Dilepas Wakil Bupati,115 Atlet Pelajar Inhu Siap Berlaga di Ajang Popda Riau

Rengat, detikriau.org – Sebanyak 132 kontingen yang terdiri dari atlet pelajar, pelatih dan official tim asal Kabupaten Inhu resmi dilepas keberangkatannya oleh Wakil Bupati Inhu H Khairizal di Halaman depan Kantor Bupati Inhu, Senin (23/5/2016).

Pelepasan ini dalam rangka keikutsertaan ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP hingga SMA se Inhu dalam  Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke VIII yang dilaksanakan di Pekanbaru Riau 23-30 Mei mendatang.

Dalam arahan singkatnya Wakil Bupati Inhu H Khairizal mengharapkan kepada seluruh atlet pelajar Inhu untuk memberikan yang terbaik dalam ajang Popda ke VIII tersebut. “Mari kita bertanding dan berlomba secara sportif serta jaga nama baik Kabupaten Inhu,” ungkapnya.

Wabup juga menyampaikan bahwa keikutsertaan ratusan atlet pelajar dalam ajang olahraga tingkat Propinsi Riau ini diharapkan menjadi sebuah kebanggaan bagi pelajar itu sendiri. “Kalian harus bangga, sebab dari ribuan pelajar di kabupaten Inhu, kalianlah yang terpilih menjadi atlet untuk mewakili Inhu dalam ajang Popda Riau ke VIII,” ucapnya.

Sementara itu, Kadisporabudsata Inhu Armansyah dalam laporannya menjelaskan  hanya ada satu cabang olahraga yakni sepakbola yang tidak diikuti Kabupaten Inhu dalam ajang ini. Hal ini dikarenakan waktu persiapan yang dinilai sangat singkat.

“132 kontingen asal Inhu terdiri dari 115 atlet pelajar dan 17 oficial. Dari 11 cabang yang dipertandingkan dalam gelaran Popda ke VIII tersebut, ada 10 cabang olahraga diantaranya bola basket, voli, voli pasir, pencak silat, atletik, tenis lapangan, renang, tenis meja, bulu tangkis dan sepak takraw yang akan diikuti atlet-atlet asal Kabupaten Inhu,” jelasnya

Hadir pada kesempatan itu, Pejabat Asisten di lingkungan Pemkab Inhu, Camat Rengat Barat Nurdjanah serta sejumkah guru dan orang tua siswa.  (Zal)




Bupati Yopi Minta Dinas Kesehatan dan PDAM Beri Layanan di Rutan Rengat

DSC_9203Rengat, detikriau.org – Bupati Inhu H Yopi Arianto mengintruksikan Dinas Kesehatan Inhu dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indra untuk melakukan kerjasama terkait dengan pelayanan kesehatan gratis dan penyediaan air bersih bagi warga binaan Rutan Kelas II B Rengat.

Penegasan itu disampaikan Bupati Yopi dihadapan ratusan warga binaan Rutan kelas II B Rengat saat hadir pada Acara Peringatan Isra Mi’raj 1437 H sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1437 H yang digelar di Rutan Klas II B Rengat, Senin (23/5/2016).

Selain itu, demi peningkatan kreatifitas dan keterampilan warga binaan, Bupati Yopi juga siap membantu peningkatan sarana yang dibutuhkan, satu diantaranya penyediaan fasilitas olahraga di Rutan Rengat.

Sebelumnya, Kepala Rutan Kelas II B Rengat Abdul Aziz saat menyampaikan sambutannya, mengharapkan Pemkab Inhu dapat memberikan dukungan dan bantuan terkait dengan pembangunan ruang  tahanan bagi warga binaan. Pasalnya, sejauh ini jumlah warga binaan yang yang berada di rutan, dinilai sudah melebihi kapasitas ketersediaan ruangan yang ada. Bahkan, lanjut Abdul Aziz, ruangan yang idealnya dihuni delapan warga binaan, saat ini dihuni sekitar dua puluh orang warga binaan.

Menanggapi hal itu, atas nama Pemkab Inhu Bupati Yopi akan berusaha untuk berkontribusi guna perluasan serta peningkatan pembangunan ruang lapas yang dibutuhkan.

Acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  yang digelar Rutan Kelas II B Rengat ini sejatinya akan menghadirkan Ustad Anton Medan untuk memberikan tauziah. Namun batal dikarenakan kondisi kesehatan ustad yang dikabarkan sedang sakit sehingga digantikan ustad Nurman.

Turut hadir bersama Bupati Inhu sejumlah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, staf ahli, kepala dinas, camat Rengat Barat, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tamu undangan lain.

Selain tausiyah, acara peringatan Isra Mi’raj juga dihibur dengan penampilan musik rebana yang dimainkan oleh sejumlah warga binaan penghuni Rutan Klas II B Rengat (zal)




NGO Kritik Pemkab Inhil, Dinilai Minim Perhatian Terhadap Pendidikan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) dinilai minim perhatian terhadap kemajuan pendidikan. Pasalnya, peningkatan kualitas pendidikan putra daerah ini sama sekali tanpa adanya perhatian pemerintah. Khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pendampingan Advokasi Hukum dan HAM LSM Gemilang Anak Negeri, Noveldi kepada awak media mengatakan, Anak-anak dari keluarga tidak mampu yang memiliki otak berkemampuan tinggi tidak akan terealisasi dengan baik tanpa adanya dukungan dan perhatian pemerintah.

“Sudah saatnya Pemkab untuk mensuport perkembangan anak bangsa ini. Harus dimana lagi mengadu kalau bukan kepada pemerintah,” kata Noveldi, Senin (23/5/2016).

Dipaparkan, kini lembaga pendidikan di Inhil sudah cukup berkembang. Bahkan sudah ada beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Islam Indragiri (Unisi), STAI dan AKBID yang siap menampung dan mendidik calon-calon SDM Inhil terbaik.

Sekarang ini katanya, tinggal bagaimana langkah pemerintah agar masyarakat bisa tetap dapat melanjutkan pendidikan anak-anaknya.

“Minimal saran kami adakan kembali pemberian beasiswa. Kami yakin pemerintah sudah mengetahui semua hal itu hanya saja belum terketuk hati untuk melaksanakan,” imbuhnya./ Mirwan




Milad ke-8, UNISI Laksanakan Acara Syukuran

Indra M Adnan saat menyampaikan amaran pada acara syukuran milad unisi
Indra M Adnan saat menyampaikan amaran pada acara syukuran milad unisi

TEMBILAHAN, detikriau.org – Sambut Milad ke-8, Universitas Islam Indragiri (Unisi) menggelar syukuran di ruang Peradilan Semu Fakultas Hukum Unisi jalan HR Soebrantas Tembilahan, Minggu (22/5/2016) malam.

Kegiatan itu dilaksanakan sebagai ungkapan terimakasih kepada Tuhan atas semakin meningkatnya perkembangan pendidikan di Unisi, baik dari sisi tenaga pendidik, saranaprasarana maupun lainnya.

Pendiri Unisi, Dr Indra Muchlis Adnan menyebutkan akan tetap berkomitmen untuk terus membenahi segala persoalan yang menyangkut dengan Unisi, misalnya meningkatkan status akreditasi.

“Sekarang saja, alhamdulillah beberapa program studi sudah mendapatkan status peningkatan mutu yaitu Re-Akreditasi dari C menjadi B. Selain itu, dosen-dosen kita juga banyak yang menyelesaikan S3,” kata Indra.

Malam itu, selain pendiri Unisi juga tampak hadir Wakil Rektor (WR) III Unisi Bidang Kemahasiswaan Junaidi, SHI M.Hum, Dekan dan seluruh civitas akademika Unisi./ Mirwan




Bupati Inhil Hadiri Haflah di Ponpes Anwanur Ulum

KERITANG (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri kegiatan Haflah Al-Tasyakkur siswa/i kelas akhir di Pondok Pesantren Anwarul Ulum, Minggu (22/5/2016).

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Yayasan Pondok Pesantren Anwarul Ulum
Mugomulyo KM 10 Lintas Utara Kecamatan Keritang. Selain Bupati, tampak hadir juga Ketua TP PKK Kabuoaten Inhil Hj Zulaikha Wardan beserta sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil.

“Satri ini adalah investasi kita, artinya kita berupaya bagaimana bisa menciptakan generasi muda yang sholeh dan sholehah,” kata Bupati Wardan.

Sementara keberadaan Pesantren, lanjutnya, merupakan salah satu lembaga pendidikan yang harus mampu mengakomodasi tuntutan di era globalisasi, yaitu membentuk manusi yang tidak hanya bertaqwa tetapi juga berilmu serta memiliki SDM tinggi sekaligus berakhlakul karimah demi kemajuan daerah.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya bisa memberikan manfaat baik bagi pihak pondok pesantren maupun siswa-siswi yang telah meyelesaikan pendidikannya, akan tetapi juga bernilai ibadah serta mendapatkan ridho Allah SWT,” tuturnya./Mirwan/Adv




Diskop UMKM Inhil Wacanakan Bentuk Forum Komunikasi Koperasi Inhil

TEMBILAHAN, detikriau.org – Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berencana membentuk Forum Komunikasi Koperasi Inhil (FKKI).

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Diskop UMKM Inhil H Dianto Mampanini, kemarin. Menurutnya, forum tersebut cukup penting sebagai wadah berkumpul para pengurus koperasi.

“Dengan adanya forum itu nantinya maka para pengurus koperasi yang ada bisa saling bersinergi,” kata Dianto.

Apalagi katanya, permasalah-permasalah yang menyangkut kinerja koperasi selalu bermunculan, baik dari sisi pinjam-meminjam uang, membuat laporan keuangan tahunan dan lain sebagainya. Artinya, semua itu harus dilakukan sesuai standar yang ada.

“Untuk itulah, perlu adanya forum komunikasi itu,” tutupnya.[ Minrwan