Bawa Kabur Wanita Dibawah Umur, Pria Asal Sungai Piring Diamankan Polisi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – H (24) warga Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka terpaksa diamankan petugas. Pasalnya, pria ini dilaporkan telah membawa seorang perempuan usia dibawah umur, Rabu (12/4/2017).

Identitas wanita itu sebut aja namanya Gadis (16) warga Kecamatan Gaung Anak Serka (Gas). Ia dibawa sampai Desa Penjuru Kecamatan Kateman.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui Kasat Reskrim, AKP Arry Prasetya menerangkan, selain sebagai terduga pelaku tindak pidana membawa wanita belum cukup umur, juga disebut telah sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan.

“Terduga pelaku diamankan setelah menerima laporan dari ibu kandung korban, M (50) karena diduga telah melarikan anak gadisnya yang masih dibawah umur tanpa seizin pelapor,” kata Kasat Reskrim.

Kronologinya, beberapa waktu sebelumnya korban dibawa dan setelah itu ibu korban langsung melaporkan ke Mapolsek Tembilahan. Kemudian, penyelidikan dilakukan hingga diperoleh keberadaan pelaku.

“Dari informasi yang diterima, diketahui keberadaan terduga pelaku dan korban ada di Desa Penjuru. Berdasarkan informasi tersebut, kemudian Kapolsek Tembilahan menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Penjuru AIPTU Hengki Kurniawan untuk memastikan keberadaan terduga pelaku dan korban,” tambahnya.

Cepat saja, pada hari Selasa (11/4/2017) sekira pukul 23.00 WIB petugas Bhabinkamtibmas akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku dan korban.

Dan pada hari Rabu (12/4) sekitar pukul 15.00 WIB, keduanya diantar serta diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Tembilahan guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Saat ini, terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Tembilahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutupnya./Mirwan

 




Pemkab Inhil Jalin Kerjasama Dengan PT BTN KC Pekanbaru

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Pekanbaru menandatangani Nota Kesepahaman di Balai Kantor Bupati Inhil Jalan Akasia Tembilahan, Selasa (11/4/2017) kemarin.

Penandatangan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan dan Pimpinan PT BTN Eko Waluyo serta disaksikan sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil.

“Saya ucapkan terima kasih, karena kalau dilihat dari naskah yang ditandatangani, kedua belah pihak saling bersepakat untuk bekerjasama dan saling mendukung,” kata Wardan.

Kedepan, Bupati berharap, khususnya kepada para ASN agar dapat memanfaatkan keberadaan PT BTN dengan segala macam program yang ada.

Sementara itu, Pimpinan PT BTN Eko Waluyo dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih dan mengungkapkan kebahagiaannya, karena PT BTN telah diterima di Kabupaten Inhil.

“Kerjasama ini diharapkan tidak hanya di atas kertas, melainkan juga ditindaklanjuti dalam bentuk pengelolaan keuangan dan penyediaan fasilitas kredit,” katanya.

Spesifik, mengenai penyediaan fasilitas kredit, dikatakan Eko Waluyo, telah juga dibuktikan oleh PT BTN melalui pemberian kredit perumahan bagi ASN di lingkungan Pemkab Inhil.

Tak hanya, pada tataran Kabupaten Inhil, kredit Perumahan juga diberlakukan secara nasional pasca kerjasama yang dijalin antara PT BTN dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Sejauh ini, kami (PT BTN, red) telah MoU dengan 200 hingga 300 ASN penerima kredit perumahan. Mudah-mudahan dapat segera di launching,” jelasnya./ADV/Mirwan

 




Sifatnya Wajib, DKP Inhil Desak Nelayan Segera Urus Kartu Keanggotaan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendesak para nelayan untuk segera mengurus pembuatan kartu anggota.

Bagaimana tidak, berdasarkan data yang ada, baru 6200 nelayan yang memiliki kartu dari jumlah total 29 ribu nelayan.

“Bagi nelayan, kartu keanggotaan itu wajib dimiliki sebagai langkah mudah pemerintah untuk melakukan pendataan,” kata Kepala DKP Kabupaten Inhil Muchtar T melalui Kasi Kelembagaan Nelayan Kecil, Syamsuria kepada awak media, kemarin.

Syaratnya, kata Suria cukup dengan mengirimkan fotocopy KTP nelayan yang bersangkutan ke DKP Inhil dan pekerjaan di KTP tertera sebagai nelayan. Namun jika tidak, maka nelayan tersebut harus melengkapi administrasi lainnya berupa surat keterangan dari desa setempat.

“Kartu nelayan ini bersifat online dari Kementerian tujuannya agar pihak Kementerian bisa mengecek, salah satunya langkah mudah untuk menurunkan bantuan hibah ke nelayan di pedesaan,” tambahnya./Mirwan




Di Inhil, Hanya SMPN 1 Tembilahan Terapkan UNBK

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dari 157 SMP se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), hanya SMP Negeri 1 Tembilahan yang siap menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBP) pada pelaksanaan UN mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil melalui Kabid SMP, M Nasir saat sosialisasi persiapan UN SMP di Gedung STAI Tembilahan Hulu, Selasa (11/4/2017).

“Untuk tahun ini kita mulai terapkan UNBK namun baru 1 sekolah yaitu SMPN 1 Tembilahan, sedangkan yang lain masih UN manual,” kata Nasir.

Dan perlu diketahui juga, peseta UN bulan Mei 2017 di Negeri Sri Gemilang ini diikuti sebanyak 11.510 siswa SMP. Ia berharap, para peseta ini serius mengikuti UN, selain mencapai prestasi diri, juga dapat meningkatkan prestasi pendidikan daerah.

“Sebelumnya, hasil UN Inhil sudah 3 kali berturut-turut meraih terbaik ke-II se-Riau. Semoga tahun ini mampu meningkatkan lagi, minimal mempertahankan,” pungkasnya./Mirwan




Polres Inhil dan Inhu Gelar Cipkon Gabungan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) bersama Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar Cipkon gabungan di perbatasan Kabupaten Inhil dan Inhu, Selasa (11/4/2017).

Saat itu, Polres Inhil menurunkan personil sebanyak 45 orang yang dipimpin oleh Kabag Ops KOMPOL Roni Syahendra. Sedangkan Polres Inhu menurunkan personil sebanyak 35 orang yang dipimpin oleh Kabag Ops KOMPOL Franki Tambunan.

“Mereka diturunkan untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas dari arah Rengat dan dari arah Tembilahan,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, IPTU Heriman Putra.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti narkotika. Selain itu, juga dimaksudkan untuk mencegah pelaku-pelaku Curanmor beroperasi di daerah Inhil maupun Inhu.

Dalam kegiatan tersebut, personil Polres Inhil memeriksa semua kendaraan yang datang dari arah Rengat. Sedangkan Personel Polres Inhu memeriksa semua kendaraan yang datang dari arah Tembilahan.

“Hasil dari pemeriksaan itu, tidak ditemukan hal-hal yang menonjol dari orang, kendaraan dan muatan yang diperiksa, baik dari arah Rengat maupun dari arah Tembilahan,” tutupnya./Mirwan




Bupati Inhil Lantik Pengurus Baznas dan LPTQ

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melantik secara resmi pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Inhil masa kerja 2017-2022.

Prosesi pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Selasa (11/4/2017). Saat itu, tampak dihadiri Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI H Tarmizi Tohor, unsur Forkopimda Inhil serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan selamat atas dilantiknya para pengurus serta mengharapkan segala amanat yang diberikan untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Selama saya memimpin Inhil, keberadaan Baznas ini terus mengalami peningkatan. Dengan adanya kepengurusan tentu saya sangat berharap mampu lebih meningkatkan lagi dari sebelumnya,” kata Wardan.

Dijelaskan, langkah awal yang mesti dilakukan adalah dengan cara pendataan secara akurat dan melibatkan instansi terkait. Sebab secara pendataan itu, maka kegiatanpun bakal mudah terlaksana.

“Dengan demikian, diharapkan dinas terkait serta camat-camat turut membantu kelancaran pelaksanaan program Baznas. Pada intinya, Pemkab sangat mensuport atas kemajuan Baznas ini,” paparnya.

Kedepan, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini meminta kepada Baznas harus mampu meyakinkan kepada semua pihak atas kinerjanya, apakah melalui sosialisasi ataupun cara lainnya.

Kemudian terkait LPTQ, Bupati yang dikenal agamis ini hanya meminta untuk serius melakukan pembinaan kepada para calon peserta MTQ, baik tingkat Kabupaten terlebih lagi MTQ tingkat Provinsi.

“Saya tidak benarkan mengambil orang luar namun binalah anak jati diri kita sendiri. Menjelang MTQ, minimal 1 tahun sudah mempersiapkan,” tuturnya./ADV/Mirwan