Pemkab Inhil Apresiasi Lembaga Yang Mengembangkan Pendidikan Islami

Screenshot_2016-05-31-12-28-55_1464672557086TEMBILAHAN, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mengapresiasi lembaga-lembaga yang berupaya mengembangkan pendidikan islami.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo saat menghadiri acara pelepasan dan wisuda TK Islam angkatan Ke-10 dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) angkatan Ke-9 tahun angkatan 2015/2016 di Yayasan Al-Husniyah di Tembilahan, Senin (30/5/2016) kemarin.

“Khususnya kepada yayasan Pendidikan Al-Husniyah yang telah ikut berpartisipasi dalam mencerdaskan anak bangsa, salah satunya dengan keberadaan Islamic Shool Al-Husniyah yang sangat membatun Pemda dalam mengembangkan pendidikan yang Islami,” kata Rosman.

Menurutnya, pengetahuan islam itu sangat penting karena sebagai dasar pondasi dasar bagi generasi muda untuk melanjutkan ke jejang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Dengan bekal pengetahuan keagamaan juga pastinya akan menjadi benteng kokoh generasi muda dalam menjalankan berbagai aktifitas kehidupannya kelak dikemudian hari./Mirwan




Sambut Ramadan, MTs Darul Falah Kampung Baru Gelar Halal Bihalal

CONCONG (detikriau.org) – MTs Darul Falah Desa Kampung Baru Kecamatan Concong menggelar halal bihalal di dalam ruangan madrasah, Selasa (31/5/2016).

Acara pelepasan siswa dan siswi kelas IX diselaraskan dengan kegiatan Halal bi Halal menyambut tibanya bulan suci Ramadhan tahun 1437 H.

Kepala MTs Darul Falah, Qaulan Karima, S.Pd.I dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan yang ditaja oleh pengurus OSIS nya. Artinya, suksesnya halal bihalal merupakan upaya kecerdasan dan tenaga penuh dari murid-muridnya sendiri.

“Kita tinggal mengawasi saja, begitu juga saya pinta kepada seluruh wali murid untuk sama-sama mengawasi anak-anak ketika berada d rumah,” kata Kepsek.

Menurutnya upaya tersebut cukup penting sebab pengaruh negatif terus mengintai para generasi muda.

“Apabila anak-anak kita terkena virus negatif, maka bukan hanya masa depannya saja yang suram, akan tetapi nasib bangsa dan negara ini juga menanggung imbasnya,” yakinkannya.

Pagi itu, kegiatan dihadiri Ketua Yayasan Darul Falah, Kepala Desa dan BPD setempat serta seluruh siswa MTs Darul Falah dan wali murid./ Mirwan




Inhil Bro, Coba Lerai Keributan, Nyawa Nyaris Melayang

Tembilahan, detikriau.org – Novel harianto (30) sekarat d rumah sakit. Pasalnya, warga Datuk laksamana Kelurahan Concong ini ditikam dengan sebilah badik di bagian leher sebelah kiri, Selasa (31/5/2016).

Pelakunya HI (32) warga jalan Hangtuah Kelurahan Concong luar menikam korban di TKP jalan Datuk Laksamana kelurahan setempat pada saat ada hiburan orgen tunggal.

Peristiwa bermula sekitar pukul 00.30 WIB, ketika korban hendak pulang kerumah kediamannya. Ditengah perjalanan ia menyaksikan ada keributan. Saat itu, korban berusaha melerai dan menenangkan suasana, alhasil si korban malah ditikam pelaku di bagian leher sedalam kurang lebih 5 cm.

“Setelah menikam, pelaku melarikan diri menuju Mapolsek Concong untuk menyerahkan diri,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra.

Saat itu juga korban langsung dilarikan oleh warga disekitar TKP ke Puskesmas Concong dan kemudian dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan guna mendapatkan perawatan lebih intensif.

“Pelaku sudah kita amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” Pungkas Paur Humas. / Mirwan




Sampaikan Pemaparan, Bupati Inhil Mendadak Pingsan di Pekanbaru

shareTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menjadi sorotan utama dalam acara Seminan dan Lokakarya Nasional Restorasi Lahan Gambaut, Selasa (31/5/2016).

Pasalnya, orang nomor sati di Negeri Sri Gemilang ini mendadak pingsan saat mengisi materi dalam acara yang ditaja Badan Restorasi Gambut (BRG) di Hotel Arya Duta Pekanbaru.

“Iya, Bupati kita pingsan di Pekanbaru,” kata salah seorang honorer Humas Setdakab Inhil, Edy kepada detikriau.org.

Meski tidak sampai terhempas, namun Bupati yang dikenal agamis ini pelan-pelan berdiam diri dan langsung tak sadarkan diri di kursinya paling pojok.

“Sekarang bapak sedang dirawat di Rumah Sakit Awal Bross, Pekanbaru,” imbuhnya.

Sementara itu, Kadispora Inhil, Junaidi yang mengaku saat itu berada di acara seminar dan lokakarya restorasi gambut di salah satu Hotel di Pekan baru itu juga membenarkan kejadian ini. Menurutnya, Bupati dalam kondisi capek dan sekitar 10 menyampaikan pemaparan Bupati kehilangan keseimbangan.

“Betul, beliau kecapekan. Sekarng sedang dirawat, tapi kondisi sudah mulai membaik” Jawabnya melalui sambungan selular/ Mirwan




Polisi Amankan Pemilik Senpi Rakitan di Selensen

Foto TSK beserta barang bukti yang diamankan petugas
Foto TSK beserta barang bukti yang diamankan petugas

KEMUNING (detikriau.org) – Kepolisian berhasil mengamankan DD alias Dori (36) di kediamannya RT 023 RW 07 Kelurahan Selensen Kecamatan Kemuning, Senin (30/5/2016) kemarin.

Dori dibekuk karena kedapatan memiliki sepucuk senjata api rakitan jenis kecepek. Tak hanya senpi, polisi juga menemukan 12 butir peluru timah.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra menerangkan, pembekukan dilakukan disiang hari sekitar pukul 10.00 WIB tanpa ada pertawanan dari Tsk.

“Tsk terpaksa diamankan karena memiliki senpi dan sejumlah amunisi tanpa mengantongi surat izin,” kata Heriman Putra, Selasa (31/5/2016).

Hasil introgasi lanjut Paur Humas, senjata tersebut diperoleh dari salah sorang warga Kuala Cenaku Kabupaten Inhu yang dibeli seharga Rp 600 ribu.

“Dari pengakuan Tsk, senjata tersebut dipergunakan untuk berburu binatang. Namun tetap diamankan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tandasnya./ Mirwan




Agar Tidak Tumpang Tindih, Pemkab Inhu Pastikan Kesiapan Penataan Kelembagaan

Rengat, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten Inhu menggelar rapat persiapan dalam rangka penataan kelembagaan berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah di Aula Bappeda dan Litbang Inhu, Senin (30/5/2016) kemarin.

Rapat yang dipimpin Staf Ahli Bupati Inhu Feny Darius ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan penerapan amanat Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 oleh Pemkab Inhu pada tahun 2017 mendatang, terutama terkait ketepatan fungsi serta tugas masing-masing SKPD sesuai tupoksinya.

“Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya tumpang tindih sekaligus mengurangi jumlah anggaran yang dikeluarkan oleh negara. Salah satu contohnya, pengalihan kewenangan sejumlah instansi dari Pemerintah Kabupaten kepada Pemerintah Propinsi,” ujar Kepala Bagian Kelembagaan Pemprov Riau Rudiantoro yang hadir sebagai narasumber.

Rudiantoro menjelaskan, berkaitan dengan data pemetaan urusan pemerintahan, tahapan verifikasinya akan dilakukan Pemprov Riau pada 5 hingga 8 Juni 2016 mendatang. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Inhu semakin memaksimalkan data, terkait dengan pemetaan kelembagaan serta kepegawaian yang akan diserahkan kepada Pemprov Riau.

Diharapkan juga, melalui rapat ini seluruh SKPD di Lingkungan Pemkab Inhu memahami benar arah kebijakan penataan kelembagaan dan kepegawaian perangkat daerah sekaligus pemetaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan Undang-undang tersebut. Sehingga, langkah awal pelaksanaan proses ini nantinya dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, berkaitan dengan data Personil, Pendanaan, Prasarana dan Dokumen (P3D) dari beberapa instansi yang kewenangannya dialihkan ke propinsi, Kepala Bagian Adminaitrasi Pemerintahan Umum Setda Inhu Hendry mengungkapan bahwa Pemkab Inhu pada maret lalu telah menyerahkan data tersebut kepada pihak Pemprov Riau. “Diharapkan, tahun ini proses itu dapat selesai, sehingga tahun 2017 mendatang proses penganggaran sepenuhnya telah menjadi tanggung jawab pihak Pemprov Riau,” jelasnya.

Berkaitan dengan penerapan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014, Hendry menambahkan bahwa masing-masing SKPD dilingkungan Pemkab Inhu sejauh ini telah memahaminya. Ini berangkat dari laporan terkait koordinasi yang intensif dilakukan antara SKPD dengan pihak Kementerian yang membidangi. (Zal)