Ini Barisan Pemain Persih dan PSPS yang Berlaga di Stadion Beringin Tembilahan Petang Ini
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Liga 2 antara Persih FC Tembilahan dengan PSPS Pekanbaru berlangsung sore ini di Stadion Beringin Tembilahan, Sabtu (22/4/2017).
Ini dia nama-nama pemain kedua kesebelasan;
PERSIH:
Fauzal Mubaraq (1), Afiful Huda (5), Anjar Permana (22), Danil Junaidi (15), Ponda Dwi Saputra (14), Fachri Ruzzaman Ahyani (11), Firman Usman sang Caften (8), Rozi Pranandi Putra (98), Sutrisno Kadula (12), Joko Prehaten (40), Redo Renaldi (94).
Pemain Cadangan: Ivan Fadhilah (99), Budi Setiawan Lasena (19), Rizad Rahakbauw (17), Arifan Fitra Masril (9), Fatra W Moogangga (10), Herman Yohanes (7).
Pemain Cadangan: Ismail Hanafi (78), Luis Irsandi (32), Muhammad Muchlis (25), Alqomar Tehepelasury (8), Djali Hi Ibrahim (7), Leo Guntara (10), Rendi Saputra (9)./Mirwan
Zulaikhah: Keberhasilan Berbangsa dan Bernegara Tidak Terlepas dari Peran Perempuan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan menyebutkan keberhasilan berbangsa dan bernegara tidak terlepas dari peranan kaum perempuan. Hal tersebut diutarakannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Kartini Ke-138 tahun 2017 di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Jum’at (21/4/2017).
Waktu itu ia mengaku cukup bangga dan bahagia karena berkesempatan memperingati hari lahir Kartini sebagai satu momen bersejarah bagi segenap kaum perempuan di Indonesia. “RA Kartini merupakan pahlawan bangsa. Namanya begitu mulia dan menjadi keharusan untuk selalu dikenang bagi kita semua,” katanya.
Disebutkan, RA Kartini bukan hanya milik perempuan Indonesia. Namun juga milik segenap bangsa Indonesia karena telah memperjuangkan harkat dan martabat bangsa. Karena semasa hidupnya, RA Kartini telah mendedikasikan hidupnya untuk memajukan pendidikan. Yang mana, pendidikan tidak mengenal gender.
Peringatan Hari Kartini ke-138 ini, diharapkannya dapat mendorong kaum perempuan untuk lebih meningkatkan pengabdiannya kepada bangsa dalam kerangka emansipasi yang telah bergelut diberbagai profesi hingga menjadi pejabat negara, diantaranya seperti pengacara, dokter, politisi, menteri bahkan Presiden.
“Khususnya kaum perempuan di Kabupaten Inhil, saya minta untuk senantiasa menerapkan Self-Respect atau dapat menghargai dirinya sendiri tanpa merendahkan derajat dan martabat dengan perilaku dan sikap negatif. Kemudian mampu meningkatkan partisipasi dalam pembangunan daerah,” pungkasnya./Mirwan
Pertahankan Predikat “Negeri Hamparan Kelapa Dunia” Bupati Bantah Terbitkan Izin Baru bagi 27 Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit
Tembilahan, detikriau.org – Bupati Inhil HM Wardan memastikan tetap berkomitmen untuk melakukan pengembangan perkebunan kelapa dalam. Tersebarnya pemberitaan yang menyatakan Pemkab Inhil menerbitkan izin baru bagi 27 perusahaan perkebunan selawit dengan luasan areal 300.000 Hektar, tidak benar!.
“Tidak benar ada penerbitan 27 izin baru baru bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Inhil. Apalagi, dikatakan akan mengelola lahan seluas 300.000 hektar,” ungkap Bupati Inhil H Muhammad Wardan, Kamis (20/4/17).
Menurut Bupati, Pemkab Inhil tidak akan memberikan izin lagi bagi pengembangan perkebunan kelapa sawit. Izin baru hanya boleh untuk perkebunan kelapa dalam. Kebijaka ini menurutnya sebagai langkah untuk mewujudkan dan mempertahankan predikat Kabupaten Inhil sebagai ‘Negeri Hamparan Kelapa Dunia’ dan sebagai Kabupaten dengan pendapatan mayoritas masyarakatnya didominasi oleh sektor perkebunan kelapa.
Ditambahkan Bupati, Pemkab Inhil telah melaksanakan dan menyusun beberapa langkah guna memperkuat identitas Kabupaten Inhil sebagai ‘Negeri Hamparan Kelapa Dunia’.
Diantara langkah tersebut adalah pembangunan dan rehabilitasi trio tata air, peremajaan kelapa rakyat, penerapan Sistem Resi Gudang, peluncuran varietas kelapa dalam pasang surut Sri Gemilang, penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional dalam rangka Hari Kelapa Dunia dan berbagai program penyelamatan perkebunan kelapa rakyat yang menjadi prioritas setelah program DMIJ.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu H E Kamal Syahindra membenarkan bahwa hingga saat ini hanya ada 13 penerbitan perizinan bagi 13 perusahaan perkebunan kelapa sawit, itupun diterbitkan sebelum era kepemimpinan H Muhammad Wardan.
“Tidak ada penerbitan 27 perizinan baru bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit di Inhil. Hanya ada 13 izin perkebunan kelapa sawit yang diterbitkan pada tahun 2013 lalu,” imbuhnya.
Dirincinya, 13 perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut yakni PT Istana Ratu Mas, PT Kereta Kuda Kencana, PT Anugrah Rizki Varem, PT. Kelola Sawit Makmur, PT Krisna Kereta Kencana, PT Oscar Investama, PT Riau Sawitindo Abadi, PT Setia Agro Mandiri, PT Setia Agrindo Lestari, PT Hijau Lingkungan Sawit Indah, PT Royale Kumala Indonesia, PT Indogreen Jaya Abadi dan PT Citra Palma Kencana./*/dro
Partai IDAMAN Gelar Silaturahmi dan Konsulidasi Se-Inhil
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Islam Damai Aman (Idaman) Provinsi Riau bersilaturrahmi dan konsulidasi dengan Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di Aula Wisma Bunda Tembilahan, Kamis (20/4/2017) malam.
Saat itu, silaturrahmi dihadiri langsung oleh Ketua DPW Partai Idaman Provinsi Riau H Sarbaini Sulaiman dan didampingi Sekretaris dan jajaran lainnya. Selain itu, juga turut dihadiri langsung oleh Ketua DPC Partai Idaman Kabupaten Inhil Efendi Aqil dan Sekretaris serta jajaran lainnya hingga puluhan pengurus PAC se-Inhil.
“Saya senang bisa tiba ke Kabupaten Inhil ini, ternyata pada semangat pengurus di sini. Semoga kita tetap komitmen dalam mengembangkan partai bernuansa Islam ini,” kata H Sarbaini Sulaiman.
Kepada para pengurus, mantan Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru ini menegaskan untuk tidak ragu lagi dengan Partai Idaman. Sebab telah lulus verifikasi oleh Kemenko Polhukam RI. Diketahui sebelumnya, Partai tersebut sempat tidak lulus.
“Namun dikarenakan upaya penuh dari pengurus Pusat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum si Raja Dangdut Bung H Rhoma Irama, alhamdulillah Partai Idaman dinyatakan lulus verifikasi,” paparnya.
Sementar itu, Ketua DPC Idaman Inhil, Efendi Aqil menyebutkan bahwa di Kabupaten Inhil sudah hampir merampungkan keseluruhan pengurus PAC di tiap-tiap kecamatan. Bahkan Pengurus DPC Inhil sudah melakukan audensi dengan KPU Inhil terkait kelengkapan administrasi sebagai syarat verifikasi mengikuti Pemilu atau Pemilukada Inhil.
“Kita minta arahan dan masukan dari para pengurus DPW Riau karena kami semua yang ada di Inhil merupakan orang-orang muda yang baru berkecimpung di dunia perpolitikan sehingga perlu arahan dan dorongan,” kata pria yang akrab disapa Julak Aqil tersebut./Mirwan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menerima kunjungan dari pengurus Pejuang Subuh Tembilahan di kediaman dinasnya jalan Kesehatan, Tembilahan, Rabu (19/4/2017) kemarin sore.
Menurut Bupati, Pejuang Subuh itu merupakan wadah positif bagi para generasi muda hingga masyarakat Inhil pada umumnya. Sebab itu ia mengaku bangga dengan segala yang diperbuat oleh komunitas anak shaleh ini.
“Saya bangga atas prestasi yang diraih Pejuang Subuh yang telah mengharumkan nama Inhil. Harapan saya apa yang sudah dilaksanakan ini, kedepan bisa berkembang sehingga program-programnya benar-benar menjadi tekad semua orang, tak hanya bagi anggota Pejuang Subuh,” katanya.
Suasana inilah, kata Wardan yang dirindukan. Kegiatan Pejuang Subuh itu memang semestinya digaungkan, sehingga menimbulkan spirit membudayakan dan membiasakan salat berjamaah.
“Pejuang Subuh sudah nampak hasilnya dan ini sejalan dengan program pemerintah, gerakan salat berjama’ah dan gerakan magrib mengaji. Saya berharap hal ini terus berkembang, Insya Allah pemerintah siap mendukung,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pejuang Subuh Tembilahan, Taufiqurrahman merasa bersyukur punya pemimpim seperti HM Wardan karena konsen terhadap nilai-nilai agama.
“Semoga arahan bimbingan dari bapak (Wardan, red) kedepan bisa lebih baik lagi untuk kami Pejuang Subuh,” kata Taufiq.
Alhamdullilah, sambung Taufiq, pada pertemuan silaturahmi nasional beberapa waktu lalu, Pejuang Subuh Tembilahan menerima penghargaan sebagai Chapter terbaik tingkat Nasional.
Anggota Pejuang Subuh Tembilahan ini terdiri dari 80 persen anak muda, dan punya program 40 hari Salat Subuh tanpa putus. Salat Subuh keliling dilanjutkan dengan program 5W1T. Artinya, Lima Waktu Tepat Waktu dan ditekankan cinta kepada masjid.
“Sudah lulus 5W1T, spritualnya terbentuk. Dan kami sangat bersyukur punya bupati seperti ini, konsen terhadap nilai-nilai agama,” ujarnya./ADV/Mirwan
Save
12 Mahasiswi AKBID Husada Gemilang Tembilahan Ikuti Transfer of Knowledge di Mahkota Medical Center Hospital Malaka
Foto bersama sesaat menjelang keberangkatan di Pelabuhan PELINDO I Tembilahan
TEMBILAHAN, detikriau.org – Ketua Yayasan Husada Gemilang, HM Yusuf Said didampingi sejumlah orang tua Mahasiswa melepas keberangkatan 12 Mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) Husada Gemilang di Pelindo I Tembilahan untuk mengikuti Transfer of Knowledge di Mahkota Medical Center Hospital Malaka, Malaysia, Rabu (19/4/2017).
Transfer pengetahuan atau magang ini menurut Yusuf Said merupakan hasil kerjasama Yayasan Husada Gemilang Tembilahan dengan pengelola Mahkota Medical center Hospital Malaka.
“Akreditasi kampus kita, Alhamdulillah sudah B, jadi magang ini merupakan pembelajaran bagi kita dengan pihak luar untuk lebih meningkatkan kredibelitas kampus,” ujar Yusuf di sela–sela pelepasan mahasiswi.
Dipilihnya Mahkota Medical Center Hospital Malaka sebagai tujuan, menurut Yusuf said, karena rumah sakit tersebut sudah sangat terkenal.
“Pelayanan di Mahkota Medical Center Hospital sudah sangat terkenal bagus dan memuaskan, sehingga poin itulah yang akan jadi fokus untuk dipelajari mahasiswi,” terangnya.
Apalagi, persoalan pelayanan, lanjut HM Yusuf Said, telah menjadi sorotan masyarakat khususnya di rumah sakit yang ada di Kabupaten Inhil, jadi hal ini menjadi prioritas dalam hal pemilihan tempat magang bagi para mahasiswi.
“Bagaimana yang terpenting pelayanan disana. Karena pelayanan yang baik itu 30 persen sudah menyembuhkan. Kelebihan ini lah yang coba kita pelajari, apalagi bidan ini ilmu terapannya lebih banyak, bagaimana melayani,” jelasnya.
Selama melaksanakan transfer knowledge Yusuf Said berharap para mahasiswi dapat melakukan yang terbaik sehingga ilmu dapat diserap dengan baik.
“Harapan kita dari program ini, sesudah ada ilmu yang didapatkan nantinya bisa diturunkan ke junior mereka dikampus. Mereka, kalau bisa menjadi mentor,” Harapnya.
Para mahasiswi tersebut, dikatakan Yusuf Said, akan menimba ilmu di Mahkota Medical Center Hospital, khususnya di bidang pelayanan, selama 8 hari sejak tanggal 21 – 28 April 2017.
“Kedua belas orang mahasiswi ini didampingi oleh 2 orang pendamping dari Akbid Husada Gemilang,” tukasnya.
Sementara itu, Sonia Hidayah (20) seorang peserta transfer Knowledge mengaku sangat senang bisa ikut belajar dan mengaplikasikan ilmu langsung di tempat yang memang sudah menjadi rujukan pelayanan tersebut.
“Kita akan diberikan pelatihan khusus mengenai materi seperti standar operasional pekerjaan di rumah sakit tersebut. Semoga dapat ilmu yang lebih lagi sepulang dari sana,” ucap mahasiswi semester 4 tersebut./rls/*