PMRI Utus Tiga Siswa Inhil Ikuti Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Se-Sumatra di Pekanbaru

Tiga Pelajar Inhil yang akan ikuti ajang Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Se-Sumatra (KRAPSU) di Pekanbaru

Tembilahan, detikriau.org – Perkumpulan Renang Millennium (PMRI) Kabupaten Inhil mengikutsertakan 3 Atlit renangnya untuk berlaga pada ajang Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Se-Sumatra (KRAPSU) yang dilaksanakan di Kolam renang Aquatic Center Rumbai Pekanbaru Riau pada tanggal 25 – 28 Maret 2017 mendatang.

Menurut pelatih renang PMRI, Ari Permana, S.Pd, keikutsertaan anak didiknya pada perlombaan antar klub se Sumatra ini akan menjadi ajang uji kemampuan setelah mengikuti pelatihan yang dilakukan PMRI selama ini.

“Tentunya kita berharap ketiga anak didik kami ini akan mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama PMRI dan Inhil khususnya,” Sampaikan Ari di Tembilahan, kamis (23/3/2017) sesaat menjelang keberangkatan dari Tembilahan menuju Pekanbaru.

Diterangkan Ari, ketiga anak didiknya itu adalah Dini Adhania, Siswi Kelas XI SMAN 1 TBH Hulu yang akan mengikuti no perlombaan Gaya Dada 50 meter dan 100 Meter KU I usia 16 s/d 17 tahun.

Muhammad Alief Wiratama, Siswa Kelas VIII SMPN 1 TBH Hulu, untuk nomor perlombaan 50 dan 100 Meter Gaya Bebas, 50 Meter Gaya Punggung serta 50 Meter Gaya Kupu2 KU II usia 14 s/d 15 tahun. Serta,

Putri Raudhatun Nafi’ah, Siswi Kelas II SDN 032 TBH untuk nomor renang 50 dan 100 Meter Gaya Dada serta 50 Meter Gaya Bebas KU V usia 9 tahun Kebawah.

ditambahkan Ari, keikutsertaan PMRI pada laga antar klub ini untuk yang kedua kalinya setelah keikutsertaan pada ajang Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Se-Indonesia (KRAPSI) di Kolam renang Gelora Bung Karno Senayan Jakarta pada 27 – 30 Desember 2015 yang lalu dengan mengikutsertakan  Muhammad Alief Wiratama.

“Meski laga KRAPSI kita belum berhasil meraih prestasi tapi setidaknya itu akan menjadi tempaan mental  bertanding bagi anak didik kami. do’akan semoga kali ini kami bisa meraih  yang lebih baik,” Harap Ari./Am

 




Santroni Rumah Kost, De, Warga Jalan Prof M Yamin Tembilahan di Gari

Tembilahan, detikriau.org – De (18) warga Jalan Prof. M. Yamin, Parit 15 Tembilahan Hilir, Kec. Tembilahan, Kab. Inhil diamankan petugas kepolisian atas tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan di sebuah rumah kost dilingkungan tempat tinggal pelaku. Kamis (23/3/2017) sekira pukul 06.00 Wib.

Pelaku santroni kamar kost yang dihuni oleh Cica (22) dan sempat melakukan penyerangan terhadap korban sehingga menyebabkan luka memar dibagian bahu.

Berdasarkan keterangan  Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kapolsek Tembilahan IPTU Zulhendra tindak curas diketahui saat korban terbangun dari tidur sekira pukul 05.00 Wib. Saat itu korban menyaksikan pelaku sudah berada didalam kamar kostnya.

Mengetahui aksinya dipergoki, pelaku malah berlaku nekad. Tanpa basa basi ia memukulkan batako ke arah bahu korban. Mendapat tindak kekerasan, korban sontak berteriak meminta tolong dan menyebabkan pelaku segera melarikan diri.

Mendengar teriakan korban, pemilik kost langsung mengejar pelaku dibantu sejumlah masyarakat sekitar, hingga akhirnya berhasil ditangkap.

Secara bersamaan, Personel Sat Lantas Polres Inhil lewat di TKP, dan bersama masyarakat, kemudian membawa pelaku dan menyerahkannya ke Polsek Tembilahan.

“Ketika diinterogasi, pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana pencurian tersebut dan menyimpan semua barang hasil curian dibawah kolong rumah warga,” Sampaikan Zulhendra

Berdasarkan keterangan pelaku Zulhendra, memerintahkan anggota Polsek Tembilahan untuk mencari barang bukti tersebut dan berhasil ditemukan dibawah kolong rumah warga yang disimpan didalam kantong asoi hitam berupa 1 Unit Note Book Merk Asus warna Biru, 1 Unit handphone merk Oppo Tipe A37f, 1 Unit handphone merk Samsung Type GT-E-1272 warna hitam, jam tangan merk silver guees dan jam tangan merk Bonia warna hitam.

“korban mengalami luka memar di bahu kiri dan kerugian materi sebesar Rp. 6.450.000,” Tambah Zulhendra

Saat ini pelaku serta barang bukti sudah diamankan di Polsek Tembilahan untuk proses penyidikan lebih lanjut./Am




Asyik Goncang Klotok, Dua Pria Setengah Abad di Pelangiran Digerebek Polisi

PELANGIRAN (detikriau.org) – Dua orang pria asal Kecamatan Kateman dibekuk polisi ketika sedang asyik melakukan tindak pidana perjudian jenis dadu goncang atau judi klotok, Rabu (22/3/2017) malam.

Perjudian tersebut berlangsung di Parit Tanjung Rambi Dusun Pekan Tua Desa Rotan Semelur Kecamatan Pelangiran, tepat pada pukul 22.30 WIB. Identitas kedua pelaku itu adalah Ra (47) dan Us (51).

“Waktu dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku itu ketika mereka sedang melakukan perjudian,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Pelangiran, AKP M Rafi, Kamis (23/3/2017).

Dari kedua pelaku, lanjutnya, berhasil diamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 1.270.000, 6 buah anak dadu, 1 buah piring dadu, 1 buah tutup dadu, 1 lembar lapak dadu, 1 Lembar terpal warna biru ukuran 1,5 M x 2 M, 1 Buah Bola lampu merk Twin Doe, 1 Pack Lilin Merk Cap Naga Istimewa Super dan 7 batang lilin bekas pakai.

“Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Pelangiran guna proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya./Mirwan




Tersengat Listrik, Yusuf ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa

Kateman, detikriau.org – Diduga tersengat listrik, M Yusuf (39) warga Jalan Sakura Mess Barak H1 02 Pintu 1, Parit 10 Desa Air Tawar Kec. Kateman, Kab. Inhil – Riau ditemukan tak lagi bernyawa dibelakang rumah kediamannya. Jenajah korban ditemukan pertama kali oleh istrinya Sainah. Kamis (23/3/2017)

Menurut keterangan Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Kateman KOMPOL Bainar, S.H, M.H, hari itu seperti biasanya, sekira pukul 06.00 WIB, istri korban pergi untuk bekerja. sedangkan korban masih berada dirumah.

Sekira pukul 10.00 WIB sepulang dari bekerja, Sainah terkejut mendapati korban tergeletak di TKP. Istri korban selanjutnya  memberitahukan ke tetangga sekitar dan bersama – sama membawa korban ke klinik PT. PSG. Namun nyawa korban tak lagi dapat tertolong.

“Hasil VER terhadap korban ditemukan luka bakar di telapak dan jari telunjuk kanan yang diduga akibat kesetrum listrik,” Ujar Bainar

Di TKP ditembahkan Bainar ditemukan obeng, piting lampu listrik dan tang serta potongan kabel disamping kandang ayam. Diduga korban meninggal dunia akibat kesetrum listrik pada saat korban memperbaiki lampu listrik di kandang ayam milik korban./ Mirwan




Warga Pulau Kijang Ditikam Dua Remaja Bersaudara. Pelaku Buron

RETEH (detikriau.org) – Tindak pidana penganiayaan kembali terjadi. Korban kali ini adalah Ikhwan (28) warga Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Kamis (23/3/2017) sekitar pukul 3.00 WIB.

Terduga pelakunya adalah seorang pengangguran berinisial Fan (18) dan bersama adiknya Fe (14) seorang pelajar. Status kedua warga Pulau Kijang ini masih DPO.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Kapolsek Reteh AKP Suharyono menerangkan, peristiwa itu berawal ketika korban dan sejumlah rekannya sedang duduk santai.

Tiba-tiba, datang kedua orang pelaku menghampiri dan lansung menyerang  korban dengan menggunakan senjata tajam jenis tombak dan pisau berbentuk keris.

Sontak korban dan rekannya menghindar dan berlari. Dan kemudian, ketika melihat pelaku tidak lagi mengejar, sejumlah rekannya kembali ke tempat semula dan saat itulah korban sadar bahwa dia sudah terkena tikaman senjata tajam dibagian punggung sebelah kanan sebanyak 1 lobang.

“Korban selanjutnya dibawa ke RS Tengku Sulung-Reteh dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan,” kata Kapolsek.

Saat ini, lanjutnya, pelaku masih dalam pengejaran Polsek Reteh dan penyebab terjadi pengganiayaan tersebut juga masih dalam penyelidikan./Mirwan




Bupati Inhil Launching PLN 24 Jam di Batang Tuaka

BATANG TUAKA (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan hadiri langsung Launching PLN 24 Jam di Lapangan Pendopo Kelurahan Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka, Kamis (23/3/2017).

Pagi itu, tampak juga dihadiri Asisten Manager PP dan ADM PLN Wilayah Rengat Rahman Harianja, Manager PLN Rayon Tembilahan Iwan Eka Putra, anggota DPRD Inhil Edi Haryanto Sindrang, para pejabat Pemkab Inhil, Camat dan Upika Batang Tuaka, Kepala Desa se-Kecamatan Batang Tuaka serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Bupati, Pemkab telah mengupayakan langsung dengan cara berkoordinasi dengan manajemen PLN sampai ke Pusat untuk peningkatan pelayanan elektrifikasi di Inhil.

“Alhamdulillah, gayung bersambut setelah saya terus berkoodinasi dengan PLN di Pekanbaru dan Medan mendapatkan sambutan dan pelayanan listrik di daerah ini dapat terlayani, bahkan 24 jam seperti di Kecamatan Batang Tuaka dan Gaung Anak Serka, padahal sebelumnya hanya menyala 12 jam,” sebutnya.

Sementara itu, Asisten Manager PP dan ADM PLN Wilayah Rengat Rahman Harianja menjelaskan, rampungnya pemasangan jaringan listrik di Kecamatan Batang Tuaka ini, dari Tembilahan sampai Sungai Piring dan ke Teluk Pinang merupakan merupakan dukungan penuh dari Pemkab Inhil kepada pihak PLN.

“Seharusnya akhir tahun 2016 sudah bisa beroperasi, tapi karena ada kendala baru dapat terealisasi pada tahun ini. Mudah-mudahan pelayanan listrik selama 24 jam dapat berjalan lancar,” ujar Rahman Harianja.

Diharapkan, menyalanya listrik selama 24 jam ini dapat memberikan manfaat kepada 500 pelanggan PLN, terutama dalam bidang penerangan listrik.

Dan disamping itu, ia meminta kepada masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga jaringan yang terpasang dengan baik, sehingga mampu bertahan lama menerangi wilayah Batang Tuaka./ADV/Mirwan