Convocation ke-VII, 323 Mahasiswa UNISI Diwisuda

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 323 mahasiwa Universitas Islam Indragiri (Unisi) diwisuda pada Convocation ke-VII tahun 2016.

Prosesi wisuda tersebut dipusatkan di Venue Futsal Sungai Beringin Tembilahan, Kamis (26/5/2016) yang dilakukan langsung oleh Dewan Pembina Yayasan Tasik Gemilang (YTG) Dr H Indra Muchlis Adnan.

Kegiatan pagi itu juga dihadiri oleh Ketua YTG H Edy Syafwannur beserta jajarannya, Rektor Unisi Dr R Sri Handayani dan seluruh civitas akademika Unisi.

Disamping itu tampak juga dihadiri perwakilan dari Kopertis Wilayah X dan dipadati sejumlah masyarakat Kabupaten Inhil.

“Kita terus mengeluarkan sarjana-sarjana berkompoten yang siap tampil sebagai peran pembangunan daerah,” kata Indra yang juga sebagai pendiri Unisi.

Sementara itu, Rektor Unisi, Dr R Sri Handayani menyatakan bahwa lembaga pendidikan ini terus melakukan pembenahan, baik dari sisi akreditasi maupun kelengkapan sarana dan prasarana lainnya.

“Selain terus meningkatkan akreditasi fakultas yang ada, kami juga terus meningkatkan kualitas para tenaga pengajar,” tutur Rektor.

Koordinator Kopertis Wilayah X, Eli Susanti menjelaskan, Unisi merupakan universitas yang sudah diperhitungkan di Pulau Sumatera dan bukan Universitas yang tidak jelas atau abal-abal.

“Karena itu, tidak perlu lagi kuliah harus di Medan atau tempat lainnya, kalau disini sudah ada Universitas yang diakui dan telah berhasil mengeluarkan lulusan terbaiknya,” terangnya./ Mirwan




Wabup Inhil Hadiri Khatam dan Wisuda di Ponpes Yabid

Wakil Bupati menyampaikan sambutan saat menghadiri Khataman dan Wisuda Santri PONPES Yayasan Bin Dahlan
Wakil Bupati menyampaikan sambutan saat menghadiri Khataman dan Wisuda Santri PONPES Yayasan Bin Dahlan

SUNGAI BATANG (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri pelaksanaan Khataman dan Wisuda yang digelar Pondok Pesantren Bin Dahlan (Yabid) di jalan KH Natsir Salim Benteng Kecamatan Sungai Batang, Rabu (25/5/2016).

Selain Wabup, hadiri juga Camat dan Ketua TP PKK setempat serta para pimpinan Ponpes yang ada di Kecamatan Sungai Batang dan para wali murid.

Dalam sambutannya, Wabup mengucapkan selama kepada para wisuda yang telah lulus dan diucapkannya juga atas terlaksananya acara khataman qur’an.

“Dalam mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi pada saat sekarang ini harus dinahkodai dengan iman, karena ilmu tanpa iman akan bisa menimbulkan hal-hal yang tidak baik,” kata Rosman.

Terakhir, ia berpesan kedepan untuk sama-sama membrantas peredaran narkoba sesuai tupoksi masing-masing.

“Saat ini kita sudah di dalam keadaan darurat narkoba, dimana-mana peredaran narkoba sudah menyentuh sendi-sendi kehidupan,” imbuhnya./ Mirwan




268 JCH Asal Inhil Sudah Lunasi BPIH

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga saat ini, jumlah Calon Jama’ah Haji (CJH) asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sudah mencapai sebanyak 268 orang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Inhil, H Azhari Syukur melalui Kepala Seksi Haji dan Umrah, H Harun saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (27/5/2016).

Dikatakan Harun, sesuai dengan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 21 Tahun 2016, besaran BPIH yang harus dibayarkan oleh setiap CJH Embarkasi Batam adalah sebesar Rp 32.113.606.

“Pelunasan tahap pertama dimulai sejak tanggal 19 Mei hingga 10 Juni nanti. Sedangkan tahap kedua, ditetapkan tanggal 20-30 Juni mendatang,” tutur Harun.

Lebih lanjut dijelaskan Harun, untuk jumlah CJH Kabupaten Inhil yang masuk dalam porsi keberangkatan ke Tanah Suci tahun 1437 H atau 2016 M ditambah dengan cadangan adalah sebanyak 404 orang.

Dari jumlah tersebut, 268 orang diantaranya telah melunasi BPIH, sementara sisanya masih dalam proses.

“Dalam pelunasan BPIH ini, kita masih menemukan sejumlah kendala, seperti jarak tempuh dan kondisi geografis Inhil yang cukup jauh antara satu daerah ke daerah lainnya,” terangnya.

Kendati demikian, Harun berharap kepada seluruh CJH yang namanya sudah termasuk dalam daftar keberangkatan agar segera melunasi BPIH di bank-bank yang telah ditentukan.

“Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH ini, diantaranya Bank Riau Syariah, Bank Riau Konvensional, BNI, BRI, Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat,” imbuhnya./ Adi




Tanah Merah Kembali Diterjang Longsor. Kali Ini 6 Rumah Penduduk Terjun ke Sungai

TANAH MERAH, detikriau.org – Musibah longsor kembali terjadi di Kecamatan Tanah Merah. Kali ini menimpa warga RT 2 RW 1 Desa Tanah Merah, Kamis (26/5/2016).

Dari informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan merubuhkan bangunan sedikitnya 6 unit rumah.

“Longsor di RT 2 RW 1, tepatnya di jalan Gang Seni,” kata salah seorang warga Tanah Merah melalui sambungan selularnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanah Merah, AKP Kadmadi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa wilayah hukum yang dipimpinnya kembali diterjang longsor.

‘Iya benar, ada longsor di Tanah Merah,” ungkapnya melalui sambungan telpon seluler.

Dijelaskan, peristiwa itu tidak sampai memakan korban jiwa dan wargapun langsung diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Sekedar mengingatkan, pada tanggal 10 Mei kemarin Kecamatan tersebut juga terjadi musibah longsor tepat di desa Tanjung Baru. Dalam musibah saat itu 30 unit pemukiman penduduk rubuh dan terjun ke dalam sungai.




Jalan Hancur, 2 Unit Truk bermuatan penuh Terbalik

“Berubah Status Jadi Jalan Nasional, Harapan Perbaikan Masih Sebatas Angan-Angan”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dua unit Truk bermuatan penuh terperosok di parit di parit 1 Tembilahan Hulu, Rabu (25/5/2016) malam.

Dari kedua truk itu, satu diantaranya bermuatan sawit yang bergerak dari arah Tembilahan menuju Tempuling. Truk sawit itu terbalik sekitar pukul 19.00 WIB. Sedangkan satu truk  lainnya bermuatan barang dagangan datang dari arah Tempuling menuju Tembilahan kota.

“Kalau truk pengangkut barang itu tadi pagi terprosoknya,” kata salah seorang warga Tempuling, Isal kepada detikriau.org, Kamis (26/5/2016).

Untuk sekear diketahui, satu-satunya ruas jalan penghubung dari dan menuju kota Tembilahan ini kondisinya kini memang sudah sangat memprihatinkan. Kerusakan badan jalan bahkan sudah tidak lagi bisa terhitung. Sepanjang hari, kondisi ini selalu menjadi keluahan masyarakat.

Sayangnya, harapan masyarakat untuk perbaikan ruas jalan yang kini telah berubah status sebagai jalan Nasional itu tidak akan terwujud dalam waktu dekat. Pasalnya, perubahan status baru terjadi di tahun 2015 yang lalu.

“Kita memang sudah usulkan perbaikannya. Tapi tahun ini dipastikan belum karena usulnya baru kita masukkan di tahun 2016 karena perubahan status ditahun 2015 yang lalu masa pengusulannya sudah terlewatkan,” Ujar salah seorang pejabat di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Inhil kepada detikriau.org belum lama ini di Tembilahan. / Mirwan




Presiden Setujui Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Kekerasan Seksual Anak

JAKARTA –  Presiden Joko Widodo menyatakan dirinya setuju bahwa adanya Penambahan Pidana atau Pidana Subsider, yaitu hukuman kebiri dengan bahan kimia bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

Tidak hanya kebiri kimia, Presiden juga setuju pemasangan alat deteksi elektronik dan pengumuman identitas pelaku ke publik.

“Pidana tambahan yaitu pengumuman identitas pelaku, tindakan berupa kebiri kimia, dan pemasangan alat deteksi elektronik,” ujar Presiden di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/5/2016).

Persetujuan dari Presiden Jokowi tersebut ditandai dengan penandatanganan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan ke 2 atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Presiden mengatakan, Pidana Subsider bagi pelaku kekerasan terhadap anak tersebut akan memberikan ruang kepada hakim untuk memberikan putusan yang berat kepada pelaku.

“Kita berharap dengan hadirnya Perppu ini, bisa menimbulkan efek jera bagi pelaku serta dapat tekan kejahatan seksual terhadap anak yang merupakan kejahatan luar biasa,” kata Presiden.

sumber: tribunnews