Polres Inhil Gelar Sosialisasi Tentang BPJS Kesehatan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tembilahan menggelar kegiatan sosialisasi di Polres Indragiri Hilir (Inhil), Jum’at (11/11/2016).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung menghadirkan narasumber  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan, Yessy Rahimi beserta UPMP4 BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan Erinaldi Mukhlis

“BPJS ini sangat penting bagi personel Polri. Untuk itu, para personil diharapkan agar bisa disimak sebaik-baiknya pemberian informasi langsung dari narasumber,” kata Dolifar Manurung.

Selain itu, jika ada persoalan kurang paham, menurut Kapolres bisa langsung ditanyakan dalam forum tersebut.

Pagi itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan sebagai narasumber menerangkan tentang Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS), Dasar Hukum, Peserta BPJS dan apa yang dijamin oleh BPJS serta yang tidak dijamin oleh BPJS./Mirwan




Buruan, HANYA HARI INI! belanja di blibli.com discount hingga 1,1 Juta

Motor, HP, Kamera, Laptop diskon hingga 1,1JUTA? Hanya HARI INI, 11-11-2016, Extra Disc 11% utk SEMUA PRODUK* + Free Voucher 11%*.

Untuk Belanja Kilik DISINI

 




Dianto Ajak Pelaku UKM Lirik Kembangkan Potensi Produk Olahan Perikanan

Gambar ilustrasi masyrakat mengolah ikan sebagai bahan pengolahan kerupuk
Gambar ilustrasi masyrakat mengolah ikan sebagai bahan pengolahan kerupuk

Tembilahan, detikriau.org – Tidak hanya disektor perkebunan, sebagai daerah pesisir, Kabupaten Inhil juga kaya akan dengan sumber hasil perikanan baik perikanan tangkap maupun perikanan hasil budidaya.

Selama ini untuk mendapatkan penghasilan kebanyakan masyarakat masih menjual hasil perikanan secara langsung dan hanya sedikit yang berinsiatif memproduksi lebih lanjut untuk meningkatkan nilai jual.

Oleh karenanya Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Indragiri Hilir DR H Dianto mampanini SE MT, mengajak pelaku UKM untuk memanfaatkan peluang ini untuk mendapatkan tambahan sumber penghasilan.

Menurutnya, pelaku UKM harus bisa menghasilkan produk yang dicintai konsumen. Produk tersebut tentu saja harus memiliki mutu yang baik, aman dikonsumsi, tersedia secara berkesinambungan, berdaya saing secara ekonomis, serta sesuai dengan selera masyarakat.

“Diversifikasi olahan dan pemanfaatan segala bentuk sumberdaya perikanan harus dapat kita upayakan secara maksimal,” jelasnya.

Produk olehan pelaku UKM dengan memanfaatkan hasil perikanan saat ini mulai banyak dikembangkan masyarakat seperti olahan kerupuk ikan.

Kedepan ia berharap akan semakin banyak diversifikasi olahan produk perikanan. Disamping rasa, Dianto juga menyarankan untuk memperhatikan sisi kemasan.

“Kemasan adalah tampilan pemikat awal yang bisa menumbuhkan minat beli konsumen. Karenan kemasan haruslah diperhatikan,” tambahkan Dianto./dro




Peras dan Ancam Gadis ABG, Pemuda Pengangguran Ini dipolisikan

ilustrasiKateman, detikriau.org – Jajaran Kepolisian Polsek Kateman mengamankan JEF (25) warga Parit 5 Kelurahan Bandar Sri Gemilang Kecamatan Kateman Kabupaten Inhil, Rabu (9/11/2016). Pria pengangguran ini diduga telah melakukan Tindak Pidana Pemerasan dan Pengancaman dengan menggunakan senjata tajam jenis badik terhadap seorang anak perempuan, Syar (13) pelajar kelas VIII MTS TI Sungai Guntung Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir.

Menurut keterangan pihak kepolisian, tindak pemerasan tersebut terjadi pada Selasa (8/11/2016) sekira pukul 14.00 Wib. Saat itu korban sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah dengan berjalan kaki.

Diperjalanan, pelaku menghampiri dan memaksa korban untuk menaiki sepeda motor yang dikendarainya.

Karena takut korban-pun terpaksa mengikuti kemauan pelaku. Namun belum seberapa jauh, sepeda motor pelaku mogok karena kehabisan bahan bakar.

Kemudian pelaku mengajak korban berjalan kaki untuk mencari minyak. Baru berjalan sekitar 30 meter, pelaku marah-marah kepada korban dan mengeluarkan sebilah badik dari kantong celananya dan mendorong korban hingga terjatuh.

Pada saat pelaku menodongkan badik kepada korban, korban menepiskan badik pelaku sehingga melukai jempol kiri korban.

Selanjutnya korban berdiri tapi pelaku langsung menampar pipi korban sebelah kiri yang mengakibatkan korban menderita luka memar.

Pelaku kemudian berkata kepada korban ” Kamu kasih tidak saya uang Rp.10.000, saya ini buronan Polisi, kalau tidak kasih kamu saya bunuh, saya mau lari ke Teritip kerumah saudara saya” Ancam pelaku ditirukan polisi

Namun korban tidak bisa memenuhi permintaan pelaku karena memang sedang tidak mengantongi sejumlah uang yang dimintakan.

Pelaku melihat tangan kiri korban berdarah, dan kemudian pelaku memaksa korban memotong jilbabnya untuk membalut luka pada ibu jari korban tersebut. Karena melihat luka korban terus mengeluarkan darah, pelaku jadi panik dan segera meninggalkan korban.

Melihat pelaku meninggalkan dirinya, segera pulang kerumahnya dan memberi tahu kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya.

“Namun orang tua korban, Zaid (46) baru melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kateman pada hari Rabu, tanggal 9 November 2016, pukul 13.00 WIB,” Sampaikan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Paur Humas Ipda Heriman Putra, kamis (10/11/2016)

Menerima laporan, Kapolsek Kateman KOMPOL BAINAR SH MH segera memerintahkan Tim Opsnal Polsek Kateman melakukan penyelidikan dan pukul 15.00 WIB pelaku berhasil ditangkap dirumahnya tanpa perlawanan.

“Saat ini pelaku JEF dan barang bukti sebilah badik berhulu kayu telah diamankan di Mapolsek Kateman untuk proses penyidikan lebih lanjut.” Akhiri Paur Humas./ Am




Warga Kateman Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas di Lahan Perkebunan

img-20161110-wa0044KATEMAN (detikriau.org) – Sesosok mayat berkelamin laki-laki ditemukan dalam posisi tertelentang di kebun warga Kelurahan Amal Bhakti Kecamatan Kateman, Kamis (10/11/2016).

Mayat tanpa identitas tersebut mula ditemukan oleh salah seorang warga, Risman sekitar pukul 9.30 WIB ketika ia sedang membersihkan kebun milik bapaknya, Lukman.

Mengaku kaget, saksi ini langsung meninggalkan TKP memberitahukan kepada orang tua dan Ketua RW beserta sejumlah warga lainnya.

Kemudian mayat tersebut dievakuasi ke RSUD Raja Musa Sungai Guntung untuk dilakukan VER. Alhasil, diperkirakan korban sudah meninggal 3 hari dan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan maupun penganiayan lainya di tubuh korban.

“Saat ini mayat masih di RSUD Raja Musa Sungai Guntung, sedangkan penyebab kematian masih dalam penyelidikan Polsek Kateman,” kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra.

Sementara itu, Ketua RW setempat, Razali menyebutkan bahwa hingga kini belum ada masyarakatnya yang mengenal korban./Mirwan




UNISI Wacanakan Buka Program S2

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Universitas Islam Indragiri (UNISI) berencana menyelenggarakan program Pascasarjana S2. Wacana tersebut bakal diterapkan untuk Fakultas Hukum dan Ekonomi.

Pernyataan itu disampaikan oleh Rektor UNISI Dr R Sri Handayani saat memimpin rapat rencana penyelenggaraan program Pascasarjana S2 bersama Tim persiapan pembentukan Pascasarjana S2 UNISI di ruang LPPH UNISI jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (08/11/2016) kemarin.

“Dengan adanya Pascasarjana mahasiswa lulusan UNISI sendiri khususnya tidak kesulitan lagi menentukan pilihan untuk kelanjutan studinya. Ditambah lagi tingginya animo masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir pada umumnya untuk melanjutkan studi Pascasarjana S2,” kata Anda, sapaan akrab Sri Handayani.

Menurutnya, hal tersebut sudah dipikirkan sudah cukup lama sebagai langkah percepatan kemajuan dunia pendidikan di Negeri Sri Gemilang.

Dan hingga saat ini, pihaknya masih melakukan perlengkapan segala keperluan sebagai syarat utama untul Pascasarjana. “Sekarang masih menyiapkan persyaratan dan setelah tuntas, program S2 akan diselenggarakan,” tandasnya./Mirwan