Gangguan Pembangkit dan Perawatan, PLN Tembilahan Padamkan Sejumlah Ruas Jalan Ini

Foto Ilustrasi mati lampu: net

Tembilahan, detikriau.org – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Tembilahan melakukan pemadaman listrik bagi rumah pelanggan disejumlah ruas jalan. Pemberlakuan kebijakan ini disebabkan adanya gangguan yang terjadi pada sistem pembangkit di PLTD Parit IV dan pemeliharaan pembangkit ISK Kecamatan Tembilahan Hulu.

“Ada gangguan sistim pembangkit  di PLTD  parit IV dan pemeliharaan pembangkit ISK sehingga mengakibatkan kekurangan daya dan saat ini masih dalam pekerjaan.” Ujar Manajer PLN Rayon Tembilahan Iwan Eka melalui sambungab WA, Selasa (4/4/2017)

Dengan kondisi ini ditambahkannya, untuk menghindari terjadinya padam total maka pihaknya terpaksa melakukan pemadaman bergilir dengan melepas sekitar 1.700 kw didaerah feeder 2 yakni : Lbs.smp dan lbs. Kesehatan yang meliputi daerah padam :

  1. Swarna bumi, .jl.sudirman, jl.m.boya, jl.gadjah mada, jl. Malagas. jl. Datuk bandar jl. Pangeran hidayat, jl. Kesehatan. Jl. Keritang dan jl. K.h. dewantara.

“Pasokan listrik kita lepas sekira pukul 17.10 wib tadi, untuk itu kita mohonkan maaf atas ketidaknyawamanan ini. ” Akhiri Iwan./ Am

 




Larshen Yunus; Banker Lapas Tanjung Gusta diminta Jadi Pembelajaran Bagi Rutan di Riau

Keterangan Foto: Rombongan Pengurus GRANAT Riau Melakukan Hearing dan Audiensi bersama KANWIL KEMENKUMHAM Riau

Pekanbaru, detikriau.org – Ketua GRANAT Riau Larshen Yunus menilai ditemukannya  10  Kg  Ganja Siap Edar dan Puluhan Alat isap shabu di dalam Lapas Tanjung Gusta Medan merupakan peristiwa yang sangat memalukan sekaligus mencoreng penegakan hukum di Negri ini. Untuk itu ia meminta kejadian ini dapat dijadikan pelajaran bagi sistem pengaman di Lapas Kelas II A Pekanbaru termasuk Rutan lainnya di seluruh Riau.

Dikatakannya, selama ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah sedang gencar-gencarnya berperang dengan kejahatan Narkotika, bahkan baru-baru ini APBN/APBD yang diperuntukan bagi program-program  dalam mengatasi permasalahan Narkotika juga ditambah, bukan hanya bagi BNN/BNNP, didalam struktur kepolisian yaitu Sat Narkoba maupun Direktorat Narkoba juga mendapatkan tambahan anggaran dari Negara, namun justru persoalan Narkotika menjadi liar dan tidak terkontrol.

“Bayangkan saja, Lapas yang semestinya tempat untuk bertobat yang sudah difasilitasi sistem pengamanan yang lengkap, tetapi justru tidak bisa menjadi jaminan akan keberadaan barang-barang haram tersebut.” Singgung Larasen melalui rilis berita kepada detikriau.org, selasa (4/4/2017).

Untuk itu, atas nama Keluarga Besar GRANAT Riau ia menyatakan sangat mengharapkan peristiwa ini dapat menjadi pelajaran khususnya bagi sistem pengamanan Lapas Klas II A Pekanbaru dan Rutan yang terdapat di seluruh Provinsi Riau. Karena tidak tertutup kemungkinan hal serupa juga dapat terjadi di wilayah hukum Provinsi Riau.

Sebaiknya ditambahkan Larshen, mulai saat ini tingkat pemilihan aparat keamanan seperti Sipir harus mulai diperketat, harus ada mekanisme pemilihan bagi seseorang untuk dijadikan Sipir. Karena memang Sipir adalah gerbang utama yang menghadapi para Narapidana di sebuah Lapas/Rutan.

Negeri ini juga menurutnya butuh orang-orang yang memiliki integritas yang tinggi, perkataan sesuai dengan perbuatan. Bahkan bila perlu harus dikaji ulang sanksi yang akan diterima oleh para Kalapas apabila menjadi bagian dari perbuatan tercela seperti itu, bila perlu sanksi hukuman dan pemecatan segera diterapkan.

Pernyataan-pernyataan seperti ini katanya memiliki alasan yang kuat. Karena selama ini, sepanjang tahun 2015 sampai bulan april tahun 2017 ini para Aktivis GRANAT Riau rutin memantau bahkan melakukan observasi ditiap unit Lapas maupun Rutan yang terdapat di seluruh Wilayah Riau.

“Ada potensi yang dapat memberikan kesempatan bagi para pelaku untuk menjalankan aksinya di dalam Lapas/Rutan tersebut, satu diantaranya mereka memanfaatkan waktu luang seperti jam-jam pulang para pegawai, waktu shalat maupun waktu kunjungan bagi para Narpidana.” Ungkapnya

Sekali lagi ia menegaskan bahwa kasus Bunker yang dilakukan oleh Yusrizal maupun Paino sudah sepatutnya dijadikan pelajaran yang berharga bagi penegakan hukum di negeri ini, khususnya bagi kinerja Kementerian Hukum dan HAM yang menjadi lembaga dalam menjalankan proses Pemasyarakatan tersebut, akhirinya./ Am




Bupati Inhil Tinjau Pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Tembilahan

Bupati HM.Wardan berbincang dengan Siswi SMK yang baru selesai mengikuti UNBK TA.2016-2017

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 1 Tembilahan, Selasa (4/4/2017).

Saat itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Syaifuddin, Koordinator Pengawas SMA/SMK Rayon Inhil Martian serta perwakilan Dewan Pendidikan Provinsi Riau Edi Yusrianto.

Dalam tinjauan, Bupati beserta rombongan meninjau 4 ruangan labor ujian di SMKN 1 Tembilahan dengan sistem UNBK.

“Jadi meski SMK kini dikelola Provinsi, tetapi wilayah berada di inhil dan masyarakatnya adalah masyarakat kita, apapun yang terjadi permasalahan tentunya tidak bisa kita lepas maka dari itu saya tetap melihat dan memantau serta saya harus mengetahui bagaimana penyelenggaraanya secara koodinasi, sehinnga nanti apabila ada pertemuan bersama Gubri saya bisa jawab,” kata Wardan.

Untuk itu, Bupati berpesan tetap menjaga kualitas terbaik dalam pelaksanaan pembelajaran di lingkungan Kabupaten Inhil.

” jadi anak-anak didikku beri jawaban yang berkualitas dengan rajin belajar, giat berdoa dan selalu bertekad jadi siswa yang berprestasi bangga kan orang tua dan banggakan Inhil,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan Dewan pendidikan Provinsi Riau  Edi Yusrianto mengapersiasi dan menyambut baik kepedulian Bupati yang turut menyaksikan pelaksanaan UNBK SMK, hal ini tentunya membuktikan koordinasi yang baik antara Pemkab Inhil bersama Pemprov Riau dibidang pendidikan

“Yang jelas kita melihat pelaksanaan Ujian nasional di inhil tingkat SMK sudah berkualitas ditambah lagi dukungan penuh dari Bupati yang begitu mendukung penuh terhadap UNBK, jadi walau pun SMK kini di kelola provinsi tetap peran pemkab Inhil dalam pembinaan dan mengawasi tetap jadi utama,” imbuhnya./ADV/Mirwan




Nah Lo. Setelah Zulkifli, Rahmat Hidayat Juga Klaim Terpilih Pimpin HMI Cabang Tembilahan Periode 2017-2018

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Rahmat Hidayat, mahasiswa Fakultas Hukum Unisi juga akui terpilih secara aklamasi sebagai Formatur Ketua HMI Cabang Tembilahan periode 2017-2018.

Pemilihan itu menurutnya dilakukan pada pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) yang ke-VI di salah satu Ruang Serba  Guna Tembilahan, Senin (3/4/2017) malam, dihadiri oleh Panitia, Pengurus Cabang dan Peserta Konfercab dari Komisariat Hukum, Komisariat FKIP, Komisariat Pertanian, Komisariat FTIK, Komisariat Stai dan Komisariat Ekonomi Himpunan Mahasiswa Cabang Tembilahan

“Betul, saya terpilih secara aklamasi  dalam konfercab tadi malam. Doakan saja semoga saya dapat menjalankan organisasi ini dengan baik,” kata Rahmat kepada detikriau.org, Selasa (4/4/2017).

Sebelumnya menurut Rahmat, sidang pleno malam itu memang sempat muncul beberapa nama bakal calon salah satu diantaranya M. Fadli mahasiswa Fekon Unisi. Namun setelah sidang diskorsing 2 x 15 menit lamanya, terjadi proses lobi-lobi dan musyawarah hingga akhirnya hanya muncul 1 nama yaitu Rahmat Hidayat.

Selaku Ketua Formatur terpilih Rahmat juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercaya para Komisariat kepada dirinya untuk menakhodai HMI Cabang Tembilahan Periode 2017 – 2018.

“ Konfercab sudah usai mari kita jadikan mementum Spirit Baru Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tembilahan untuk pengkaderan dan pengabdian kepada masyarakat sesuai Konstitusi Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ).” Akhirinya./Mirwan




Hasil Konfercab 31 Maret 2017, Zulkifli Akui Terpilih Aklamasi Sebagai Formateur Ketua HMI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Zulkifli akui terpilih secara aklamasi sebagai Formateur Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan periode 2017-2018.

Proses terpilihnya dirinya itu menurutnya dilakukan pada Konferensi Cabang (Konfercab) HMI Cabang Tembilahan ke-VI di Sekretariat HMI Cabang Tembilahan Jalan SKB Tembilahan, Jum’at (31/3/2017) kemarin.

“Alhamdulillah terpilih, jabatan yang diembankan kepada saya ini telah dikomunikasikan kepada Pengurus Besar HMI,” kata Zulkifli kepada detikriau.org, Selasa (4/4/2017).

Menurutnya, keterpilihannya itu sah karena telah sesuai dengan ketentuan yang ada. Bagaimana tidak, saat itu dihadiri peserta utusan Komisariat Penuh yakni Komisariat Tehnik-Unisi, Komisariat STAI Auliarrasyidin dan Komisariat Ekonomi-Unisi.

“Kenapa hanya 3 Komisariat, sebab beberapa komisariat lainnya memang tidak hadir dan mereka telah dihubungi oleh pengurus cabang,” tambahnya.

Dipertegasnya dalam waktu dekat, ia bakal melengkapi berkas ke PB HMI untuk menerima SK resmi./Mirwan

Save

Save




Agustus Mendatang, Lemkari Inhil Agendakan Kejuaraan se-Sumatera

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Lembaga Karate Republik Indonesia (Lemkari) Kabupaten Indragiri (Inhil) bakal menggelar kejuaraan tingkat Sumatera 2017.

Wacana tersebut dijadwalkan selama 4 hari dari tanggal 3 sampai 6 Agustus mendatang di Venue Futsal PON Riau, Tembilahan.

“Pesertanya para atlit Karate Lemkari se-Sumatera. Namun kita juga berharap, atlit-atlit Lemkari luar Sumatera juga juga bisa ikut berpartisipasi seperti Lemkari di Jawa, Bali dan lain sebagainya,” kata Dewan Pembina Lemkari Kabupaten Inhil, H Adrianto kepada detikriau.org, Selasa (4/4/2017).

Untuk peserta pertandingan, dijelaskannya terdapat beberapa kategori yakni pra usia dini, usia dini, pra pemula, pemula cadet, junior dan under 21.

“Selain bertanding, kita menggelar kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan dan kekeluargaan antar atlit Lemkari,” tutupnya./Mirwan