Dinkes Inhil : Anemia Jadi Masalah Kesehatan Serius

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kalangan ibu hamil, remaja putri, dan anak-anak. 16/11/24

Kondisi kekurangan hemoglobin dalam darah ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga mengganggu produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.

Data dari Dinas Kesehatan Inhil menunjukkan bahwa kasus anemia di wilayah ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi, pola makan yang tidak seimbang, serta kondisi kesehatan tertentu seperti menstruasi berat atau infeksi kronis. Ibu hamil dengan anemia memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi kehamilan, seperti kelahiran prematur atau bayi dengan berat badan lahir rendah.

Sebagai upaya penanganan, Dinas Kesehatan Inhil telah melaksanakan program pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri dan ibu hamil di puskesmas-puskesmas. Selain itu, kampanye edukasi gizi juga digencarkan untuk mendorong masyarakat mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah, sayuran hijau, dan buah-buahan yang mengandung vitamin C.

Melalui berbagai langkah ini, diharapkan angka kejadian anemia di Inhil dapat ditekan. Pemeriksaan kesehatan secara rutin juga dianjurkan untuk mendeteksi anemia sejak dini dan mencegah dampak yang lebih serius. (Adv)




Pentingnya Imunisasi DPT Cegah Difteri dan Tetanus

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dalam upaya pencegahan penyakit difteri dan tetanus, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menekankan pentingnya imunisasi sebagai langkah utama. 

Imunisasi DPT (Difteri, Pertusis, dan Tetanus) diberikan pada anak sebanyak lima kali pada usia 2, 3, 4, 18 bulan, dan 4-6 tahun untuk membangun kekebalan yang kuat terhadap penyakit ini. 

Selain itu, vaksinasi Td atau Tdap disarankan untuk anak usia di atas 7 tahun dan perlu diulang setiap 10 tahun untuk mempertahankan imunitas. Pencegahan lain termasuk menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan secara rutin, menggunakan alas kaki yang tebal dan tertutup saat berada di luar ruangan, serta tidak menunda pertolongan pertama saat mengalami luka ringan. 

Kementerian Kesehatan RI juga telah menyusun buku pedoman yang dapat dijadikan acuan bagi petugas kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan pencegahan dan pengendalian difteri. ADV




Dinkes Inhil Paparkan Cara Cegah Anemia

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Saat ini Indonesia masih dihadapkan pada masalah gizi salah satunya anemia yang masih menjadi tantangan besar. Timbulnya masalah gizi pada anak usia di bawah dua tahun erat kaitannya dengan persiapan kesehatan dan gizi seorang perempuan untuk menjadi calon ibu, termasuk remaja putri. 15/11/24

Asupan total zat besi pada anak perempuan usia 10-12 tahun yang menderita anemia hanya sebesar 5,4 mg/hari, lebih rendah daripada kebutuhan perhari sebesar 20 mg/hari sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013.

Kendati demikian, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) Rahmi Indrasuri, melalui Leni Rosita Koordinator Sub kesehatan dan lingkungan, Menurutnya, Bahaya Anemia Patut diketahui bahwa anemia pada remaja berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktifitas.

“Secara khusus anemia yang dialami remaja putri akan berdampak lebih serius, mengingat mereka adalah para calon ibu yang akan hamil dan melahirkan seorang bayi, sehingga memperbesar risiko kematian ibu melahirkan, bayi lahir prematur dan berat bayi lahir rendah (BBLR),” ujar Leni Rosita Koordinator Sub kesehatan dan lingkungan.

la menjelaskan ada beberapa hal yang dilakukan untuk mencegah Anemia yang bisa dilakukan seperti makan makanan kaya zat besi, makan makanan mengandung vitamin B12, makan makanan mengandung asam folat.

“Selain itu juga mengonsumsi makanan mengandung vitamin C, untuk para orang tua berikan susu sapi pada anak mulai 1 tahun ke atas, berhenti minum alkohol, masak pakai peralatan yang menggunakan masalah KB kesehatan terbuat hormon, yang penyebabnya,” pungkasnya. (Adv)




Hari Diabetes Sedunia Tahun 2024: Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia yang jatuh pada 14 November 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan, khususnya dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes. 15/11/24

Tema tahun ini, “Tetap Jaga Kesehatan Kita Bersama,” menggambarkan pentingnya kerjasama antara individu, keluarga, dan fasilitas kesehatan dalam menjaga kualitas hidup dan mencegah penyakit diabetes.

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir mengingatkan kepada seluruh warga untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan kontrol gula darah secara berkala. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, seperti Puskesmas, klinik, atau rumah sakit, yang sudah tersedia di setiap kecamatan.

Diabetes adalah penyakit yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat, mengontrol makanan, dan rutin berolahraga sangat penting untuk mencegah terjadinya diabetes, serta memastikan penderita diabetes dapat mengelola kondisi mereka dengan baik.

Melalui peringatan Hari Diabetes Sedunia ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, serta meningkatkan kesadaran akan bahaya diabetes dan cara pencegahannya. (Adv)




UPT Puskesmas Sungai Piring Gelar Kamis Bersih

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – UPT Puskesmas Sungai Piring melaksanakan Gerakan Kamis Bersih, sebuah inisiatif yang dicanangkan oleh Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Erisman Yahya, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan, Kamis (14/11/24).

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh staf Puskesmas, masyarakat setempat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB, dengan diawali sambutan dari Kepala Puskesmas Sungai Piring yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit. “Dengan kebersihan yang baik, kita bisa menciptakan lingkungan yang sehat untuk masyarakat,” ujarnya.

Selama kegiatan, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membersihkan area publik, seperti jalan, taman, dan fasilitas umum lainnya. Selain itu, mereka juga melakukan penyuluhan mengenai pentingnya hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

Gerakan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kesehatan lingkungan dan diri sendiri. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi puskesmas lain dan masyarakat untuk melakukan aksi serupa di hari-hari lainnya.

Dengan dilaksanakannya Gerakan Kamis Bersih, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat Sungai Piring. (Adv)




H Herman Dikukuhkan Sebagai Penasehat Yayasan NIB Ponpes Babussalam

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – 12 Kepala Parit Desa Nyiur Permai dan Tokoh Masyarakat desa Teluk Kelasa tunjuk dan kukuhkan Haji Herman sebagai Penasehat Yayasan NIB Ponpes Babussalam.

Pengukuhan tersebut dihadiri ratusan masyarakat yang merupakan gabungan 2 desa, yaitu Desa Teluk Kelasa dan Desa Nyiur Permai Kecamatan Keritang, Rabu (13/11/2024).

Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Nomor urut 4 itu mendapatkan sebuah penghormatan sebagai Penasehat Pertama di Ponpes Babussalam Kecamatan Keritang.

Haji Herman bergandengan dengan tokoh masyarakat H Hamatang sebagai Penasehat 2. Sementara H Ikbal Sayuti yang ikut dalam pengukuhan didaulat sebagai Pembina Ponpes Babussalam menggantikan almarhum H Muslimin, eks wakil ketua DPRD Inhil.

Masyarakat Desa Teluk Kelasa dan Desa Nyiur Permai, dimana warga kedua desa tersebut mengetahui bahwa Ketua Yayasan NIB Wendi BM S.Sos, A.cst adalah bagian tim pemenangan Inhil HEBAT 04.

Ratusan simpatisan ketua Yayasan tersebut berbondong-bondong menghadiri acara pengukuhan dan shalawat di ponpes Babussalam.

Seorang pengusaha muda di bidang Manufactur Briket dan Pergudangan Kelapa turunan, Wendi BM S.sos A.cst sangat terharu atas kesediaan Haji Herman mau menjadi Penasehat Yayasan Babussalam.

Selama ini Yayasan yang ia pimpin setelah peninggalan pendirinya, yaitu orang tua Wendi BM S.sos A.cst (Alm H Amir daeng Mappuji) eks penasehat bermuara memiliki penasehat dan pembina sebelumnya.

“Kita terharu sekaligus bangga, Yayasan yang kami pimpin, merupakan peninggalan orang tua kami, dengan ini dapat melngkah semakin baik kedepan. Dan bermanfaat bagi umat dan masyarakat Inhil,” pungkas Wendi.