2 Unit Mesin baru Dalam Perakitan, PLN Rayon Tembilahan Berikan Kabar Gembira Bagi Warga Teluk Pinang

Manajer PLN Rayon Tembilahan, Syaiful Hanan
Manajer PLN Rayon Tembilahan, Syaiful Hanan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam waktu dekat masyarakat Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan bisa sedikit lebih tenang.

Pasalnya, menjelang masuk Bulan Suci Ramadhan 1437 H, pemadaman listrik bergilir yang sudah cukup lama melanda daerah tersebut dikabarkan akan berakhir.

Kepala PLN Rayon Tembilahan, Syaiful Hanan mengatakan, untuk menuntaskan persoalan pemadaman listrik bergilir yang dilakukan oleh PLN Ranting Teluk Pinang, pihaknya sudah mendatangkan mesin baru milik PLN guna menggantikan mesin sewa yang lama.

“Saat ini sudah perakitan, kita berdo’a semoga sebelum Ramadhan bisa masuk sistem,” tutur Syaiful saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WA di Handphone miliknya, Rabu (1/6/2016).

Terkait dengan penyebab pemadaman listrik bergilir yang sudah cukup lama terjadi di Kelurahan Teluk Pinang dan sekitarnya, dijelaskan Syaiful bahwa persoalan itu terjadi karena salah satu mesin sewa sudah habis masa kontraknya.

“Mesin yang baru datang di Teluk Pinang sekarang adalah mesin PLN. bukan mesin sewa” terangnya./ Adi




Jaga Kekhususkan Ibadah Ramadan, Warga Teluk Pinang Harap PLN Hentikan Pemadaman Bergilir

Gambar ilustrasi. net
Gambar ilustrasi. net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Masyarakat Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berharap agar pemadaman listrik bergilir yang sudah cukup lama melanda daerah tersebut bisa segera berakhir.

Apalagi jika mengingat dalam beberapa hari ke depan sudah memasuki Bulan Suci Ramadhan 1437 H, sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu aktifitas masyarakat yang menjalankan berbagai ibadah di bulan yang penuh berkah ini.

Seperti yang diungkapkan Ketua RT 06 RW 03, Ali Ramli saat berbincang dengan awak media di rumahnya, Jalan Telaga Musim Kelurahan Teluk Pinang, Rabu (1/6/2016).

Dikatakan Ali, saat ini listrik merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat, karena disamping untuk menunjang aktifitas kehidupan sehari-hari, juga memperlancar aktifitas perekonomian masyarakat setempat.

“Jadi, kita berharap pemadaman listrik bergilir ini bisa segera berakhir. Apalagi, ini sudah berlangsung cukup lama. Belum lagi dalam beberapa hari ke depan kita akan memasuki Bulan Puasa,” kata Ali.

Senada dengan itu, Rahmat, warga Kelurahan Teluk Pinang lainnya juga berharap agar persoalan yang ada di PLN Ranting Teluk Pinang bisa secepatnya berakhir, sehingga masyarakat tidak lagi khawatir akan terjadinya pemadaman listrik saat Bulan Ramadhan nanti.

“Mudah-mudahan, sebelum Bulan Puasa ini tidak ada lagi pemadaman bergilir. Karena penerangan dari aliran listrik sangat dibutuhkan, khususnya ketika berbuka puasa dan sahur,” imbuhnya./ Adi




Jelang Ramadhan, Bupati Yopi Silaturahmi Bersama Anggota Satpol PP

Rengat, detikriau.org – Bupati Inhu H Yopi Arianto mengajak seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas dan tanggung-jawab membantu menciptakan kondisi keamanan serta ketertiban di setiap wilayah tugas masing-masing.

Hal itu disampaikan Bupati Yopi saat bersilaturahmi bersama anggota Satpol PP dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H, di Aula Bappeda dan Litbang Inhu, Rabu (01/06).

Sebanyak puluhan personil Satpol PP baik yang bertugas di tingkat kecamatan, sekolah serta di satuan kerja di lingkungan setda Inhu hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini menjadi yang pertama kalinya. Saya berharap, personil Satpol PP terus bersemangat menjalankan tugasnya untuk mendukung kebijakan Pemkab Inhu dalam menciptakan kondisi yang aman,” jelas Bupati Yopi.

Atas nama pribadi dan Pemkab Inhu, Bupati Yopi juga menyampaikan selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H sekaligus bersalam-salaman bersama seluruh anggota Satpol PP.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Satpol PP Inhu Tukiyat. Ia mengajak kepada seluruh anggotanya untuk untuk tetap menjaga ketentraman, keamanan baik yang bertugas di gedung perkantoran maupun di sekolah-sekolah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati yang selama ini telah memberikan perhatian terhadap kesejahteraan para anggota Satpol PP Inhu.

Kegiatan itu sendiri juga diisi dengan tausiah tentang kewajiban serta makna ibadah puasa di bulan suci Ramadhan oleh Ustad H Darbi dari Kementerian Agama Inhu.

Turut hadir mendampingi Bupati, Plt Asisten Administrasi Umum Hendrizal serta beberapa pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Inhu (zal).




Polisi Kembali Rampas Senpi Rakitan di Kemuning, Kali ini 3 Pucuk

KEMUNING (detikriau.org) – Kepolisian kembali menemukan senjata api rakitan jenis kecepek di Kecamatan Kemuning. Kali ini disita sebanyak 3 pucuk, Selasa (31/5/2016) kemarin.

TKP senpi rakitan Desa Batuampar Kecamatan Kemuning ini dimiliki oleh SU atau Darto (47). Sehari sebelumnya, kepolisian menemukan senpi serupa itu di Selensen yang dimiliki oleh Dori (36).

Penemuan senpi di desa Batu Ampar tepat di RT 015 RW 05 Dusun Makasi di kediaman Darto sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas tak hanya menemukan sepucuk senpi namun juga didapat 1 botol plastik berisikan mesiu, 1 buah botol plastik berisi pemicu ledakan, 9 butir peluru timah dan beberapa barang bukti lainnya.

“Dari keterangan pelaku, Senjata tanpa izin itu dimiliknya sudah setahun lebih,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra, Rabu (1/6/2016).

Ketiga pucuk senpi tersebut lanjutnya, satu diantaranya adalah milik Tsk dan dua lagi merupakan titipan simpanan dari temannya. Fungsinya, hanya sebatas untuk memburu binatang.

“Saat ini Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kemuning guna penyidikan lebih lanjut,” tutup Paur Humas./ Mirwan




Inhu Raih Juara Umum Pada FLS2N-SD Tingkat Provinsi Riau Tahun 2016

Rengat,  detikriau.org, Selain meraih juara pertama pada lomba menyanyi tunggal pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional Sekolah Dasar (FLS2N – SD) Tingkat Provinsi tahun 2016, kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) juga berhasil meraih juara pertama pada lomba Cipta dan baca puisi. Atas keberhasilan tersebut Kabupaten Inhu dinobatkan sebagai juara umum dalam Festival ini.

Keterangan ini disampaikan oleh kasi Tekhnik Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Inhu yang sekaligus menjabat sebagai  ketua Tim FLS2N Kabupaten Inhu, Misyoto SPd

Diterangkannya, Rayhano Milano pelajar SSD YPPK Lirik peraih juara I Lomba cipta dan baca puisi dan Alicia Mazza dari SDS Budhis Paramita kecamatan Rengat peraih Juara I pada Lomba Menyanyi Tunggal berhak mewakili Provinsi Riau pada FLS2N tingkat Nasional.

Selain kedua pelajar tersebut kabupaten Inhu juga meraih juara III pada Lomba Karya Anyam atas nama Dimas Aswar Anas dari SDN 012 Desa Buluh Rampai Kecamatan Siberida, Juara III pada lomba seni musik pianika atas nama Talitha Hulwa pelajar SDN 011 Kambesko Rengat.

“Kita juga meraih Juara III pada lomba membuat gambar bercerita atas nama Khusmairah Sekar Yasmina dari SDN 007 Sido Mulyo, Juara Harapan pada Cabang Pantomim atas nama Hanan Nursyfa Hutomo serta Arimad Dzaky juara harapan tiga pada cabang tari kereasi baru,” paparnya.

Untuk itu dirinya berharap kabupaten Inhu akan mampu meraih prestasi di tingkat Nasional yang akan berlangsung di Manado pada bulan juli mendatang, pungkasnya (zal)




Kerap Diminta, Pemkab Inhil Tak Kunjung Operasionalkan Pasar Sungai Guntung

Anggota DPRD Inhil dari Fraksi PKB, Edy Gunawan
Anggota DPRD Inhil dari Fraksi PKB, Edy Gunawan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk segera mengoperasionalkan keberadaan Pasar Sungai Guntung Kecamatan Kateman sesuai dengan peruntukannya.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota DPRD Inhil, Edi Gunawan terkait dengan belum juga dimanfaatkannya bangunan pasar yang telah menelan biaya cukup besar tersebut.

Dikatakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, di setiap kesempatan, baik saat rapat atau hearing bersama SKPD terkait maupun rapat paripurna, pandangan Komisi dan Fraksi selalu persoalan itu yang disampaikan kepada Pemda agar Pasar Sungai Guntung jadi perhatian serius karena tidak sedikit dana yang sudah dihabiskan untuk pembangunannya.

“Namun, hingga saat ini pasar tersebut masih terlihat seperti bangunan tua yang tak terurus,” tutur pria yang akrab disapa Asun ini, Senin (30/5/2016) kemarin.

Persoalan itu tentunya sangat disayangkan, karena mengingat masyarakat setempat sudah sekian tahun menunggu, tetapi tidak juga ada realisasinya.

“Tak ada jalan lain, Pemda harus segera melakukan audit dan memperbaiki bangunan yang rusak itu, serta segera difungsikan,” imbuhnya./ Adi