Bupati Yopi Minta Percepatan Pengesahan APBD Perubahan 2016

Bupati Kab Inhu, Yopi Arianto
Bupati Kab Inhu, Yopi Arianto

Rengat, detikriau.org – Bupati Inhu H Yopi Arianto mengintruksikan kepada seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melakukan langkah percepatan pengesahan APBD perubahan tahun 2016 berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Penegasan itu disampaikan Bupati H Yopi Arianto saat bertindak sebagai inspektur upacara bendera Senin (1/8/2016) di halaman Kantor Bupati Inhu. “Percepatan terhadap pengesahan APBD Perubahan tahun 2016 harus dilakukan. Saya menyadari akan ada kebijakan tidak populer, tetapi saya berharap kita semua memahami kondisi ini,” tegasnya.

Menurut Bupati, kebijakan rasionalisasi bukan menjadi alasan Pemkab Inhu untuk tidak melaksanakan kegiatan yang dibutuhkan masyarakat. Dengan demikian diharapkan, prioritas pembangunan tetap terlaksana dengan baik.

Bupati H Yopi Arianto juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh SKPD yang telah berperan aktif dan memberikan kontribusi di Rest Area Pemkab Inhu selama bulan Ramadhan lalu. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan tahun depan.

Selain itu, Bupati mengintruksikan seluruh SKPD agar memasang bendera dan umbul-umbul dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-71 mulai Kamis (11/8) serta mengucapkan selamat jalan kepada pegawai negeri sipil (PNS) yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2016 ini. “Saya doakan semoga ibadahnya dapat berjalan lancar dan selamat kembali ke tanah air berkumpul dengan keluarga,” tuturnya.

Diakhir pelaksanaan upacara, Bupati H Yopi Arianto didampingi Wakil Bupati H Khairizal dan Sekda H Agus Rianto saling bersalaman kepada seluruh PNS dilingkungan Pemkab Inhu sebagai bentuk silaturami. (Zal)




177 JCH Inhu Ikuti Manasik

Rengat, detikriau.org -Sebanyak 177 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Inhu mengikuti kegiatan manasik haji yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Inhu, di Masjid Nurul Amal, Jalan Lintas Timur Pematang Reba, Senin (1/8/2016). Kegiatan manasik haji ini dibuka Wakil Bupati Inhu H Khairizal.

Dihadapan seluruh calon jamaah, atas nama Pemkab Inhu, Wabup H Khairizal berpesan agar JCH Inhu tetap fokus dalam menjalankan ibadah dan memanfaatkan setiap kesempatan di tanah suci untuk menunaikan ibadah.

“Pesan kami selaku Pemerintah Kabupaten Inhu agar selalu fokus dalam beribadah, jangan sia-siakan kesempatan ini, InsyaAllah keluarga akan mendoakan disini dan jangan lupa selalu mengabarkan ke tanah air,” tutur Wabup.

Menurut Wabup, pelaksanaan manasik haji merupakan gambaran dari pelaksanaan ibadah yang sesungguhnya. Untuk itu, ia mengharapkan kepada JCH Inhu mengikuti kegiatan ini dengan baik dan tetap khusuk, sehingga dalam pelaksanaan ibadah nantinya di tanah suci tidak ada lagi keraguan.

“Apa yang dilaksanakan pada manasik haji ini itulah pelaksanaan ibadah haji yang sesungguhnya disana (tanah suci). Jadi, manfaatkanlah pembimbing untuk pelaksanaan ibadah haji,” jelasnya.

Wabup juga berpesan kepada JCH Inhu tetap menjaga kondisi kesehatan dengan selalu memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Ini penting, agar selama menjalankan ibadah dapat berjalan dengan lancar.

“Melaksanakan ibadah haji ini fisik akan banyak terkuras. Tidak menjamin tua akan lebih lemah dan tidak menjamin yang muda lebih kuat. Cocokkan makanan dengan selera kita agar kondisi kesehatan kita tetap terjaga,” tambahnya seraya berharap doa dari seluruh JCH untuk kebaikan Kabupaten Inhu kedepan.

Menurut Kepala Kemenag Inhu H Abdul Kadir, JCH Kabupaten Inhu tergabung dalam kloter lima bersama Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hilir dan Batam. Keberangkatan direncanakan pada tanggal 13 Agustus 2016 mendatang melalui Embarkasi Batam.

Sebelum terbang ke tanah suci melalui Embarkasi Batam, JCH Inhu terlebih dahulu menginap satu malam di Asrama Haji. Tahun ini, JCH tertua berusia 76 tahun, atas nama Hawiyah asal Kecamatan Pasir Penyu dan JCH termuda yakni Livia. (Zal)




Di Alam Barzah, Orang Ini Merobek Mulutnya Hingga Hari Kiamat

Di Alam Barzah, Orang Ini Merobek Mulutnya Hingga Hari KiamatAlam Barzah atau alam kubur adalah pemberhentian sementara sebelum menuju alam akhirat. Setelah ruh terlepas dari jasad, maka Bani Adam akan menuju ke alam penantian untuk menunggu kedatangan hari kiamat.

Berdasarkan hadist Nabi, nantinya di alam kubur ruh manusia akan diperlakukan sesuai amalan selama hidup di dunia. Jika mereka berlaku baik, maka alam barzah menjadi penantian yang pendek.

Namun tidak demikian bagi mereka yang gemar melanggar perintah-Nya. Alam Barzah sudah seperti neraka karena siksanya. Seperti orang berikut ini, Ia tidak berhenti merobek mulutnya hingga datang hari kiamat. Apa dosa yang sudah diperbuat? Berikut ulasannya.

Ternyata orang yang merobek mulutnya sendiri dan terus menerus melakukan ini hingga kiamat adalah mereka yang suka berkata dusta. Berdusta atau berbohong merupakan salah satu tindakan tercela. Bahkan Allah juga mencela para pelaku dusta dalam banyak ayat-Nya.

“Dan siapakah yang lebih lalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada agama Islam? Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Shaaf: 7).

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta “Ini halal dan ini haram”, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.” (QS. Al-Nahl: 116)

Nabi Muhammad SAW dalam perjalanannya saat Isra Miraj diperlihatkan dengan orang yang dihukum karena berdusta ini. Beliau bertanya kepada Malaikat Jibril perihal siapa dan apa dosa orang yang dilihatnya tersebut.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Jibril dan Mikail ‘alaihissalam sebagaimana disebutkan dalam hadits yang panjang:

“Beritahukanlah kepadaku tentang apa yang aku lihat.” Keduanya menjawab: “Ya. Adapun orang yang engkau lihat dirobek mulutnya, dia adalah pendusta. Dia berbicara dengan kedustaan lalu kedustaan itu dinukil darinya sampai tersebar luas. Maka dia disiksa dengan siksaan tersebut hingga hari kiamat.  (HR. Al-Bukhari no. 1386 dari Jundub bin Samurah radhiyallahu ‘anhu).

Memang, meski tidak bertulang namun lidah lebih tajam dari sebilah pedang. Dengannya seseorang mampu membalikkan dunia dan membuat porak-poranda. Lihatlah bagaimana fitnah para pendusta itu memecah belah umat.

Memang, diantara kita tidak pernah melihat siksa Alam Barzah, apalagi siksa hari kiamat. Namun semua percaya bahwa kita pada akhirnya akan mati. Tidak ada yang tahu apa yang benar-benar akan terjadi nantinya.

Namun kita sebagai Umat Islam sudah diberi bekal dan pelajaran dari Rasulullah SAW. Sehingga merugilah, jika semasa hidup kita hanya sibuk memikirkan dunia. Tanpa berpikir mempersiapkan bekal di akhirat.  Semoga informasi ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca.

Sumber : http://www.infoyunik.com/2016/07/di-alam-barzah-orang-ini-merobek.html




Sambut Agustus, Pedagang Bendera di Tembilahan Bermunculan

TEMBILAHAN, detikriau.org – Pedagang bendera merah-putih mulai beunculan di beberapa titik ruas jalan di ibu kota Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), salah satunya di jalan Jendral Sudirman Tembilahan.

Usaha musiman itu sudah mulai tampak muncul sejak tanggal 29 Juli 2016 kemarin. Para pedagang musiman ini mengaku dagangan mereka didatangkan dari daerah Sumatera Barat.

“Biasanya, tanggal 6 Agustus ke atas akan laris, tapi cepatnya kita buka lapak agar para pembeli mengetahui bahwa titik dagangan bendera sudah ada,” kata salah seorang pedagang Bendera, Samsur, Minggu (31/7/2016).

Harga dagangannya menurut Samsur sangat bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 60 ribu. Dari angka tersebut, Samsur mengaku setidaknya jika bisa habis terjual ia bisa meraup keuntungan bersih mencapai Rp 7 juta permusimnya.

Adapun pembeli, sejauh pengetahuannya, biasanya banyak dari instansi-instansi kepemerintahan namun juga sangat banyak dari kalangan pengusaha hingga masyarakat umum.

“Yang jelas, kita mulai promosikan sejak tanggal 29 kemarni dan akan ditutup sampai tanggal 16 Agustus mendatang,” imbuhnya./ Mirwan




Tingkatkan Prestasi, Forki Inhil Gelar Rapat Pengurus

Suasana pertemuan pengurus Forki Inhil
Suasana pertemuan pengurus Forki Inhil

TEMBILAHAN, detikriau.org – Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat antar pengurus di aula Kantor Dinas Perindag Kabupaten Inhil jalan Veteran Tembilahan, Sabtu (30/7/2016) kemarin.

Rapat tersebut dalam rangka menyusun strategi untuk menyukseskan atlit karate asal Inhil. Apalagi, dalam kepengurusan itu tergabung dari berbagai perguruan karate yang ada dinilai akan mampu meningkatkan prestasi dibidang karate.

“Dari visi kita, Forki ini harus tangguh dan berprestasi serta mampu membawa kemajuan daerah sesuai tupoksi kita,” kata Ketua Forki Kabupaten Inhil, Azwar.

Ia meminta, para pengurus harus pro aktif dalam menjalankan roda organisasi. Dengan begitu ia menilai akan lebih mudah mengkoordinis segala aspek potensi karate Inhil.

Untuk diketahui, kepengurusan Forki Inhil ini baru saja disahkan pada bulan Juni 2016 kemarin./Mirwan




Hanya Menunggu Hitungan Jam Bulan Juli Berakhir, Lelang 8 Paket Belum Juga Ada Kepastian

Tembilahan, detikriau.org – Berakhirnya bulan juli 2016 hanya dalam hitungan  jam. Namun hingga detik ini proses lelang 8 paket pekerjaan peningkatan badan jalan belum juga ada tanda penyelesaian. laman lpse.inhilkab.go.id masih seperti sebelumnya. Belum menampilkan siapa pemenang .

Apakah benar ancaman “juragan” untuk melakukan lelang ulang akan terbukti jika “upeti” belum juga ada kepastian?

Sejak mendapat kabar “katanya” pemenang lelang akan segera tayang, detikriau.org hampir merasa melonjak kegirangan. Girang membayangkan akan impian masyarakat untuk mendapatkan jalur jalan yang refresentatif setidaknya akan mulai menjadi kenyataan. Berkali-kali, laman publikasi lelang paket pekerjaan  proyek pemerintah itu di “rambah”. Hasilnya, “nihil” satu titik-pun item lelang dari 8 paket pekerjaan yang didanai DAK-APBN itu belum tampak ada perobahan. Pupuskah impian masyarakat ?

Lagi suara sumber detikriau.org terdengar dihujung speaker handphone, suaranya lemah. Menurutnya sembari memastikan, perburuan “upeti” masih terus dimintakan. Bahkan ia memastikan orang-orang “juragan” hari ini ada di Tembilalhan.

“Hari ini Fortuner  BM 1….. V… ada di Tembilahan. Itu orangnya “juragan”, Kata sumber memberikan informasi secara singkat, ahad (31/7/2016)

Dalam pemberitaan sebelumnya, sumber memberikan keterangan bahwa si“juragan” memberikan ancaman jika permintaan “upeti” sebesar 15% tidak dipenuhi, mereka memastikan akan melakukan proses ulang tender.

“……… Jika tidak sanggup, mereka mengancam dan berani memastikan untuk kembali melakukan proses ulang tender,” sampaikan sumber kemaren

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Inhil Iwan Taruna dikomfirmasi melalui sambungan selularnya mendesak Pemerintah Kabupaten untuk memastikan 8 paket pekerjaan peningkatan badan jalan bernilai ratusan miliar dari DAK APBN tahun ini juga harus terlaksana.

“Pekerjaan itu harus terlaksana tahun ini juga. Tidak ada lagi penundaan lelang. Apapun alasannya,” Peringatkan Iwan melalui detikriau.org, jum’at (29/7/2016)

Menurut pria yang  biasa disapa singkat IT ini, tuntasnya pekerjaan itu sudah menjadi impian besar masyarakat. Dengan tuntasnya pekerjaan pastinya akan mempermudah arus tranportasi orang dan barang.

“Efeknya peningkatan ekonomi masyarakat. Hari ini dananya sudah tersedia, jadi jangan sampai tidak terlaksana.” Tegasnya

Sebelumnya juga dikomfirmasi terpisah, Herman salah seorang warga Tembilahan  berharap agar proses penentu pelaksana pekerjaan tidak diwarnai dengan tindak kecurangan, apalagi dengan memberikan biaya diluar keharusan demi sebuah pekerjaan. Jika ini sampai terjadi dia berani memastikan output akhir suatu pekerjaan tidak akan maksimal.

“Masyarakat berharap aparat hukum tidak tutup mata dan pastinya harus turut melakukan pengawasan agar persoalan ini tidak sampai terjadi demi memberi jaminan hak masyarakat untuk menikmati hasil maksimal dari suatu pekerjaan proyek pemerintah tidak sampai menjadi korban.” Pintanya.

Tanpa bisa memperoleh klarifikasi jelas dari pihak-pihak terkait pelaksanaan proses lelang paket ini, detikriau.org hanya bisa menunggu, siapa yang kuat?, kepentingan masyarakat ataukah desakan “juragan”?/ dro.