Tabrakan 2 Unit Speedboat, 1 Diantaranya Hilang Tenggelam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – 2 unit Speedboat bertabrakan di Sungai Perigi, tepatnya di depan pelabuhan Perhubungan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah, Kamis (30/6/2016) sekitar pukul 23.00 WIB.

Speedboat Fiber warna putih dengan mesin 40 PK yang bermuatan 5 penumpang dan Speedboat kayu SB Yusrifa mesin 250 PK yang bermuatan buah apel.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra menjelaskan, saat insiden, Speedboat Fiber warna putih mesin 40 PK langsung tenggelam dan hilang.

Sedangkan Speedboat jenis kayu mesin 250 PK mengalami bocor besat sehingga tidak bisa difungsikan lagi.

Tak hanya itu, beberapa orang di dalam kedua speedboat tersebut juga mengalami luka-luka, baik patah tulang, luka lecet, bengkak dan lain sebagainya. Terutama pada kedua sopir boat.

“Tidak lama setelah peristiwa, warga setempat berdatangan untuk mengevakuasi serta membawa para korban ke Puskesmas Kuala Enok. Peristiwa itu tidak ada sampai memakan korban jiwa,” kata Heriman Putra, Jum’at (1/7/2016).

Dipaparkan, insiden itu bermula ketika Speedboat kayu bergerak dari Sungai Guntung Kecamatan Kateman menuju Kuala Tungkal sekitar pukul 14.00 WIB, sekitar pkul 23.00 WIB, kendaraan kayu tersebut bermaksud untuk singgah di Kuala Enok untuk mencari makan serta memperbaiki mesin.

Sesampainya di TKP, kendaraan yang dikemudi Ishak (36) warga Kuaka Enok itu ditabrak dari samping sebelah kanan oleh Speedboat Fiber mesin 40 PK yang dikemudikan oleh M RIFKI (21) warga Kuala Enok dari arah sebelah kiri.

Dan saat itulah, Fiber putih tersebut langsung tenggelam hingga saat ini belum ditemukan./Mirwan




54 Personil Polres Inhil Naik Pangkat

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 54 personil Polres Indragiri Hilir (Inhil) naik pangkat. Kenaikan pangkat tersebut digelar upacara korps raport di halaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Kamis (30/6/2016).

Dalam upacara itu, dipimpin langsung oleh Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik dan diikuti sejumlah personilnya.

“Kenaikan pangkat ini perperiode 1 Juli 2016,” ungkap Kapolres Hadi Wicaksono.

Dari 54 tersebut, pangkat IPTU ke AKP ada 8 orang, AIPDA ke AIPTU ada 8 orang, BRIPKA ke AIPDA ada 8 orang, BRIGADIR ke BRIPKA sebanyak 25 orang dan terakhir pangkat BRIPTU ke BRIGADIR sedikitnya 5 orang./Mirwan




Amankan Idul Fitri, Polres Inhil Kerahkan 200 Lebih Personil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengerahkan sebanyak 258 personil untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1437 H. Pengamanan itu dinamakan dengan Operasi Ramadniya yang berlangsung dari tanggal 30 Juni sampai 14 Juli mendatang.

Operasi tersebut juga sudah dilakukan gelar pasukan di halaman Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Kamis (30/6/2016). Saat itu dihadiri oleh Bupati Inhil HM Wardan, Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik beserta unsur Formopimda lainnya.

Kapolres mengatakan, pengamanan tahun ini ada beberapa bidang yang siap siaga, seperti pos pengamanan mudik baik jalur darat maupun laut dan serta didirikan juga beberapa pos pelayanan.

“Pos pengaman jalur darat ada tiga titik yakni di kota Tembilahan, Kecamatan Kempas dan Kecamatan Kemuning. Sedangkan pos layanan pelabuhan ada dua yakni di Tembilahan dan Kateman,” kata Hadi Wicaksono.

Tak hanya itu, kepolisian juga sudah menyiapkan sejumlah personil Satpol Air yang bertugas dibeberapa titik perairan Inhil, khusus titik-titik yang dinilai rawan terjadi tindak pidana maupun kecelakaan laut.

Khusus jalur-jalur perlintasan, ditegaskan Kapolres, petugasnya akan stand by di lokasi dan siap melayani masyarakat yang sedang dalam masalah bermudik.

“Kita tidak sendiri, kegiatan ini juga dibantu beberapa instansi terkait seperti TNI, Dishub, Satpol PP dan lainnya,” tutupnya./Mirwan




Minta THR, Jabatan Sekcam Pulau Burung Terancam dicopot

thrTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin menegaskan bahwa jabatan Sekcam Pulau Burung bisa dicopot.

Pernyataan tersebut dilontarkannya kepada awak media usai mengikuti buka puasa bersama di kediaman Bupati Inhil HM Wardan jalan Kesehatan Tembilahan yang dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman beserta sejumlah pejabat Pemprov dan Pemkab Inhil, Rabu (29/6/2016).

“Kemarin sudah dipanggil melalui BKD, apa hasilnya saya belum tau secara persis. Namun kesalahan itu pasti diberi sanksi dan tidak menutup kemungkinan sanksi terberatnya adalah mencopot jabatannya sebagai Sekcam,” kata Said Syarifuddin.

Sekedar mengingatkan, Sekcam Pulai Burung Wiwik Sulatmi menerbitkan surat edaran minta Tunjangan Hari Raya (THR) yang ditanda tanganinya dengan stenpel basah.

Surat itu terbit pada tanggal 20 Juni 2016 yang ditujukan kepada pedagang setempat. Sementara  Camat Pulau Burung M Nazar mengaku tidak mengetahui kebijakan yang diambil oleh bawahannya itu./Mirwan




Idul Fitri 1437 H, BPJS Kesehatan Jamin Peserta Tetap Dapatkan Layanan Maksimal

TEMBILAHAN (detikriau.org) – BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan memastikan kepada peserta BPJS Kesehatan tetap dapat layani maksimal selama masa mudik lebaran 1437 H.

Hal tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian yang diberikan BPJS kepada pesertanya. Mulai H-7 sampai H+7, seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tetap melayani peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Inhil, Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi, termasuk beberapa klinik dan praktek dokter.

Pernyataan itu disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan, Yessi Rahimi dalam konferensi pers yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan dr Irianto dan perwakilan Jasa Raharja Inhil Elvan Rahmat di Kantor BPJS Kesehatan jalan Bunga Tembilahan, Rabu (29/6/2016).

“Dalam FKTI itu adalah RSUD Puri Husada, RS Indragiri dan RS Raja Musa (Inhil), RSUD Indrasari (Inhu) dan RSUD Taluk Kuantan (Kuansing), pelayanan IGD nya stand by 24 jam dan siap memberikan pelayanan kesehatan peserta BPJS Kesehatan,” urai Yessi.

Ia mengingatkan, bagi peserta BPJS Kesehatan agar dapat tetap dilayani dengan baik, maka pastikan peserta selalu membawa Kartu JKN-KIS (KIS, BPJS Kesehatan, Askes, KJS dan Jamkesmas).

“Pastikan kartu peserta tersebut masih aktif. Cek iuran peserta dapat dilihat pada website www.bpjs-kesehatan.go.id, disini juga dapat dicek faskes dan hotline service Kantor Cabang. Hotline Kantor Cabang Tembilahan adalah 081261665404 (Epriyani),” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Inhil Zainal Arifin menyatakan bahwa pihaknya akan tetap memaksimalkan pelayanan kesehatan selama mudik lebaran.

Pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan tetap dimaksimalkan selama mudik lebaran itu akan ditetap stand by 42 dokter, 209 perawat dan 20 supir. Termasuk di 4 posko pelayanan yang ada di Inhil.

Senada, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto juga menyatakan hal yang serupa. Bahkan pihaknya memastikan petugas kesehatan tetap memberikan pelayanan kesehatan selama mudik lebaran dengan sebaik mungkin.

Begitu juga ungkapan dari perwakilan Jasa Raharja, jika terjadi kecelakaan lalu lintas selama mudik lebaran, akan ada petugasnya yang tetap siap menerima pengaduan./Mirwan




Ratusan Mahasiswa UNISI Diberi Pembekalan KKN 2016

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 288 mahasiswa yang tergabung sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indragiri (Unisi) tahun 2016 diberi pembekalan.

Kegiatan tersebut dibuka resmi di halaman kampus Fakultas Ekonomi Unisi jalan HR Soebrantas Tembilahan, Rabu (29/6/2016) dan akan berlangsung dua hari sampai tanggal 30 Juni.

Saat pembukaan, turut dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Tasik Gemilang (YTG) Dr H Indra Muchlis Adnan, Ketua YTG H Edy Syafwannur SE MP, Wakil Rektor UNISI Bidang Akademik Wandi SH MH serta Wakil Rektor UNISI Bidang Kemahasiswaan Junaidi SH MHum, seluruh Dekan dan Kaprodi di lingkungan Unisi.

Pelaksanaan KKN tahun ini akan berlangsung dengan tema “Format Kualitas Pemimpin Daerah Guna Percepatan Pembangunan Daerah Dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Bangsa”.

Artinya, para peserta dituntut untuk mampu memberikan upaya peningkatan kualitas pendidikan maupun sumberdaya manusia dengan melalui beberapa materi yang telah tersedia.

Dimana, materi yang dipaparkan ada 4 bidang yaitu bidang Keagamaan, Pemberdayaan Masyarakat, Ilmu Statistik dan Bidang Teknik Penulisan Laporan.

“Yang pertama itu adalah pemberikan materi keagamaan kepada peserta karena materi ini sudah menjadi hal utama dalam pelaksanaan KKN baik tahun sebelumnya maupun untuk kedepannya,” kata Indra M Adnan.

Dikesempatan itu, mantan Bupati Inhil ini berpesan kepada para peserta agar selalu aktif ketika bermasyarakat, karena menurutnya program KKN merupakan kegiatan yang dituntut secara langsung untuk bersosialisasi terhadap masyarakat.

“KKN tematik tetap kita terapkan pada program KKN tahun ini, dan itu terus kita sempurnakan secara terus menerus dengan harapan para peserta benar-benar bisa berinteraksi langsung terhadap masyarakat dengan melalui ilmu yang telah dididapat dibangku perkuliahan,” ujarnya.

Sekedar diketahui, ratusan peserta KKN Unisi angkatan ke-9 ini akan dilepas secara resmi pada tanggal 11 Juni mendatang, tepat setelah cuti bersama. Nantinya, dari 288 itu akan tersebar di 5 kecamatan dan 24 Desa/Kelurahan./ Mirwan