14 Kasus Hasil Ops Antik Siak 2017, Polres Inhil Tangkap Tsk Berprofesi ASN hingga Pengangguran

Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung SIK memperlihatkan sejumlah Barang Bukti yang berhasil di sita.
Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung SIK memperlihatkan sejumlah Barang Bukti yang berhasil di sita.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil mengungkap sedikitnya 14 kasus Narkoba pada Operasi Antik Siak 2017 yang berlangsung selama 12 hari dari tanggal 20 Februari sampai 3 Maret 2017.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung dalam press release di aula Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Senin (6/3/2017).

“rinciannya 7 perkara Sabu-sabu dan 2 perkara ekstacy,” kata Dolifar yang didampingi Waka Polres Inhil KOMPOL Dr Azwar dan sejumlah perwira lainnya.

Dijelaskan, dari jumlah itu pihaknya telah mengamankan 18 tersangka, dua diantaranya berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), 2 mahasiswa, 1 pelajar, 1 buruh, 8 wiraswasta, 1 petani dan 3 orang pengangguran. Sedangkan barang bukti yang diamankan seberat 73,6 gram untuk sabu-sabu, ekstasi 18,5 butir dan jenis Happy Five 60 butir.

“Hasil introgasi, sejumlah barang bukti ini kebanyakan dapat dari luar seperti Batam dan Pekanbaru,” tambahnya./Mirwan




Galang Dana, Mahasiswa UNISI Bertungkus Lumus “Jual Suara” dan Ngetem di Traiffic Light

“Waw… dalam 1 Hari Terkumpul Dana Rp 4,3 Juta lebih”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mahasiswa Universitas Islam Indragiri (Unisi) melakukan aksi mengamen di sejumlah titik keramaian kota Tembilahan, Minggu (5/3/2017) sore.

Aksi tersebut dilakukan untuk penggalangan dana membantu Pondok Pesantren Anwaru Ulum Kilometer 10 Dusun Mugo Mulyo Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang.

“Ngamen buat ngumpulkan uang biar bisa bantu adek-adek yang sekolahnya kebakaran di KM 10 Kecamatab Keritang,” kata salah seorang mahasiswa Unisi, M Ali.

Sementara itu, Ketua LPPH Unisi, Rosdianto mengatakan bahwa aksi ngamen tersebut merupakan bagian rangkaian penggalangan dana. disejumlah titik-titik keramaian jalan raya seperti di simpang empat Traffic Light Jalan M Boya dan simpang empat Traffic Light Jalan Batang Tuaka juga dilakukan pungutan secara suka rela.

“Alhamduliilah terkumpul Rp 4.341.300, ini merupakan bentuk kepedulian UNISI terhadap musibah yang terjadi di Pondok Pesantren di Keritang,” ujarnya.

Tak hanya hari ini ditambahkan Rosdianto, pihaknya juga berencana kembali akan menggalang dana pada hari berikutnya. Dengan harapan, sedikit banyaknya bisa meringankan para pengurus dan santri Ponpes Anwaru Ulum.

Sekedar mengingatkan, lembaga pendidikan keagamaan muslim tersebut baru mendapat musibah kebakaran, Sabtu (4/3/2017) kemarin, yang mengakibatkan 10 ruang belajar dan 1 Kantor guru ludes jadi arang. Akibatnya, kerugian yang ditanggung mencapai Rp 1 Miliyar./Mirwan




Pemkab Inhil Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Pesantren Anwaru Ulum

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil melakukan pemberisahan dilokasi eks kebakaran di pesantren Anwaru Ulum
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil melakukan pemberisahan dilokasi eks kebakaran di pesantren Anwaru Ulum

Tembilahan, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat membantu korban kebakaran di Pesantren Anwaru Ulum, Kilometer 10, Dusun Mugo Mulyo, Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang.

Bantuan berupa logistik, tikar dan sembako ini diserahkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial Inhil.

“Ini instruksi langsung dari Bupati Inhil HM Wardan melalui WhatsApp. rencananya, nanti Pemkab juga akan memberikan bantuan berupa buku,” sampaikan Kepala BPBD Inhil, Yusfik, Ahad (5/3/2017)

Pemberian bantuan ini menurutnya merupakan wujud simpati pemerintah daerah terhadap korban bencana di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Walaupun tidak sama nilainya dengan yang telah terbakar tapi kami berharap bantuan ini bisa membantu korban dalam melakukan aktivitas kedepannya,” ucap Yuspik.

Yuspik menyebutkan, bencana kebakaran memang sesuatu yang tidak bisa kita prediksi akan tetapi proses pencegahan harus diketahui agar musibah bisa teratasi. “Minimal kita tahu apa sebab yang bisa mengakibatkan kebakaran, jadi kita bisa mencegah,” sebutnya.

Kendati demikian, Kepala BPBD Inhil itu tetap menghimbau kepada masyarakat Inhil untuk tetap berhati-hati dan waspada agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Sekecil apapun yang namanya api harus kita waspadai dan harus kita cegah agar tidak melengahkan kita,” ungkap Yuspik.

Selain turun memberikan bantuan, BPBD juga membawa satu tim Tim Reaksi Cepat (TRC) juga melakukan pembersihan dilokasi pasca kebakaran sekaligus sosialisasi tentang Karhutla./adv/kominfo/mirwan

 




diamuk Jago Merah, Rp 1 Miliar Asset Pesantren Anwaru Ulum Keritang Menghitam

Keritang, detikriau.org – Kebakaran besar menimpa Pesantren Anwaru Ulum. Kompleks pendidikan di Kilometer 10 di Dusun Mugo Mulyo Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang. Akibat amukan jago merah ini,  10 ruang kelas dan 1 ruang kantor guru menjadi arang. Kerugian material ditaksir mencapai Rp. 1 miliar , sabtu (4/3/2017) sekira pukul 17.10 Wib.

Menurut penjelasan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Keritang AKP Sutono HS, amukan api pertama kali diketahui oleh warga yang tinggal di dekat Pesantren. Saat itu ia menyaksikan ruang kelas X B mengeluarkan asap menghitam.

Melihat gebulan asap, para warga bersama Kepala Desa Lintas Utara seketika berupaya memadamkan api dengan alat seadanya dibantu 1 unit mesin Robin.

Personel Polsek Keritang dan Babinsa setempat yang mendapat laporan, ikut berjibaku memadamkan api, namun apa daya, api sudah terlanjur membesar.

Api baru berhasil dikuasai sekira pukul 19.00 WIB.

“Api diperkirakan berasal dari hubungan pendek arus listrik, dan masih dalam penyelidikan Polsek Keritang”, tutup AKP Sutono./ Am




BPBD Inhil Tetapkan Siaga Darurat Jembatan Ambruk di Bente

“BNPB Setujui Gunakan Anggaran Bangun Jembatan Darurat”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menetapkan siaga darurat pasca ambruknya jembatan Saka Jalan di Desa Bente Kecamatan Mandah.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Inhil, Yusfik, Sabtu (4/3/2017). Menurutnya, penetapan status siaga darurat itu untuk mempercepat dalam penanggulangan bencana.

“Kami menetapkan status siaga darurat atas ambruknya Jembatan Saka Jalan di Desa Bente, Kecamatan Mandah ini,” katanya.

Saat ini, pihaknya sudah memulai kegiatan dari pembersihan lokasi dan pendataan kerusakan bangunan jembatan.

Bahkan, pembangunan jembatan darurat tersebut juga bakal dibangunkan bersifat sementara, anggaran yang digunakan melalui APBN yang dinyatakan sudah mendapat persetujuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kita sudah menghubungi BNPB melalui seluler pasca ambruknya jembatan, alhasil penggunaan APBN untuk bangunan jembatan darurat disetujui,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Inhil Tengku Jauhari mengatakan kalau pembangunan jembatan Saka Jalan sudah menjadi prioritas dan dan telah ditetapkan melalui SK Gubernur pada akhir bulan Februari 2017 melalui dana Bankeu Provinsi Riau.

“Jembatan permanen akan dibangun pada tahun ini juga melalui anggaran Bankeu Provinsi Riau sebesar 4,3 Miliyar yang sudah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Riau Nomor kpts 233/II/2017 tanggal 28 Pebruari 2017,” sampaikannya./Mirwan




Ilham, Si Pengamen Cilik Hibur Para Pelajar SLBN Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ilham Rahmadilla (13), seorang pengamen cilik tampil beda. Dimana, biasanya melantunkan tembang-tembang di Caffe dan rumah makan. Namun kali ini ia menghibur para pelajar Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tembilahan, Sabtu (4/3/2017).

Saat itu, putra pasangan Yudi Yolando (38) dan Faridah (42) itu menyumbang 3 tembang, salah satunya lagu Wakil Rakyat yang dipopulerkan oleh Iwan Fals.

Ilham ini diajak orang tua angkatnya, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Marlis Syarif dimoment kegiatan sosialisasi berbagai aturan lalu lintas dari Polres Inhil.

“Setiap kegiatan kami ke sekolah selalu bawa Ilham sekaligus menghibur anak-anak,” kata Marlis Syarif kepada detikriau.org melalui pesan singkat WhatsApp.

Diketahui, Ilham ini adalah seorang pelajar kelas VII SMP Negeri I Tembilahan Hulu asal Jalan Budiman Gg Silaturahim 3 Tembilahan.

Profesinya sebagai pengamen sudah berlangsung sejak Desember 2016 kemarin. Biasanya, bocah berkulit putih ini turun dimalam hari setelah shalat Isya dengan sasaran tempat keramaian, seperti Caffe dan rumah makan.

Ia memiliki cirikhas, setiap mengamen, pakaiannya selalu rapi dengan baju kemejanya. Kemudian tidak terlepas dari alat yang dimainkan Gitar dan Harmonika serta mengenakan topi koboy.