Polisi Gagalkan Transaksi Narkoba di Reteh

PULAU KIJANG (detikriau.org) – Jajaran kepolisian Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis sabu-sabu di sebuah bengkel Jalan Penunjang Parit 13 Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Selasa (28/3/2017) sekitar pukul 00.45 WIB.

Tak hanya sebatas menggalakan upaya transaksi, kepolisian juga langsung mengamankan pelaku sebanyak 4 orang beserta sejumlah barang bukti.

Keempat pelaku tersebut berinisial Rah (32) warga Parit 06 Jalan Penunjang Kelurahan Madani Kecamatan Reteh, Ren (35) warga Jalan Merdeka Desa Sanglar Kecamatan Reteh, Id (19) warga alamat Parit Buntu Desa Mekar Sari Kecamatan Reteh dan Al (35) warga Pasar Lama Desa Seberang Sanglar Kecamatan Reteh.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari terduga pelaku Rah berupa 1 paket sedang diduga sabu-sabu dibungkus plastik putih bening les merah, 1 unit HP lipat merk Samsung warna hitam, 1 unit timbangan digital merk Heles warna abu-abu dan uang tunai sejumlah Rp. 1.7 juta

Dari terduga pelaku Ren, disita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merk Yamaha Vixion warna merah hitam, 1 bungkusan plastik warna hitam putih yang dilapisi kertas tissu warna putih yang berisikan 4 paket sedang diduga sabu-sabu, 2 unit HP masing merk Samsung Duos warna hitam dengan sarung plastik warna biru dan merk Nokia X2 warna hitam.

Kemudian dari terduga pelaku Id disita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor  merk Yamaha Mio warna hitam les merah putih 1 unit HP merk Nokia warna hitam dan uang tunai sejumlah Rp. 1.124.000.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Reteh, AKP Suharyono menuturkan bahwa penangkapan keempat orang terduga pelaku itu berawal dari informasi masyarakat.

Dimana, ada 2 orang laki-laki dari Desa Sanglar datang ke Pulau Kijang diduga akan membeli narkoba di Parit 6 Kelurahan Madani Kecamatan Reteh.

Mendapatkan informasi tersebut, segera melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut. Setelah mendapat data yang akurat, pada hari Selasa pukul 00.45 WIB Personel Polsek Reteh yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Reteh mengamankan dua orang terduga pelaku yakni Ren dan Al.

“Kedua ini sedang berada di TKP, yaitu di Jalan Penunjang Parit 13 Desa Pulau Kecil Kecamatan Reteh. Dengan disaksikan oleh Ketua RT setempat, kedua terduga pelaku digeledah. Ketika dua pelaku itu, digeledah, tiba-tiba datang pula terduga pelaku lain bernama Id. Dia pun langsung diamankan,” kata Kapolsek, Rabu (29/3/2017).

Dari hasil penggeledahan di TKP tersebut, ditemukan barang bukti sebanyak 4 paket sedang diduga sabu-sabu. Ketiga orang tersebut kemudian beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Reteh.

Dalam pemeriksaan, lanjutnya, didapat keterangan bahwa barang bukti sabu-sabu tersebut berasal dari terduga pelaku Rah. Tanpa buang waktu, Rah pun diamankan di dekat rumahnya di Parit 6 Jalan Penunjang Kelurahan Madani Kecamatan Reteh.

Rah ini kemudian dibawa ke kediamannya untuk dilakukan penggeledahan, disaksikan oleh Ketua RT setempat dan ditemukan lagi barang bukti 1 paket sedang diduga sabu-sabu dengan bungkus plastik bening putih les merah dan 1 unit timbangan digital serta 1 buah buku catatan transaksi jual beli narkoba.

“Saat ini, seluruh terduga pelaku dan barang bukti, sudah diamankan Mapolsek Reteh untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tutupnya./Mirwan




Bupati Inhil Yakini Peralihan Kewenangan SMA dan SMK Ke Provinsi Beri Dampak Positif

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meyakinkan, ihwal peralihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK akan memberi dampak positif.

Hal tersebut diungkapkannya ketika menyampaikan kata sambutan dalam kegiatan Silaturrahmi Gubernur Riau dengan pendidik dan tenaga kependidikan se-Kabupaten Inhil di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (27/3/2017) kemarin.

“Sebelum tahun 2002, khususnya SMA/SMK memang merupakan kewenangan dari pihak Pemprov yang ditangani oleh sebuah Kantor Wilayah. Namun sejak tahun 2002, kewemangan itu beralih ke Kabupaten/Kota. Kini, terjadi lagi peralihan kewenangan. Saya meyakini, peralihan kali ini, akan memberi efek positif terhadap upaya pengembangan SMA/SMK, khususnya di Kabupaten Inhil,” kata Wardan.

Peralihan kewenangan saat ini, diungkapkan Wardan, sudah diproses sejak November tahun 2016 lalu. Dan, direalisasikan pada tahun 2017. Yang mana, pengelolaan dan hal-hal administratif akan diserahkan kewenangannya kepada provinsi. Berdasarkan peraturan perundang-undangan.

“Dengan keterbatasan anggaran yang dialami Kabupaten Inhil. Penyerahan kewenangan ini diharapkan, dapat meningkatkan pelaksanaan upaya pembinaan dan pengawasan serta lainnya. Sebab, jika dibandingkan dengan Kabupaten, dari sisi pendanaan, APBD Provinsi Riau jauh lebih besar,” jelasnya.

Namun demikian, ditegaskan Wardan, dengan peralihan yang dilakukan, tidak serta-merta membuat Pemerintah Kabupaten Inhil melepas tanggung jawab terhadap SMA/SMK di Kabupaten Inhil.

“Masih ada tanggung jawab dari Pemkab Inhil yang harus dilaksanakan, salah satunya seperti, pengembangan lembaga pendidikan,” ucap Wardan.

Lebih lanjut, menyoal tentang sertifikasi para guru, baik guru yang menyandang predikat sebagai Aparatur Sipil Negara maupun guru bantu, dari data Disdik, Wardan mengatakan, didapat angka 531 orang guru yang belum memiliki sertifikat di Kabupaten Inhil./ADV/Mirwan




Bupati Inhil Hadiri Wisuda STAI Auliaurrasyidin 2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda XVI Program Sarjana Periode II Tahun Akademik 2016/2017 STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Senin (27/3/2017).

Selain Bupati, tampak juga dihadiri Sekda Provinsi Riau, Koordinator Kopertais Wilayah 12 Riau-Kepri dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah sukses menyelesaikan study perkuliahan.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi atas penyelenggaraan wisuda ini, semoga bisa memotivasi dan memicu semangat kepada yang lain agar tetap bisa fokus belajar,” kata Wardan.

Menurutnya, wisuda itu merupakan sebuah pertanda untuk menghadapi tantangan baru, khusus dibidang pendidikan.

STAI ini katanya telah cukup berkontribusi untuk mengembangan pendidikan Inhil, sebab hingga kini, tidak sedikit kemajuan pendidikan Inhil hasil dari kontribusi STAI. Dengan begitu, STAI Auliaurrasyidin dinilai telah mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

“Pesan saya, teruslah belajar mengembangkan diri di dunia pendidikan khususnya, jadilah generasi penerus yang berkarakter dan bermanfaat bagi semua pihak, terutama daerah Kabupaten Inhil,” harapnya.

Sekedar untuk diketahui, jumlah wisudawan dan wisudawati yang diwisuda berjumlah 177 orang, diantaranya 143 orang Prodi PAI yang terdiri dari 30 laki-laki dan 113 perempuan. Serta 34 orang Prodi PGMI yang terdiri dari 4 laki-laki dan 30 perempuan./ADV/Mirwan




Kamera CCTv Ungkap Identitas si “Tangan Panjang” Parkiran RSUD PH

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Unit Opsnal Polsek Tembilahan Kota mengamankan Bo (28) terduga pelaku pencurian helm di parkiran RSUD Puri Husada, Senin, 27/3/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga Parit Tanjung Sungai Junjangan Kecamatan Batang Tuaka ini ketangkap kamera CCTv saat beraksi mencuri helm merk GM warna hitam milik Zainal (66) warga Jalan Ahmad Yani Tembilahan Hulu.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Tembilahan, AKP Zulhendra menuturkan bahwa pada pagi Senin, 27 Maret 2017, korban membawa anaknya berobat dengan sepeda motor dan memarkirkan kendaraannya di halaman Kantor RSUD Puri Husada serta menggantungkan helm yang dipakainya di spion kanan sepeda motornya.

Sekitar pukul 09.30 WIB setelah anaknya selesai berobat, korban pun kembali hendak mengambil sepeda motornya.

“Saat itu, korban tidak lagi melihat helm miliknya, Korban lalu memberi tau security RSUD Puri Husada dan meneruskan laporan tersebut ke Polsek Tembilahan,” kata Kapolsek.

Mendapat laporan, Kapolsek Tembilahan IPTU Zulhendra memerintahkan Unit Opsnal Polsek Tembilahan Kota untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil rekaman CCTV, diketahui ciri-ciri pelaku. Akhirnya, pukul 14.00 WIB, pelaku berhasil diamankan ketika berada di Pasar Dayang Suri, Jalan Jendral Sudirman Tembilahan beserta barang bukti.

Saat ini pelaku dan barang bukti, sudah diamankan di Polsek Tembilahan guna penyelidikan lebih lanjut./Mirwan

Save




Gubri Sapa Guru SMA dan SMK Se-Inhil Melalui Sambungan teleconference

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman menyapa ratusan guru SMA dan SMK se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui teleconference, Senin (27/3/2017) sore.

Saat itu, posisi gubri sedang di Pekanbaru dan sejumlah guru berkumpul di Gedung Engku Kelana Tembilahan.

“Sebenarnya saya sudah siap-siap menuju Tembilahan, namun karena suatu hal maka tidak jadi berangkat,” kata Gubri.

Syukur pula katanya, ada teknologi canggil yang bisa bertatap muka secara tidak langsung hingga tetap bisa berkomunikasi.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa untuk jenjang SMA/SMK se-Provinsi Riau saat ini diurus oleh Pemprov. Dan ia menyatakan tetap komitmen untuk memajukan dunia pendidikan tingkat menengah atas tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Inhil yang telah mengurusi jenjang SMA/SMK selama ini. Mulai awal 2017, kita lagi yang memegang kewenangan dan tetap upayakan memajukan dunia pendidikan ditingkat itu,” yakinkannya.

Diketahui, Gubri sejak sore Minggu kemarin berada di Makassar, Sulawesi Selatan untuk mengikuti sejumlah kegiatan. Pada Senin pagi, langsung kembali ke Riau mendarat di Bandara SSK II pada Senin siang.

Kemudian Gubri bergegas untuk melanjutkan kegiatan ke Inhil. Sayangnya, ada masalah teknis, helikopter yang seharusnya membawa Gubri terbang ke Negeri Sri Gemilang ini tidak memungkinkan.

Hingga akhirnya Gubri memaksakan diri untuk tetap menyapa meski lewat teknologi. Sebab sebelumnya, ia telah memastikan akan hadiri di Kota Tembilahan dalam rangka Silaturrahmi Gubernur Riau dengan pendidik dan Tenaga Kependidikan SMA/SMK se-Kabupaten Inhil.

Sore itu, seluruhnya kepala Sekolah tingkat Menengah Atas telah hadiri di Gedung Engku Kelana sebanyak 60 orang, diantaranya 42 Kepala SMA dan 18 SMK. Selain itu, juga dihadiri ratusan guru baik PNS maupun honorer.

Pada kegiatan tersebut, tampak dihadiri Bupati Inhil HM Wardan, Sekda Provinsi Riau dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil./Mirwan

Save




Bupati Inhil Terima Award Media Relationship Dari SPS Riau

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menerima award dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Riau dalam katagori Relationship di Mal SKA, Minggu (26/3/2017) kemarin.

Atas penghargaan tersebut, Bupati mengaku senang dan menyampaikan ucapan terima kasih. Dengan penghargaan itu, semoga katanya dapat menciptakan hubungan yang lebih baik antara Pemkab Inhil dengan para media pers di Riau.

“Terima kasih atas pengharaan yang diberikan ini, semoga dengan award yang kami terima dapat meningkatkan hubungan yang lebih baik dengan perusahaan media di Riau,” kata Wardan.

Menurutnya, Award itu merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada Bupati atau Walikota yang selalu menerima dan mendukung kemerdekaan pers di Riau dan sekaligus kegiatan tempel lima jari di kain putih sebagai simbol tolak berita Hoax.

Sementara itu, Ketua SPS Cabang Riau H Zulmansyah mengatakan, bila ada pihak yang dirugikan dalam pemberitaan di media massa, laporkan kepada SPS dan jika media bersangkutan tergabung di SPS Cabang Riau tentu akan dilakukan pembinaan.

“Kalau memang ada berita yang merugikan pihak-pihak tertentu atau berita hoak, silakan sampaikan kepada kita SPS Riau atau dilaporkan ke aparat hukum untuk di proses sesuai aturan,” ujarnya.

Untuk diketahui, selain Bupati Wardan , yang mendapatkan award tersebut juga juga diterima oleh Bupati Siak, Bengkalis dan Walikota Dumai dengan katagori lainnya. Sedangkan Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menerima untuk kategori sahabat pers./ADV/diskominfo