Warga Pungkat Kembali Datangi Kantor Bupati
Tuntut Cabut Izin PT SAL

Tuntut Cabut Izin PT SAL

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengapresiasi terhadap kegiatan grend opening Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) se-Kecamatan Pulau Burung.
Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri dan membuka resmi kegiatan tersebut yang berlangsung di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Pulau Burung, Senin (9/1/2017) kemarin.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini, karena ini merupakan kegaiatan pertama kali yang saya hadiri dan merupakan kegiatan pertama gebyar yang terlaksana di Kabupaten Inhil,” ujar Wardan.
Dari sekian banyak kegiatan, seperti gelar Teknologi Tepat Guna (TTG), Harganas dan Bulan Bhakti Gotong Royong secara tingkat nasional, apa yang dilaksnakan di Kecamatan Pulau Burung ini dinilai sudah menandingi pelaksanaan tersebut.
“Ini luar biasa, persiapan yang 7 hari, kekompakan yang dilakukan dalam rangka mempersiapkan kegiatan ini, ini merupakan prestasi yang luar biasa, memberikan sprit semangat kita dalam wujud kebersamaan dalam rangka pelaksanaan kegiatan pembangunan yang ada di Kabupaten Inhil,” tambahnya.
Saat itu, Bupati Inhil didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Kepala Satker terkait serta salah seorang anggota DPRD Kabupaten Inhil./ADV/Mirwan
Tembilahan, detikriau.org – Warga berharap Pemkab Inhil melalui instansi terkait untuk lebih memperketat pengawasan kendaraan angkutan barang bermuatan berat yang melintas jalan didalam kota Tembilahan. Hal ini dinilai penting untuk menghindari cepatnya kerusakan jalan dan menimbulkan rawan kecelakaan.
Warga Tembilahan, Mulyadi mengatakan, selama ini kendaraan-kendaraan angkutan barang terkesan melintas jalan-jalan dalam kota tanpa ada aturan. Akibat nyatanya, sepanjang ruas jalan yang dilalui kondisinya kerusakan kini semakin parah.
“harusnya ada pengawasan agar ruas jalan yang sudah dibangun dengan biaya yang besar tidak cepat rusak. Jangan hanya mengutamakan kepentingan pengusaha tetapi mengabaikan kenyamanan masyarakat umum,” Kritik Mulyadi, selasa (10/1/2017)
Sepanjang ruas jalan Batang Tuaka, H Sadri, Abdul Manaf, RA Kartini, terlebih jalan Sultan Syarif Qasim dinilai Mulyadi sebagai contoh nyata kerusakan jalan akibat aktifitas kendaraan-kendaraan angkutan barang.
“Buktinya sangat jelas, coba bandingkan saja ruas jalan-jalan tersebut dengan ruas jalan yang jarang dilintasi kendaraan angkutan barang. Bukankah lebih cepat rusak?” dicontohkannya
Untuk itulah kata Mulyadi, ia, termasuk tentunya warga lain berharap agar ke depan pengawasan operasional kendaraan berat terutama dalam hal muatan dapat diperketat lagi. Diharapkan batas muatan yang diangkut oleh kendaraan berat dapat diawasi dan diberlakukan sanksi yang ketat bagi yang melanggar.
“Lebih bagusnya jika ada aturan yang mengharuskan kendaraan-kendaraan angkutan barang bermuatan berat untuk tidak dibenarkan memasuki kota. Misalnya dengan mengharuskan pengusaha mendirikan gudang diluar kota.” Pendapatnya mengakhiri./ Am
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyatakan tetap berkomitmen untuk menghapus program layanan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).
Sebab menurutnya, kebijakan tersebut bukan sebatas kehendak Pemkab Inhil namun sudah diatur oleh Pemerintah Pusat secara Nasional.
“Mulai tahun 2017, secara Nasional program Jamkesda ini harus diintegrasikan ke Jamkesmas melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS),” ujarnya di hadapan awak media usai melantik ratusan pejabat Administrator di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (9/1/2017) malam.
Menurutnya, kebijakan tersebut bukan merugikan, justru dinilai sangat menguntungkan bagi masyarakat.
Terkait wacana aksi demonstrasi besok (Rabu, 11 Januari 2017), orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini menduga hanya adanya mis-komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.
“Saya sudah meminta kepada dinas terkait untuk memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya serta memberikan data yang tepat dan akurat sehingga kesimpang siuran terhadap informasi ini dapat dipahami,” tandasnya./ Mirwan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melantik secara resmi sejumlah pejabat Administrator, baik Camat, Kepala Bagian, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang dan lainnya di lingkungan Pemkab Inhil tahun 2017.
Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Engku Kelana jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan, Senin (9/1/2017). Malam itu, tampak dihadiri Wakil Ketua DPRD Inhil Saharuddin, Kepala BKD M Fauzar beserta sejumlah pejabat esselon II lainnya.
Bupati mengatakan, pengambilan sumpah kali ini merupakan tindak lanjut peraturan pemerintah yakni pembentukan para perangkat daerah.
“Dalam kepemerintahan, mutasi dan rotasi serta lainnya adalah suatu kebutuhan agar kinerja kedepan bisa lebih baik lagi,” Ujar Bupati sembari berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
Kebijakan peletakan tempat jabatan itu, lanjutnya, merupakan hasil penilaian tim baperjakat. Satu sisi, tugas dan amanah merupakan kehormatan, namun disisi lain adalah sebagai cobaan dan tantangan seluruh pejabat dalam memenuhi tugas yang diemban.
“Kita semua harus menyatakan sebagai pejabat yang bersih. Dengan demikian, mari kita kerjakan semua kerjaan sesuai tupoksi masing-masing,” tambahnya.
Terakhir, Bupati juga menekankan untuk dapat meningkatkan kinerja dari sebelumnya. Patuh terhadap atasan, patuh terhadap aturan serta loyal dalam melayani masyarakat./Adv/Mirwan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo mengikuti kegiatan rapat evaluasi program penanggulangan Aids serta penyusunan rencana kerja tahun anggaran 2017 Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Senin (9/1/2017)
disamping dihadiri Wakil Bupati Inhil yang sekaligus menjabat sebagai Ketua KPAI Kabupaten Inhil. kegiatan yang berlangsung di aula salah satu Hotel di Kota Tembilahan itu juga diikuti pihak Kepolisian dan TNI serta beberapa pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil.
“Pertemuan seperti ini memang harus dilakukan, apalagi kasus HIV/Aids di Kabupaten Inhil kencendrungannya semakin meningkat,” kata Rosman Malomo.
Berdasarkan data per Oktober 2016, lanjutnya, di wilayah Inhil sudah tercatat sebanyak 170 kasus terserah penyakit tersebut. Dari jumlah itu, 56 persen diantaranya diidap oleh kaum perempuan.
“Angka ini tentu saja memberikan sinyal kepada kita untuk meningkatkan upaya-upaya dalam menangani penanggulangan penyakit HIV/Aids,” tambahnya./Adv/ Mirwan