Berenang, Pelajar SMP Ini Meregang Nyawa di Kolam PDAM
KERITANG (detikriau.org) – Agus Dwi Laksana (15) meregang nyawa di kolam penampungan air PDAM Desa Kotabaru Seberida Kecamatan Keritang, Sabtu (21/5/2016) sore.
Sebelumnya, pelajar di SMPN 5 Keritang ini pergi berenang ke TKP bersama seorang temannya sekitar pukul 16.00 WIB.
Waduk tempat penampungan air milik PDAM tempat korban berenang yang menjadi kisah akhir perjalanan hidup pelar smp ini
Saat asyik berenang, saksi melihat korban dalam kondisi timbul tenggelam. Sempat berusaha menolong namun hasilnya nihil. Korbanpun tetap tenggelam dalam kolam tersebut.
“Lebih dari 1 jam setelah itu, korban baru ditemukan dan langsung dibawa ke Puskesmas Kotabaru. Tetapi kondisi korban sudah meninggal dunia,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik, Minggu (22/5/2016)./Mirwan
Balita 4 Tahun Tewas Tenggelam di Perairan Concong
Gambar ilustrasi. net
CONCONG (detikriau.org) – Anggun Wulandari ditemukan tewas tenggelam di perairan Concong Desa Panglima Raja Kecamatan Concong, Sabtu (21/5/2016) kemarin.
Penemuan jasad Balita berusia 4 tahun itu tepat di kayu penyanggah di salah satu rumah warga setempat sekitar 200 meter dari rumah korban Gang Suka Damai Desa Panglima Raja.
Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik menjelaskan, peristiwa itu bermula sehari sebelumnya. Jum’at (20/5) sekitar pukul 19.30 WIB korban mulai tidur bersama orang tuanya.
Keesokan harinya, sekitar pukul 04.30 WIB, ibu korban, Dana terbangun dan kaget tidak melihat lagi keberadaan korban.
“Ibunya sempat berusaha mencari korban yang diduga masih berada dalam rumah. Dikarenakan tidak ada, selanjutnya ibu dan ayah korban berteriak meminta pertolongan warga sekitar,” ungkap Kapolres, Minggu (22/5/2016).
Sekitar pukul 06.30 WIB, orang tua yang dibantu warga setempat akhirnya menemukan jasad korban di TKP.
Selanjutnya korban dibawa ke rumah dan dilakukan VER oleh tim medis. Alhasil, tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan./ Mirwan
Pemkab Inhu Diminta tertibkan Pungli di Danau Raja Rengat
gbr ilustrasi. net
“Pungut Uang Parkir Rp 50.ooo”
Rengat, detikriau.org – Tempat wisata dan hiburan rakyat saat melepas lelah dikala penat bekerja dan untuk refresing Memang sangat terbatas, salah satunya adalah Danau Raja Rengat (DRR) merupakan salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), namun tempat wisata Alam yang selalu dikucurkan Dana dari APBD Kabupaten Inhu sayang tidak terkelola dengan baik, terlebih lagi adanya pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh pihak yang mengaku sebagai petugas di Objek Wisata alam tersebut.
Sebagaimana Yang dipaparkan salah seorang warga Pasir Penyu, Zulkifli saat mengunjungi DRR pernah didatangi dua orang yang mengaku sebagai petugas pengelola dan meminta uang parkir sebesar Rp 50 ribu kepadanya.
“Saya bersama istri berencana minum air kelapa muda di lokasi wisata danau raja dan memarkir mobil di pinggir jalan, tiba-tiba datang 2 orang yang mengaku sebagai petugas dengan menyodorkan karcis parkir meminta uang parkir sebesar Rp 50 ribu, tentu saya kaget dan memutuskan untuk keluar dari lokasi wisata tersebut,” terangnya.
Zulkifli menyesalkan hal yang dialaminya, selain mengusik kenyamana pengunjung, masyarakat juga akan takut mendatangi lokasi wisata alam kebanggan Inhu ini ,” ujarnya.
Menyikapi hal ini Ketua Ormas Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Kabupaten Inhu, M Ali Fauzi meminta kepada pihak berwenang untuk menertibkan pungutan liar di lokasi wisata Danau Raja demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan berkunjung ke lokasi wisata yang berada di jantung kota kabupaten Inhu ini.
“Dimintakan kepada dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudsata) Inhu yang membidangi masalah ini untuk bertindak tegas,” singkatnya.
Sayangnya kepala Dispora-budsata Drs Armansyah Belum dapat dikonfirmasi berulang kali dihubungi via selulernya tidak aktif. (Zal)
Sambut Milad, Dinkes Inhil Wacanakan Khitan 1000 Anak
Gambar ilustrasi; net
Tembilahan, detikriau.org – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berencana akan menggelar sunatan massal bagi 1.000 anak, yang dimulai pada tanggal 2 hingga 4 Juni 2016 mendatang.
Kegiatan yang didukung oleh Bank Riau Kepri dan Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) ini, dalam rangka memeriahkan peringatan Milad Kabupaten Inhil ke-51.
Kepala Diskes Inhil, H Zainal Arifin MKes mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Puskesmas di Negeri Seribu Parit.
“Jadi, bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya untuk mengikuti sunatan massal gratis ini, dapat menghubungi puskesmas-puskesmas terdekat,” tutur Zainal kepada awak media, Sabtu (21/5/2016).
Dijelaskan Zainal, sunatan massal ini dikhususkan bagi kaum dhuafa, yakni fakir, miskin, yatim, piatu dan golongan yang tidak mampu.
“Kegiatan ini menyebar di seluruh Inhil, namun untuk seremonialnya akan dipusatkan di Puskesmas Teluk Pinang Kecamatan GAS,” terangnya.
Dimana, lanjut mantan Direktur RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru ini, khusus di Teluk Pinang, kuota anak yang akan disunat tidak terbatas, sementara untuk puskesmas lainnya berkisar antara 30 sampai 50 anak.
“Program Bupati peduli duafa yang digagas oleh Diskes ini akan rutin dilaksanakan setiap tahunnya, guna membantu kaum dhuafa,” imbuhnya.
Untuk diketahui, selain mengikuti sunatan gratis, anak-anak nantinya juga akan mendapatkan kain sarung dan peci./Adi
Bupati Inhil Terima Penghargaan Dari Kemenaker RI
Bupati HM.Wardan menerima Penganugerahan K3 TH 2016 dari Kementrian Tenagaja Kerja RI
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menerima penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI.
Penghargaan tersebut diterima pada hari Rabu (18/5/2016) malam di Hotel Bidakara Jakarta Selatan yang diserahkan langsung oleh Mentri Ketenagakerjaan RI Muhammad Khanif Dhakiri.
“Sebanyak 28 orang Bupati/Walikota dan 12 orang Gubernur se-Indonesia yang menerima, salah satunya kita,” kata Bupati Wardan yang didampingi Kadisnakertrans Inhil.
Perlu diketahui, anugerah K3 ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Pusat terhadap pengusaha dan Pemerintah Daerah yang telah berhasil menyelenggarakan dan menerapkan K3 dengan baik. Penganugerahan ini meliputi kategori penghargaan nihil kecelakaan kerjan dan penghargaan Sistem Manajemen K3. /Mirwan/Adv
Selfi di Hutan Mangrove Pantai Solop, Pengguna Medsos Ini dikagetkan Penampakan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Salah seorang pengguna Medsos di Inhil, Mel Mel memposting foto hasil selfi di akun facebooknya pada hari Kamis (19/5/2016) pukul 19.52 WIB. Namun postingan kali ini sedikit berbeda. Pasalnya, Mel Mel menuliskan keterangan kekagetannya atas hasil selfi di kawasan Mangrove Pantai Solop Pulau Cawan Kecamatan Mandah itu.
“Kalian lihatkh, itu apa baru sadar,” tulisnya dalam foto serta menunjukkan penampakan sesuatu kejanggalan berwarna hitam dalam lingkaran warna merah.
Sontak saja foto tersebut dikomentari sejumlah pengguna medsos lainnya. Keterangan dalam komentarnya, wanita berusia remaja ini mengaku tidak ada sesuatu apapun ketika berada di lokasi.
Meski foto terlihat agak buram, namun didalam lingkaran memang tampak sesuatu berwarna hitam gelap menyerupai bayangan tubuh manusia. Sebagian netizen ada yang berangapan hal itu hanya dahan pohon yang terhalang dari sinar matahari saat objek diabadikan melalui kamera ponsel.