Rumah jadi arang, 200 juta melayang

rumah-rosmiati-1Selatpanjang,DetikRiau.org – Musibah kebakaran rumah kembali menimpa warga Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Kali ini terjadi di rumah milik Muhammad Rizal (42 tahun), di Jalan Mahmud Djalal, Desa Banglas, Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu malam 25 Januari 2017.

Kebakaran itu terjadi pukul 22.30 WIB. Saat kejadian, Muhammad Rizal sedang tidak berada dirumah. Sementara istrinya Rosmiati (37 tahun) dan tiga anaknya sedang tidur. Beruntung Rosmiati tersadar dan berhasil menyelamatkan diri beserta tiga anaknya.

“Rizal sedang ke seberang tempat rumah orang tuanya di desa penyagun,” kata Efendi, tetangga sebelah rumah korban.

Tidak lama setelah menerima informasi, Tim Pemadam Kebakaran Pemkab Kepulauan Meranti langsung meluncur ke lokasi. Berkat kesigapan Tim Damkar dibantu masyarakat, api berhasil segera dipadamkan, sehingga tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan rumah.

Sementara untuk mengamankan sisa barang berharga di rumah korban, puluhan aparat Kepolisian dan TNI yang turun ke lokasi langsung melakukan pengamanan, hanya keluarga korban yang diperkenankan masuk ke rumah yang sebagiannya berhasil diselamatkan dari kobaran api.

Rosmiati ditemui di rumah Efendi mengatakan, saat tersadar dari tidur melihat kobaran api telah membesar di dapur rumah. Dirinya menduga kebakaran terjadi akibat ledakan kompor dan tabung gas yang digunakan untuk memasak kue.

Adapun barang-barang yang ikut terbakar, kata korban, selain 1 unit rumah semi permanen berukuran 20×20 m. ada kulkas 2 Unit, Tv, Hp, uang tunai Rp 1 juta, dan surat-surat penting termasuk Ijazah anak-anaknya.

“Kira-kira kurang lebih Rp 200 juta adalah kerugian dari kebakaran ini. Untung saja anak-anak saya tidak apa-apa,” kata Rosmiati.

Camat Tebingtinggi, Rizky Hidayat SSTP MSi yang datang ke lokasi didampingi Kepala Desa Banglas, Samsurizal SH, memperkirakan keluarga korban mengalami kerugian mencapai 200 juta rupiah.

“Yang berhasil diselamatkan 1 unit sepedamotor yang diparkir di teras rumah dan masih tersisa sebagian pakaian dan surat-surat berharga yang disimpan di lemari dalam kamar,” ungkap Kades Banglas, Samsurizal. /cr

 




Bupati Inhil Ingatkan ASN untuk Tidak Lakukan Pungli

Penandatanganan Naskah Pelantikan Oleh Bupati HM.Wardan
Penandatanganan Naskah Pelantikan Oleh Bupati HM.Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengingatkan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat di lingkungan Pemkab Inhil agar menghindari tindakan pungutan liar (pungli).

Apalagi katanya, beberapa waktu lalu telah dibentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) yang siap bekerja di lapangan.

“Kita telah membentuk Satgas Saber Pungli sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden guna terciptanya pemerintahan yang bersih dan bebas pungutan liar,” katanya saat pengukuhan dan pelantikan pejabat administrator dan pengawas, Senin (23/1/2017) kemarin.

Untuk diketahui, adapun tugas Satgas Saber Pungli adalah melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja dan sarana prasarana, baik yang berada di kementrian atau lembaga maupun Pemerintah Daerah.

Satgas ini mempunyai beberapa fungsi seperti Intelijen, pencegahan, penindakan dan yustisi, dengan sasaran tugas pada sentra pelayanan publik di kementrian atau lembaga dan Pemda./Kominfo/ADV/Mirwan




Api Merahkan Pasar Pulau Sambu Guntung

KATEMAN (detikriau.org) – Peristiwa kebakaran terjadi di Pasar Pulau Sambu Sungai Guntung, Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (26/1/2017).

Peristiwa tersebut dikabarkan berlangsung menjelang pukul 04.00 WIB dinihari.

“Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar, si jago merah datang lagi di pasar sambu guntung, semoga tidak ada korban korban yg lain,” tulis salah seorang pengguna Medsos, Siti Sundhary melalui aku FB nya.

Hingga berita ini dirilis detikriau.org belum mendapatkan konfirmasi resmi terkait peristiwa kebakaran ini./Mirwan




Warga Temukan Seekor Lumba-lumba Terdampar di Pantai Solop

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seekor Lumba-lumba dengan ukuran kurang lebih 2 meter ditemukan warga terdampar di Ekowisata Pantai Solop, Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir – Riau, Minggu (22/1/2017) lalu.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Junaidi Ismail mengatakan, bahwa kondisi hewan laut itu ditemukan dalam kondisi telah mati.

“Yang ditemukan itu Lumba-lumba, warga setempat yang menemukannya,” katanya kepada detikriau.org, Rabu (25/1/2017) malam.

Selain warga lanjutnya, penemuan bangkai lumba-lumba tersebut juga disaksikan oleh mahasiswa Universitas Riau yang sedang melakukan penelitian di lokasi.

“Waktu ditemukan bangkai lumba-lumba itu belum membusuk,” terangnya.

Saat ini, bangkai hewan yang tidak diperoleh informasi penyebab terdamparnya di pantai solop itu  masih berada di sekitar lokasi dan kondisinya telah bengkak membusuk./Mirwan




Mau Jadi POLISI ? Cari Tau Informasinya disini …

Detikriau.org – Kepolisian Daerah Riau kembali membuka pendaftaran SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) 2017 yang dibuka secara online sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/88/I/2017 tanggal 12 Januari 2017 lalu.

SIPSS bertujuan menghasilkan Inspektur Polisi yang memiliki sikap, perilaku, pengetahuan dan keterampilan sebagai penyelia terdepan (first line supervisor) yang bermoral, profesional dan modern dalam rangka melaksanakan tugas umum Kepolisian selaku pemelihara kamtibmas, penegak hukum pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Pada penerimaan Perwira Sumber Sarjana kali ini akan ada 17 Prodi ataupun jurusan sarjana yang dapat mengikuti pendafataran anggota polri jalur SIPSS tahun 2017. Dan sarjana yg diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi Kepolisian.

Untuk lengkapnya, klik informasinya DISINI

 

 




Waduh, Beri Rokok Buat si Anak yang Alami Gangguan Jiwa, Seratus Juta Rupiah Harta-benda Jadi Arang

Tembilahan (detikriau.org) – 1 unit rumah di Desa Pungkat Kecamatan Gaung ludes dilalap api. Tepatnya di Parit Nibung Dusun Mekar Jaya, Rabu (25/1/2017) sekitar pukul 1.00 WIB.

Pemilik rumah adalah Erma Tuti (30). Saat itu, ia sedang tidur bersama anaknya yang berumur 5 tahun dan ibunya yang bernama Supi Itam dikamar tengah. Tiba – tiba korban terbangun karena mendengar ibunya yang bernama Supi Itam berteriak ada api.

Saat itu, saksi bangun dari tidurnya dan melihat api sudah menyala besar di dinding kamar lain yang selama ini ditempati oleh Anto, abang kandung korban yang mengalami gangguan jiwa dan saat itu sedang dipasung di dalam kamar tersebut,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Kapolsek Gaung IPTU Walsum.

Tak sempat berfikir panjang, korban lalu menggambil kunci gembok rantai kemudian melemparkannya kepada Anto dan selanjutnya bergegas mengambil anaknya yang sedang berada dalam kamar, lalu segera keluar dari dalam rumah. Setelah itu, ibu dan abangnya tersebut kemudian menyusul keluar dari rumah.

Dengan dibantu masyarakat sekitar, sekira pukul 03.00 WIB akhirnya api dapat dipadamkan namun rumah beserta seluruh isinya sudah hangus terbakar.

Meski tidak sampai memakan korban jiwa, namun akibat dari kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian lebih kurang Rp 100 juta.

“Dari keterangan korban, didapat informasi bahwa pada malam Selasa tanggal 24 Januari 2017, sekira pukul 23.00 WIB, ibunya telah memberi abangnya rokok, dan diduga, api penyebab kebakaran berasal dari rokok abang kandung korban yang mengidap penyakit jiwa itu,” duganya./mirwan