Pantau Perkembangan Anak anda di Posyandu

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menekankan pentingnya pemantauan pertumbuhan anak usia dini di posyandu sebagai langkah strategis dalam mendukung perkembangan optimal pada masa emas pertumbuhan.

Pemantauan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan, hingga penilaian perkembangan kognitif dan motorik. Hal ini sejalan dengan data dari Badan Pusat Statistik yang menyatakan bahwa periode usia dini adalah fase kritis dalam pembentukan dasar kesehatan, kecerdasan, serta keterampilan sosial dan emosional anak.

Dengan adanya data dan informasi yang akurat mengenai pertumbuhan anak, pemerintah daerah dapat merancang dan menerapkan program intervensi gizi dan kesehatan yang lebih efektif. Ini termasuk upaya penurunan angka stunting, yang merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan manusia dan telah menjadi fokus pemerintah, sebagaimana terlihat dari berbagai program dan inisiatif yang telah diluncurkan.

Posyandu, sebagai ujung tombak layanan kesehatan primer di Indonesia, memegang peran vital dalam upaya ini. Melalui posyandu, pemantauan pertumbuhan anak dapat dilakukan secara rutin dan terintegrasi, memastikan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk orang tua dan pengasuh, untuk aktif berpartisipasi dalam program-program yang diselenggarakan di posyandu.

Kesadaran kolektif ini diharapkan dapat membentuk fondasi yang kuat untuk generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.

“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, masa depan anak-anak Indonesia, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir, akan dapat terbentuk dengan lebih cerah dan penuh harapan,” pungkasnya.(adv)




Pj Bupati Inhil Tutup Secara Resmi UMKM Expo 2024

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Telah berlangsung hampir sepekan, Gelaran UMKM Expo Inhil 2024 resmi ditutup Penjabat (Pj) Bupati Erisman Yahya, pada Sabtu (26/10) malam, di Lapangan Gajah Mada Tembilahan .

Penutupan sekaligus Malam Puncak UMKM Expo Inhil 2024, dihadiri unsur Forkopimda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Organisasi Masyarakat dan tamu undangan merupakan perwakilan perusahaan yang ada di Inhil.

Terselenggaranya rangkaian demi rangkaian Expo, Pj Bupati ucapkan terimakasih kepada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Inhil, Yayasan Mitra Insani, DPMPTSP dan seluruh pelaku UMKM yang bertungkus lumus menyukseskan acara ini.

“Ini adalah sebuah inovasi kreatif yang dilakukan anak-anak muda kita. Selama Expo kami yakini, telah banyak transaksi terjalin yang membuka peluang UMKM kita semakin berkembang dan naik kelas”, ungkap Erisman Yahya.

Ketua Hipmi Inhil Ardiansyah Julor katakan, salahsatu upaya pengembangan UMKM, dengan diadakannya kegiatan Temu Bisnis.

“Temu Bisnis memperkuat kemitraan UMKM dengan perusahaan besar. Jadi, perusahaan tak hanya menyumbang pendapatan daerah atau lapangan kerja, tapi juga meningkatkan kolaborasi agar UMKM semakin maju”, tutur Ardiansyah Julor.

Berbagai rangkaian acara mengisi Malam Puncak UMKM Expo Inhil 2024, mulai dari pembagian doorprize untuk penonton dan pelaku UMKM, serta pemberian penghargaan kepada perusahaan yang berkontribusi dalam pada acara ini. (ADV)




Pj Bupati Inhil yang Diwakili H Arifin Buka COMPAS Season 2 di MAN I Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Acara Competition of Paskibra (COMPAS) Season 2 yang diselenggarakan oleh MAN 1 Indragiri Hilir resmi dibuka pada Sabtu (26/10/2024). Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), H Arifin, S.Sos., MM turut menghadiri dan membuka acara yang mengusung tema “Melangkah Searah Mata Angin” tersebut.

Kegiatan yang diadakan di halaman MAN 1 Indragiri Hilir ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Polres Inhil, Kodim 0314 Inhil, Kepala Sekolah MAN 1 Inhil beserta jajaran, dewan juri, para peserta lomba, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Arifin, Pj Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan acara ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, saya menyambut baik dan memberi apresiasi penuh terhadap kegiatan positif ini. Kami berharap COMPAS menjadi wadah untuk melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan tangguh,” ujarnya.

Acara pembukaan ditandai dengan pemasangan nomor peserta dan pengguntingan pita oleh H. Arifin. COMPAS Season 2 ini diikuti oleh peserta dari SMA dan MA sederajat se-Kabupaten Indragiri Hilir, dengan harapan dapat menciptakan kompetisi yang sehat antarpelajar di bidang paskibra.

“Saya sangat mengapresiasi dedikasi serta semangat juang para peserta yang telah berlatih dengan tekun. Semoga melalui kompetisi ini, kalian dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih hasil yang memuaskan,” tambah Arifin.

Dengan berlangsungnya COMPAS Season 2, diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi ajang yang membantu pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Indragiri Hilir. ( Adv)




Terapkan Pola Hidup Sehat Cegah Diabetes Melitus sejak Dini

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri menjelaskan bahannya penyakit diabetes melitus dan upaya pencegahan sedini mungkin.

Diabetes melitus adalah kondisi medis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah. Gejala-gejala yang umum dari diabetes melitus termasuk sering merasa haus (polidipsia), sering buang air kecil (terutama di malam hari), dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Individu yang menderita diabetes juga dapat mengalami penurunan massa otot, pandangan yang kabur, dan kelelahan yang berlebihan. Selain itu, luka yang sulit sembuh, infeksi yang sering terjadi, serta mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki adalah gejala lain yang perlu diwaspadai.

Penting untuk diingat bahwa gejala-gejala ini bisa berkembang secara perlahan dan mungkin tidak langsung terlihat jelas, sehingga seringkali kondisi ini tidak terdiagnosis hingga terjadi komplikasi. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin dan kesadaran akan gejala-gejala ini sangat penting untuk deteksi dini dan pengelolaan yang tepat dari diabetes melitus.

Mengadopsi pola hidup sehat merupakan langkah penting dalam pencegahan diabetes. Menurut sumber yang dapat diandalkan, menjaga berat badan ideal, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan melakukan aktivitas fisik secara teratur adalah beberapa cara efektif untuk mengurangi risiko diabetes.

Selain itu, menghindari konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula, dan natrium juga sangat disarankan. Makanan seperti susu sapi berlemak, keju, es krim, sosis, dan makanan cepat saji harus dibatasi. Sebaliknya, meningkatkan asupan makanan yang kaya serat, seperti buah dan sayuran, serta makanan yang mengandung lemak baik dapat membantu menjaga keseimbangan nutrisi.

“Penting juga untuk memeriksa kadar gula darah secara rutin, karena hal ini dapat membantu mendeteksi dan mengelola kadar gula darah sebelum berkembang menjadi diabetes,” jelas Kelapa Dinas Kesehatan, Rahmi Indrasuri.

Tidak hanya itu, mengelola stres dengan baik juga tidak kalah pentingnya, karena stres dapat mempengaruhi kadar gula darah dan respons tubuh terhadap insulin. Oleh karena itu, praktik seperti meditasi, yoga, atau kegiatan relaksasi lainnya dapat menjadi bagian dari rutinitas harian.

Selain itu, menghindari rokok dan alkohol juga dapat menurunkan risiko diabetes, karena kedua kebiasaan ini diketahui dapat mempengaruhi metabolisme glukosa dan resistensi insulin. Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan ini, individu tidak hanya dapat mengurangi risiko diabetes, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.(adv)




Pj Bupati Inhil Resmikan Masjid An-Nur

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR -:Masjid adalah tempat ibadah kaum muslimin yang memiliki peran strategis dalam pertumbuhan peradaban umat islam.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Erisman Yahya, saat meresmikan Masjid An-Nur yang terletak di jalan Bersama parit 10, Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan.

Masjid yang diresmikan Pj Bupati pada Jumat (25/10) ini, sebelumnya adalah musala. Erisman Yahyapun mengapresiasi upaya pihak terkait atas perubahan status tersebut.

“Musala dan masjid sama-sama tempat ibadah, tempat kita sujud kepada Allah SWT. Tapi saya harapkan, dengan adanya perubahan status ini terjadi pengembangan kegiatan ibadah yang meningkatkan tali silaturahmi”, tutur Erisman Yahya.

Lebih lanjut Pj Bupati berpesan kepada pengurus masjid, agar memotivasi masyarakat setempat untuk memakmurkan tembah ibadah ini.

“Salat, Dzikir, Baca Al-Quran, adalah bagian upaya memakmurkan masjid sebagai tempat ibadah. Namun, sebagai tempat peradaban kaum muslimin, masjid harus diberdayakan dengan kegiatan yang bermanfaat demi kemaslahatan umat dengan fungsi-fungsi sosial, seperti pengentasan kemiskinan, ketidaktahuan, dan kedangkalan imam”, imbuh Pj Bupati Erisman.

Harapan tersebut dapat terwujud, jika masjid
dikelola dengan manajemen yang baik. Karena itu, perlunya organisasi yang mampu mendayagunakan fungsi masjid dengan optimal. (Adv)




Dinkes Inhil Himbau Masyarakat Deteksi Dini Hipertensi

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILI – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir telah mengambil langkah-langkah strategis dalam menangani kasus hipertensi di kabupaten Indragiri Hilir.

Berdasarkan data terbaru, prevalensi hipertensi di kabupaten tersebut mencapai angka yang signifikan, sehingga memerlukan perhatian serius. Dinas Kesehatan menekankan pentingnya deteksi dini dan pengelolaan kondisi ini secara efektif.

Mengadvokasi pendekatan ‘PATUH’ yang meliputi Periksa kesehatan secara rutin dan ikut anjuran dokter, Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, Tetap diet dengan gizi seimbang, Upayakan aktivitas fisik dengan aman, dan Hindari asap rokok, alkohol, dan zat karsinogenik lainnya.

Selain itu, Dinkes juga mendorong masyarakat untuk mengadopsi perilaku ‘CERDIK’, yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet Seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stress. Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan dapat menurunkan angka hipertensi dan mencegah penyakit tidak menular lainnya.

Pada tingkat layanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir telah meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan untuk menangani pasien dengan hipertensi. Ini termasuk pelatihan tenaga kesehatan dalam diagnosis dan pengelolaan hipertensi, serta penyediaan obat-obatan esensial dan peralatan medis yang diperlukan.

Dengan pendekatan komprehensif ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir berharap dapat mengurangi beban hipertensi di masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi. Mereka terus berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat, meningkatkan layanan kesehatan, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi di Kabupaten Indragiri Hilir.(adv)