TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan didampingi sejumlah pejabat esselon melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Selasa (3/1/2017).
Saat itu Bupati memasuki satu persatu ruangan yang ada dan bertatap muka dengan sejumlah pasien rumah sakit untuk mengetahui secara langsung kondisi pelayanan yang diberikan.
Bahkan, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini juga sempat berdialog dengan beberapa pasien beserta keluarganya.
Meski dinilainya sudah cukup baik, namun tetap saja ia meminta kepada pihak rumah sakit untuk tetap meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebab belakangan ini, ia mengaku sering mendapat laporan atas keluhan pelayanan di rumah sakit.
“RSUD harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan disiplin pegawai. Pelayanan RSUD harus ditingkatkan, sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat yang berobat,” tegasnya.
Ditambahkan, atas nama pemerintah, ia selalu berusaha semaksimal mungkin meningkatkan pelayanan dibidang kesehatan. Karena katanya, kesehatan tersebut merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang perlu menjadi perhatian.
“Saya akan pantau selalu hal ini, biar masyarakat kita bisa hidup sehat,” pungkasnya. /Adv/Mirwan
Kata Bupati Ini Capaian Progress Fisik dan Keuangan APBD Inhil 2016
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Progres fisik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2016 mencapai 92.27 persen, sedangkan untuk keuangan mencapai 83.89 persen.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan saat memimpin apel di halaman Kantor Bupati jalan Akasia Tembilahan, Selasa (3/1/2017).
“Itu merupakan hasil rapat pada tanggal 30 Desember 2016 kemarin. Dalam hal ini, untuk capaian fisik ada 6 SKPD yang menyampaikan laporan tepat waktu dan meraih capaian terbaik. Sedangkan untuk keuangan, ada 5 SKPD termasuk dalam indikator penilaian berupa persentase pagu anggaran dan realisasi anggaran serta persentase dan penyampaian laporan bulanan,” sebut Wardan.
Adapun 6 SKPD terbaik capaian fisik adalah Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Dinas Sosial dan Kantor RSUD Tengku Sulung Pulau Kijang dengan capaian sama-sama 100 persen.
Kemudian, Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan dengan capaian 99.96 persen, Bagian Ortala dengan capaian 98.82 persen. Terakhir, Pemerintah Kecamatan Reteh dengan capaian 99.98 persen.
Sedangkan untuk 5 SKPD termasuk dalam indikator penilaian berbagai persentase adalah Dinas Pendapatan dengan capaian 98 persen, Kantor Satpol PP dengan capaian 94.52 persen, Kantor Perpustakaan dan Kearsipan mencapai 97.52 persen, Bagian Keuangan mencapai 95.41 persen dan terakhir Pemerintah Kecamatan Gaung Anak serka (GAS) dengan capaian 99.56 persen./Adv/Mirwan
Ketua DPM UNISI Bantah Terbitkan SK Sanggar Tuah Abdi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Dewan Perwakikan Mahasiswa (DPM) Universitas Islam Indragiri (UNISI) Rustam Efendy membantah telah menerbitkan SK resmi kepada Sanggar Tuah Abdi.
“Tidak benar itu, kita tidak pernah menerbitkan SK Tuah Abdi, karena itu bukan wewenang kami DPM. Jadi itu tidak benar. Kalau memang benar tolong tunjukan SK nya,” Kata Rustam Efendy.
Ia menyayangkan atas pengakuan pihak Sanggar Tuah Abdi yang menyebutkan kalau Tuah Abdi legal dibawah naungan DPM. Dimana, pada pemberitaan sebelumnya, Ketua Sanggar Tuah Abdi, M Fikri mengaku telah di SK kan oleh DPM UNISI dalam bentuk sementara.
Hal tersebut sebagai sanggahan pihak Sanggar atas layangan surat dari Wakil Rektor III Ilyas S.Kom M.Kom untuk minggat dari kampus dikarenakan kelegalannya masih diragukan.
“Benar, isi surat tersebut untuk Sanggar Tuah Abdi sebagai permintaaan untuk mengosongkan Sekretariat,” ujar Ilyas, Selasa (3/1/2017).
Dijelaskan, permintaan dikarenakan belum adanya legalitas Tuah Abdi di internal organisaai kampus UNISI. Kedua, Menindak lanjuti aduan beberapa organisasi diinternal kampus Unisi terhadap Sanggah Tuah Abdi yang menempati Sekre tersebut tanpa legalitas yang jelas. Dan ketiga, dikarenakan sekre tersebut punya Fakultas Hukum dan hendak digunakan kebutuhan yang lebih signifikan.
“Terakhir, permintaan para alumni karena ruangan yang dipakai tersebut dibangun oleh alumni Fakultas Hukum dan akan di fungsikan sebagaimana peruntukan sebelumnya, itu juga dasar dekan Fakultas hukum meminta ruangan Sekre tersebut. Jadi terpaksa kami menindak lanjuti dan minta Tuah Abdi mengosongkan Sekre tersebut terlebih dahulu sampai legalitas Sanggah Tuah abdi tersebut mereka urus,” pungkasnya./Mirwan
Dua Gadis Cilik Asal Inhil Ini Raih Prestasi di Jakarta
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dua orang putri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Irma Syafriani (13) dan Calya Syakirah (10) kembali mengukir nama harum daerah.
Bagaimana tidak, keduanya berhasil meraih prestasi pada ajang Fashion Show D’Model Indonesia 2016 di Redtop Hotel Jalan Pancelongan Jakarta.
Fashion Show tajaan Insix Entertaiment telah berlangsung pada tanggal 28 hingga 30 Desember 2016 lalu. Saat itu, Irma siswa SMPN 4 Pengalehan Keritang meraih juara The Best Persahabatan katagori remaja. Sedangkan Calya, seorang pelajar SDN 32 Tembilahan ini berhasil meraih Juara The Best Perfomance.
Pengasuh Sanggar Dayang Permata Tembilahan, Deni Satria Indra memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih keduanya. Menurutnya, dengan keberhasilan tersebut maka secara tidak langsung turut mengharumkan daerah Kabupaten Inhil ditingkat Nasional.
“Busana yang ditampilkan oleh Irma berupa Etnik Nusantara dengan tema Mahligai Puan perkasa. Kemudian untuk Calya Syakirah, busana yang ditampilkan berupa Songket Selayar lancang Kuning,” tutur Deni Satria Indra.
Ditambahkan, selama di Karantinanya mendapat pendidikan, pelatihan modeling Cating, cara bermake serta berbusana dengan bagus serka pada malam grand final berkesempatan makan malam bersana artis.
“Mereka sangat senang telah berhasil mejalani pada malam grand final dan telah membawa nama daerah ke tingkat nasional,” paparnya.
Diketahui, putri Inhil tersebut sudah beberapa kali mengikuti berbagai perlombaan dibidang Fashion Show, baik di daerah Provinsi Riau hingga tingkat Nasional. Bahkan, keikutsertaannya selalu membuahkan hasil prestasi, mulai tingkat bawah hingga tingkat tertinggi./Mirwan
Selamatkan Generasi Muda, Kapolres Dukung Keberadaan Komunitas Peduli Anak Kabupaten Inhil
salah seorang inisiator Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) Inhil Maryanto SH saat melakukan perbincangan dengan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK
TEMBILAHAN, detikriau.org – Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung mendukung keberadaan Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) Kabupaten Indragiri Hilir. Menurutnya, permasalahan yang dihadapi anak saat ini harus menjadi perhatian serius semua pihak.
Pernyataan ini disampaikannya saat menerima inisiator pendiri KOMPAK Inhil di ruang kerjanya, Selasa (3/1/17). Beliau menaruh perhatian yang sama bagi mencegah dan menyelamatkan anak-anak dari berbagai bahaya yang mengancamnya, terutama penyalahgunaan lem ‘Kambing’ dan sejenisnya yang sedang trend saat ini.
“Saya sangat mendukung keberadaan Komunitas Peduli Anak ini, ini merupakan upaya nyata bagi mencegah dan menyelamatkan anak-anak dari permasalahan yang mengancam masa depan mereka,” ungkap Kapolres Inhil saat menerima salah seorang inisiator Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) Inhil Maryanto SH.
Ditambahkan, upaya yang dilakukan komunitas ini diharapkan dapar menggugah kesadaran kita semua untuk segera berbuat bagi masa depan anak-anak di Kabupaten Inhil yang lebih baik.
Dolifar menegaskan, permasalahan yang menimpa anak-anak, apalagi ada trend peningkatan kejahatan yang melibatkan anak-anak menjadi perhatian institusinya secara internal. Bahkan, permasalahan ini dibahas bersama para Kapolsek di jajaran Polres Inhil, agar dilakukan langkah segera dengan melibatkan unsur pemerintah lainnya.
Maryanto SH, inisiator Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) Inhil menyebutkan, pendirian komunitas yang terdiri dari berbagai gabungan relawan (volunteer) lintas profesi yang bergerak dari kepedulian yang sama bagi memperhatikan, mencegah dan menyelamatkan anak sebagai generasi muda harapan bangsa.
Komunitas ini diharapkan bisa membuka minda kesadaran kita semua mengenai ancaman bahaya terhadap anak dan remaja yang sudah berada dalam cengkeraman sesuatu yang sudah mengancam masa depannya.
“Berbagai permasalahan yang menimpa anak ini tidak boleh dibiarkan tanpa adanya upaya serius dan sinergitas antara semua pihak bagi mencegah dan menyelamatkan mereka dari berbagai ancaman yang merusak masa depan mereka,” ujarnya.
Untuk diketahui, Komunitas Peduli Anak (KOMPAK) didirikan pada 1 Januari 2017 di Tembilahan, oleh para elemen masyarakat dari berbagai lintas profesi yang terpanggil melihat permasalahan yang mengancam nasib anak di Inhil, diantaranya MARYANTO SH (Wartawan), INDRA EFENDI SH (Wartawan), M FAISAL ALWI SE (Wartawan), MURIDI SUSANDI (Tokoh Pemuda), TRIO BENI PUTRA SE MM (Organisasi Kepemudaan).
KOMPAK Inhil bertujuan untuk membangun kesadaran semua elemen masyarakat untuk responsif dan peduli terhadap permasalahan yang menimpa anak dan remaja di Kabupaten Indragiri Hilir.
Mencegah, melindungi dan menyelamatkan anak dan dari hal dan permasalahan yang mengancam jiwa dan psikologis serta tumbuh kembang mereka, membangun sinergi dengan stake holder terkait dalam menjalankan misi kemanusiaan ini.
Dan berpartisipasi dalam penyadaran masyarakat untuk terlibat dalam upaya mecegah, melindungi dan menyelamatkan anak dari hal dan tindakan yamg dapat mengancam masa depan mereka./rls
Bupati Inhil Pimpin Apel Gabungan Awal Tahun 2017
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memimpin secara langsung pelaksanaan apel gabungan, Selasa (3/1/2017).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan pagi itu, diikuti seluruh pejabat esselon dan para PNS di lingkungan Pemkab Inhil.
“Apel gabungan ini merupakan salah satu momen kita untuk menjalin tali silaturrahmi antar sesama pegawai di Inhil,” kata Wardan dalam sambutannya.
Disamping itu, orang nomor satu di Negri Hamparan Kelapa Dunia ini menyatakan ada hal terpenting lagi yang mesti diperhatikan. Yakni, meningkatkan kinerja para aparatur Pemkab kedepan demi masyarakat dan kemajuan daerah.
“Selaku pimpinan daerah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Inhil yang telah berpartisipasi, berperan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Semoga kedepannya lebih meningkat lagi,” tandasnya./Adv/Mirwan