Laka Laut di Perairan Sungai Batang Gangsal, 1 Korban Hilang

RETEH (detikriau.org) – Peristiwa tabrakan terjadi di Perairan Sungai Batang Gangsal di Parit Daeng Perani Desa Seberang Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Senin (28/2/2017) sekitar pukul 5.15 WIB.

Tabrakan tersebut terjadi antara pompong dengan speedboat. Saat itu, pompong ditumpangi sebanyak 8 orang dan seluruhnya warga Desa Pasenggerahan Kecamatan Sungai Batang, termasuk supir. Sedangkan speedboat, hanya dibawa seorang diri.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, atas insiden itu mengakibatkan seorang korban hilang yakni sopir pompong Rudi Hartono (24) dan 1 lagi menimpa Uda (55), ia mengalami luka dibagian kepala sebelah belakang.

“Korban luka sudah dirawat di Rumah Sakit Tengku Sulung Pulau Kijang, sedangkan korban hilang masih dalam pencarian,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melaluo Paur Humas, IPTU Heriman Putra.

Kronologisnya, pompong dengan besar muatan  4 Ton tanpa nama itu berangkat dari Pasenggrahan menuju Kotabaru Kecamatan Keritang. Sesampainya di TKP, tiba-tiba datang sebuah Speedboat yang tidak dikenal dari arah Pulau Kijang dan langsung menabrak.

Kala itu, pengemudi pompong Rudi Hartono jatuh ke sungai dan juga menyebabkan pompong menderita kerusakan di haluan serta mesinnya langsung mati.

Karena takut pompong akan tenggelam, Cottang (salah seorang penumpang) langsung berinisiatif mendayung dengan alat seadanya ke tepi sungai, sedangkan sopir speedboat itu langsung kabur meninggalkan TKP.

“Mengetahui kejadian tersebut, petugas Polsek Reteh bersama Personel Sat Polair Polres Inhil dan masyarakat langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban dan melakukan pencarian terhadap korban Rudi Hartono. Kecelakaan laut ini dan speed boat yang menabrak pompong masih dalam penyelidikan,” tutupnya./mirwan




Kunjungan “Sahabat Kelapa Indonesia” diharapkan Beri Dampak Positif

Tembilahan, detikriau.org – Sekda Inhil, H Said Syarifudin berharap kunjungan sekelompok pemerhati dan pelaku usaha yang menamakan diri “Sahabat Kelapa Indonesia” ke Kabupaten Indragiri Hilir akan memberikan dampak positif bari para petani kelapa khususnya dalam peningkatan kesejahteraan.

Harapan dan apresiasi postitif ini disampaikan Sekda dalam pertemuan dan jamuan disalah satu rumah makan di Kota Tembilahan, senin (27/2/2017) malam

“Pemkab Inhil tentu saja menyambut baik kedatangan para pemerhati dan pelaku usaha yang tergabung dalam Sahabat Kelapa Indonesia ini, sehingga diharapkan mampu membawa dampak positif bagi perkembangan perkebunan kelapa dan kesejahteraan petani,” ungkap Sekda.

Kedatangan para pengusaha ini selain dalam penjajakan menanamkan investasi khususnya dibidang perkebunan kelapa di Inhil mereka juga menyatakan komitmen untuk mensejahterakan petani kelapa.

Sahabat Kelapa Indonesia mengakui potensi kelapa di Kabupaten Inhil sangat besar dibandingkan dengan daerah penghasil kelapa lainnya di Indonesia.

Selain itu, kedatangan mereka juga dalam rangka persiapan Kabupaten Inhil sebagai tuan rumah Hari Kelapa Dunia pada bulan September 2017 mendatang. Kedatangan mereka untuk melihat persiapan-persiapan Inhil menghadapi Peringatan Hari Kelapa Dunia yang akan dihadiri oleh perwakilan dari 18 negara tersebut.

Mauridim Simpala dari Sahabat Kelapa Indonesia mengatakan dalam rombongan ini terbagi dalam beberapa kalangan, seperti pengusaha, baik pengusaha gula, sabut kelapa dan lainnya termasuk  para pemerhati kelapa.

“Kami berharap potensi kelapa  Inhil yang sangat besar ini dapat lebih terekspose ke masyarakat Indonesia,” Ujarnya.

Sahabat Kelapa Indonesia lainya, Wardoyo dari Asian and Pacific Coconut Community (APCC) menjelaskan bahwa APCC adalah sebuah organisasi internasional yang beranggotakan negara-negara produsen kelapa di seluruh dunia. APCC saat ini beranggotakan18 negara.

Dalam fungsinya, APCC bertujuan untuk mempromosikan dan mengkoordinasi semua aktivitas industri kepala yang berhubungan dengan kesejahteraan petani-petani kecil. Selain itu APCC juga terlibat dalam pengembangan industri itu sendiri termasuk produksi, pemrosesan hingga pemasaran produk-produk yang berasal dari kelapa.

Bahkan menurutnya, dengan potensi kelapa yang dimiliki, dunia menyatakan Kabupaten Inhil sangat layak untuk menjadi tuan rumah Hari Kelapa Dunia.

“Peringatan Hari Kelapa Dunia bertujuan untuk membangkitkan kembali kesadaran bahwa pentingnya kelapa di perhatikan, investasi kelapa digalakkan serta tentunya kesejahteraan petani kelapa bisa ditingkatkan,” katanya.

Charly Angkiriwang dari PT Tulus Agri mengaku sudah 20 tahun fokus dalam upaya meningkatakan pertambahan nilai kelapa. Seperti misalnya bagaimana produk kelapa itu disukai masyarakat dan bernilai tinggi.

“Dengan luasan areal perkebun kelapa di Inhil yang lebih luas dari seluruh Kelapa yang ada di India, maka Inhil memiliki potensi yang sangat besar,” Yakininya.

“Saat ini produk kelapa sangat diminati oleh dunia. Buktinya kini sudah cukup banyak negara yang menjalin komunikasi dengan kami untuk bekerjasama di bidang kelapa ini, ” akhirinya./Kominfo/adv/Mirwan




Diskominfo Inhil Dukung KPU Publikasi Pelaksanaan Pilkada 2018

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendukung sepenuhnya dalam rangka publikasi pelaksanaan Pilkada tahun 2018 yang akan datang.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Diskominfo Inhil HM Thaher saat menerima kunjungan Komisioner KPU Kabupaten Inhil, Senin (28/2/2017).

“Saya sangat mengapresiasi atas kunjungan komisioner KPU Inhil ini dan akan mendukung publikasi pelaksanaan Pilkada mendatang dari beberapa bentuk penyampaian informasi, baik melalui Radio, TV maupun media massa,” katanya.

Khususnya lanjut Thaher, media-media yang dikelola langsung maupun yang sudah bekerja sama dengan Diskominfo Inhil. Dengan begitu, pemberdayaan secara maksimal untuk memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat bakal dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Ketua KPU H Suhaidi sangat kagum dan berterima kasih atas sambutan dan penjelasan serta dukungan pihak Diskominfo untuk membantu menyukseskan Pilkada Inhil 2018.

“Mudah-mudahan dengan kunjungan ini, KPU bisa sesegera mungkin mempersiapkan materi yang akan dipergunakan untuk sosailaisai pilkada tahun 2018,” harap Suhaidi./Mirwan




Untuk Tiga Hari, Dinsos Tampung Penghuni Emper Toko “Kamariah” di Rumah Singgah.

“Tawarkan Perawatan ke Panti Jompo di Pekanbaru”

Arsip foto detikriau.org/mirwan
Arsip foto detikriau.org/mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) inapkan Kamariah (70) di rumah singgah jalan Bunga Tembilahan, Selasa (28/2/2017).

Sayangnya, pihaknya hanya bisa memberi waktu selama 3 hari. “Di rumah singgah ini hanya 3 hari,” kata Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos Inhil, Syaiful Kelana kepada detikriau.org di ruang kerjanya.

Menurutnya, dalam jangka 3 hari tersebut, Dinsos bakal menyempatkan untuk mengurus berbagai hal. Salah satunya, mengirim ke rumah jompo di Pekanbaru.

“itupun jika keluarganya menyetujui. Dipanti bisa tinggal dalam jangka waktu lama tetapi harus mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, anak Kamariah, Udin (54) mengaku berat pisah dengan orang tuanya.

“Saya masih bisa mengurusi ibu saya, dia lumpuh. Tak bisa hidup mandiri,” tuturnya.

Saat ini, Udin masih tinggal di jalan Sultan Syarif Qasim, tepat di emperan toko pasar jongkok bagian pedagang PJ paling ujung di sekitar Jalan Abdul Manaf.

Dan sekedar untuk diketahui, wanita lansia itu dibawa oleh Satpol PP atas permohonan bantuan dari Dinsos.

“Sebenarnya ini bukan urusan kami, tapi saya dihubungi Kepala Dinsos yang meminta bantu membawa ibu itu. Jadi kami bawalah,” ujar Kasatpol PP, TM Syaifullah./Mirwan




Kantongi 10 butir Extacy, Polisi Ringkus Warga Pabenaan. 1 Pelaku DPO

Tembilahan, detikriau.org – Jajaran kepolisian Polres Indragiri Hilir kembali membekuk pelaku tindakpidana penyalahgunaan narkoba. Penangkapan kali ini dilakukan terhadap seorang warga Desa Pabenaan berinisial S (28). Senin (27/2/2017).

Pria ini diamankan saat melintas di Jembatan Parit Nangka Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kotabaru Reteh Kec. Keritang Kab. Inhil dengan Barang Bukti berupa 10 butir Pil Extasi, 1 buah kotak rokok merk Class Mild, 1 lembar plastik bening, 1buah HP Merk Samsung Senter warna hitam dan uang tunai sebesar Rp. 100 ribu.

Keterangan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kapolsek Keritang AKP Sutono, H.S, penangkapan terhadap tsk diawali dari informasi masyarakat yang mengabarkan adanya 2 orang pria yang diduga membawa narkotika jenis ekstasi dari Desa Pebenaan sedang menuju Desa Kotabaru Seberida.

Mendapatkan informasi tersebut, sekira pukul 23.00 WIB, Unit Opsnal Polsek Keritang yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Keritang AKP SUTONO, HS menyusuri jalan ke arah Kotabaru Reteh. Ketika sampai di Jembatan Parit Nangka Jalan Ahmad Yani Kelurahan Kotabaru Reteh (TKP), Unit Opsnal berjumpa 2 orang laki – laki yang berboncengan pada 1 unit sepeda motor.

Namun saat akan diberhentikan, pelaku yang membawa sepeda motor langsung tancap gas berupaya kabur melarikan diri. Pelaku itu dapat meloloskan diri, tapi penumpang yang diboncengnya terjatuh dari sepeda motor.

Kemudian pelaku yang jatuh tersebut, dapat diamankan dan ketika dilakukan penggeledahan ditemukan 10 ( sepuluh butir ) Narkotika jenis Pil ekstasi di dalam kantong celana sebelah kiri.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Keritang guna proses penyidikan lebih lanjut, sedangkan pelaku yang berhasil meloloskan diri, dalam pengejaran Unit Opsnal Polsek Keritang.’ Sampaikan Kapolsek./Am




Minggu Ke-2 Pasca Kejadian, Polisi Belum Ungkap Pelaku “Molotov” pada 2 Bank di Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung SIK mengatakan, kasus Bom Molotov di arena Bank Riau-Kepri dan BNI Cabang Tembilahan masih dalam penyelidikan.

“Saat ini kami masih lakukan penyelidikan dengan mempelajari sejumlah bukti-bukti yang ada,” ungkap Dolifar, Selasa (28/2/2017).

Untuk itu, ia mengajak kepada masyarakat untuk mendoakan dan membantu upaya penyelesaian kasus tersebut.

Sekedar mengingatkan, insiden Bom Molotov tersebut terjadi pada hari Sabtu (18/2/2017) sekira pukul 13.00 WIB.

Atas insiden itu, 2 unit sepeda motor yang terparkir di teras Bank Riau-Kepri yakni merk Honda Mega Pro BM 4637 GY dan Honda Supra 125 BM 3060 GK sedikit mengalami rusak ringan akibat terbakar./Mirwan