DPRD Inhil Gelar Paripurna, Pemkab Apresiasi Dukungan Pembahasan Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, H. Tantawi Jauhari, menghadiri Rapat Paripurna ke-3 DPRD Kabupaten Indragiri Hilir masa persidangan V tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Utama DPRD Inhil, Senin (9/3/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Inhil, Asmadi, S.H., didampingi pimpinan DPRD lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimda, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta 28 anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam rapat tersebut, DPRD Inhil membahas sejumlah agenda penting, di antaranya pengumuman penyempurnaan hasil evaluasi Gubernur Riau terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun Anggaran 2026.

Selain itu, DPRD juga mendengarkan laporan hasil pembahasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terhadap Ranperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Nomor 4 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Melalui rapat paripurna tersebut, DPRD Kabupaten Inhil juga mengambil keputusan terhadap Ranperda dimaksud yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama antara Bupati Indragiri Hilir dan pimpinan DPRD terkait perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Dalam pendapat akhir Bupati Indragiri Hilir yang dibacakan oleh Sekda Inhil, H. Tantawi Jauhari, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Inhil atas dukungan dan kerja sama selama proses pembahasan Ranperda berlangsung.

“Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir atas kepedulian serta dukungan yang telah diberikan selama proses pembahasan Ranperda ini,” ujar Tantawi membacakan pendapat akhir Bupati.

Ia mengatakan, proses pembahasan yang telah dilalui merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan DPRD yang patut disyukuri. Pemerintah daerah berharap Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2024 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dapat segera ditetapkan, diundangkan, dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Melalui Ranperda ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendukung peningkatan pembangunan daerah,” lanjutnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pemerintah daerah menyadari setiap kebijakan tentu tidak terlepas dari dinamika dalam proses pembahasannya. Namun berbagai upaya telah dilakukan secara maksimal agar regulasi yang disusun tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mengakhiri pendapat akhirnya, Bupati Indragiri Hilir melalui Sekda Tantawi Jauhari kembali menyampaikan penghargaan kepada DPRD Kabupaten Inhil atas sinergi yang telah terjalin selama ini.

“Semoga kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Indragiri Hilir dapat terus dipertahankan dan semakin ditingkatkan pada masa mendatang,” pungkasnya. (Galeri Foto)




PJI Bersama Sahabat Rohul Peduli Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Panti Asuhan di Bulan Ramadan

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) bersama Sahabat Rohul Peduli dengan menggelar kegiatan sosial berbagi kepada anak-anak panti asuhan, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan tersebut menyasar dua panti asuhan di Kabupaten Rokan Hulu, yakni Panti Asuhan Budi Mulya yang beralamat di Jalan Riau, Kecamatan Rambah, serta Panti Asuhan Al-Khairiyah yang berada di Kompleks Perumahan Pemda Rokan Hulu.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan PJI dan Sahabat Rohul Peduli menyerahkan bantuan berupa paket kebutuhan pokok kepada anak-anak panti asuhan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yang tinggal di panti.

Ketua PJI, Sudirman, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian sosial para jurnalis bersama masyarakat yang tergabung dalam Sahabat Rohul Peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa di bulan yang penuh berkah ini.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk berbagi dan memperkuat rasa empati kepada sesama. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai jurnalis yang menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara para jurnalis, relawan Sahabat Rohul Peduli, pengurus panti asuhan, serta anak-anak yang menerima bantuan.

Di Panti Asuhan Budi Mulya, rombongan disambut hangat oleh pengurus dan anak-anak panti. Suasana haru dan bahagia terlihat saat bantuan diserahkan secara simbolis kepada pihak pengurus panti.

Hal serupa juga terlihat saat rombongan melanjutkan kegiatan ke Panti Asuhan Al-Khairiyah di Kompleks Perumahan Pemda Rokan Hulu. Anak-anak panti menyambut kedatangan rombongan dengan penuh antusias dan rasa syukur.

Pengurus kedua panti asuhan tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Persatuan Jurnalis Indonesia dan Sahabat Rohul Peduli.

Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut karena sangat membantu serta memberikan semangat bagi anak-anak panti asuhan.

Melalui kegiatan berbagi ini, PJI bersama Sahabat Rohul Peduli berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi di bulan suci Ramadan dapat terus tumbuh dan menguat di tengah masyarakat Kabupaten Rokan Hulu.

Selanjutnya PJI Rohul dan Sahabat Rohul Peduli melaksanakan Buka Puasa Bersama. ( Kri )




Tim Pengamanan Agrinas Diusir Pakai Sajam Saat Jalankan Tugas di Lahan Perkebunan Sitaan PKH

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketegangan kembali pecah di lahan sengketa sawit di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Insiden tersebut melibatkan tim pengamanan Agrinas yang diwakili oleh CV. Cahaya Putri Melayu (CPM) dengan kelompok yang mengatasnamakan pihak Naibaho.

Menurut keterangan Humas CV CPM, Zulkifli AM, peristiwa bermula ketika tim pengamanan mendatangi perkebunan Kelompok Tani Kemuning Sawit Unggul (PT. Naibaho) yang berstatus sitaan PKH dengan membawa surat tugas resmi dari Agrinas.

Surat tersebut dijadikan dasar untuk melakukan pengamanan sekaligus penguasaan kebun sawit yang berstatus sitaan PKH.

“Di lokasi, tim pengamanan sempat berdebat sengit dengan kelompok Naibaho. Setelah adu argumen berlangsung, pihak kami di lapangan sempat berhasil menguasai area perkebunan tersebut,” ujar Zulkifli.

Namun situasi kemudian memanas, di hadapan aparat Bhabinkamtibmas yang berada di lokasi, salah seorang dari kelompok Naibaho diduga mengeluarkan senjata tajam jenis klewang dan mengejar tim pengamanan.

“Ya, kelompok kami sempat dikejar oleh seorang dari kelompok Naibaho yang diduga menggunakan sajam. Aksi itu akhirnya memicu kericuhan lanjutan berupa saling lempar batu antara kedua pihak,” tambah Zulkifli menyampaikan keterangan dari tim yang bertugas di lapangan kepada awak media.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi pihak terkait mengenai tindak lanjut atas insiden tersebut. Sengketa lahan sawit di wilayah Kemuning sendiri diketahui telah berulang kali menimbulkan gesekan antar kelompok, sehingga menuntut keterlibatan semua pihak secara maksimal untuk penyelesaian konflik yang terjadi. (Arb)




Sidak Pangan Diperketat Jelang Idul Fitri, Bapanas Turun Langsung ke Rokan Hulu

ROKAN HULU – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah memperketat pengawasan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Upaya ini dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) gabungan yang melibatkan Inspektorat Badan Pangan Nasional (Bapanas) Pusat, Pemerintah Kabupaten Rohul, Perum BULOG Cabang Kampar, serta jajaran Polres Rokan Hulu.

Sidak yang berlangsung selama dua hari, 5–6 Maret 2026, menyasar sejumlah distributor, ritel modern, hingga pasar swalayan guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga maupun penimbunan bahan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Inspektur Badan Pangan Nasional Nomor: 220/TU.01.04/A.4/02/2026 tentang pelaksanaan Uji Petik dan Reviu Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Tim pusat dipimpin oleh Inspektur Bapanas Ir. R. Muhammad Imron Rosjidi, M.Si, CGCAE yang diwakili oleh Pengendali Teknis Oktina Nugraheni, SE, M.S.Ak bersama tim ahli.

Kehadiran tim Bapanas di Rohul disambut langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Rohul, Zulfikar, SP, didampingi Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Emrizon, S.Pi serta Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Nurlaila Agusnaini Wati, S.Pi.

Kepala DKPP Rohul, Zulfikar, menjelaskan bahwa sidak gabungan ini bertujuan memastikan para pelaku usaha mematuhi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pasar (HAP), sehingga harga pangan tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Pada hari pertama, tim melakukan pemeriksaan di sejumlah titik distribusi besar, mulai dari gudang Distributor Beras Sinar Rambah, Swalayan Happy Mart, hingga gerai Alfamart. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan alur distribusi pangan dari distributor hingga ritel berjalan sesuai regulasi.

Sementara pada hari kedua, pengawasan difokuskan pada titik yang bersentuhan langsung dengan konsumen, yakni Pasar Modern dan Bunda Swalayan. Di lokasi tersebut, tim memastikan tidak ada praktik spekulasi harga maupun penimbunan stok yang dapat merugikan masyarakat.

“Fokus kami memastikan di tingkat pasar tidak ada permainan harga ataupun penimbunan barang di tengah meningkatnya permintaan selama Ramadan,” ujar Zulfikar.

Ia menegaskan, kehadiran tim dari Bapanas Pusat yang turut didampingi aparat kepolisian menjadi pesan tegas bagi para pelaku usaha agar tidak mencoba memainkan harga kebutuhan pokok.

Pengendali Teknis Bapanas, Oktina Nugraheni, mengatakan pengawasan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Idul Fitri.

“Sinergi lintas instansi sangat penting untuk memastikan rantai pasok dari distributor hingga ritel tetap berjalan sesuai HET dan HAP. Kami ingin masyarakat Rokan Hulu dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga pangan,” tegasnya.

Berdasarkan surat tugas yang diterbitkan, tim Bapanas dijadwalkan berada di Provinsi Riau selama delapan hari, mulai 2 hingga 9 Maret 2026. Selama periode tersebut, tim melakukan pengawasan terhadap penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras untuk periode Januari–Februari 2026 agar berjalan transparan dan akuntabel.

Melalui pengawasan yang semakin intensif ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan tenang. (Kri)




Khidmatnya Malam Nuzulul Quran di Rohul, Bupati Anton Ajak Masyarakat Jadikan Al-Quran Pedoman Hidup

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu pada Sabtu malam (6/3/2026). Di bawah kemegahan kubah masjid kebanggaan masyarakat tersebut, ribuan jamaah memadati area masjid untuk mengikuti peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Lantunan ayat suci Al-Quran menggema merdu di seluruh ruangan, menghadirkan nuansa religius yang menyejukkan hati para jamaah. Momentum ini bukan sekadar peringatan turunnya Al-Quran, tetapi juga menjadi ajang memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat Rokan Hulu.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM bersama Wakil Bupati H. Syafruddin Poti, yang turut berbaur bersama para ulama, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah.

Kehadiran keduanya menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan nilai-nilai Al-Quran sebagai landasan dalam membangun daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan bahwa Al-Quran harus menjadi pedoman hidup di tengah derasnya perkembangan zaman dan arus informasi global yang kerap membawa berbagai tantangan moral bagi masyarakat.

“Di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini, Al-Quran harus tetap menjadi pegangan utama. Ia bukan sekadar dibaca atau dilombakan keindahannya, tetapi harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anton.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran seperti kejujuran, persaudaraan, dan kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia.

Bupati Anton juga menaruh harapan besar kepada generasi muda Rokan Hulu agar menjadikan Al-Quran sebagai sumber inspirasi dalam menjalani kehidupan.

“Kita berharap generasi muda Rokan Hulu tumbuh menjadi generasi Qurani, yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” tambahnya.

Peringatan Nuzulul Quran tersebut juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Prof. Dr. Muhammad Syaippudin, M.Ag, Guru Besar UIN SUSKA Riau. Dalam tausiyahnya, ia mengupas sejarah turunnya Al-Quran serta mengajak masyarakat untuk menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk dalam setiap aspek kehidupan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi mengaji bersama, sebuah tradisi yang terus dipertahankan untuk memperkuat identitas religius masyarakat Rokan Hulu.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu juga menyalurkan berbagai bantuan sebagai wujud kepedulian sosial. Secara simbolis, Bupati dan Wakil Bupati bersama perwakilan Kementerian Agama Rokan Hulu menyerahkan:

100 mushaf Al-Quran untuk Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu

Santunan bagi 20 anak yatim melalui Baznas Rokan Hulu

Bantuan untuk para mubaligh dan mubalighah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menyebarkan syiar Islam

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Rokan Hulu, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, Ketua Baznas, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Peringatan Nuzulul Quran ini tidak hanya menjadi ajang ibadah dan refleksi spiritual, tetapi juga mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui momentum tersebut, diharapkan nilai-nilai Al-Quran semakin hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Rokan Hulu.

Masjid Agung Islamic Center malam itu menjadi saksi kebersamaan dan tekad masyarakat untuk menjadikan Al-Quran sebagai pelita kehidupan, demi mewujudkan Rokan Hulu yang religius, damai, dan penuh keberkahan di masa mendatang. (Kri)




Atasi Persoalan Sampah, Kolaborasi Pemko Pekanbaru – Polda Riau Hadirkan Teknologi Waste to Energy

PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Kepolisian Daerah Riau berkolaborasi menghadirkan teknologi Waste to Energy (WTE) sebagai langkah strategis dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Pekanbaru. Teknologi ini akan diterapkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar dengan memanfaatkan gas metana dari timbunan sampah untuk diolah menjadi energi listrik.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kolaborasi ini merupakan upaya nyata pemerintah kota dalam menghadirkan solusi berkelanjutan bagi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di kota bertumbuh seperti Pekanbaru.

“Kami ingin mengubah paradigma bahwa sampah bukan hanya masalah, tetapi juga potensi. Melalui teknologi Waste to Energy, sampah dapat diolah menjadi energi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Agung.

Ia menjelaskan, proyek ini akan memanfaatkan gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah di TPA Muara Fajar untuk diubah menjadi energi listrik melalui pembangkit listrik tenaga biogas. Kapasitas listrik yang dihasilkan diperkirakan mencapai sekitar 3 megawatt dengan produksi energi sekitar 20,5 juta kWh per tahun.

Menurut Agung, proyek ini juga tidak akan membebani keuangan daerah karena dijalankan melalui skema kerja sama business-to-business (B2B) dengan pihak investor.

“Ini merupakan langkah inovatif karena tidak menggunakan APBD dan tidak membebani pemerintah kota dengan biaya tipping fee. Artinya, solusi pengelolaan sampah dapat berjalan sekaligus menghadirkan nilai ekonomi,” jelasnya.

Wali Kota juga mengapresiasi peran Polda Riau yang turut memfasilitasi kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan proyek ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, investor, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadirkan solusi lingkungan yang berkelanjutan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Polda Riau yang telah memfasilitasi dan menginisiasi kolaborasi ini. Semangat gotong royong lintas sektor sangat penting untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan hadirnya teknologi WTE ini, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap dapat mengurangi volume sampah secara signifikan di TPA Muara Fajar, sekaligus menghasilkan energi terbarukan serta mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga berkomitmen terus memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, termasuk peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengurangan dan pemilahan sampah.

“Persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi dan inovasi, kita optimistis Pekanbaru dapat menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutup Agung. *