Curi Motor, Remaja Pengangguran Ini Dibekuk Polisi

Gbr ilustrasi. net
Gbr ilustrasi. net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – YD (15) terpaksa diamankan petugas kepolisian. Pasalnya, warga Pulau Burung ini terbukti sebagai pelaku pencurian 1 unit sepeda motor merk Yamaha Jupiter Z dengan nomor polisi BP 2825 KF beberapa waktu lalu.

Pembekukan tersebut dilakukan pada saat pelaku yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini sedang mengendarai sepeda motor di Desa Sei tawar Kecamatan Kateman, Selasa (24/05/2016) kemarin, sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra menjelaskan, pemilik kendaraan atau korbanya adalah Rifki (20) warga jalan Besika Desa Pulau burung Kecamatan Pulau Burung.

“Pengungkapan tindak pidana Curanmor ini, berdasarkan informasi yang diterima dari korban. Saat ini, pelaku beserta barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Pulau Burung,” kata Heriman.

Untuk pelaku, lanjutnya, dijerat dengan Pasal 363 KUHP karena Pencurian dengan ancaman Pidana penjara paling lama 7 tahun./ Mirwan




Diterjang Badai Angin, 5 Unit Rumah Warga di Pengalihan Ambruk

Gambar ilustrasi rumah ambruk akibat terjangan angin kencang. foto ilustrasi, net
Gambar ilustrasi rumah ambruk akibat terjangan angin kencang. foto ilustrasi, net

ENOK (detikriau.org) – Sedikitnya 5 unit rumah warga mengalami rusak berat akibat terjangan badai angin, Selasa (24/5/2016) malam.

Insiden tersebut terjadi di Desa Pengalihan Kecamatan Enok sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, kondisi cuaca setempat sedang hujan lebat.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBO Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Malam kejadiannya, tetapi tidak ada korban jiwa,” kata Heriman, Rabu (25/5/2016).

Kini, pemerintah desa setempat bersama kepolisian serta masyarakat sudah bertindak dengan bergotong royong untuk memperbaiki sejumlah bangunan yang rusak. Sedangkan korban, untuk sementara ditempatkan di rumah warga sekitar./ Mirwan




Bupati Yopi Tandatangani Komitmen Bersama Akreditasi RSUD Indrasari

RPS_9144Rengat, detikriau.org-Bupati Inhu H Yopi Arianto bersama pimpinan dan karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk dukungan menuju akreditasi rumah sakit versi 2012.

Penandatangan komitmen bersama ini dilakukan pada sebuah spanduk di halaman RSUD Indrasari Rengat, Selain Bupati Yopi beserta pimpinan dan karyawan RSUD Indrasari Rengat, penandatangan komitmen bersama ini juga dilakukan oleh para pedagang serta petugas parkir di RSUD Indrasari Rengat.

Akreditasi rumah sakit versi 2012 merupakan salah satu pengakuan dari pemerintah terhadap rumah sakit yang telah memenuhi standar pelayanan maksimal serta fasilitas yang memadai bagi masyarakat. Akreditasi ini ditargetkan dapat diraih oleh RSUD Indrasari Rengat.

“Komitmen untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat harus dilakukan oleh setiap unsur yang ada di Rumah Sakit baik itu dokter, perawat, bidan ataupun pihak-pihak yang terkait dalam pelayanan RSUD Indrasari,” ungkap Bupati Yopi usai melakukan penandatanganan dukungan komitmen yang digelar di Halaman depan RSUD Indrasari, Selasa (24/5/2016).

Tidak hanya RSUD Indrasari Rengat, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga mendorong seluruh rumah sakit yang ada di Inhu berkomitmen meningkatkan pelayanan serta fasilitas sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Bupati juga minta pihak swasta dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Semakin banyak rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan terbaik, maka akan memudahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan,” tuturnya.

Selain menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap RSUD Indrasari Rengat menuju akreditasi versi 2012, Bupati Inhu H Yopi Arianto juga meninjau pelayanan kesehatan dan berdialog dengan sejumlah pasien dan keluarga pasien di RSUD Indrasari Rengat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Inhu H Suhardi, Kepala Kantor Satpol PP Tukiyat dan sejumlah pejabat lainnya (zal)




Sekda Hadiri Pengukuhan Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Se Inhil

TEMBILAHAN, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin menghadiri acata pengukuhan Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Dinas Instansi, Badan, Kantor di Lingkungan Pemkab Inhil, Selasa (24/5/2016).

Selain itu, kegiatan yang laksanakan di Gedung Engku Kelana ini juga berlangsung Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Se-Kabupaten Inhil Masa Bhakti 2014-2019.

Sekda mengatakan bahwa keberadaan organisasi tersebut sebagai unsur perekat antara fungsi kemasyarakatan dengan fungsi pemerintahan.

“Organisasi ini sering terlibat langsung ditengah-tengah masyarakat, dalam berbagai kegiatan dibidang keagamaan, ekonomi, kesehatan, pendidikan, budaya dan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” katanya.

Oleh sebab itu, menurutnya keberadaan organisasi itu sangatlah penting dan diharapkan, terutama dalam membantu mensosialisasikan maupun mendukung program-program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah.

“Saya sangat berharap kepada Ketua dan Pengurus UP DWP dapat terus berbuat, berkarya dan berbakti ditengah-tengah masyarakat,” tambahnya./Mirwan




Dinilai Terlalu Sibuk Urus Kegiatan Seremonial, Aduh, Dewan-pun Kritik Bupati Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Anggota DPRD Inhil, Zulbahri menyebutkan bahwa seorang Bupati semestinya tidak pantas terlalu disibukkan dengan berbagai kegiatan seremonial. Masih banyak pekerjaan yang menyangkut kepentingan hajat orang banyak yang lebih mendesak, butuh perhatian dan keseriusan untuk segera dituntaskan.

“Prioritaskan kepentingan masyarakat. Jangan hanya disibukkan dengan berbagai kegiatan seremonial,” Lontarkan politisi Partai Nasdem ini dalam perbincangan dengan detikriau.org di gedung DPRD Inhil, senin (24/5/2016) kemaren

Hari ini menurut Zulbahri, jalannya roda pembangunan di Inhil terkesan vakum. Iapun mengaku sudah letih memanggil dan mendesak SKPD untuk mensegerakan pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan. Bahkan progress pekerjaan fisik yang sempat dilontarkan Bupati menurutnya patut diragukan.

“darimana progress pekerjaan fisik 10,03 persen itu. Saya mau Tanya, kegiatan fisik apa yang hari ini sudah jalan?. Setahu saya hanya kegiatan seremonial,” Ragukan Zulbahri

Tidak cukup sebatas itu, dengan nada suara sedikit bergetar menahan luapan kegelisahan, anggota Komisi III DPRD Inhil ini-pun bahkan menyebut Bupati terkesan tidak sayang daerah, tidak cinta dengan Kabupaten dan masyarakat Inhil. Jika sayang dan cinta dengan daerah ini, harusnya kalimat “takut” takkan terlontar. Bagaimanapun beratnya dan apapun resikonya harus ditempuh asalkan tidak menyimpang dari aturan.

“Jangan hanya bangga dengan prestasi dari kegiatan seremonial. Cukuplah sudah. Masyarakat menunggu aksi bukan sekedar janji,” Kritiknya pedas.

Diakhir kalimat kritikannya Zulbahri juga sempat mempertanyakan 8 program utama Bupati. Janji itu harus diperjuangkan bukan sekedar enak untuk diucapkan.

“harus jujur, dari 8 program utama itu, saya juga mau bertanya, mana yang sudah tercapai. Janji itu masuk RPJMD dan tentunya harus ada pertanggungjawaban.” Pungkasnya. /dro




Dijadwalkan Juni Dana DMIJ Sudah Bisa Disalurkan

Tembilahan, detikriau.org – Jika tidak ada aral melintang, dijadwalkan pada awal Bulan Juni 2016 mendatang dana program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) sudah cair dan bisa langsung digunakan sebagaimana peruntukannya.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil, H Yulizal saat berbincang dengan awak media di kantornya yang terletak di Jalan Pendidikan Tembilahan, belum lama ini.

Dijelaskan Yulizal, pencairan dana program DMIJ tetap menjadi prioritas, sehingga seluruh kegiatan pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Tanggal 1 Juni nanti sudah cair dan bisa segera digunakan,” kata Yulizal.

Setelah dana program unggulan Pemkab Inhil tersebut dicairkan, lanjut mantan Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Inhil ini, maka yang harus dibayarkan terlebih dahulu menggunakan dana itu adalah honor RT dan RW.

“Sekarang kan sudah mendekati Bulan Puasa, jadi yang kita utamakan pembayaran gaji RT dan RW. Setelah itu, baru kegiatan-kegiatan lain yang telah diprogramkan,” imbuhnya./Adi