Aktifis Inhil Itu Tutup Usia. Satu Pesan “Maaf”

Tembilahan, detikriau.org –  Air mata memang tak mengembalikan kematian, namun mengihklaskan kasih sayang  adalah pekerjaan sulit yang Tuhan pernah ajarkan, dan berdoa merupakan satu-satunya jalan untuk mendekatkan kita kepada-Nya.. agar kita diberikan kemudahan atas semua musibah yang kita alami..

Selamat jalan sahabat kami ……. Suatu hari nanti kami pasti akan menyusul-mu…

Rabu, 4 januari 2017, Aktifis “Masyarakat Peduli Inhil (MPI), TS Suhandri Abdulah, sahabat dan teman seperjuangan kami itu mengakhiri pengabdian.

Tak ada yang bisa terucap sahabat …. Tapi kenangan sepanjang hidupmu akan selalu membekas dihati kami.

Hanya satu kata dalam coretan tanganmu untuk kami yang masih tersisa, “MAAF”.

Sekali lagi selamat jalan dan semoga Tuhan mengampuni segala dosa dan memberikan tempat kembali yang terbaik untuk-mu. /dro

TS Suhandri saat mendampingi sejumlah masyarakat dari dusun Sungai Bungus Desa Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri saat mendatangi gedung kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil) jalan Akasia Tembilahan, Senin (26/10/2015).
TS Suhandri saat mendampingi sejumlah masyarakat dari dusun Sungai Bungus Desa Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri saat mendatangi gedung kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil) jalan Akasia Tembilahan, Senin (26/10/2015).

TS Suhandri saat mendampingi salah seorang terduga tindakpidana pembakaran dan pengrusakan alat berat milik PT SAL, Effendi alias Robert di Mapolres Inhil
TS Suhandri saat mendampingi salah seorang terduga tindakpidana pembakaran dan pengrusakan alat berat milik PT SAL, Effendi alias Robert di Mapolres Inhil

Ts Suhandri saat melkukan Rapat Dengar Pendapat di gedung DPRD Inhil
Ts Suhandri saat melkukan Rapat Dengar Pendapat di gedung DPRD Inhil

TS Suhandri memperlihatkan salah satu batang pohon kelapa masyarakat yang mati akibat terserang hama kumbang Dusun Bungus Desa Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra)
TS Suhandri memperlihatkan salah satu batang pohon kelapa masyarakat yang mati akibat terserang hama kumbang Dusun Bungus Desa Sungai Bela Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra)




INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN

Tengku Said Suhandri Abdulah
Tengku Said Suhandri Abdulah

Keluarga Besar www.detikriau.org mengucapkan belasungkawa yang teramat dalam atas berpulangnya ke rahmatullah, Adik, Abang, Sahabat dan Saudara Kami

TS SUHANDRI Bin TENGKU SAID ABDULAH

Di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru Sekira Pukul 09.00 WIB, Rabu 4 Januari 2017

Jenajah Insyaallah besok, Kamis (5/1/2017)  akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Jalan Tanjung Harapan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Ba’da Sholat Zuhur.

Semoga Almarhum mendapatkan ampunan dan diberikan tempat kembali yang layak dari Allah SWT serta Keluarga diberikan ketabahan. Amien…

 

 

 

TTD

Pemimpin Umum

 

Muhammad Faisal, SE




Pulang Duluan Ke Rumah, Ternyata Warga Gaung Itu Nekad Lakukan Hal Ini ….

Gaung, detikriau.org – Yus (41) Parit Setia Budi Dusun Setia Budi Desa Teluk Kabung Kec Gaung nekad menghakiri hidupnya dengan cara menggantung  lehernya sendiri dengan selembar kain panjang.

Latar belakang yang menyebabkan kenekatan pelaku dari peristiwa yang terjadi pada Rabu 04 Januari 2017 sekira pukul 06.15 Wib itu hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Menurut Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Gaung IPTU Walsum menceritakan kronologis kejadian bermula pada hari Selasa tanggal 3 Januari 2017 sekira pukul 20.00 WIB. Korban dan istrinya Juliana bersama anaknya yang masih balita berkunjung dan bermaksud menginap di rumah orang tua korban di Dusun Setia Budi Desa Teluk Kabung Kec. Gaung Kab. Inhil-Riau

Pada pagi Rabu tanggal 4 Januari 2017 sekira pukul 06.00 WIB, korban membangunkan istrinya dan meminta kunci rumah mereka, kemudian pulang lebih dulu ke rumah mereka tersebut yang berjarak lebih kurang 20 (dua puluh) meter dari rumah orang tua korban. Tidak lama berselang, istri korban bersama anaknya pun menyusul korban pulang kerumahnya

Sesampainya di rumah, istri korban melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka namun  didalam rumah ternyata korban tidak ada. lalu istri korban pergi ke gudang rumah mereka. betapa terkejut disana dilihatnya korban sudah tergantung di kusen pintu dengan menggunakan selembar kain panjang

“Melihat hal tersebut, istri korban berteriak meminta tolong dan kemudian para tetangga berdatangan serta mencoba menolong dengan menurunkan korban ke lantai. Bidan Desa pun dipanggil untuk menolong korban namun setelah dilakukan pemeriksaan, bidan itu menyatakan korban sudah meninggal dunia,” Kata Walsum

Dari TKP, selanjutnya korban dibawa ke rumah orang tuanya dan kemudian Kapolsek Gaung beserta anggota dan Tim Medis dari Puskesmas Kuala Lahang datang memeriksa jasad korban

Dari hasil peneriksaan dr Nurhaida  Simarmata dari Puskesmas Kuala Lahang dibantu oleh Ka Pustu Dusun Simpang Gaung, Antara terhadap jasad korban didapat hasil pemeriksaan sebagai berikut :

 

  1. Kepala : tidak ada luka / lebam akibat pukulan atau benturan
  2. Mata : Pupil melebar
  3. Leher : ada kaku kuduk, ada lecet / goresan bekas jeratan
  4. Punggung : terdapat lebam mayat
  5. Alat Kelamin : keluar sperma
  6. Anus : keluar kotoran
  7. Tangan dan Kaki : tidak ada tanda kekerasan / luka

 

“Penyebab korban nekad mengakhiri hidupnya masih dalam penyelidikan,” Pungkas Kapolsek./Am




Pemkab Bangun Wahana Olahraga di Pantai Solop

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) membangun wahana olahraga di Pantai Solop Pulau Cawam Kecamatan Mandah.

Pembangunan tersebur berupa satu titik lapangan Futsal Pasir. Kini, wahana tersebut telah tuntas dengan volume 12 x 24 meter dan siap difungsikan.

“”Pantai Solop terus berbenah, salah satunya membangun lapangan Futsal Pasir sebagai wahana permainan di lokasi pantai,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Inhil Junaidi Ismail, kemarin.

Dengan demikian, para wisatawan menurutnya tidak sebatas mengunjungi Ekowisatanya saja namun juga dapat menikmati fasilitas olahraga tersebut.

“Yang jelas, kita terus akan membenahi segala fasilitas umum untuk kemudahan pengujung ekowisata di Pulau Cawan,” tandasnya./Mirwan




593 ASN di Inhil Beralih Status Jadi Pegawai Provinsi Riau

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 593 Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) statusnya dialihkan ketingkat Provinsi.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan pada saat memimpin Apel Gabungan di lapangan upacara Kantor Bupati jalan Akasia Tembilahan, Selasa (3/1/2017) kemarin.

“Peralihan status tersebut sesuai dengan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,” sebut Wardan.

Dirincikan, dari seluruh PNS itu, 519 orang diantaranya pegawai dari Dinas Pendidikan, 1 orang dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), 1 orang dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), 6 orang dari Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) dan 66 orang lagi dari Dinas Kehutanan.

“Atas nama Pemkab Inhil, saya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas sumbangsih dan pengabdian yang diberikan kepada Inhil selama ini,” imbuhnya./ Mirwan




Lagi, Warga Inhil Lahirkan Bayi Dengan Kondisi Usus di Luar

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bayi berkelamin laki-laki dilahirkan dengan kondisi usus berada di luar tubuhnya.

Bayi tersebut dilahirkan oleh Desi Sahrina (26), warga Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (3/1/2017) sekitar pukul 9.00 WIB.

Suami Desa, Riduan (27) menerangkan, proses kelahiran tersebut dilakukan melalui bidan kampung dan berlangsung secara normal. Hanya saja, sejumlah saksi mata sontak dikagetkan atas kondisi si bayi.

“Selama mengandung, istri saya memang tidak pernah dibawa untuk periksa. Jadi kita tidak mengetahui kondisi bayi,” katanya.

Setelah tahu kondisi si bayi malang tersebut, keluarga besarnya langsung membawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Terkait hal ini, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Inhil, H Adriyanto langsung merespon serta menyatakan akan membawa ke Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan lebih intensif lagi.

“Tadi sudah konsultasi dengan Kepala BPJS Kesehatan. Dan Kepala BPJS Kesehatan meminta keluarga untuk membuat kartu BPJS Kesehatan dahulu melalui Dinas Sosial,” imbuhnya./ Mirwan