Polres Inhil Gelar Pisah Sambut Pimpinan

pisah sambut kapolresTEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Farawell parade penyambutan Kapolres baru ­ AKBP Dolifar Manurung Sik sekeligus pe­lepasan Kapolres lama AKBP Hadi Wicaksono Sik ­yang ditandai dengan tradisi ‘pedang pora­’, Senin (8/8/2016).

Farawell parade tersebut berlangsung di halaman Mapolres Inhil jalan Gadjah M­ada Tembilahan yang dihadiri seluruh perwira­ jajaran Polres Inhil.

“Terima kasih secara keseluruhan atas apa­ yang pernah kita lakukan ini adalah hal ­yang baik dan positif, mari kita lanjutkan­ dan apabila ada hal yang tidak baik atau­ negatif mari kita perbaiki bersama dan i­ntropeksi diri untuk terus kita perbaiki,”­ ungkap Wicaksono.

Ia juga berpesan untuk selalu memaksimalkan tugas-tugas yang diemban, khusus para anggo­ta untuk tidak melanggar kewenagan ­baik itu di siplin apa lagi mengunakan nar­koba.

“Patuhlah dengan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan pimpinan dan laksanakan sebaik-baiknya,” pesannya.

Sementara itu, Kapolres Inhil yang baru AK­BP Dolifar Manurung Sik mengaku merasa bangga­ atas pesan-pesan yang ditinggal oleh Kapolres lama, minimal katanya bisa meningkatkan hasil kinerja lebih baik lagi kedepan.

“Selamat jalan dan selamat bertugas di te­mpat yang baru kepada bapak Hadi Wicakson­o, mudah-mudahan ditempat yang baru semak­in sukses,” sebutnya.

Kedepan, ia mengajak seluru­h personil Polres Inhil untuk bersama sama melaksanakan tugas bersama dengannya sesuai tupoksi yang diemban./Mirwan




Hanya Berselang Satu Jam Usai Jambret PNS, Dua Pemuda Ini Berhasil Diringkus Polisi

TEMBILAHAN, detikriau.org – Peristiwa penjambret kembali terjadi. Sasaran korban kali ini adalah seorang PNS, Sur (53) warga jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Minggu (7/8/2016).

Tindak pidana tersebut terjadi di jalan Tanjung Harapan Tembilahan sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu korban sedang diperjalanan dibonceng oleh saksi dari rumah menuju pasar.

Tiba di TKP, 2 orang pelaku datang dari arah belakang menggunakan sepeda motor dan memepet kesebelah kiri kendaraan korban. Pada saat itu juga salah seorang pelaku menjalankan aksinya dengan merampas dompet milik korban.

“Barang yang dirampas berupa 1 dompet warna cream bermotif warna macan yang berisikan uang tunai sebesar Rp 753 ribu,” terang Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung Sik melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra.

Sebenarnya kata Putra, korban tersebut sempat mencoba mempertahankan dompet miliknya hingga antara keduanya terjadi tarik menarik. Dikarenakan takut terjatuh, akhirnya pelapor melepaskan dompet miliknya.

Atas insiden tersebut, korban langsung melaporkan ke Mapolsek Tembilahan Kota meminta untuk diselidiki. Sekitar satu jam berikutnya, sekitar pukul 11.00 WIB kedua pelaku inisial B (22) warga jalan Tanjung Harapan dan M (23) warga jalan H Arif Tembilahan berhasil diamankan.

Pembekukan dilakukan di Jalan Pembangunan Kelurahan Sungai Beringin Tembilahan. Waktu itu petugas juga menemukan barang bukti berupa dompet warna cream bermotif warna macan yang berisikan uang tunai sebesar Rp 753 ribu beserta sepeda motor yang digunakan pelaku dan sejumlah BB lainnya.

“Saat ini kedua terlapor dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tembilahan guna penyidikan lebih lanjut,” tutup Paur Humas./Mirwan




Dua Putra Inhil Raih Peringkat 3 Besar Pada Ajang MTQ Nasional 2016 di Lombok

mtqTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dua orang peserta MTQ tingkat Nasional ke-26 di NTB tahun 2016 asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil bertengger diperingkat 3 besar.

Keduanya adalah Faizal Ilahi terbaik III dibidang tahfiz 30 juz dan Habibi terbaik II dibidang tahfiz 20 juz. Peringkat tersebut diketahui pasca diumumkan pada akhir MTQ tingkat Nasional ke-26 yang ditutup resmi oleh Menteri Agama RI di Mataram Lombok NTB, Sabtu (6/8/2016) malam.

“Alhamdulillah, 2 putra asal Inhil ini harumkan nama Riau pada MTQ kemarin di Lombok,” kata Kabag Kesra Setdakab Inhil, H Arifin via kontak BlackBerry Messenger, Minggu (7/8/2016).

Kedepan, ia berharap kepada kedua finalis ini mampu mempertahankan prestasinya dan mampu memberikan motivasi bagi finalis-finalis lainnya yang ada di Inhil./Mirwan




Ini Daftar Nama Korban Keracunan di PT ISK

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jumlah korban peristiwa keracunan terhadap puluhan karyawan PT Inhil Sarimas Kelapa (ISK) Rumbai Jaya Kecamatan Kempas terdata sebanyak 33 orang.

Dari 33 tersebut dapat dirincikan menjadi 15 laki-laki dan 18 perempuan. Dan seluruhnya telah dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan.

Adapun daftar namanya sebagai berikut:

Laki-laki = 15 orang :

1. Saryunis, 31 Th
2. Suardi, 28 Th
3. Safarudin, 29 Th
4. Hamzah, 25 Th
5. Heriyanto, 26 Th
6. Bahreni, 27 Th
7. M. Arifia, 19 Th
8. Bambang Handrian, 19 Th
9. Sukarmin, 26 Th
10. Roni Hartono, 35 Th
11. Rudi Hartono, 28 Th
12. Leo Saputra, 21 Th
13. Marlis, 22 Th.
14. M. Khairia
15. Aspol, 19 Th

Perempuan = 18 orang :

1. Raudah, 27 Th
2. Mariani, 43 Th
3. Mira, 24 Th
4. Nurleha, 26 Th
5. Yarni, 34 Th
6. Mailis, 22 Th
7. Lestari, 20 Th
8. Linda, 28 Th
9. Sari Banun, 40 Th
10. Hafifah, 29 Th
11. Yetnawati, 44 Th
12. Siti Rabima, 30 Th
13. Kartini, 30 Th
14. Jumriah, 31 Th
15. Astuti, 37 Th.
16. Arya Dewi, 30 Th
17. Juhaibah, 24 Th
18. Mulyana, 22 Th.  / Mirwan




Diduga Keracunan, Puluhan Karyawan PT ISK dilarikan ke RS

Tembilahan (detikriau.org) – Puluhan karyawan PT Inhil Sarimas Kelapa (ISK) mendadak lumpuh. Ternyata, hasil pemeriksaan sementara dinyatakan akibat keracunan, Sabtu (6/8/2016).

Menurut sejumlah warga, para pekerja menunjukkan tanda-tanda keracunan seusai makan siang di salah satu warung makan terdekat PT ISK desa Sungai Sejuk Kecamatan Kempas.

Sekitar pukul 14.00 WIB, puluhan karyawan tiba di RSUD Puri Husada Tembilahan yang diangkut beberapa kendaraan roda 4.

“Mereka keracunan,” ungkap salah seorang keluarga korban, Arul kepada detikriau.org di Tembilahan.

Adi, salah seorang warga setempat lainnya bahkan menduga kuat kalau korban keracunan akibat zat racun pada hidangan makan siang.

“Ratusan hidangan yang dihidangkan, dan yang mengkonsumsi para karyawan,” bebernya.

Sementara itu, Komisi IV DPRD Kabupaten Inhil H Adrianto ketika ditemua di RSUD Puri Husada menyayangkan atas peristiwa itu. Namun yang jelas, ia mendesak Dinas Kesehatan untuk segera menangani persoalan tersebut.

“Kita belum bisa menduga-duga penyebab peristiwa ini namun kita dorong pihak-pihak terkait untuk menangani hingga tuntas, termasuk kepolisian,” tandasnya./Mirwan




Pamitan Pergi Mengaji, Bocah 8 Tahun Ini Ditemukan Tak Bernyawa di Anak Parit

TANAH MERAH (detikriau.org) – Raihan Saputra (8) warga jalan Abd Wahab Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah ditemukan tak bernyawa di salah satu anak parit jalan Merdeka Kuala Enok, Jum’at (5/8/2016) malam.

Awalnya, bocah yang berstatus pelajar tersebut pamit dari rumah hendak mengaji di Mesjid Baiturrahman sekitar pukul 18.00 WIB. Selanjutnya sekitar 1.30 jam berikutnya, keluarga Raihan mulai risau karena ia belum kunjung pulang.

Akhirnya nenek korban turun mencari menanyakan kepada rekan-rekan korban yang sudah pulang ke rumah masing-masing. Dimana, saat itu tidak ada satupun teman korban yang mengetahui keberadaannya.

“Kala itu si nenek korban langsung meminta pertolongan kepada warga, selanjutnya sekitar pukul 21.30 WIB, korban ditemukan dalam anak parit dengan posisi tertelungkup,” kata Paur Humas Polres Indragiri Hilir (Inhil), Ipda Heriman Putra, Sabtu (6/8/2016).

Kemudian lanjut Putra, korban diangkat dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat. Hasil pemeriksaan, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Pernyataan dari tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kini, jasad korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan,” tutupnya./ Mirwan