Bekuk 3 Terduga pelaku Penyalahgunaan Narkotika, Polisi Sita 79,2 Gram Shabu-Shabu

Tembilahan, detikriau.org – Polres Inhil amankan tiga orang yang diduga menjadi pelaku tindak pidana narkotika di TKP Jalan Gunung Daek, Kelurahan Tembilahan Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu 19 Maret 2017, pukul 15.30 WIB. Ketiga orang yang diamankan tersebut, adalah 2 orang laki – laki, masing Ad alias As (41 tahun) dan H alias M (26 tahun), serta seorang perempuan berinisial Ju alias Ij (20 tahun).

Kapolres AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kasat Res Narkoba Polres Inhil, AKP Bachtiar, S.H, membenarkan penangkapan ketiga terduga pelaku tersebut. Kasat menuturkan lebih lanjut, bahwa sehari sebelumnya, Sat Res Narkoba menerima informasi dari masyarakat, bahwa di Salon M, ketiga terduga pelaku ditenggarai sering melakukan transaksi narkoba.

Mendapatkan informasi, Kasat memerintahkan Unit Opsnal Sat Res Narkoba untuk melakukan penyelidikan.

Setelah didapat informasi yang akurat, pada hari Minggu, tanggal 19 Maret 2017, pukul 15.30 WIB, Unit Opsnal menangkap mereka, saat ketiganya berada di Salon M, di Jalan Gunung Daek.

Ketika digeledah, ditemukan 1 paket besar narkotika jenis shabu – shabu yang disembunyikan di dalam Kotak Susu merk Dancow berbungkus plastik asoy warna hitam, (diperkirakan berat barang bukti 79 gram. red), 1 paket kecil narkotika jenis shabu – shabu (diperkirakan berat barang bukti 0.2 gram. red), 7 lembar plastik putih bening, diduga pembungkus shabu – shabu, 3 unit sepeda motor, terdiri 2unit merk Honda Vario dan 1 unit merk Honda HMX, 6 unit Handphone berbagai merk, dan uang tunai sebesar Rp. 8.530.000.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku Ad, di Jalan Gunung Daek, dan ditemukan lagi barang bukti berupa 4 buah kaca pirex, 2 unit timbangan digital, 1 set bong, 1 buah kotak rokok warna hitam berisikan 1 plastik kleb yang diduga bekas pembungkus shabu – shabu san 4 lembar plastik bening yang diduga pembungkus shabu – shabu.

“Saat ini, ketiga terduga pelaku, sudah kami amankan di Polres Inhil, untuk proses penyidikan lebih lanjut”, pungkas AKP Bachtiar./ AM




Sekda Inhil Pimpin Apel Akbar dan Gladi Penanggulangan Bencana Karhutla 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin memimpin apel akbar Gladi Penanggulangan bencana Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di lapangan Upacara Gajah Mada Tembilahan, Senin (20/3/2017).

Saat itu, turut dihadiri Kepala BASARNAS Provinsi Riau Pos Siaga SAR Tembilahan Letda Rio Putra, Kepala BPBD Provinsi Riau yang diwakili Kabid Pencegahan dan Kesiap siagaan Komaruddin, Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, Asisten dan beberapa pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Dan kala itu juga, Sekda didampingi Unsur Forkopimda memeriksa pasukan dan personil serta peralatan yang mengikuti apel akbar dan galadi lapangan Penanggulangan Bencana Karlahut di Kabupaten Inhil tahun 2017 yang diikuti kepada TNI, Polri, Manggala Agni, Polisi Kehutanan, Satuan Polisi Pamong Praja, pemadam kebakaran dan masyarakat peduli api serta Basarnas Provinsi Riau Pos Siaga SAR Tembilahan.

Bencana bukan hanya menjadi urusan pemerintah saja. Tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha/swasta serta masyarakat. Bencana adalah urusan semua pihak, karena yang terkena dampak oleh bencana kita rasakan bersama. Pencegahan dini terhadap bencana dapat mengurangi, bahkan menghindarkan dampak yang terjadi akibat bencana,” kata Said Syarifuddin.

Ditambahkan, pencegahan dini dapat dilakukan dengan seringnya kita melakukan simulasi dan gladi lapangan, sehingga hal apa yang perlu dipersiapkan, proses evakuasi dan teknik evakuasi harus diperhitungkan juga.

Untuk mewujudkan hal tersebut, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau memandang perlu untuk mengadakan gladi lapangan  penanggulangan bencana tahun 2017 ini di Kabupaten Inhil yang termasuk Kabupaten yang rawan bencana karlahut di Provinsi Riau.

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan rasa bangga serta apresiasi kepada TNI, Polri, Manggala Agni, Polisi Kehutanan, Satuan Polisi Pamong Praja, pemadam kebakaran, dan masyarakat peduli api serta segenap komponen masyarakat dan stake holder terkait yang telah bekerja sama dengan baik dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di kabupaten indragiri hilir,” tuturnya.

Diketahui, berdasarkan hasil rekapitulasi kebakaran hutan dan lahan, jumlah area terbakar pada tahun 2015 seluas + 845,9 ha dengan jumlah hotspot 371, sedangkan pada tahun 2016 terjadi penurunan kebakaran hutan dan lahan yang cukup signifikan yakni jumlah area yang terbakar + 80 ha dengan jumlah hotspot 26.

Penurunan jumlah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah kabupaten indragiri hilir pada tahun 2015 – 2016 tersebut karena adanya upaya-upaya yang dilakukan yakni melakukan patroli rutin, melakukan sosialisasi, melakukan himbauan, baik secara lisan maupun tertulis serta melakukan pembinaan kelompok masyarakat akan bahaya kebakaran hutan dan lahan.

Untuk itu, ia berharap upaya-upaya ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, agar kebakaran hutan dan lahan dikabupaten indragiri hilir dapat kita minimalisir bahkan mungkin hilang.

Usai memimpin apel Pemerintah Kabupaten Inhil menerima Draf Prosedur tetap Penanggulangan Bencana KARLAHUT tahun 2017 yang diteriama Sekda Said Syarifuddin dari BPPB Provinsi Riau./ADV/Mirwan




Perdana, Kelas Inspirasi Tembilahan Motivasi Para Pelajar SD

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Para relawan yang tergabung dalam Kelas Inspirasi Tembilahan turun langsung ke sejumlah sekolah tingkat dasar, Senin (20/3/2017).

Kegiatan tersebut berlangsung lancar dengan berbagi 7 kelompok, ada di SDN 014 Seberang Tembilahan, SDN 015 Tembilahan Hulu, SDN di Pulau Palas, Sungai Luar dan beberapa titik lainnya.

Pihaknya tidak sebatas menginspirasi secara teori, namun juga langsung menghadirkan sejumlah profesi diantaranya seperti Wartawan, Polri, TNI, ASN, pegawai Bank, petugas Damkar, Tim Basarnas dan lain sebagainya.

“Kami lakukan ini bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa lewat profesi,” kata Koordinator Relawan Kelas Inspirasi Tembilahan, Sataril Gafar.

Dijelaskan, program Kelas Inspirasi tersebut bukan juga sebatas kegiatan putra Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Namun katanya, Kelas Inspirasi telah berlangsung sejak beberapa tahun lalu di berbagai wilayah di Indonesia, terutama wilayah Pulau Jawa. Hanya saja untuk wilayah Negeri Sri Gemilang ini baru dilakukan yang bersifat perdana.

Menurutnya, program luncuran Menteri Pendidikan RI massa jabatan Anes Baswedan ini sangat disambut baik oleh Pemkab Inhil melalui Dinas Pendidikan. Sehingga, pihaknya juga bisa melaksanakan dengan lancar.

“Kita bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil. Semoga terus berlangsung sampai meraih tujuan yang diimpikan,” harapnya./mirwan




Tukang Becak di Tembilahan Adu Kekuatan, 1 Orang Rubuh Bersimbah Darah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Belum jelas sebab musababnya, dua orang sahabat, Ru alias Ja (34) dan Iy yang keduanya merupakan warga Jalan Pangeran Hidayat, Kel. Tembilahan Hilir, Kec. Tembilahan, Kab. Inhil terlibat baku hantam.

Duel antara dua pekerja pengemudi becak ini berakhir dramatis. Ja (34) rubuh dan harus dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan setelah mendapatkan tebasan senjata tajam yang dilayangkan Iy di TKP jalan Pangeran Hidayat depan RSUD PH.Minggu, (19/3/2017) sekira pukul 21.15 WIB

Kapolres Inhil, Ajun Komisaris Besar Polisi Dolifar Manurung, SIK, melalui Kapolsek Tembilahan, Inspektur Polisi Satu Zulhendra menuturkan bahawa dari keterangan sejumlah saksi dilapangan, diketahui korban dan terduga pelaku adalah kawan akrab.

Malam itu, terduga pelaku dan korban sedang duduk bersama. Tanpa diketahui sebabnya, sekira pukul 21.15 WIB, sejumlah saksi melihat keduanya terlibat perkelahian dan berakhir dengan terlukanya korban.

Korban mengalami luka bacok dikepala bagian atas, pipi sebelah kiri dan tangan sebelah kanan. Korban langsung dibawa ke RSUD Puri Husada, untuk perawatan lukanya, sedangkan terduga pelaku, langsung melarikan diri, dan saat ini, masih dalam pengejaran Personel Polsek Tembilahan Kota, dibantu Sat Reskrim Polres Inhil.

“Sampai sekarang, korban belum bisa diperiksa karena masih dalam perawatan instensif pihak RSUD Puri Husada”, tutup IPTU Zulhendra./Mirwan




Gadaikan Sepeda Motor Kerabat, Warga Pekan Kamis Ini di Gari Polisi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seorang pria berinisial A (52) warga Jalan Inpres Desa Pekan Kamis Tembilahan Hulu diamankan Polsek Tembilahan Kota, Minggu (19/3/2017) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pasalnya, pria itu nekad menggadaikan sepeda motor milik pelapor kepada orang lain. Ia diamankan ketika berada di Pasar Pagi Trimas Keluarahan Tembilahan Kota setelah dilaporkan oleh Mah (56), warga Jalan Gunung Daek Kelurahan Tembilahan Kota.

Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kapolsek Tembilahan, IPTU Zulhendra, menceritakan peristiwa itu berawal saat terlapor, pada hari Sabtu, tanggal 11 Maret 2017, sekira pukul 16.00 WIB, datang ke rumah pelapor/korban dan mengatakan ingin meminjam sepeda motor milik korban. Alasan  terlapor kepada korban adalah motornya sedang rusak dan lagi diperbaiki di bengkel.

“Terlapor ingin melihat anaknya yang sedang mengikuti seleksi pertandingan sepak bola di Stadion Beringin Tembilahan,” katanya.

Dikarenakan sudah saling kenal, kemudian pelapor meminjamkan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Tiger Type GL 200 R1 warna hitam dengan Nomor Polisi : BM 4450 GY, nomor rangka : MH1MC231XCK041506 dan nomor mesin : MC23E-1041081 milik korban, dengan syarat bahwa sepeda motor tersebut akan dikembalikan oleh keesokan harinya.

Namun keesokan harinya, sepeda motor tersebut belum juga dikembalikan oleh terlapor. Tak sedap hati, pada malam harinya pelapor mendatangi rumah terlapor namun terlapor tidak berada di rumah.

Saat pelapor mau kembali, dia berpapasan dengan terlapor di depan rumah terlapor, lalu pelapor menanyakan keberadaan sepeda motor tersebut dan diiawab terlapor bahwa sepeda motor tersebut, sedang dibawa oleh adiknya ke Kecamatan Gaung Anak Serka dan terlapor berjanji akan mengembalikan sepeda motor tersebut pada hari Senin tanggal 13 Maret 2017.

Tunggu punya tunggu, hingga saat ini, sepeda motor tersebut tidak juga dikembalikan terlapor kepada pelapor. Atas kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta.

Kemudian setelah laporan polisi diterima, Kapolsek Tembilahan, IPTU Zulhendra, memerintahkan Unit Reskrim Polsek Tembilahan dan Unit Intelkam Polsek Tembilahan  melakukan penyelidikan keberadaan terlapor. Akhirnya terlapor berhasil diamankan pada hari Minggu tanggal 19 Maret 2017 sekira pukul 17.00 WIB, di Pasar Pagi Jalan Trimas Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil – Riau.

Saat diinterogasi, terlapor mengakui, bahwa sepeda motor tersebut telah digadaikan oleh terlapor senilai Rp 4 juta kepada orang lain.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Tembilahan, untuk penyidikan kasus tersebut lebih lanjut,” tutupnya./Mirwan




Bobol Kantor Kades Telukai Hilir, Pria Ini Digiring Polisi

TANAH MERAH (detikriau.org) – AL (19) terpaksa diamankan aparat kepolisian, Sabtu (18/3/2017) kemarin. Pasalnya, pria ini diduga kuat pelaku kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Kantor Kepala Desa Tekulai Hilir Kecamatan Tanah Merah.

Bukan sebatas Kantor Kades, warga Desa Tekulai Bugis Kecamatan Tanah Merah ini juga telah membobol rumah milik salah seorang warga setempat, Yaskur (21).

“Ia beraksi di Kantor Kepala Desa pada hari Selasa tanggal 7 Maret 2017 sekitar pukul 08.30 WIB. Tak puas dengan pencurian pertama, pelaku beraksi lagi, kali ini menyasar rumah korban Yaskur di Jalan Teladan Desa Tekulai Bugis pada hari Senin tanggal 13 Maret 2017 malam, sekitar pukul 23.00 WIB,” terang Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Kapolsek Tanah Merah, AKP Kadmadi, Minggu (19/3/2017).

Kronologisnya, dijelaskan Kapolsek, berawal ketika Bhabinkamtibmas Desa Tekulai Bugis AIPDA Andi Eka Putra menerima laporan dari kedua pihak korban. Menyikapi perkara tersebut, Bhabinkamtibmas tersebut berkoordinasi dengan petugas Polsek Tanah Merah dan melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, pelaku AL diamankan tanpa perlawanan di rumahnya.

Hasil interogasi, AL tidak sendiri. Artinya pelaku itu bersama salah seorang rekannya berinisial AG (28) warga Desa Tekulai Hilir. Saat ini status AG sebagai DPO atau buronan aparat.

Di Kantor Kepala Desa, mula diketahui ketika Staf Desa Tekulai Hilir masuk kantor. Saat itu diketahui, pintu belakang kantor sudah dalam keadaan terbuka dan 2 unit printer merk Brother DCP T300 dan TCP T700W sudah tidak ada lagi.

Kemudian untuk di rumah korban Yaskur. Diketahuinya ketika pulang ke rumah dan melihat jendela serta pintu belakang rumah sudah terbuka.

Ketika dilakukan pengecekan terhadap barang-barang miliknya, ternyata 1 unit Amplifier, sepasang speaker kecil merk simbada, 1 unit Digital Reciver merk K Vision, 1 unit Digital Reciver merk Tanaka, 1 buah kunci A, 1 set obeng, 1 buah handsfree, 1 buah tutup busi dan 1 unit TV merk TCL 24 inch. Totalnya diperkirakan sebesar Rp 3 juta.

“Saat ini pelaku AL bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Tanah Merah, sedangkan pelaku AG masih dalam pengejaran petugas”, pungkasnya./Mirwan