Pemkab Inhil Gelar Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026 pada Selasa, 17 Maret 2026, bertempat di Kantor Bapperida Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Indragiri Hilir Herman yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Tantawi Jauhari.

Dalam sambutannya, Sekda Inhil Tantawi Jauhari menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, melainkan menyangkut masa depan bangsa.

“Anak-anak yang mengalami stunting berpotensi menghadapi keterbatasan kognitif yang berdampak pada daya saing di masa depan, sehingga penanganannya harus menjadi prioritas bersama sebagai investasi kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil analisis situasi yang dilakukan pada Februari lalu, pemerintah daerah telah memetakan wilayah-wilayah yang menjadi lokasi fokus penanganan. Seluruh kepala perangkat daerah diminta untuk mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat sinergi lintas sektor, karena penanganan stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan integrasi program yang terarah dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya konvergensi lintas sektor dalam penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir. Perangkat daerah terkait diminta menjalankan perannya masing-masing, mulai dari memastikan ketersediaan air bersih dan sanitasi, ketepatan penyaluran bantuan sosial, hingga penguatan ketahanan pangan guna mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Camat hingga kepala desa juga diharapkan aktif memastikan pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting berjalan optimal.
Dalam forum tersebut, ia juga menegaskan pentingnya keterbukaan data sebagai dasar perencanaan serta optimalisasi penggunaan anggaran yang berdampak langsung terhadap penurunan prevalensi stunting.

“Gunakan data sebagai acuan utama dan pastikan intervensi benar-benar menyasar ibu hamil serta balita, sehingga upaya pencegahan dapat berjalan maksimal,” tambahnya. (Galeri Foto)




BKAD Inhil Jelaskan Tahapan Penyusunan APBD 2026, Rincian Anggaran OPD Masih Difinalisasi

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Indragiri Hilir melalui Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) memberikan penjelasan mengenai tahapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Penjelasan ini disampaikan menyusul meningkatnya perhatian publik terhadap rincian anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala BKAD Kabupaten Indragiri Hilir, Feri Irawan, SE, M.Si, menegaskan bahwa seluruh proses penyusunan hingga penetapan APBD 2026 berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Penyusunan APBD tidak berhenti pada saat persetujuan bersama antara DPRD dan Kepala Daerah. Setelah itu masih ada tahapan penting, termasuk evaluasi oleh pemerintah provinsi serta penyempurnaan dokumen anggaran,” ujar Feri di Tembilahan, Sabtu (14/3/2026).

Tahapan Penyusunan APBD 2026
– 24 November 2025: Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) oleh Kepala Daerah kepada DPRD.
– 8 Desember 2025: Kesepakatan bersama antara Kepala Daerah dan DPRD atas rancangan KUA dan PPAS.
– 22 Desember 2025: Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD kepada DPRD.
– 24 Januari 2026: Persetujuan bersama DPRD dan Kepala Daerah atas Rancangan Perda APBD.
– 28 Januari 2026: Penyampaian rancangan Perda APBD dan Peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran APBD kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur untuk evaluasi.
– 13 Februari 2026: Pemerintah Kabupaten menerima hasil evaluasi dari pemerintah pusat melalui Gubernur.
– 20 Februari 2026: Penyempurnaan rancangan Perda APBD ditetapkan melalui keputusan pimpinan DPRD.
– 24 Februari 2026: Dokumen hasil penyempurnaan disampaikan kembali kepada Menteri/Gubernur.
– 26 Februari 2026: Perda APBD dan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran APBD Kabupaten Indragiri Hilir Tahun Anggaran 2026 resmi disahkan.
– 2 Maret 2026: Finalisasi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) pada masing-masing perangkat daerah.

Feri menekankan bahwa finalisasi DPA menjadi tahap krusial agar program dan kegiatan di setiap OPD dapat segera berjalan sesuai ketentuan.

“Secara kronologis, penetapan Perda APBD hingga finalisasi DPA baru rampung pada awal Maret 2026. Saat ini seluruh perangkat daerah sedang mempercepat penyelesaian administrasi serta integrasi data teknis ke dalam sistem informasi pemerintahan daerah,” jelasnya.

Komitmen Transparansi
BKAD memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan keuangan daerah dilakukan dengan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan informasi.

“Pemerintah daerah terbuka terhadap permohonan informasi dari masyarakat maupun rekan-rekan media melalui mekanisme resmi yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” tegas Feri.

Dengan demikian, publik diharapkan memahami bahwa rincian anggaran OPD masih dalam tahap finalisasi, namun seluruh proses telah berjalan sesuai aturan dan jadwal yang ditetapkan. (Adv)




Mengenang Sang Pejuang Infrastruktur Selatan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Menjelang Idul Fitri 2026, denyut nadi mudik di wilayah selatan Indragiri Hilir kembali menjadi sorotan. Jalan penghubung Kota Baru menuju Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, kini kembali menghadapi ujian berat: kubangan lumpur, jalan bergelombang, dan akses yang kian menyulitkan perjalanan warga.

Namun di balik keluhan itu, ingatan masyarakat seolah ditarik kembali pada sosok yang pernah berjuang tanpa kenal lelah: Almarhum Sirajuddin Sayuthi, sang putra daerah yang mewakafkan hidupnya demi membuka keterisolasian tanah kelahirannya.

Jejak Pengabdian
Sirajuddin bukan sekadar pejabat Bappeda Inhil. Ia adalah motor penggerak pembangunan yang dipercaya langsung oleh Bupati H. Muhammad Wardan. Sejak 2016 hingga 2023, ia menjadi figur sentral dalam pembangunan di Kecamatan Keritang dan Reteh.

Salah satu catatan paling heroik adalah keberhasilannya membuka akses jalan Pulau Kijang. Jalan yang dulu dianggap mustahil dilalui kendaraan roda empat, akhirnya bisa ditembus berkat tangan dingin dan pengawasan ketatnya. Puncaknya, Bupati H. Muhammad Wardan dapat hadir meresmikan MTQ ke-47 tahun 2017 di Reteh dengan mobil yang melaju mulus di jalur baru itu—sebuah simbol kemenangan atas keterisolasian.

Dedikasi Hingga Akhir Hayat
Ramadan 2023 menjadi saksi terakhir pengabdiannya. Di bawah terik matahari 39°C, dalam keadaan berpuasa, Sirajuddin turun langsung ke lapangan. Ia memastikan pengerjaan scarf jalan berjalan sesuai rencana, agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman. Potret itu kini menjadi kenangan yang tak tergantikan: seorang pejabat yang memilih berada di garis depan, bukan sekadar di balik meja.

Meski anggaran telah dikucurkan melalui APBD atas perjuangannya, tak semua rencana berjalan mulus. Beberapa titik jalan masih menyisakan masalah teknis hingga kini. Namun, bagi masyarakat, hal itu tak pernah mengurangi nilai heroisme yang telah ia torehkan.

Suara Rakyat
“Beliau tidak hanya bekerja di belakang meja. Beliau orang yang paling depan memastikan alat berat bekerja benar, agar orang Reteh dan Keritang tidak lagi merasa dianaktirikan,” kenang seorang warga dengan mata berkaca-kaca.

Doa di Pengujung Ramadan
Kini, di penghujung Ramadan 1447 H, saat masyarakat bersiap menyambut Idul Fitri, nama Sirajuddin kembali bergema. Setiap jengkal aspal dan jembatan yang pernah ia perjuangkan adalah warisan pengabdian.

Mari sejenak menundukkan kepala, menghadiahkan Suratul Al-Fatihah untuk almarhum. Semoga segala peluh dan pengorbanannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir, dan semoga Allah SWT menempatkannya di sisi terbaik dalam keadaan husnul khatimah. Amin Ya Rabbal Alamin.




Siap Jaga Pasokan Energi Jelang Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Aktifkan Satgas RAFI dan Gelar Apel Siaga Pengamanan

ARBindonesia.com, DUMAI – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) secara resmi telah mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 1447 Hijriah untuk memastikan ketersediaan pasokan energi nasional tetap aman dan andal selama periode RAFI 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Pertamina Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan aktivasi Satgas RAFI Kilang Pertamina Dumai telah dimulai sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 mendatang.

“Pembentukan Satgas RAFI ini adalah wujud komitmen kami dalam melayani masyarakat dengan memberikan dukungan penuh untuk kelancaran aktivitas selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026, baik kegiatan ibadah, mudik, maupun perekonomian,” ujar Tengku Muhammad Rum.

Kesiapsiagaan Satgas RAFI Kilang Pertamina Dumai ini juga merupakan bentuk langkah responsif Pertamina dalam mengantisipasi lonjakan konsumsi energi, seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi masyarakat selama periode lebaran dibandingkan dengan hari biasanya. Arus mudik lebaran tahun ini juga diproyeksikan akan berlangsung dalam dua periode yakni pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara untuk arus balik diperkirakan terjadi pada 24-25 Maret serta 28-29 Maret 2026.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satgas RAFI akan siaga 24 jam dan dilakukan pemantauan operasional secara intensif demi memastikan operasional kilang tetap andal dan optimal sehingga ketersediaan energi untuk masyarakat tetap terpenuhi. Kesiapan sarfas pendukung dan skema operasional juga telah disiapkan, termasuk pengaturan manpower yang bertugas selama masa libur cuti bersama Idul Fitri tahun ini,” kata Muhammad Rum.

Dia menyampaikan, untuk kesiapan unit kilang saat ini berada pada level 100 persen, baik di unit operasi Kilang Dumai maupun Kilang Sungai Pakning. Untuk target produksi pada Maret 2026, Kilang Pertamina Dumai menyiapkan sekitar 0,35 juta pertalite, solar 2,60 juta barel, dan avtur 0,32 juta barel.

“Tidak hanya dari sisi target produksi, kami juga memastikan pengelolaan stok bahan baku dan material pendukung dilakukan secara ketat. Stok bahan kimia dijaga di atas dua bulan, katalis di atas enam bulan, serta material cepat bergerak disiapkan secara khusus selama periode Satgas,” ujar Muhammad Rum.

Untuk memastikan keamanan serta kelancaran operasional dan proses pendistribusian energi, Kilang Pertamina Dumai juga menggelar Apel Siaga Pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama satuan pengamanan gabungan pada Jumat (13/3) di Lapangan Apel Security Kantor Kuning.

Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan, dan diikuti oleh jajaran manajemen perusahaan serta sekitar 250 tim gabungan pengamanan yang terdiri dari Internal Security Kilang Dumai, unsur TNI, Polres Dumai, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai.

Dalam arahannya, General Manager Kilang Pertamina Dumai Iwan Kurniawan menegaskan bahwa momentum idul fitri identik dengan aktivitas masyarakat dan perubahan pola operasional. “Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mengingat kilang Dumai merupakan salah satu Obvitnas Strategis yang harus selalu dalam kondisi aman dan terkendali,” ujar Iwan.

Ia juga menekankan tiga hal penting kepada seluruh peserta apel, yakni menjalankan pengamanan sesuai SOP tanpa lengah, memastikan patroli dan pengecekan sarana pengamanan berjalan optimal, serta memperkuat koordinasi dengan stakeholder pengamanan.

“Tetap jaga profesionalisme, disiplin, dan integritas dalam bertugas. jadikan tugas ini sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab yang membanggakan. Terimakasih atas dedikasi seluruh personel dalam mendukung keamanan dan kelancaran operasional kilang,” pungkas Iwan

Pengamanan yang dilakukan Kilang Pertamina Dumai tidak hanya difokuskan pada area kilang dan perkantoran, tetapi juga mencakup kawasan Komperta Bukit Datuk.*




PT APN KSO PT CMBR Salurkan Santunan Anak Yatim dan Lansia di Bulan Ramadhan

ARBindonesia.com, INHIL – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, PT Agrinas Palma Nusantara melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Citra Mutiara Bumi Riau menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan santunan kepada anak yatim dan lanjut usia (lansia), Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di desa Pekan Tua dan Bayas tersebut merupakan bagian dari program sosial PT.APN dan PT. CMBR yang digelar di bulan Ramadhan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Sebanyak 42 orang anak yatim dan 345 Lansia mendapat santunan pada kegiatan berbagi tersebut.

Direktur PT Citra Mutiara Bumi Riau, M.Riki Eka Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan salah satu program perusahaan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan para lansia.

Menurutnya, bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat.

“Kegiatan sosial ini merupakan salah satu program perusahaan di bulan suci Ramadhan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan para lansia yang menerima santunan,” ujar Riki.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PT Agrinas Palma Nusantara bersama PT Citra Mutiara Bumi Riau berharap dapat menebarkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya di bulan suci Ramadhan.*




Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau Guna Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadhan

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Pemerintah Provinsi Riau menggelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna memperkuat langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan juga diikuti oleh kepala daerah se Provinsi Riau tak terkecuali Kabupaten Rokan Hulu, Hadir Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, S.H, MM didampingi Asisten II Drs. Yusmar, M.Si dan Kepala OPD dan pihak terkait lainnya.

Dikatakan SF Hariyanto, pelaksanaan pertemuan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat, khususnya hasil rapat Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan yang digelar di Istana Negara pada 2 Maret 2026 lalu.

Tak tinggal diam, Wakil Bupati juga bersuara didalam forum tersebut menyampaikan Kabupaten Rokan Hulu tetap melakukan pemantauan setiap minggunya, sering berkomunikasi dengan pihak terkait, melaksanakan operasi pasar guna menghadapi inflasi yang terjadi pada bulan Ramadhan.

“Pemantauan stok pangan secara rutin setiap hari. Langkah tersebut penting guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan tidak terjadi kelangkaan di pasar.” ujar Wabup.

Wabup Syafaruddin juga menyarankan dalam rangka ketersediaan pangan, untuk menunjuk satu Kabupaten yang menjadi central stok di propinsi Riau.

“Misal di Rohul ditunjuk sebagai Central ketersediaan Cabe di Provinsi Riau, maka tahap selanjutnya perlu disediakan lahan dan target produksi setiap bulannya, tentu setiap kabupaten ada program untuk cabe tersebut namun itu hanya sebagai penyangga dan Rohul sebagai centralnya.” pungkas Wabup.

melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta para pelaku usaha, Pemprov Riau berharap pengendalian inflasi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dapat berjalan optimal sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil. (Kri).