Udah Nyuri Motor Gagal Eh Malah Keciduk Polisi

img-20170201-wa0001TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ison (20), warga Kecamatan Inuman Kabupaten Kuansing mengalami nasib apes. Bagaimana tidak, pria yang kesehariannya sebagai petani itu diamankan polisi karena tertangkap tangan mencuri 1 unit sepeda motor merek Yamaha Yupiter Z BM 5896 GM, Selasa (31/1/2017) malam.

Upaya pencurian itu berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB, tepat pada saat berlangsungnya festival dangdut di Balai Desa Kotabaru Siberida Kecamatan Keritang.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kapolsek Keritang AKP Sutono HS mengatakan, pemilik motor adalah salah seorang warga, Sumiati. Kronologis, bermula saat korban berangkat dari rumah untuk menonton festival lagu dangdut di Balai Desa Kotabaru Siberida.

Ketika sampai di lokasi festival, korban lalu memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan dan kemudian duduk di warung samping Balai Desa, tidak jauh dari tempat korban memarkirkan kendaraannya.

“Tiba-tiba, korban sangat terkejut melihat sepeda motor miliknya dilarikan orang. Reflek, korban mengejar sambil berteriak minta tolong kepada orang ramai yang ada di sekitar,” kata Kapolsek.

Mendengar teriakan korban, sontak perhatian penonton beralih dan kemudian mereka bersama-sama mengejar pelaku Curanmor. Karena terdesak, pelaku meninggalkan sepeda motor yang dicurinya di pinggir jalan dekat Parit Landang Kotabaru Siberida, lalu melarikan diri.

Dan secara kebetulan, Personel Polsek Keritang saat itu ada di lokasi untuk mengamankan jalannya festival dangdut, bersama-sama dengan masyarakat mencari pelaku dan akhirnya pelaku ditemukan di Parit Kelapa Gading dan langsung diamankan Personel Polsek Keritang.

“Saat ini tersangka pelaku bersama barang bukti, sudah diamankan di Polsek Keritang, untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tutupnya. /mirwan

 

 




Tertibakan KTL, Tim Gabungan lakukan Sosialisasi

Petugas gabungan saat memberikan teguran kepada pedagang di jalan jendral sudirman Tembilahan yang mempergunakan lokasi berdagang diluar ketentuan aturan
Petugas gabungan saat memberikan teguran kepada pedagang di jalan jendral sudirman Tembilahan yang mempergunakan lokasi berdagang diluar ketentuan aturan

Tembilahan, detikriau.org – Tim gabungan Sat Lantas, Sat Pol PP, Disperindag dan Bina Marga melakukan sosialisasi pada Kawasan Tertib Lalulintas (KTL). Selasa (31/1/2017).  Sosialisasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Penataan dan Penertiban Kawasan Lalu Lintas di Jalan Sudirman Tembilahan.

Tampak hadir di lapangan, Kasat Santas Polres Inhil AKP Jusli SH, Kabid Bina Marga Dis PUPR Kab. Inhil, Yusnaldi, Kabid Opsnal Sat Pol PP Kab. Inhil, Sugiyanto, Kasi Keselamatan Dis Hub Kab. Inhil, Ardi, Kasi Ketertiban Pasar Disperindag Kab. Inhil, Erizal Fauzi serta pihak Jasa Raharja Elvian Rahmat.

Dalam kesempatan itu Tim mensosialisasikan pentingnya KTL sebagai cerminan kota yang punya budaya tertib yang ditandai dengan kepatuhan pengemudi kendaraan untuk mentaati aturan, keteraturan parkir kendaraan serta lapak pedagang yang tidak memanfaatkan badan jalan.

“kita harapkan kesadaran pengguna jalan, pengelola parkir termasuk para pedagang untuk mematuhi aturan yang sudah di tetapkan dalam UU Lalu Lintas dan Perda Kab. Inhil.” Sampaikan AKP Jusli

Selain sosialisasi yang dilaksanakan di sepanjang 1 kilometer KTL tersebut, tim juga memberikan teguran kepada beberapa pedagang yang tidak berjualan pada tempatnya dan petugas parkir yang tidak mengatur kendaraan yang diparkir sesuai dengan batas yang sudah ditentukan.

Termasuk mengingatkan kepada pengemudi becak untuk memberi kesempatan pada pemakai jalan lain.

AKP Jusli menegaskan bahwa sosialisasi ini akan terus berlanjut dan berharap apa yang sudah mereka lakukan bisa menggugah kesadaran masyarakat yang punya kepentingan pada KTL tersebut, hingga program pemerintah dalam menata KTL ini bisa berjalan dengan baik.

“Kita berharap kawasan ini akan menjadi kawasan percontohan bagi tempat – tempat lain di Kota Tembilahan khususnya dan Kabupataen Inhil umumnya,” tutup AKP Jusli./ Am




Pura-Pura Tanyakan Alamat, Buruh di Tembilahan Ini Bawa Kabur HP Pelajar SD

Tembilahan, detikriau.org – Unit Opsnal Sat Intelkam dan Sat Reskrim Polres Inhil mengamankan Sup (23) Warga Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Senin (30/1/2017)

Buruh bangunan ini didugakan sebagai pelaku tindakpidana perampasan Handphone miliki seorang pelajar Sekolah Dasar Hay (11) Warga jalan Lingkar II pada Sabtu (28/1/2017) di TKP jalan Soebrantas Tembilahan.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Kasat Reskrim AKP Arry Prasetyo, kronologis perampasan berawal saat korban sedang bermain bersama teman – temannya, tidak jauh dari kediaman korban.

Saat itu dengan mengendarai sepeda motor, pelaku mengahampiri sembari berpura – pura menanyakan sebuah alamat. Pelaku kemudian mengajak korban untuk naik sepeda motornya dan dibawa berputar – putar.

Sesampainya di TKP yang saat itu dalam keadaan sepi, pelaku meminjam handphone korban dengan alasan untuk sms temannya.  Tetapi ketika diminta lagi oleh korban, pelaku menolak dan mengancam akan memukul korban. Pelakupun langsung tancap gas dan kabur meninggalkan korban.

“Bersama orangtuanya, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Inhil.” Kata Arry Prasetyo

Mendapat laporan, Unit Opsnal segera menyelidiki pelaku berdasarkan ciri ciri yang telah disebut korban. Setelah dilakukan pencarian, pelaku terlihat petugas melintas di Lorong Tanjung Jati. Unit Opsnal segera membuntuti, hingga akhirnya pelaku bisa dihentikan di Jalan Sungai Beringin.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui, bahwa memang dia telah melakukan perampasan HP milik korban pada hari tersebut diatas, dan pelaku melakukan hal tersebut karena ingin memiliki handphone milik korban.

“Saat ini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Inhil. Pelaku, diancam dengan pasal 368 KHUP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tutup Kasat Reskrim./Am




Sekda Inhil Lantik Sebanyak 232 Pejabat Pengawas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin melantik secara resmi sebanyak 232 pejabat pengawas bertempat di Gedung Engku Kelana jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan. Saat itu tampak dihadiri sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Inhil, Selasa (31/1/2017).

“Kami memaklumi bahwa jabatan yang dipercayakan kepada saudara saat ini belum tentu sesuai dengan yang saudara harapkan, tapi kami telah berusaha semaksimal mungkin melalui pembahasan tim Baperjakat untuk memberikan yang terbaik bagi saudara semua,” kata Sekda.

Dengan demikian, ia berharap kepada para pejabat tersebut untuk dapat memegang amanah yang diembankan sehingga dalam menjalankan pekerjaan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Seiring dengan hal tersebut, Sekda juga menyampaikan bahwa jabatan yang disandang bukanlah hak yang harus didapatkan, namun katanya sebuah kepercayaan yang diberikan dan harus dijalani dengan sebaik-baiknya, sebagai bentuk tanggung jawab atas jabatan yang diamanahkan.

Selain itu, diingatkannya juga bahwa suatu jabatan tidak ada yang abadi, suatu saat cepat atau lambat katanya pasti kedudukan ini akan digantikan oleh orang lain.

“Upaya pengevaluasian terus dilakukan, mulai dari penilaian terhadap saudara baik itu melalui atasan maupun melalui tim, dengan harapan nantinya akan didapat ASN yang memiliki kompentensi tinggi, berkerja baik, disiplin, ihklas, berintegrasi dan proposional yang sesuai dengan jabatannya,” tambahnya./ADV/Mirwan




Kebakaran, 1 Unit Rumah di Inhil Ludes Jadi Arang

img-20170131-wa0003TEMBILAHAN (detikriau.org) – Peristiwa kebakaran kembali melanda di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Kali menimpa 1 unit rumah milik Miskon (45) di Parit H Siddik Desa Sungai Rukam Kecamatan Enok, Senin (30/1/2017) kemarin.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Enok, AKP Peris Siregar menceritakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 12.30 WIB.

“Waktu itu, api sudah berkobar di ruangan tengah rumah korban. Dan di dalam rumah hanya ada Ibu korban, Sumini (80) dan sudah sulit bergerak, sedangkan korban sendiri beserta istri dan anaknya, sedang berada ditempat kerjanya,” kata Kapolsek.

Melihat hal tersebut, sebagian warga yang berdatangan, berhasil menyelamatkan Sumini yang masih berada dalam rumah dengan cara mengendongnya dan warga yang lain mencoba untuk memadamkan api.

Karena rumah korban terbuat dari kayu dan sebagian beratap daun, api dengan cepat berkobar dan sulit dipadamkan.

Akhirnya, setengah jam kemudian, api baru dapat dipadamkan, setelah hujan lebat datang, namun rumah beserta isinya sudah rata dengan tanah akibat hangus terbakar.

“Berdasarkan keterangan korban, api diduga berasal dari obat anti nyamuk bakar, dimana saat akan meninggalkan rumah, korban menyalakan obat anti nyamuk bakar untuk ibunya,” tambahnya.

Meski tidak terdapat korban jiwa, namun korban mengalami kerugian materi mencapai lebih kurang Rp 80 juta./Mirwan

 




Bupati Inhil ; DMIJ Tetap Jadi Program Prioritas di Tahun 2017

TEMBILAHAN, detikriau.org – Mempercepat pemerataan pembangunan, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyatakan tetap memprioritaskan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) pada belanja APBD tahun 2017.

Selain pemerataan pembangunan secara fisik, DMIJ juga bertujuan untuk memperdayakan Sumber Daya Manusia diperdesaan agar dapat lebih maju dan sejahtera.

“Pelaksanaan program ini melibatkan masyarakat, mulai dari perencanaan, penganggaran dan seterusnya,”kata Bupati Inhil HM Wardan.

Dikatakan, secara kasat mata keberhasilan program DMIJ dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas, merata dan terintegrasi sudah terbukti.

Membaiknya infrastruktur hingga ketingkat desa memberi imbas positif bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian. Kini masyarakat tidak lagi harus bergantung dengan kondisi alam atau air pasang surut untuk memasarkan hasil bumi.

“Perangkat desa selaku pelaksana program DMIJ harus terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan agar terwujudnya singkronisasi sehingga terwujudnya asas pemerataan pembangunan itu sendiri,” Pesan Wardan.

Jikalau saat ini masih didapati pembangunan desa yang memprihatinkan, hal itu diyakini lebih kepada persoalan desa yang tidak maksimal menjalankan program DMIJ.

Untuk itu Bupati berharap agar instansi terkait dapat maksimal memberikan bimbingan  agar  program yang dicanangkan dapat terlaksana sesuai kebutuhan yang diinginkan masyarakat saat ini.

Semenatara itu Kepala Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman mengatakan bahwa program DMIJ wujud pemberdayaan masyarakat.

“Alhamdulillah berkat DMIJ kita dapat memenuhi kebutuhan prioritas masyarakat,” Ujarnya sembari mengatakan jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya pembangunan Desa hanya bisa menunggu program yang diluncurkan dari pemerintah kabupaten.

Selain dimanfaatkan untuk operasional pemerintah desa, anggaran DMIJ lebih banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan desa, jerambah, jembatan, bahkan Kantor Desa.(Adv. Diskominfo/Am)