Galeri Foto Peringatan Hari Koperasi ke- 69 Th 2016 di Inhil




Nilai Minimal Naik Dua Kali Lipat, Lulus Sertifikasi Guru Makin Berat

foto: net
foto: net

JAKARTA – Para guru perlu usaha keras untuk bisa lulus sertifikasi pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG).

Sebab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan menaikkan nilai minimal atau passing grade kelulusan ujian PLPG. Tidak tanggung-tanggung kenaikan itu mencapai lipat dua.

Sertifikasi PLPG 2016 rencananya dilaksanakan bulan ini. Guru peserta PLPG akan dikarantina di kampus selama sepuluh hari.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata menuturkan tahun lalu nilai minimal kelulusan PLPG tahun lalu 42 poin.

’’Sementara tahun ini kita putuskan naik menjadi 80 poin dari nilai maksimal 100 poin,’’ katanya di Jakarta kemarin.

Pejabat yang akrab disapa Pranata itu menuturkan, keputusan menaikkan nilai minimal itu sudah mendapatkan restu dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Mendikbud Muhadjir Effendy. Pertimbangannya adalah laporan dari Bank Dunia. Di dalam laporan itu disebutkan bahwa, guru yang sudah sertifikasi atau tidak, nilai uji kompetensi guru (UKG)-nya tidak berbeda signifikan.

Dengan meningkatkan nilai minimal kelulusan sertifikasi PLPG itu, diharapkan bisa diketahui perbedaan kualitas antara guru yang sudah sertifikasi dan belum.

Menurut Pranata standar minimal kelulusan sebesar 42 poin bagi seorang guru, tentu terlalu rendah.

Menurut Pranata guru calon peserta sertifikasi tidak perlu resah atas kenaikan nilai kelulusan itu.

Sebab kampus lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) telah melakukan sosialisasi.

Dia menegaskan kebijakan ini tidak diputuskan mendadak, tetapi sudah dikaji selama satu tahun terakhir.

Selain itu Pranata juga optimis para guru bisa mengejar nilai minimal kelulusan yang dipatok 80 poin itu. ’’Jangan remehkan guru,’’ tandasnya.

Dilihat dari sebaran nilai UKG, guru peserta sertifikasi 2016 nilainya bagus-bagus. Sebab banyak guru peserta sertifikasi PLPG 2016 nilainya lebih dari 80 poin.

Pranata tidak memungkiri potensi ada peserta sertifikasi PLPG yang tidak lulus. Kemendikbud memutuskan peserta yang tidak lulus ujian sertifikasi, boleh mengulang kembali.

Pranata mengatakan peserta yang mengulang ujian itu tidak perlu mengikuti proses sertifikasi PLPG dari awal.

Jadi bisa langsung mengikuti ujian. Kesempatan mengulang ini dipatok sampai empat kali. Teknis pelaksanaan ujian PLPG ulangan itu akan ditetapkan berikutnya.

Rektor Universtias Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmad Wahab mengatakan kampusnya ikut menyelenggarakan sertifikasi PLPG. Di kampusnya PLPG bakal digelar Oktober nanti.

Menurut Rochmad kenaikan nilai minimal kelulusan PLPG memang cukup tinggi. ’’Apakah itu realistis, kita lihat nanti hasilnya,’’ jelasnya.

Meskipun nilai kelulusan cukup tinggi, Rochmad menjelaskan kampus tetap professional. Tidak akan ada modifikasi nilai, supaya guru mendapatkan nilai tinggi dan lulus PLPG.

Dia mengatakan kampus LPTK akan menyebarkan kisi-kisi ujian. Dia menjelaskan kisi-kisi itu sifatnya umum, bukan mengarah atau menembah prediksi soal ujian PLPG.

Dengan pengumuman ini Rochmad berharap para guru sudah mulai bersiap. Bagi guru yang belajar dan mempersiapkan diri dengan baik, pasti tidak akan kesulitan mengikuti PLPG.

Sebaliknya bagi guru yang belum apa-apa sudah down melihat passing grade itu, pasti akan kesulitan./jpnn




Ini Cara Sederhana Bedakan Parfum Asli dan Palsu

o_1arku8ped7kit13150spdcuptadetikriau.org – Menggunakan parfum atau wewangian lainnya memang jadi kesenangan tersendiri bagi pemiliknya.  Apalagi, jika parfum tersebut original, tentu dapat membuat pemakainya, termasuk Anda, semakin percaya diri. Namun, Anda patut waspada. Sebab, banyak parfum palsu yang bertebaran di pasaran. 

Membedakan parfum asli atau palsu bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, asal Anda mau sedikit meluangkan waktu untuk mengamati beberapa hal berikut ini pada parfum yang hendak dibeli. Apa saja? Ini beberapa caranya seperti dilansir Brightside:

  1. Periksa Pembungkusnya

Biasanya, parfum asli memiliki plastik pembungkus yang cukup tebal dan melekat sempurna dengan kotaknya. Sedangkan untuk parfum palsu, plastik pembungkusnya berkerut dan melekat tidak sempurna.

  1. Plastik Pembungkus Tidak Rapi

Plastik pembungkus kotak parfum yang palsu tidak rata dan tidak rapi, yang tersisa lem di bagian atas. Untuk parfum asli, pastinya memiliki plastik pembungkus yang kuat dan sempurna.

  1. Kotak Karton

Kertas karton parfum asli biasanya berwarna putih dan tidak keabu-abuan. Bahan karton juga berkualitas tinggi yang berguna untuk melindungi botol dari kerusakan.

Hal tersebut ditunjang dengan karton tambahan dengan bentuk khusus yang membuat botol parfum tetap kokoh sehingga terlindung dari benturan.

  1. Detail Kemasan

Sebelum membeli parfum, lihat lingkaran emas di detail kemasan. Jika arah tanda panah yang menunjuk ke kanan selalu lebih gelap dibanding arah panah yang menunjuk ke kiri, maka parfum tersebut asli. Selain itu,jangan ragu untuk menocokkan situs web parfum yang tercantum di kemasan, namun jika tidak ada kesamaan bisa dipastikan bahwa parfum Anda palsu.

5.Desain

Jangan lupa selalu memeriksa dengan detail botol parfum yang Anda beli. Karena, desain botol parfum yang palsu sangat mirip dengan parfum asli.

  1. Warna Parfum

Warna parfum palsu tercampur dengan kimia jadi warnanya agak gelap. Sedangkan parfum asli, warnanya nampak pucat lantaran tidak menggunakan pewarna dalam produknya.

  1. Tutup Botol

Tutup Parfum yang asli  bentuknya simetris dengan presisi yang tinggi.

  1. Nomor Seri 

Untuk nomor seri, yang asli tercetak di bagian bawah kotak dan botol dan bukan ditempel stiker. Selain itu,  nomor seri pada botol juga harus sama dengan nomor seri yang tertera di bagian bawah kotak yang harus tercetak dengan tinta

  1. Botol 

Parfum asli memiliki botol berkualitas dengan permukaan yang halus dan sangat rapi. Sedangkan botol parfum palsu, cenderung  kasar dan berkontur tak rata. / suara.com

Baca Sumber

 




1 Unit Rumah Ludes Terbakar di Kotabaru. di Tembilahan Api Jadikan Arang Dapur Rumah Warga di Jalan Abdul Manaf

TEMBILAHAN (detikriau.org) – 1 unit rumah warga di Kotabaru Kecamatan Reteh paruni (60) Ludes Terbakar,  Rabu (14/9/2016) malam. Sebelumnya dihari yang sama, api juga melalap 1 unit rumah warga jalan H Abdul Manaf Gg Pulai Tembilahan lani (61).

Amukan api dirumah kediaman Parumi (60) terjadi sekitar pukul 19.10. saat kejadian, korban sedang asyik nonton televisi di ruang tamu. Tiba-tiba saja api muncul dari ruang kamar tidurnya.

MElihat kobaran api, paruni langsung berlari keluar rumah meminta pertolongan warga sambil berteriak kebakaran, para saksipun kemudian menolong korban dan berusaha memadamkan api.

Namun dikarenakan bangunan tersebut sebagian besar terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar hingga menghanguskan rumah milik korban.

“Api dapat dipadamkan sekira pukul 19. 50 Wib. Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa, tapi kerugian materil diperkirakan kurang lebih Rp 200 Juta dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Keritang,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Paur humas Ipda Heriman Putra, Kamis (15/9/2016).

Sementara itu di Tembilahan, kebakaran yang menghanguskan rumah Lani (61) terjadi sekira pukul 08.15 Wib, rabu (14/9/2016). Amukan sijago merah dipicu dari ledakan kompor saat istri korban sedang memasak didapur rumah.

Untungnya dalam peristiwa ini api segera dapat dikuasai oleh petugas kebakaran dengan mengerahkan dua unit mobil damkar milik BPBD Inhil. Api hanya sempat menghanguskan bagian dapur rumah korban.

Kepala BPBD Inhil, H Yusfik dihubungi melalui seluler membenarkan hal tersebut dan menghimbau kepada masyarakat kabupaten Indragiri Hilir untuk selalu berhati-hati dan selalu waspada.

“untuk mengantisipasi timbulnya kebakaran kita sarankan kepada setiap bangunan untuk memiliki racun api, ujar H. Yusfik./ Mirwan




Hindari Potensi Korupsi di Korp Bhayangkara, Tito Karnavian Libatkan Istri Anggota

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: kompasiana
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: kompasiana

JAKARTA, detikriau.org  – Menghindari potensi korupsi di Korps Bhayangkara, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencanangkan program pelatihan pencegahan korupsi dengan para istri anggota Korps Bhayangkara. Tito menilai, peran istri harus dilibatkan agar suaminya yang mengemban tugas, terhindar dari budaya korupsi.

“Nanti kami minta di lingkup istri Polri. Karena peran istri sangat penting,” jelas Tito di Mabes Polri, Jakarta dikutip melalui JPNN.com, selasa (13/9/2016)

Upaya pencegahan korupsi ditubuh kepolisian, mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kemarin bersama ke Sumbar dengan KPK. Kami lakukan pelatihan bersama. Anggota dilatih tim dari KPK, sosialisasi pencegahan korupsi di lingkup pendidikan Polri,” kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/9).

Kedepannya, penyidik Bareskrim Polri juga akan dilibatkan dalam menyidiki kasus korupsi bersama dengan KPK. Sehingga diharapkan, Polri bisa terhindar dari potensi korupsi.

“Kami punya rencana joint investigation dalam beberapa kasus. Personel kami bisa bantu KPK berapapun yang diminta,” pungkas dia.

Editor: dro

Sumber: JPNN.com

 

 




Kebakaran di Jalan H Arief ludeskan 3 Unit Rumah. Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran 3 unit rumah warga di jalan H Arif Gg Kampung Baru II Parit 11 Tembilahan Hulu, Minggu (11/9/2016) malam.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas Polsek Tembilahan Hulu,” sebut Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra.

Tak hanya penyebab, kerugian material yang ditanggung korban jug belum dapat ditaksir. Namun insiden tersebut tidak sampai memakan korban jiwa.

Untuk diketahui, pemilik ketiga rumah tersebut adalah Jamilah (55) Thabry (36) dan Saini (45). Menurut keterangan saksi kata Paur Humas, api berasal dari rumah Thabry./Mirwan