Terimakasih H Herman Telah Merealisasikan Jaringan Listrik di Pulau Burung

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Warga Desa Manunggal Jaya Kecamatan Pulau Burung mengucapkan terimakasih kepada Haji Herman terlah berkontribusi merealisasikan jaringan listrik.

“Ribuan terimakasih kami ucapkan kepada Haji Herman yang telah berupaya merealisasikan pembangunan jaringan listrik di Pulau Burung,” kata Suroto, Sabtu (2/11/2024).

Diungkapkan Suroto, sudah puluhan tahun hidup di Pulau Burung, belum ada realisasi pembangunan jaringan listrik. Namun hadirnya Haji Herman mampu merealisasikan jaringan listrik.

“Sudah puluhan tahun saya hidup di sini, baru kali ini mendapatkan berita gembira dari Haji Herman,” ungkapnya.

Sementara itu, Haji Herman mengungkapkan bahwa saat ini tiang dan kabel listrik sudah tiba di Kecamatan Belengkong dan Pulau Burung. Pekerja masih melakukan proses pembangunan jaringan listrik.

“Material sudah masuk, tinggal prosesnya saja lagi,” terang Calon Bupati Inhil nomor urut 4 itu.

Lebih lanjut mantan Pj Bupati Inhil itu mengatakan, jika pemasangan tiang dan kabel listrik sudah selesai, dipastikan jaringan listrik akan teraliri dari kabel induk menuju Kecamatan Belengkong dan Pulau Burung.

Dari dua kecamatan tersebut, sepanjang 11 kilo meter menerangi 7 desa di Kecamatan Teluk Belengkong dan 11 Desa di Kecamatan Pulau Burung akan segera teraliri listrik 24 jam.

“Dua kecamatan ini akan menikmati listrik 24 jam,” ungkap mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau itu.

Mengenai pembangunan jaringan listrik, bukan pencitraan/sekedar menkliam untuk kepentingan politik. Namun Haji Herman sejak menjadi Kadis ESDM waktu itu meneken anggaran pembangunan jaringan listrik tersebut.

“Waktu itu saya yang meneken anggarannya. Jadi saya pantau sampai dengan terealisasinya pembangunan jaringan listrik ini,” jelasnya.

Bahkan Haji Herman telah menemui Manajer PLN wilayah Riau beberapa waktu lalu. Diungkapkan Manajer PLN bahwa pembangunan jaringan listrikditargetkan akhir bulan Desember 2024 ini akan rampung.

“Berkat pertemuan kita dengan Manajer PLN wilayah Riau dan Kepri sepakat kita merealisasikan pembangunan jaringan listrik ini. Ditargetkan akhir Desember sudah selesai,”

“Terimakasih menajer PLN wilayah Riau dan Kepulauan Riau telah melakukan percepatan pembangunan jaringan listrik ini.” Tutupnya.




Haji Herman: Bupati Itu 80 % di Lapangan 20 % Berada di Kantor

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Haji Herman waktu menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) dikenal tegas, terukur dan lincah dalam bekerja.

Kepemimpinannya diakui oleh banyak Masyarakat, karena terbukti telah berhasil merealisasikan pembangunan yang telah direncanakan pemimpin sebelumnya.

Sebelumnya Haji Herman turun langsung ke desa-desa hanya untuk mendengarkan keluhan Masyarakat sekaligus melihat langsung kondisi infrastruktur saat menjadi Pj Bupati Inhil.

“Beberapa waktu lalu saya turun langsung, saya mendengarkan keluhan Masyarakat sambil berdialog dan berdiskusi,” kata Haji Herman, Jumat (1/11/2024).

Waktu itu Haji Herman melihat langsung kondisi infrastruktur di desa-desa banyak yang sudah tidak layak. Bahkan beberapa pembangunan mangkrak tidak dilanjutkan.

“Banyak saya temukan kondisi jalan, jembatan dan gedung sekolah yang sudah tidak layak digunakan,” papar Calon Bupat Inhil nomor urut 4 itu.

“Sedih saya melihat kampung saya seperti kapal pecah. Itu yang menjadi motivasi saya ingin menjadi Bupati,” sebut putra kelahir Tembilahan itu.

Haji Herman diketahui sudah 8 kali menjadi Kepala Dinas (Kadis) di Kabupaten Meranti, 3 kali menjadi Kadis di Provinsi Riau. Terakhir menjadi Pj Bupati Inhil.

Ayah dua anak itu mengatakan, wilayah Inhil ini sangat luas, maka dari itu bupati harus turun langsung mendengar keluhan Masyarakat agar bisa tau kondisi infrastruktur di perdesaan.

“Bupati itu 80 % di lapangan, 20 % berada di kantor. Jangan hanya mendengarkan laporan dari bawahan,” sebutnya dihadapan Masyarakat.

Lebih lanjut Haji Herman mengatakan, bupati itu harus memperhatikan Masyarakat sebagai kewajiban yang harus dipenuhi seorang pemimpin.

“Wajib memperhatikan nasib mereka. Dengarkan keluh kesahnya, apalagi mengenai kondisi beberapa perkebunan yang saat ini sangat menyediakan,”

Melalui pertemuan dengan Masyarakat tentu saja bisa langsung mendengar terkait pembangunan apa saja yang sudah dilakukan, apa saja yang belum dilakukan dan apa saja yang harus dilakukan kedepan.

“Kebutuhan apa saja yang belum dipenuhi dan yang mana saja yang sudah dipenuhi, dan yang akan dilakukan pemerintah kedepan.” Tutupnya.

Untuk diketahui, Haji Herman berpasangan dengan Yuliantini sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil dengan visi misi yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur, baik bidang kesehatan, pendidikan, pertanian dan perikanan.




Dengan Suara Bergetar, Ferdi – Parto Nyatakan Tak Akan Berkhianat di Tanah Jantan Dumai

ARB INdonesia, DUMAI – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Dumai nomor urut 2, Ferdiansyah – H. Soeparto bikin kejutan di Debat Pertama Pilwako Dumai 2024, Jumat (01/11/2024). Pada clossing statement yang berapi-api, bikin yang mendengar merinding karena tak akan berkhianat di tanah jantan, Kota Dumai.

“Bila memang kami di beri amanah untuk memimpin, Insya Allah kami tidak akan khianat untuk kota kelahiran saya ini,” kata Ferdiansyah penuh semangat dengan mata berkaca-kaca.

Ferdi mengemukakan, Ia lahir dan dibesarkan di Kota Dumai. Pasangannya dalam Pilkada Kota Dumai 2024 adalah H. Soeparto. Usianya kini sudah 75 tahun dan sudah tiga perempat atau 50 tahun usianya diabdikan untuk perkembangan Kota Dumai.

“Mohon maaf, jika Allah ta’ala berkehendak, tuhan yang
Maha Kuasa berkeinginan, meninggalpun jasad kami di kubur di Kota Dumai,” kata Ferdi.

Selama 50 tahun itu secara pribadi pak De sudah banyak berbuat untuk Kota Dumai. “Banyak orang sudah tau bahwa beliau sudah mengabdi dan berbakti di Kota Dumai,” papar Ferdi.

Karenanya, kata Ferdi, pak De Parto bukan semata-mata dianggap sebagai wakil. Melainkan sebagai orang tua, panutan sekaligus sebagai penasehat saya.

Yang karenanya pula dalam foto pada surat suara dan alat peraga yang tersebar di seantero Kota Dumai, foto pak de Parto tidak ditempatkan sejajar apalagi di belakang. Melainkan di depan Ferdiansyah.

Ferdi menyatakan secara ekonomi mereka berdua sudah sangat mapan. Sebagai putra daerah, ia bersama pak De Parto tahu betul apa yang akan mereka berdua
perbuat untuk kota Dumai, tanah jantan dimana Ferdi di lahirkan dan sekitar 50 tahun pak De Parto berbuat untuk masyarakat.

“Kami tahu betul apa yang di inginkan Masyarakat Kota Dumai. Bukan hanya pembangunan yang merata, masyarakat kota Dumai ingin sejahtera,” katanya.

Ferdiansyah mengakui bahwa Kota Dumai telah memberikan kesejahteraan bagi mereka berdua. Dan mereka ingin masyarakat Kota Dumai lainnya juga hidup sejahtera.

Karenanya jika terpilih mereka bertekad untuk tidak ada lagi emak-emak yang menangis karena anaknya ingin sekolah, tidak ada lagi ada orang miskin dan anak yatim yang menangis karena menahan lapar dan tidak ada lagi orang cacat yang sedih dan menangis karena kurang perhatian,” kata Ferdi. (*)




Pesan Tersirat dari Busana Ferdi – Parto di Debat Pertama Pilwako Dumai 2024

ARB INdonesia, DUMAI – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai Ferdiansyah SE – H. Soeparto tampil beda pada Debat Pertama Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai 2024, Jumat (01/11/2024) malam di Ballroom Hotel The Zuri Dumai. Mereka berdua tampil dengan gaya anak muda.

Pada malam debat itu, paslon dengan singkatan Ferdiansyah – Soeprato Amanah (Fatonah) ini kompak mengenakan kemeja warga hijau muda dengan kaos putih di dalam, berpeci hitam, celana hitam dan sepatu kets warga hitam.

Penampilan Ferdi dan pak De Parto ini berbeda dengan penampilan keseharian mereka berdua. Ferdiansyah sering mengenakan celana jeans atau cassual dengan kemeja putih atau kaos, sementara pak De Parto mengenakan sarung dengan kemeja batik.

“Kancing kemeja yang dikenakan dibiarkan terbuka dengan lengan baju digulung mengisyaratkan bahwa Pak Ferdiansyah dan Pak De Parto siap menyingsingkan lengan menuntaskan persoalan Kota Dumai,” kata Hariadi Soeparlan, orang dekat Pak De Parto sekaligus jurkam Fatonah.

Gaya busana ini juga mengikuti gaya kebanyakan anak muda. Kaos oblong di dalam dan kemeja di luar dengan kancing dibiarkan terbuka.

Pilihan warga hijau muda pada kemeja yang dikenakan Ferdi dan Pak De Parto juga bukan tanpa alasan. Warga itu digambarkan sebagai bentuk keberpihakan kepada anak muda.

“Pesan yang ingin disampaikan bahwa Fatonah benar-benar memperhatikan anak muda yang menjadi tumpuan kemajuan Kota Dumai di masa yang akan datang dengan cara meningkatkan kualitas SDM dan memberikan kesempatan untuk belajar hingga ke perguruan tinggi,” kata mantan sekretaris Partai Demokrat Dumai ini.

Program peningkatan kualitas SDM itu diantaranya seragam dan LKS gratis untuk tingkat SD dan SMP pada tahun tahun ajaran baru. Kemudian beasiswa kuliah bagi anak-anak Dumai yang berprestasi dan kurang mampu. Kemudian membantu biaya kuliah bagi anak-anak Dumai yang kuliah di perguruan tinggi di Kota Dumai.

Untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, Fatonah juga akan meningkatkan kompetensi dengan menggelar sertifikasi dan pelatihan keterampilan yang di butuhkan pasar kerja di Dumai. (*)




Kasus Malaria Meningkat di Inhil, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

AB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Peningkatan kasus malaria di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, Rahmi Indrasuri, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles ini. 02/11/24

“Malaria ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles, yang berkembang biak di genangan air kotor dan lembab. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah pencegahan yang sangat penting,” kata Rahmi.

Kadiskes menegaskan bahwa masyarakat perlu aktif dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti membersihkan tempat-tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk. Rahmi juga mengingatkan agar masyarakat menggunakan obat anti-nyamuk, khususnya saat berada di luar rumah.

“Nyamuk Anopheles biasanya menggigit mulai dari senja hingga malam hari. Oleh karena itu, sebaiknya warga menghindari aktivitas di luar rumah pada jam-jam tersebut. Jika harus keluar rumah, gunakan perlindungan seperti obat nyamuk oles. Untuk tidur, gunakan kelambu agar terhindar dari gigitan nyamuk,” jelasnya.

Masyarakat yang tinggal di wilayah dengan kasus malaria tinggi diminta untuk lebih waspada dan menjalankan langkah-langkah pencegahan ini secara konsisten. Dinas Kesehatan juga terus mengedukasi masyarakat terkait bahaya malaria dan cara menghindarinya.

Peningkatan kewaspadaan dan kerja sama masyarakat diharapkan dapat menekan angka kasus malaria di Inhil. (Adv) 




Kadiskes Inhil : 1000 Hari Pertama Kehidupan Priode Kritis Tumbuh Kembang Anak

ARB INDONESIA, INDRAGIRI – INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, menekankan pentingnya 1000 hari pertama kehidupan bagi bayi, yang merupakan periode kritis dalam tumbuh kembang anak. 02/11/24

Masa ini dimulai sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun, mencakup perkembangan otak yang signifikan, di mana lebih dari satu juta koneksi saraf baru terbentuk setiap detik.

Pada periode Penelitian menunjukkan bahwa intervensi selama masa ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang pada perkembangan anak, termasuk peningkatan kemampuan kognitif dan fisik. 

Oleh karena itu, pemantauan tumbuh kembang anak sangat dianjurkan, terutama untuk anak-anak di bawah usia dua tahun, untuk memastikan mereka mencapai tonggak perkembangan yang sesuai dengan usia mereka., nutrisi yang cukup, lingkungan yang mendukung, dan interaksi positif dengan orang tua sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak di masa depan. 

Dijelaskannya, menurut Unicef dukungan yang tepat selama 1000 hari pertama dapat meningkatkan kemampuan anak untuk tumbuh, belajar, dan bangkit dari kemiskinan. Karena itu, pemerintah telah menggalakkan program 1000 Hari Pertama Kehidupan sejak 2010, yang melibatkan berbagai pihak untuk memberikan perhatian khusus pada kebutuhan pangan, kesehatan, dan gizi ibu hamil dan anak-anak di bawah dua tahun. 

Penelitian menunjukkan bahwa intervensi selama masa ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang pada perkembangan anak, termasuk peningkatan kemampuan kognitif dan fisik. 

Oleh karena itu, pemantauan tumbuh kembang anak sangat dianjurkan, terutama untuk anak-anak di bawah usia dua tahun, untuk memastikan mereka mencapai tonggak perkembangan yang sesuai dengan usia mereka. (Adv)