Staf Ahli Bupati Inhil Hadiri Haul Tiga Ulama

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Staf Ahli Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Bidang Ekonomi Pembangunan, Sar’i menghadiri haul tiga ulama, Rabu (18/1/2017).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Sungai Ambat Kecamatan Enok merupakan haul Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani, Syekh Muhammad Nawawi Shiddiq Berjan, Syekh Muhammad Ali Bin Abdul Wahhab dan sekaligus Haul Jama’.

Selain Staf Ahli Bupati, saat itu juga tampak dihadiri sejumlah Anggota DPRD, Sekcam Enok dan Kepala Desa Se-Kecamatan Enok serta Ulama dan Masyarakat Desa Sungai Ambat Kecamatan Enok.

Mewakili Bupati, Staf Ahli mengatakan bahwa ketiga tokoh tersebut adalah para ulama yang memiliki jasa dan peran yang sangat penting bagi syiar Islam termasuk di wilayah Kabupaten Inhil.

“Mereka adalah pewaris para nabi yang memiliki sifat-sifat terpuji seperti tawadhu’, wara’ dan zuhud serta semasa hidupnya senantiasa beramal sholeh dan bertakwa kepada Allah SWT,” katanya.

Oleh karena itu, melalui kegiatan haul ini ia berharap semoga bisa mencontoh sifat-sifat, amalan-amalan, kesholehan dan ketakwaan para ulama tersebut serta berusaha untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya juga menghimbau kepada segenap masyarakat Inhil agar dapat menjauhi dan tidak bergabung dengan kelompok-kelompok radikalisme. Dan saya juga mengajak mari kita senantiasa menjaga toleransi, kerukunan dan kedamaian sehingga terwujudnya persatuan dan kesatuan yang kokoh, kuat dan tidak mudah dipecahbelahkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab,” tutupnya./adv/mirwan




Kantongi Shabu-shabu Polisi Amankan Dua Warga Kateman

img-20170119-wa0001Kateman, detikriau.org – dua pria warga kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman diamankan petugas Kepolisian, rabu (18/1/2017) malam

Kedua pria tersebut berinisial H (27) dan H (41) yang keduanya diamankan dipelabuhan STI Desa Air Tawar, sedangkan tsk A diamankan saat berada di pangkalan ojek jalan Yos Sudarso Kel Tagaraja Kec Kateman.

Dari tangan H polusi menyita 1 paket kecil serbuk bening dibungkus plastik diduga narkotika jenis shabu-shabu. Dari tangan A disita 3 paket kecil serbuk bening dibungkus plastik diduga narkotika jenis shabu-shabu serta uang tunai Rp. 2.467.000.

Kapolres inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Kateman Kompol Bainar menerangkan bahwa pada rabu (18/1) sekitar pukul 20.00 wib diterima informasi dari masyarakat ada seseorang yang akan membawa narkotika ke Pulau Sambu Desa Air Tawar.

Mendapat informasi petugas segera melakukan pengintaian terhadap terduga pelaku dengan ciri-ciri yang sudah diinformasikan.

“Sekitar pukul 21.00 wib tsk H ditemui dan langsung ditangkao. Satu jam berikutnya tsk A berhasil diamankan” Terang Kapolsek.

Hasil introgasi H mengaku memperoleh shabu-shabu dari tsk A seharga Rp 300 ribu.

“Saat ini kedua pelaku dan barang bukti sudah diamankan di mapolsek Kateman untuk penyelidikan lebih lanjut,” Tuntasnya./ mirwan




Razia, SatPol PP Meranti Ciduk 4 Pelajar Bolos

Selatpanjang,DetikRiau.org – Empat pelajar kedapatan membolos sekolah terjaring Satpol PP Kabupaten Kepulauan Meranti saat menggelar razia di sejumlah warung internet (Warnet) di Selatpanjang, Selasa (17/1). Razia itu digelar Satpol PP disebabkan banyaknya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan anak mereka sering membolos ke warnet saat jam belajar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kepulauan Meranti, Joko Surianto Selamat melalui Kasi Hukum dan Perundang-undangan, Masdalina mengatakan, razia tersebut dilakukan sebagai shock therapy terhadap para pelajar yang keluyuran di jam sekolah. Dikatakan Masdalina, setelah diberikan pembinaan, keempat pelajar tersebut langsung diserahkan ke pihak sekolah.

“Kedepan akan dibuatkan surat himbauan kepada pemilik warnet dan sejumlah tempat game. Jangan menerima anak-anak yang menggunakan seragam sekolah,” katanya.

Ia juga mengatakan, seluruh pelajar yang terjaring razia akan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Jika masih kedapatan, maka sanksi lebih tegas akan diterapkan.

“Saat ini masih sebatas mendatangani surat pernyataan dan akan ditembuskan ke pihak Disdik dan sekolah agar dilakukan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan. Harapannya supaya tidak lagi terjadi hal seperti ini,” ujarnya.

Kedepan, ia juga minta kerjasama dengan pihak Dinas Pendidikan agar memberikan teguran kepada pihak sekolah dan guru yang lepas tanggung jawab. Sikap pembiaran terhadap pelajar seharusnya tidak terjadi mengingat generasi muda sebagai penerus di masa mendatang.

“Kami ingin pihak Disdik juga mengingatkan pihak sekolah dan guru. Pemilik usaha warnet dan sarana game lainnya juga sudah kami larang menerima pelajar yang berseragam untuk masuk warnet. Terlebih pada saat jam sekolah, kalau masih terjadi kami tidak segan-segan merekomendasikan mencabut izin mereka,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, razia serupa juga akan dilakukan terhadap PNS yang masih berkeliaran di warung kopi saat jam kerja. Menurutnya, razia tersebut untuk menciptakan citra baik PNS di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti terhadap masyarakat. Terlebih saat ini Satpol PP Meranti sudah naik tingkat menjadi Dinas Satpol PP.

“Ini juga sebagai upaya kami untuk membuktikan kepada masyarakat tentang tugas dan kewajiban Satpol PP. Selama itu jam kerja, kami berwenang untuk melakukan penertiban. Sebab, tidak etis jika PNS berseragam lengkap nongkrong di warung kopi saat jam kerja,” ujarnya.

Sementara itu, beberapa pelajar yang dimintai keterangan petugas beralasan, keberadaan mereka diluar sekolah karena tidak ada guru mengajar. Bahkan, salah satu pelajar lainnya mengaku tidak ingin melanjutkan sekolahnya karena bosan.

“Saya tidak mau sekolah lagi, saya sudah bosan sekolah,” ujar salah satu pelajar yang terjaring ke petugas./cr




Ini Pesan Bupati Kepada Pejabat Inhil Sikapi Kehadiran Wartawan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan berpesan kepada para pejabat di lingkungan Pemkab Inhil untuk tidak alergi dengan kehadiran wartawan.

Belakangan terakhir disampaikan Bupati saat bersilaturrahmi dengan puluhan Wartawan di Studio Gtv jalan Akasia Tembilahan, Rabu (18/1/2017), ia mengaku sudah beberapakali mendapat laporan atas ketidaknyamanan layanan sejumlah pejabatnya terhadap wartawan.

Dicontohkannya seperti wartawan mengaku kesulitan untuk menghubungi  baik melalui sambungan telepon apalagi untuk ditemui secara langsung.

“Intinya jangan alergi dengan kehadiran wartawan. Kehadiran mereka tentunya diperlukan untuk mendapatkan data sehubungan dengan tugas-tugas kejurnalistikan. Berikan informasi yang dibutuhkan seakurat mungkin,” pesan Bupati.

Dalam kesempatan silaturahmi itu Bupati juga berpesan kepada seluruh wartawan liputan Inhil untuk tetap bersikap kritis sebagai bentuk upaya untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan pembagunan agar tetap berjalan sesuai aturan.

“tidak mungkin saya mengetahui secara persis seluruh pelaksanaan pembangunan dilapangan. Peran serta wartawan sangat saya perlukan untuk membantu. Kritik jika memang salah tapi tentunya tetap mengedepankan kaidah jurnalistik,” pinta Bupati

Selain dihadiri Bupati, silaturahmi bersama puluhan wartawan saat itu juga dihadiri langsung oleh Kadis kominfo, M Thaher, Kabag Humas Setdakab Inhil, Marlis Syarif beserta sejumlah pejabat esselon./ mirwan




Bupati Hadiri Milad Pusdatin Puanri Cabang Inhil Ke-3

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri perayaan Milad Pusat Data dan Informasi Perempuan Riau (Pusdatin Puanri) cabang Kabupaten Inhil ke-3 tahun 2017.

Perayaan tersebut berlangsung di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Rabu (18/1/2017) yang bersempena dengan peluncuran berjudul “penyusunan draft profil perempuan legislatif, kepala skpd di Kabupaten Indragiri Hilir” hasil kinerja Pusdatin Puanri Cabang Inhil selama 3 tahun terakhir.

Saat itu, tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Ketua Pusdatin Puanri Cabang Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil serta Ketua dan para anggota Organisasi Wanita.

“Harapan kita bersama, Pusdatin Puanri Cabang Inhil ini dapat memainkan peranan penting terutama dalam menghimpun serta menyajikan data dan informasi mengenai kaum perempuan yang berada di Inhil, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, budaya, maupun aspek-aspek lainnya,” kata Wardan.

Dimana, data dan informasi tersebut menurutnya sangat penting sebab dinilai dapat membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan sumber daya perempuan dan peran serta kaum perempuan dalam membangun daerah.

“Kita tentu berharap perempuan Inhil dapat terus berkiprah dalam mendukung dan menyukseskan berbagai program pembangunan daerah, guna mewujudkan Inhil yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat,” tambahnya./adv/mirwan




AKBP Barliansyah Lakukan Test Urine Mendadak 165 Personil Polres Meranti

“11 Personil Positif Konsumsi Narkoba, 1 Orang Kabur” 

tes-urineSelatpanjang,DetikRiau.org –  Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah melakukan tes urine mendadak terhadap 165 personilnya yang hadir Rabu pagi (18/1).

Dari hasil tes urine itu juga terdapat sebelas personilnya positif mengkonsusmsi narkoba, dan satu orang personil ketahuan melarikan diri. 

Selain akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku, Dari pantauan awak media di lapangan Mapolres Kepulauan Meranti, terlihat 11 personil yang positif menggunakan narkoba tersebut, juga diberikan hukuman tamparan dari puluhan personil lainnya sebagai satu bentuk “shock therapy” bagi mereka.

“Iya biar dia jera melakukan hal itu, saya tidak rela jika ada personil saya yang menggunakan narkoba,”ujar Kapolres

AKBP Barliansyah pun sempat  gusar ketika mengetahui sebelas personilnya positif narkoba. Kendati demikian, ia mengaku satu personilnya berhasil kabur ketika pintu gerbang Mapolres Kepulauan Meranti terbuka. Barli menduga kuat, personil yang kabur tersebut positive menggunakan narkoba. Namun ia mengatakan telah memerintahkan unit Provost untuk melakukan pengejaran.

“Saya akan tindak tegas mereka yang positif sesuai dengan aturan yang berlaku. Bagi yang belum dites, tetap akan dites pada tahap selanjutnya. Personil yang kabur akan kami lakukan pengejaran. Kalau mau seperti preman dia akan saya perlakukan seperti preman” ujarnya.

Tambahnya lagi, sebenarnya ada sekitar 236 anggota yang bertugas Mapolres Kepulauan Meranti. Namun lainya ada yang bertugas di Polsek-polsek dan ada juga yang cuti. Menurut Barli, tes urine tersebut dilakukan secara mendadak sehingga tidak diketahui oleh satupun anggota Polres.

“Bahkan Wakapolres saja tidak tau. Sengaja saya buat seperti itu agar tidak ada satupun yang hadir lolos dari tes ini,” ujar Barli.

AKBP Barliansyah menjelaskan, pihaknya sudah kali kedua melakukan tes urine terhadap anggotanya. Tes pertama katanya, digelar pada Selasa (10/1) kemarin terhadap 11 personil. Namun, kesebelas personil tersebut kata Barli bebas dari narkoba.

“Namun ada satu personil yang sebelumya dites negatif, saat ini hasilnya positif. Kemungkinan ia memakai narkoba setelah lolos menjalani tes. Ini membuktikan, meskipun dia sudah dites, tidak menutup kemungkinan dites ulang,” ujar Barli.

Sebelumya, langkah Kapolres Kepulauan Meranti ini mendapat apresiasi dari Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Meranti. Ruslan, Ketua Granat Kabupaten Kepulauan Meranti mengatakan, langkah pihak Polres Kepulauan Meranti patut patut ditiru oleh intansi lainnya, termasuk intansi Pemkab Kepulauan Meranti karena telah berani transparan kepada masyarakat.

Ruslan berharap, kedepan Mapolres Kepulauan Meranti bisa tetap konsisten memerangi narkoba di Meranti. Untuk itu, Mapolres Kepulauan Meranti perlu upaya nyata untuk mempersempit jaringan pengguna dan pengedar narkoba.

“Kami menunggu langkah konkret Mapolres Kepulauan Meranti untuk memberantas narkoba di kota sagu ini,” ujar Ruslan./cr