Diskop UMKM Inhil Wacanakan Pendirian PLUT KUMKM

Kadiskop UMKM Inhil, Dianto Mampanini
Kadiskop UMKM Inhil, Dianto Mampanini

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berencana mendirikan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM).

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Diskop UMKM Inhil, H Dianto Mampanini kemarin. Menurutnya, keberadaan layanan itu cukup penting, salah satunya sebagai tempat promosi dan penjualan produk dan makanan kerajinan.

Bahkan menurutnya lagi, usulan tersebut telah mendapat tanggapan positif dari Kementerian Koperasi RI.

“Bangunannya kita usulkan 2 lantai di jalan HR Soebrantas Tembilahan. Dalam waktu dekat akan ditinjau langsung oleh Deputy Kementerian Koperasi,” kata Dianto.

Dengan adanya PLUT KUMKM diharapkan terjadi akselerasi peningkatan produktivitas dan daya saing KUMKM di berbagai daerah. PLUT KUMKM bisa merangkul berbagai pihak untuk bersinergi mengoptimalkan sumberdaya agar bekerja secara berkelanjutan mewujudkan KUMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.




Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Musda Badko HMI Riau-Kepri Ke-VII

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Riau-Kepri, Sabtu (28/5/2016).

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Engku Kelana Tembilahan yang dihadiri juga oleh Staf Ahli Gubernur Riau Fairuzel Ghazali, unsur Forkopimda Inhil, sejumlah pengurus Badko HMI Riau-Kepri serta para pengurus HMI Cabang Tembilahan dan sejumlah undangan.

“Saya berharap kegiatan ini terselenggara dengan baik dan mampu menjadi peran penting untuk daerah bagi pengurus baru yang terpilih nantinya,” kata Wardan.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini mengaku termotivasi dengan Musda tersebut karena sejalan dengan visi Inhil yang bermarwah dan bermartabat.

Namun disamping itu, HMI diharapkan juga dapat memberikan bantuan setiap dalam forum diskusi untuk kemajuan pembangunan daerah./Mirwan/Adv




Musda Badko Riau Kepri Ke-VIII Resmi Dibuka di Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Musyawarah Daerah (Musda) Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko) Riau Kepri yang Ke-VIII resmi dibuka di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Sabtu (28/5/2016).

Kegiatan tersebut dibuka oleh perwakilan Pengurus Besar HMI yang dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Riau Fairuzel Ghazali, Bupati Inhil HM Wardan beserta unsur Forkopimda Inhil, sejumlah pengurus Badko HMI Riau-Kepri serta para pengurus HMI Cabang Tembilahan dan sejumlah undangan.

“Atas nama pemerintah, kami menyambut baik kegiatan ini dan semoga berjalan lancar,” kata Staf Ahli Gubri, Fairuzel Ghazali dalam sambutannya.

Sekedar untuk diketahui, kegiatan itu bertemakan merumuskan komitmen kolektif pemuda dalam menghadapi persaingan pasar masyarakat Asean. Yang mana, tema tersebut disinyalir mendukung perkembangan peningkatan pembangunan daerah.

“Kepada Pemkab Inhil khususnya, kita ucapkan terima kasih karena telah mendukung secara penuh atas terlaksananya kegiatan ini,” kata Ketua Panitia Musda Badko HMI Riau-Kepri, Angga Saputra./Mirwan




Dulu Sempat disebut Universitas Abal-Abal, Kini UNISI “Membanggakan”

Tembilahan, detikriau.org – Perjuangan tanpa lelah seluruh civitas akademika UNISI kian menunjukkan keberhasilan. Dulunya sempat disebut Universitas abal-abal kini UNISI mulai tuai pujian.

“hari ini UNISI telah mampu menjadi sebuah universitas yang sudah diperhitungkan di Pulau Sumatera, bukan Universitas yang tidak jelas atau abal-abal,” kata Koordinator Kopertis Wilayah X, Eli Susanti saat menghadiri Convocation ke-VII Unisi di Venue Futsal jalan lingkar dua Tembilahan, Kamis (26/5/2016) kemaren.

Menurut Eli lagi, Kehadiran Universitas yang berada dibawah Yayasan Tasik Gemilang ini harusnya menjadi sebuah asset yang membanggakan, tidak hanya bagi masyarakat Inhil tetapi juga bagi dunia pendidikan secara keseluruhan.

Kehadiran Unisi juga dipastikan akan meningkatkan dan menumbuhkan generasi muda handal yang nantinya akan membawa Kabupaten Inhil menjadi lebih baik kedepannya.

“Untuk apa lagi mau kuliah ke luar daerah kalau di sini sudah ada Universitas. Bahkan Unisi ini sangat diakui dan telah berhasil mengeluarkan lulusan terbaiknya. Tak bisa dipungkiri, UNISI kini telah menjelma sebagai salah satu Universitas yang membanggakan”Pungkasnya.

ditempat terpisah, Ketua Yayasan Tasik Gemilang, H Edy Syafwannur menegaskan bahwa dengan kondisi tofografi alam dataran rendah, untuk membangun Inhil diperlukan biaya yang sangat besar. Mensiasatinya, pendidikan haruslah menjadi prioritas utama.

Kehadiran UNISI bak kehadiran sang surya ditengah kegelapan. Secara perlahan, bertahap, berjenjang dan perjuangan tak kenal lelah, UNISI diprioritaskan untuk melahirkan putri-putri terbaik untuk menjalankan roda pembangunan khususnya di bumi tercinta yang disebut “Inhil” kedepannya.

Berdirinya sebuah Universitas juga dipastikan akan menjadi pemicu geliatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran ratusan bahkan ribuan putra-putri inhil yang menuntut ilmu akan menjadi pelatuk geliat ekonomi. Kebutuhan tempat tinggal, pangan, sandang dan berbagai hal yang menyertainya akan mejadi peluang ekonomi bagi masyarakat sekitarnya. Ini awalnya, sasarannya adalah terciptanya putra-putri pembangunan Inhil terbaik.

“Tapi semuanya perlu dukungan dari semua pihak. Jadikan UNISI sebagai Universitas kebanggaan Masyarakat Inhil, Jadikan UNISI sebagai sang suraya untuk masa depan Inhil yang lebih baik.” Harapnya./dro




Peringatan dari Panglima TNI, Ada Bahaya Menuju Indonesia!!

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan kemungkinan bahaya konflik yang terjadi di Timur Tengah bakal menyasar Indonesia.

Pasalnya, konflik yang terjadi diperkirakan 70 persennya karena perebutan sumber-sumber energi. Baik itu di Lybia, Mesir, Irak, Iran, Mesir dan Kuwait yang mampu menghasilkan sekitar satau atau dua juta barel minyak mentah setiap hari. 

Menurut Gatot, energi yang dihasilkan dari minyak bumi, bakal habis di 2043 kalau tidak ditemukan sumber-sumber baru dan hal-hal yang sangat signifikan. Karena jumlah manusia mencapai 3-4 kali lebih besar dari jumlah kapasitas bumi.

‎”Sehingga 9,8 miliar masyarakat yang berada di daerah non equator, akan mengalami krisis. Mereka akan mencari pangan di sekitar equator. Karena tempat konflik yang tadinya energi, setelah habis, digantikan energi hayati,” ujar Gatot saat menjadi pembicara pada Orientasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepala Daerah 2016 Angkatan ke-2, yang digelar Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BP SDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jumat (27/5).

‎Karena itu, Gatot merasa perlu berbicara kepada para kepala daerah. Sebab perang masa kini yang merupakan perang energi, akan menjadi perang ekonomi, pangan dan air.

“Inilah ancaman bangsa kita, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di equator, lalu punya garis pantai terpanjang kedua setelah Kanada,” ujarnya.

Menurut Gatot, ‎Presiden Soekarno pernah mengingatkan, kekayaan alam Indonesia akan membuat iri dunia dan sekarang hal tersebut sudah menjadi kenyataan. Karena itu Presiden Jokowi mengingatkan, kaya akan SDA justru akan menjadi petaka kalau tidak dikelola dengan baik.

“Jadi apakah 2043 anak-anak kita akan hidup layak? Kalau bapak ibu di daerah cuma tidur saja, anak-anak akan susah. Ini ancaman,” ujar Gatot.

sumber: jpnn.com




Wow Peserta Sunatan Massal Gratis Tajaan Dinkes Inhil Lebihi Kuota

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sepekan menjelang dilaksanakannya sunatan massal gratis bagi seribu anak yang dipusatkan di Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), peserta yang mendaftar membludak melebihi kuota yang ditargetkan.

Kendati demikian, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, H Zainal Arifin Mkes selaku pihak penyelenggara menyatakan bahwa kelebihan peserta sunatan massal gratis sempena Milad Inhil ke-51 tahun 2016 ini akan tetap ditampung dan diakomodir pada iven berikutnya.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat untuk mengikuti sunatan massal gratis ini sangat tinggi. Terbukti dengan banyaknya peserta yang mendaftar hingga melebihi kuota seribu anak-anak,” tutur Zainal saat berbincang dengan awak media di kantornya, Jalan M Boya Tembilahan, Jum’at (27/5/2016).

Dengan kelebihan peserta yang mendaftar, mantan Direktur RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru ini menyatakan bahwa pihaknya akan mengutamakan anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, dengan mempertimbangkan umur yang bersangkutan.

“Jadi, bagi mereka yang sudah mendaftar dan melebihi kuota, akan kita lihat umurnya. Jika bisa ditunda terlebih dahulu, maka akan kita siapkan untuk mengikuti sunatan gratis pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) mendatang,” pungkas Zainal./ Adi