAW bersabda: “Sucikan diri kamu dalam Syaaban dan perbaiki niat kamu untuknya. Sesungguhnya kelebihan Syaaban daripada bulan lain seperti kelebihanku daripada kamu.”

Hendaklah kita meluruskan niat ketika menyambut atau menjalani bulan ini. Rasulullah SAW mengajarkan jika pada bulan ini dirinya melakukan lebih banyak kebaikan.

2. Amal Baik Menjadi Lebih Istimewa
Bulan Sya’ban dikenal juga sebagai bulannya lalai. Bulan ini berada diantara bulan Rajab dan Rramadhan. Manusia sudah terhanyut dengan keistimewaan bulan Rajab yang merupakan salah satu bulan haram, saat memasuki Sya’ban manusia mulai lalai karena mempersiapkan diri untuk menyambun bulan Ramadhan.

Itulah mengapa Rasulullah memperbanyak amalan pada bulan ini. Karena jika sesuatu banyak dilalaikan, namun kita mengingatnya, maka sebenarnya ada banyak kebaikan yang akan diberikan Allah. Layaknya anjuran berdzikir di pasar, maka ketika dzikir itu dilaksanakan maka menjadi amalan yang istimewa.

Abu Sholeh mengatakan, “Sesungguhnya Allah tertawa melihat orang yang masih sempat berdzikir di pasar. Kenapa demikian? Karena pasar adalah tempatnya orang-orang lalai dari mengingat Allah.”

Amalan yang banyak dilakukan Nabi pada bulan ini adalah berpuasa. Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha juga mengatakan : “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak biasa berpuasa pada satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya.” (HR. Bukhari no. 1970 dan Muslim no. 1156).

3. Adanya Nisfu Sya’ban
Nisfu Sya’ban mempunyai arti pertengahan. Dalam sejarahnya pada malam ini terjadi perintah pemindahan arah kiblat dari Baitul Malqis menuju Masjidil Haram. Rasulullah SAW melakukan lebih banyak ibadah pada malam ini. Hal ini diperkuat oleh hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah di dalam Sunannya dengan sanad yang lemah,”Apabila malam nisfu sya’ban maka shalatlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya.”

Sesungguhnya Allah swt turun hingga langit dunia pada saat tenggelam matahari dan mengatakan,”Ketahuilah wahai orang yang memohon ampunan maka Aku telah mengampuninya. Ketahuilah wahai orang yang meminta rezeki Aku berikan rezeki, ketahuilah wahai orang yang sedang terkena musibah maka Aku selamatkan, ketahuilah ini ketahuilah itu hingga terbit fajar.”

Syeikh ‘Athiyah Saqar menuturkan, meski hadist tersebut lemah, namun bisa dipakai dalam hal keutamaan amal. Itu semua dilakukan dengan sendiri-sendiri dan tidak dilakukan secara berjama’ah (bersama-sama).

Bulan Sya’ban layaknya bulan perjuangan, dimana kita seharusnya membersihkan diri dari dosa-dosa dengan cara memperbanyak amal. Sehingga saat memasuki Ramadhan, hati kita sudah bersih menyambut bulan suci tersebut. Mari berburu amal di Bulan Sya’ban.

sumber; infoyunik.com




Gawat! 109 Ribu Guru Terancam Kehilangan TPG

foto ilustrasi guru mengajar. dok jpnn
foto ilustrasi guru mengajar. dok jpnn

JAKARTA – Sebanyak 109.424 orang guru terancam kehilangan hak tunjangan profesi guru (TPG) periode Januari-Juni 2016. Pasalnya mereka tidak kunjung memperbarui datanya di layanan data pokok pendidikan (dapodik).

Kepala Bagian Program dan Penganggaran Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GKT) Kemendikbud Tagor Alamsyah Harahap membenarkan bahwa pembaruan dapodik terkait dengan pencairan TPG.

Dia mengatakan banyak guru yang surat keputusan pencairan tunjangan (SKPT)-nya tidak bisa terbit. Penyebabnya adalah guru tersebut belum memperbarui datanya di laman dapodik.

’’Warning kami adalah pengisian dapodik paling lambat Mei 2016,’’ katanya, seperti diberitakan Jawa Pos.

Dia belum bisa memberikan keterangan, apakah bakal ada perpanjangan waktu untuk pembaruan dapodik tadi. Tagor berharap seluruh guru yang belum memperbarui datanya, untuk segera melakukan perbaikan.

Menurutnya sebaran guru yang belum update data paling banyak ada di pendidikan menengah (dikmen). Sebab baru tahun ini guru-guru di dikmen terintegrasi dengan dapodik. Sebelumnya mereka memiliki sistem pendataan sendiri di luar dapodik.

Supaya proses update data di layanan dapodik berjalan lancar, Tagor mengatakan guru harus bekerjasama dengan petugas operator dapodik di setiap sekolah.

’’Guru jangan menunggu didekati operator. Tetapi harus proaktif mendekatpi para operator,’’ jelasnya. Sebab pada prinsipnya yang bakal menikmati tunjangan profesi adalah guru, bukan petugas operator.

Tagor mengatakan banyak laporan petugas oprator merasa jenuh memasukkan data dapodik. Pemicunya adalah petugas operator yang harus mengingatkan guru untuk memperbarui datanya di layanan dapodik.

Menurutnya para guru bisa saja mengisi data dapodik. Tetapi untuk mencegah kesalahan input data, lebih baik didampingi petugas operator dapodik. ’’Selain itu banyak petugas operator yang mengeluh karena sering disalahkan oleh guru,’’ katanya.

Pengamat pendidikan dari Kawal Pendidikan Indra Charismiadji menuturkan hubungan antara guru dengan petugas operator dapodik di sekolah kerap renggang. Pemicunya adalah guru merasa paling baik dibanding petugas operator. Sedangkan petugas operator memandang tunjangan profesi adalah urusan guru. ’’Intinya terkait kecemburan sosial,’’ jelasnya.

Menurut Indra guru sejatinya harus disiplin dalam melakukan pembaruan data di layanan dapodik. Informasi yang perlu diperbarui seperti jumlah jam mengajar, biodata diri, dan lokasi tempat mengajar. Dia menuturkan pembaruan data di layanan dapodik menjelang deadline rentang berjumpa dengan masalah. Sebab guru-guru yang belum memperbarui datanya, hampir secara bersamaan mengakses layanan dapodik.

Indra berharap kejadian banyaknya guru belum update data dapodik tidak terulang di tahun pelajaran 2016-2017. Para guru harus mengecek data dapodiknya ketika tahun ajaran baru dimulai setelah lebaran nanti. Jika ada data yang perlu diperbaiki, langsung berkoordinasi dengan petugas operator dapodik.

Berdasarkan data Kemendikbud per 25 April, urusan dapodik menjadi penyebab utama tertundanya penerbitan SK pembayaran tunjangan profesi.

Penyebab lainnya adalah guru tidak mengajar 24 jam tatap muka per pekan, verifikasi status kepegawaian, dan sekolah induk tidak diketahui. Secara keseluruhan ada 263 ribu guru yang belum mendapatkan SK pencairan tunjangan profesi. / jpnn




Sekda Pimpin Rapat Perdana Persiapan Milad Inhil Ke-51

Sekda, dua dari kanan saat memimpin rapat
Sekda, dua dari kanan saat memimpin rapat

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat persiapan menyambut Milad Inhil ke-51, Rabu (18/5/2016) kemaren.

Rapat tersebut berlangsung di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin dan didampingi Asisten I dan II Setdakab Inhil serta diikuti sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Milad kali ini, Pemkab mengangkat tema Bersempena Milad Kabupaten Indragiri Hilir Ke-51 Tahun 2016 Kita Wujudkan optimalisasi peran pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan Publik.

“Hari ini merupakan rapat awal atau permulaan. Dan ini kita baru rapat mempersiapkan tahap paling pertama,” kata Sekda.

Ditambahkan, Milad tersebut berlangsung akan bersamaan dengan bulan Ramadhan, tentu saja katanya lomba-lomba dan penghargaan akan meyusaikan bulan Ramadhan dan bernuasa islami dengan melibatkan masyarakat seperti istiqosah, maulid habsy dan lain-lainnya. Pada intinya yang bersifat dengan nuasa keagamaan./Mirwan/Adv




Dirumah Kediaman Bupati, Pemkab Inhil Peringati Isra’ Mi’raj dan Sambut Bulan Ramdhan

Asisten, H Aprizal saat menyampaikan sambutan
Asisten, H Aprizal saat menyampaikan sambutan

TEMBILAHAN, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) memperingati isra’ mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 H di rumah dinas kediaman Bupati Inhil, HM Wardan jalan Kesehatan Tembilahan, Rabu (18/5/2016) malam.

Kegiatan yang juga disejalankan dengan penyambutan tibanya bulan suci Ramdhan ini dihadiri asisten I Setdakab Inhil Afrizal, unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, para anggota DPRD Inhil, sejumlah pejabat Esselon serta para alim ulama dan masyarakat umum kota Tembilahan.

Mewakili Bupati, Asisten I dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran seluruh masyarakat pada malam hari ini yang berkesempatan hadir dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj.

“Selain Isra’ Mi’raj, kita juga sekaligus bersilaturahmi untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan saling bermaaf-maafan untuk membersihkan diri dibulan yang penuh berkah dan ampunan,” kata Afrizal.

Dalam acara tersebut, Pemkab menghadirikan juga penceramah yakni Al-Ustad H Yurnalis S.Ag dari Pekanbaru./ Mirwan




Spirit Indra Kata Warga “1 Rumah 1 Sarjana”. Kalau Wardan, Seperti Ini…

wardan vs indraTembilahan, detikriau.org – Janji Bupati Inhil untuk mewujudkan pembangunan ibukota kabupaten Indragiri Hilir yang rapi, modern, indah dan bermartabat mulai menuai kritikan masyarakat. Hampir tiga tahun menjabat, menurut mereka, jangankan Tembilahan menjadi kota rapi, modern, Indah apalagi bermartabat, persoalan kebutuhan dasar seperti air dan listrikpun hingga saat ini masih menjadi keluhan.

“Apanya yang modern, listrik dan airpun masih jadi keluhan masyarakat. “jauh panggang dari api”, Ujar salah warga Tembilahan, Anto dihadapan puluhan pengunjung sebuah warung kopi di jalan jendral sudirman baru-baru ini

Anto bahkan menduga janji yang tertulis pada point ke 7 dari 8 program utama pasangan Warohmah itu hanya sekedar ditulis tanpa pernah memikirkan bagaimana cara mewujudkannya.

Bahkan dengan nada menyindir ia berandai-andai mungkin saja Bupati sendiri sudah lupa pernah menjanjikan hal itu. Sudah tiga tahun memimpin, kota Tembilahan masih seperti dulu, tak ada kemajuan,” ucapnya sambil juga mempertanyakan “ spirit baru menabur kemaslahatan” jargon yang katanya kebanggaan pasangan Warohmah.

Kritikan Anto saat itu sontak ramai bersambut. Topiknyapun mulai membanding-bandingkan masa kepemimpinan Indra dengan masa kepemimpinan Wardan.

Kata mereka, Jaman kepemimpinan Indra M Adnan, masyarakat lebih mengenalnya dengan spirit “1 rumah 1 sarjana”. Sekarang, dijaman kepemimpinan Wardan, masyarakat mulai menggelarinya dengan julukan “spirit 1 rumah 1 genset 1 sumur bor bahkan ada yang menambahkan 1 pohon kelapa.

Entahlah./ dro