KBB Inhil Serahkan Bantuan Ribuan Helai Sarung

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pengurus Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyerahkan ribuan tapih atau sarung kepada masyarakat Inhil. Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis di jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Minggu (3/7/2016).

Saat itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil H Said Syarifuddin, Ketua DPRD Kabupaten Inhil Dani M Nursalam, para pengurus KBB Provinsi Riau dan Inhil serta sejumlah undangan lainnya.

Ketua KBB Kabupaten Inhil, Helmi D menyebutkan, penyerahan bantuan sarung itu sebagai salah satu kepedulian dan keaktifan organisasi kepada masyarakat. Tanpa ada kepentingan, dipanggilnya setiap perwakilan penerima untuk menghadiri kegiatan tersebut.

“Ini merupakan bantuan dari KBB, yakni bekerjasama antara KBB Provinsi Riau, KBB Pekanbaru dan KBB Kabupaten Inhil,” kata Helmi.

Kedepan, pihaknya berupaya akan meningkatkan program lebih tinggi lagi. Bahkan katanya, KBB ada rencana menggelar Gerakan 1000 Kitab.

“Sekarang sukses berlangsung gerakan 1000 tapih, rencana kita kedepan adalah gerakan 1000 kitab,” tutupnya./Mirwan




Hidup Memprihatinkan, Keluarga Zainal Butuh Uluran Tangan

Detikriau.org – Bagi anda yang memiliki kelebihan rezky dan ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT, Ini bisa menjadi salah satu cara terbaik. Harun JS melalui akun FB-nya melansir kondisi kehidupan memprihatinkan warga Dusun Sukamaju Desa Lahang Baru Kecamatan Gaung.

Berikut bunyi pesan singkatnya…

Assalamualaikum wr,, wb.
Bagi saudara saudara ku yang mempunyai reski lebih, mau bayar zakat mal, fitrah, impak & sedekah mungkin disini tempat yg pas untuk disalurkan….
Inilah keadaan bapak Zainal yg mempunyai istri Mar yg lagi hamil & 4 orang anak kecil.
Dg alamat : Parit Maela Dusun Sukamaju Desa Lahang Baru Kec. Gaung Kab. Inhil.
Bagi yang ingin menyalurkan reskinya bisa melalui
Jasmiadi atau adi hp. 085265650529
Siti Jaharah hp. 085364482292./dro




Polisi Gerebek Lokasi Pesta Narkoba di Tanah Merah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Petugas Kepolisian berhasil membekuk 5 warga Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (2/7/2016) kemarin. Saat digerebek, kelima pria itu sedang asyik berpesta narkoba jenis sabu-sabu.

Kelima Tsk tersebut berinisial T (34), SA (44), H (23), I (35) dan Y (34). Penggerebekan tersebut dilakukan di kediaman Tersangka SA desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Ipda Heriman Putra menerangkan, penggerebekan itu bermula ketika Kapolsek setempat menindak lanjuti informasi yang diperoleh dari masyarakat.

Setelah diselidiki, ternyata betul di TKP ada sejumlah pria yang sedang berpesta narkoba.

“Disaat petugas ke TKP, kelima Tsk sedang memakai narkoba jenis sabu-sabu. Saat itu juga mereka diamankan,” kata Heriman Putra, Minggu (3/7/2016).

Barang bukti yang ditemukan berbagai macam alat pendukung hisap sabu-sabu diantaranya, 1 buah alat hisap sabu-sabu atau bong lengkap dari botol plastik merk kembang bulan, kaca parfum merk fanbo yang di dalamnya masih ada sisa serbuk sabu-sabu, 1 buah pisau silet merk astra, 1 buah gunting warna hitam, 1 buah pembungkus dari plastik bening kecil, di dalamnya ada sisa serbuk putih diduga sabu dan diduga sisa sabu yang sudah dihisap kelima Tsk.

“Penemuan barang bukti berupa paket sabu-sabu nihil, namun kelima Tsk beserta sejumlah barang bukti tetap dibawa ke Mapolsek Tanah Mera guna dilakukan pengusutan lebih lanjut,” tutup PAUR Humas./Mirwan




Duh Inhil, Awal Triwulan Ketiga, Progress APBD Baru Capai 30 Persen

“Tiga Tahun Memimpin Belum Jadi Pembelajaran. Kali ini pengurangan DBH jadi Kambing Hitam”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun sudah memasuki awal bulan pertama pada triwulan ketiga tahun 2016, namun hingga kini progres serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) baru mencapai sekitar 30 persen.

Hal itu terungkap dalam sambutan Bupati Inhil, HM Wardan saat menggelar pertemuan dan silaturrahmi bersama insan pers, di halaman rumah kediaman dinasnya, Jalan Kesehatan Tembilahan, Jum’at (1/7/2016) malam.

Dikatakan, meskipun di awal tahun 2016 dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar proses lelang atau tender sudah harus selesai dilaksanakan pada Bulan Mei lalu, namun kenyataan di lapangan tidak sesuai dengan apa yang telah ditargetkan.

“Saya memang sudah memberikan deadline kepada masing-masing SKPD, yakni Bulan Mei paling lambat proses lelang atau tender sudah selesai. Tapi karena ada beberapa kendala, target tersebut belum tercapai,” kata Bupati Wardan.

Adapun salah satu kendala yang dihadapi Pemkab Inhil saat ini, jelas Bupati Wardan, adalah terkait dengan pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pemerintah Pusat, yang jumlahnya mencapai sekitar Rp 300 milyar.

“Dengan adanya pengurangan ini, kita tentunya harus melakukan rasionalisasi terhadap berbagai program dan kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya. Inilah yang harus kita maklumi, karena membuat sejumlah SKPD belum mencapai target dan deadline yang ditetapkan sebelumnya,” terangnya.

Lambannya serapan APBD ini tentunya semakin menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat. setiap tahun kondisi kinerja seperti ini selalu berulang. padahal, masa kepemimpinan pasangan Warohman sudah ditahun ketiga. Mungkinkah Inhil akan mampu mencapai impian “Berjaya dan Gemilang di Tahun 2025 ?”/Adi/Dro




Jelang Lebaran, Pencuri Gentayangan di Tembilahan

pencuriTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pelaku pencuri semakin marak di sejumlah titik dalam kota Tembilahan. Maraknya tindak pidana ini meningkat semenjak sepekan menjelang perayaan hari raya idul fitri 1437 H.

Di RSUD Puri Husada Tembilahan misalnya, awak media temukan dua kasus kehilangan barang berupa Handphone di ruang perawatan bedah di kamar yang berbeda.

Dadai, salah seorang keluarga korban mengaku kecewa dengan keamanan lingkungan rumah sakit. Seharusnya katanya, pihak rumah sakit tidak sampai lalai menjaga keamanan.

“Padahal sudah ada CCTv, saya minta bongkar isi CCTv itu biar terbongkar siapa pelakunya,” kata Dadai, Sabtu (2/7/2016).

Ketika awak media berusaha mengkonfirmasi pihak rumah sakit, sampai detik ini sejumlah petinggi RSUD Puri Husada belum bisa memberikan komentar.

Selain itu, kemarin tanggal 1 Juni 2016, peristiwa yang sama terjadi di salah satu Counter Tembilahan. Modusnya, ada salah seorang datang dengan berpura-pura sebagai pembeli.

Disaat memeriksa barang dan penjual sedikit lengah, pelaku secara diam-diam menghilang dari TKP. Kala itu, pemilik Counter mengaku dirugikan hampir Rp 2 juta.

Sebelumnya, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik sudah memperingatkan. Tindak pidana pencurian, baik ringan maupun berat akan sangat rawan menjelang idul fitri.

“Saya himbau kepada masyarakat, jagalah keamanan kita bersama dalam menyambut perayaan idul fitri mendatang,” himbau Kapolres beberapa waktu lalu./Mirwan

 




Dua Hari Setelah Pamit dari Rumah, Nenek 60 Tahun ditemukan Mengambang disebuah Sumur

KEMUNING (detikriau.org) – Siti Nome (60) warga Desa Talang Jangkang Kecamatan Kemuning ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah sumur tidak jauh dari rumah kediamannya sekira pukul 09.30 Wib Jum’at (1/7/2016).

Berdasarkan keterangan anak korban Suwandi (38) kepada petugas kepolisian setempat, dua hari sebelumnya, rabu (29/6) korban berpamitan untuk mengunjungi sanak saudaranya di Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning.

“Karena sudah biasa, anak korban beranggapan tidak ada masalah ibundanya pergi seorang diri. Hingga dua hari setelah pamit, tanpa sengaja korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” kata kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Perwira Humas, Jum’at (1/7)

Diterangkan Heriman, jasad korban pertama kali ditemukan oleh cucunya sendiri, Ikhsan (6). Saat itu Ikhsan sedang memanjat pohon jambu disekitar TKP. Saat menoleh kebawah ikhsan merasa kaget karena melihat sesosok tubuh mengapung dalam sumur. Iksanpun segera pulang kerumah yang berjarak hanya kurang lebih 25 meter untuk memberitahukan kepada orangtuanya, Suwandi (38)

Mendapatkan informasi Suwandi segera menuju TKP. Sontak iapun kaget karena tubuh yang ditemukan mengapung dalam posisi tertelungkup didalam sumur itu tidak lain adalah ibunya sendiri Siti Nome (60).

Setelah ditemukan, korban dilakukan pemeriksaan tim medis. Ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan./ Mirwan