Persoalan Batas Tanah, Petani di Kemuning Main Tikam

KEMUNING (detikriau.org) – Za (57) warga Dusun Duku Desa Talang Jangkang Kecamatan Kemuning terpaksa diamankan petugas. Pasalnya, ia membacok Aris (29) warga Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning, Sabtu (15/4/2017).

Tindak pidana penganiyaan itu terjadi di Dusun Duku Desa Talang Jangkang sekitar pukul 14.30 WIB. Tepat di sekitar rumah Tarnalis, si pemilik tanah sebelumnya.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Kemuning, KOMPOL Taufik Suardi menceritakan, kronologis kejadian berawal saat pelaku dan korban hendak menentukan batas sepadan, antara tanah milik keduanya.

Untuk itu, kedua petani inipun kemudian berangkat bersama-sama menuju lokasi di Desa Talang Jangkang. Namun sesampainya di lokasi tanah, pelaku cekcok mulut dengan korban dikarenakan batas sepadan tanah milik tersebut tidak sesuai.

Korban dan pelakupun bersepakat untuk  menanyakan masalah itu kepada pemilik pertama tanah tersebut yakni Tarnalis. Korban lalu berangkat lebih dahulu menuju rumah Tarnalis.

Tak lama berselang, pelaku pun datang, tapi kali ini dengan membawa sebilah parang dan kemudian terjadi lagi pertengkaran hingga akhirnya pelaku membacok korban sebanyak 1 kali di bagian punggung.

“Bacokan itu mengakibatkan korban mengalami luka robek dibagian punggung dan harus dijahit sebanyak 50 jahitan. Tak terima dengan perbuatan pelaku, korban selanjutnya melapor,” kata Kapolsek.

Mendapat laporan dari korban, Unit Opsnal Polsek Kemuning langsung bergerak ke TKP dan segera melakukan penangkapan terhadap pelaku. Tanpa perlawanan, pelakupun akhirnya diamankan petugas.

“Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kemuning guna proses penyidikan lebih lanjut,” tutupnya./Mirwan

 







Ini 7 Lokasi Pencurian dan Jenis Kendaraan yang Berhasil dibawa Kabur Kawanan Curanmor

Gambar ilustrasi: net

Tembilahan, detikriau.org – Berdasarkan hasil interogasi ketiga pelaku curanmor mengakui telah melakukan aksi pada 7 lokasi berbeda di wilayah Tembilahan.

Ke 7 lokasi dan jenis kendaraan yang berhasil dicuri adalah sebagai berikut:

  1. TKP 1, kendaraan yang dicuri adalah jenis Honda Beat (warna orange putih), kejadian pada hari Minggu tanggal 5 Januari 2017, jam 19.30 WIB, di Jalan SKB Tembilahan.
  2. TKP 2, kendaraan yang dicuri adalah Satria FU warna hitam merah, kejadian pada hari Kamis 23 Maret 2017 jam 01.00 WIB di Jalan Sapta Marga Ujung Tembilahan.
  3. TKP 3, kendaraan yang dicuri adalah Yamaha Mio Soul, kejadian pada hari Senin tanggal 6 Maret 2017 di Jalan  Lingkar I Kec. Tembilahan Kab. Inhil (halaman Gedung Telaga Puri).
  4. TKP 4, kendaraan yang dicuri Honda Beat, kejadian pada hari Selasa tanggal 4 April 2017 di Jl.  Prof. M.Yamin Kec. Tembilahan Kab. Inhil (halaman parkiran sekolah SMP 1 Tembilahan).
  5. TKP 5, kendaraan yang dicuri Honda Supra X, kejadian pd hari Rabu tgl 29 Maret 2017 di Jalan Lingkar 1 Kec. Tembilahan Kab. Inhil.
  6. TKP 6 : Kendaraan yang dicuri Honda Supra X, kejadian pada hari Rabu tanggal 22 Maret 2017 di Jalan  Batang Tuaka Kec. Tembilahan Kab. Inhil.
  7. TKP 7, kendaraan yang dicuri Honda Beat Orange, kejadian pd hari Rabu tanggal 29 Maret 2017 di Jalan Lingkar Kec. Tembilahan Kab. Inhil./Mirwan



Polres Inhil Kejar 3 Pelaku Curanmor Berpengalaman Sampai Pekanbaru

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil membekuk 3 pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) di Jalan Tuanku Tambusai Kota Pekanbaru, Selasa (11/4/2017) sekitar pukul 16.15 WIB.

Identitas ketiga pelaku tersebut berinisial YS (18) seorang Resedivis kasus yang sama asal Parit 8 Jalan Setia Kawan Tembilahan Hulu, H (16) warga Parit 7 Jalan Suhada II Tembilahan Hulu dan JNA (15) Parit 8 Jalan Harapan Tembilahan Hulu.

“Dari mereka disita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Mio Soul, 2 unit kunci T dan uang hasil penjualan ranmor sebesar Rp 1 juta,” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Arry Prasetyo, Sabtu (15/4/2017).

Dijelaskan, kronologi penangkapan ketiganya berdasarkan hasil olah TKP dan serangkaian penyelidikan para pelaku pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Tembilahan.

Berangkat dari kasus curanmor yang menimpa sepeda motor Yamaha Mio Soul BM 4809 GL milik Endriawati yang hilang sewaktu parkir di halaman Gedung Telaga Puri pada hari Senin tanggal 6 Maret 2017 lalu, penyelidikan di lapangan didapat petunjuk terhadap terduga pelaku. Setelah dilakukan penyelidikan, maka diperoleh lagi informasi yang akurat, dimana posisi para pelaku.

Saat itu, Unit Opsnal langsung melakukan pengejaran di wilayah Pekanbaru sebagai wilayah terdeteksinya para terduga pelaku berada. Akhirnya, ketiganya berhasil ditangkap tepat pada saat berada di halaman parkir Hotel Intan di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.

“Saat ini, para terduga pelaku telah diamankan dan masih dilakukan pengembangan terhadap ketiganya,” pungkas Kasat Reskrim./Mirwan




Meski Bukan Penentu Kelulusan, Kadisdik Inhil Pinta Peserta UN SMP Tetap Serius dan Utamakan Kejujuran

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Syaifuddin menghimbau untuk serius dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) tingkat SMP.

Hal tersebut diucapkannya kepada detikriau.org usai pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD dan SMP Kabupaten Inhil di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Sabtu (15/4/2017).

“Walaupun bukan hanya sebatas penentu kelulusan, namun harus serius serta mampu menanamkan kejujuran dalam pelaksanaan UN,” kata Syaifuddin.

Diketahui, UN tingkat SMP ini akan berlangsung pada tanggal 2 Mei mendatang. Dan nantinya akan diikuti 157 Sekolah, baik Negeri maupun Swasta.

Dari jumlah itu, 1 SMP yang menerapkan UN Berbasis Komputer atau UNBK yakni SMP Negeri 1 Tembilahan, sedangkan yang lain masih menyelenggarakan secara manual.

“Kendala kita untuk sekolah lain karena keterbatasan perangkat komputer jadi yang lain tidak bisa menerapkan UNBK,” tandasnya./Mirwan




Bupati Inhil Buka O2SN dan FLS2N Tahun 2017

Bupati saat melepas balon udara sebagai pembukaan O2SN dan FLS2N tingkat Kabupaten Inhil 2017_1492229362659

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD dan SMP Kabupaten Inhil tahun 2017.

Pembukaan tersebut berlangsung di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Sabtu (15/4/2017). Saat itu, tampak dihadiri sejumlah pejabat esselon dilingkungan Pemkab Inhil.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh kecamatan, karena telah mengirimkan para kontingen.

“Program ini merupakan program Nasional yang mencari bibit-bibit baru dibidang olahraga dan seni. Harapan saya, semoga dari sebanyak kontingen ini, ada yang mampu mencapai ketingkat nasional,” ungkap Wardan.

Ia juga berpesan untuk dapat menjadikan kegiatan itu sebagai nilai pengalaman dan pembelajaran yang penuh dengan solidaritas untuk mencapai suatu tujuan.

“Saya minta, dahulukanlah situasi ketertiban dan keamanan bertanding. Sehingga pengalaman seluruh kontingen dapat bernilai positif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil, H Syaifuddin saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan itu diikuti seluruh kecamatan se-Inhil.

Nantinya, bagi pemenang akan dikirim pada O2SN dan FLS2N tingkat Provinsi Riau mendatang. “O2SN ada 5 cabang pertandingan, begitu juga dengan FLS2N ada 5 cabang. Diantaranya renang, badmenton dan lain sebagainya,” tuturnya./ADV/Mirwan