Antisipasi Kemacetan dan Kecelakaan, BPBD Inhil Terjunkan TRC

https://youtu.be/NcxATa853_M

Tembilahan, detikriau.org – Antisipasi kemacetan dan kecelakaan, BPBD Inhil menurunkan 1 regu Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi jalan Gerilya Parit VI Kecamatan Tembilahan Hulu yang dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa), H Yusfik bersama Tim Basarnas Pos Tembilahan, senin (2/1/2017) kemaren

Ruas jalan tersebut tergenangi air sedalam kurang lebih 40-50 cm yang disebabkan meluapnya air Sungai Indragiri.

“Kemarena kita banyak mendapatkan laporan dari masyarakat akan banyaknya kendaraan yang terperosok dan menyebabkan mesin kendaraan mati, bahkan ada juga pengendara yang sampai terjatuh. Makanya kita turunkan Tim untuk membantu masyarakat,” sampaikan Yusfik

Guna mengantisifasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan, bpbd dan basarnas menuntun pengendara agar tidak terperosok ketempat yang dalam. Dan menyediakan beberapa peralatan yang dibutuhkan jika terjadi kendaraan yang macet akaibat terendam air.

Yusfik juga menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk berhati-hati. Disarankan kepada masyarakat pengguna jalan untuk melintas jalur ini sebelum pasang naik.

Kepada masyarakat sekitar diminta untuk selalu mewaspadai bahaya abrasi.

“ Motto kita “siaga waktu aman, ada waktu dibutuhkan” Tandas Yusfik./Am




Kapolres Inhil Ngaku Bingung. Ini Sebabnya …..

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung mengaku bingung. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya masih kekurangan petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Bagaimana tidak, dari 236 Kelurahan/Desa se-Kabupaten Inhil, Bhabinkamtibmas definitif hanya 72 personil. Artinya, tercatat 136 Kelurahan/Desa yang belum ada Bhabinkamtibmas.

“Dikarenakan Bhabinkamtibmas di Inhil masih sangat kurang, berbagai macam cara kitalah mengupayakan untuk menutupinya,” kata Dolifar Manurung, akhir tahun 2016 kemarin.

Upaya tersebut, pihaknya memberikan tugas tambahan yakni satu Bhabinkamtibmas bisa sampai masuk dua dan tiga Desa.

Jika tidak begitu kata Kapolres, maka Desa-desa dan Kelurahan di Kabupaten Inhil tidak akan tercover seluruhnya.

“Kesulitan kita itu cuman, kekurangan personil. Tetapi semoga saja nanti ada tambahan personil di lingkungan Polres Inhil,” harapnya./Mirwan




2017, Bupati Inhil Ajak Masyarakat Tingkatkan Semangat Membangun Negeri

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat meningkatkan semangat dalam membangun negeri.

Pernyataan tersebut dilontarkannya saat pergantian tahun baru di Tembilahan kemarin. Menurutnya, banyak hal yang harus dilakukan evaluasi pada kinerja kepemerintahan ditahun 2016.

Namun tidak terlepas pengevaluasian dukungan dari masyarakat atas segala program yang ada. Sebab katanya, tanpa partisipasi seluruh pihak maka berbagai kegiatanpun bakal bernilai rendah.

“Untuk itu saya harapkan kepada masyarakat, dengan program apapun dan kegiatan apapun, tentunya kita berharap dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Karena pelaksanaan program tidak bisa satu pihak saja, harus secara bersama-sama,” tutur Wardan.

Yang jelas, lanjutnya, berbagai kegiatan positif dan prestasi tahun lalu akan dilanjutkan pada tahun baru ini. Begitu juga sebaliknya, segala kelemahan dan kekurangan yang ada akan diperbaiki serta dicarikan solusinya.

“2017 ini merupakan tahun harapan yang senantiasa memberikan berkah dan rahmat kepada kita dan terlebih lagi sebagai tahun yang kita harapkan kemajuan pembangunan lebih cepat lagi dari sebelumnya,” imbuhnya./Adv/Mirwan




UNISI Stop Aktifitas Sanggar Tuah Abdi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Universitas Islam Indragiri (UNISI) mengusir Sanggar Tuah Abdi dari lingkungan kampus. Pasalnya, organisasi dibidang seni teater ini dinilai belum legal sebagamana mestinya. Selain itu juga didukung oleh beberapa faktor lainnya.

Pengusiran tersebut dilakukan dengan cara melayangkan surat secara resmi dengan nomor: 801/UNISI/A.3/XII/2016 tertanggal 30 Desember 2016 yang ditujukan kepada Sanggar Tuah Abdi tentang permohonan pengosongan tempat. Surat itu ditanda tangani oleh Wakil Rektor III UNISI bidang Kemahasiswaan, Ilyas S.Kom M.Kom.

Dimana, Sanggar Tuah Abdi ini berbeskem di UNISI sejak 4 bulan terakhir, tepatnya di Gedung Fakultas Hukum jalan HR Soebrantas Tembilahan.

Dalam surat tersebut terdapat 3 poin diantaranya, permintaan Fakultas Hukum dan ruangan tersebut akan difungsikan oleh Fakultas Hukum, kedua karena banyaknya laporan dari organisasi kampus yang lainnya, dan poin terakhir adalah belum adanya legalitas Tuah Abdi diorganisasi kampus UNISI.

Bahkan, dalam surat itu juga dicantumkan penegasan bahwa ruangan yang selama ini menjadi Sekretariat Sanggar Abdi harus dikosongkan selambat-lambatnya pada tanggal 3 Januari 2017.

Menanggapi prihal tersebut, Ketua Sanggar Tuah Abdi M Fikri mengaku disudutkan atas kebijakan pihak Kampus. Sebab katanya, sanggar yang dipimpinnya selama ini merupakan organisasi milik UNISI.

“Kami ini punya UNISI dibawah naungan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), karena SK resmi kami dikeluarkan oleh pihak DPM pada pertengahan tahun 2016 kemarin,” ujar Fikri kepada detikriau.org, Senin (2/1/2017).

Dijelaskan, SK dari DPM tersebut merupakan SK dalam bentuk sementara. Sebab saat ini, pihaknya masih melakukan proses pengajuan peningkatan SK resmi yang langsung ditandangani Rektor.

“Jikapun pihak Kampus tidak menerima keberadaan kami, mau tidak maulah lagi. Terpaksa kita out dari UNISI,” imbuhnya.

Sekedar untuk diketahui, Sanggar Tuah Abdi ini merupakan gabungan dua sanggar yakni Sanggar Tri Serumpun FKIP dan Sanggar Kompeni Fakultas Ekonomi./Mirwan




Bupati Inhil Resmikan SMAN 2 Gaung

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meresmikan perubahan status SMA Swasta Belantaraya menjadi SMA Negeri 2 Gaung di Kecamatan Gaung, Sabtu (31/12/2016) kemarin.

Dimana dalam sambutannya Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yayasan yang sudah meyampaikan kepada kepemerintahan sebagai upaya peningkatan kemajuan dibidang pendidikan.

“Saya apresiasi, semangat dari masyarakat yang berkeinginan untuk membangun sumber daya manusia dalam mempersiapkan para generasi kita kedepan. Ini bukti, pengembangan dunia pendidikan,” ujar Wardan.

Ia menyebutkan, jika sekolah swasta secara tiba-tiba diresmikan menjadi negeri, maka katanya merupakan hasil beberapa faktor dan tentu saja seluruh persyaratan sudah terpenuhi dengan baik.

Salah satu persyaratan itu adalah adanya kesediaan bagi yayasan untuk meyerahkan atau meghibahkan aset ini kepada pemerintah. Artinya, timbul kepercayaan masyarakat kepada pemerintah untuk bersama-sama mengelola lembaga itu.

“Segera buat laporanya, segala sesuatu perencanaanya ini akan kita koordinasikan pemerintah Provinsi Riau,” pungkasnya./adv/mirwan




Sepanjang Tahun 2016, Polres Inhil Ungkap 73 Kasus Narkoba

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil mengungkap sebanyak 73 kasus Narkoba selama tahun 2016. Bahkan, puluhan kasus tersebut dapat terselesaikan secara tuntas dengan jumlah Tsk sebanyak 91 orang.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung menerangkan, dari 73 kasus itu terbagi pada 3 bagian diantaranya terdapat barang bukti berupa Ganja, Extacy dan Sabu-sabu.

Untuk barang bukti Ganja, ada berjumlah 7 kasus dengan Tsk 9 orang, kemudian untuk barang bukti Extacy berjumlah 7 kasus dengan Tsk 7 orang, sedangkan untuk barang bukti Sabu-sabu berjumlah 59 kasus dengan jumlah Tsk sebanyak 75 orang.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendata jumlah barang bukti diantaranya, jumlah Ganja seberat 2.004,6 gram dan 44 batang. Untuk Extacy sebanyak 294 butir dan Sabu-sabu 353,95 gram.

“Tapi jumlah kasus Narkoba setahun terakhir ini meningkat dibandingkan tahun 2015. Sebab tahun 2015 silam hanya 63 kasus,” kata Dolifar Manurung, Sabtu (31/12/2016).

Namun, lanjut Kapolres, jumlah Tsk tahun 2015 itu lebih tinggi dari pada tahun 2016 dengan jumlah sebanyak 96 orang.

Kemudian untuk barang bukti Narkoba tahun 2015, Ganja hanya seberat 1.864,1 gram. Sedangkan untuk Extacy sebanyak 711,25 butir dan terakhir barang bukti Sabu-sabu seberat 308,15 gram.

“Kepada seluruh komponen masyarakat Inhil khususnya, kami dari kepolisian mengajak untuk bersama-sama memerangi Narkoba. Jangan sampai generasi kita dirusak oleh barang haram tersebut,” tutupnya./Mirwan