Menjanjikan! Potensi Briket Inhil Untuk Exspor ke Luar Negeri

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kondisi gografis Kabupaten Indragiri Hilir membuat tanah di Kabupaten Indragiri Hilir ini cocok ditanami pohon kelapa. Tidak heran banyak masyarakat berpenghasilan pokok memanfaatkan hasil dari pohon kelapa. Bagian yang paling populer dimanfaatkan warga adalah nira. Nira pohon kelapa ini kemudian diolah menjadi gula merah atau gula nira.

Adapun buah kelapa kurang dimanfaatkan, pada umumnya warga akan menjual kelapa pada pengepul yang datang secara berkala dengan harga murah. Padahal buah kelapa dapat diolah menjadi produkturunan dengan nilai jual yang lebih tinggi, contohnya briket arang kelapa.

Secara teori, Briket adalah arang yang diolah lebih lanjut sehingga mempunyai daya serap yang tinggi terhadap bahan yang berbentuk larutan atau uap. Briket arang dapat dibuat dari berbagai macam bahan seperti sekam padi, kayu, serbuk gergaji, bongkol jagung dan tempurung kelapa.

Briket arang kelapa Kabupaten Indragiri Hilir memiliki potensi ekspor yang besar. Salah satu faktornya adalah kualitas briket kelapa Indragiri Hilir yang dinilai terbaik oleh pasar Internasional.

Briket arang batok kelapa merupakan bahan bakar alternatif yang kerap digunakan untuk memasak terutama untuk memanggang bahan makanan seperti di Eropa, di negara Timur Tengah digunakan untuk keperluan rokok pipa shisha, sedangkan di Asia seperti di Korea Selatan dan Jepang briket arang kelapa digunakan untuk keperluan memasak di restoran, dikarenakan produk briket arang batok kelapa asal Indonesia dapat menghasilkan panas yang lebih besar dibandingkan dengan briket batu bara ataupun arang dari bahan tanaman bakau.

Selain itu, briket dari arang batok kelapa juga lebih aman, ramah lingkungan, karena tidak merusak tanaman seperti tanaman bakau serta tidak menimbulkan asap. Apalagi, terkait dengan isu pemanasan global yang sangat sensitif.

Dengan peluang pasar ekspor yang besar, itu berarti kebutuhan bahan baku batok kelapa pun akan semakin besar. Peluang itu seharusnya dapat ditangkap oleh pelaku usaha kecil dan menengah untuk memanfaatkan batok kelapa.

Briket arang kelapa merupakan satu-satunya pasar dimana demand lebih tinggi dari supply, yakni banyaknya permintaan yang tidak dapat dipenuhi dikarenakan terbatasnya bahan baku. (Gallery)




Pj Bupati Inhil Jamu Makan Malam Kapolda Riau

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Setelah melakukan rangkaian agenda kerja di Indragiri Hilir (Inhil), pada malam harinya (19/11) Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen. Pol. Mohammad Iqbal, dijamu makan malam oleh Penjabat (Pj) Bupati Erisman Yahya bersama Unsur Pimpinan Forkopimda, Ketua MUI, Ketua Komisi Pemilihan Umum, Ketua Badan Pengawas Pemilu dan pihak terkait lainnya.

Kapolda Riau menyampaikan arahannya mengajak semua pihak bekerja sama mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang damai dan sejuk.

“Salahsatu program yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut yakni Cooling System. Artinya kita menjadi mesin pendingin di tengah situasi yang panas. Ketika ada yang memanas , kita hadir sebagai penyejuk agar tak meledak dan memberi efek yang tidak diinginkan,” ungkap Irjen Pol M. Iqbal.

Cooling System tak bisa terlaksana dengan kerja kepolisian saja, tapi membutuhkan sinergitas semua stakeholder.

“Buatlah kegiatan yang mempererat silaturahmi para calon, walapun saat ini mereka sedang bertarung kita mesti cari cara untuk mendekatkan hati mereka. Ini menjadi tugas pemerintah, TNI, Polri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan unsur masyarakat lainnya,” Kapolda menambahkan.

Dengan kedatangan Irjen Pol M. Iqbal dan jajaran, Pj Bupati Erisman katakan, menjadi motivasi pemerintah dan stakeholder di Inhil untuk mewujudkan Pilkada damai.
“Terimakasih kepada Bapak Kapolda yang telah berkunjung ke Inhil, semoga membawa keberkahan dan kami pemerintah daerah bersama TNI, Polri, KPU, Bawaslu dan unsur lainnya siap bersinergi untuk menjaga kondusifitas selama Pilkada berlangsung,” ujar Pj Bupati. (Adv)




Founder CYI IDN, Ir Ulul Azmi Sosok Insisnyur Muda Membangun Bangsa Untuk PII Wilayah Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – Syarif Hidayatullah S.Ikom Founder CYI.IDN (Changes Youth Independen) Ir.Ulul Azami,S.T.,CST.,IPM.,ASEAN Eng adalah sosok keterwakilan Pemuda Riau yang siap maju untuk Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Riau. Dengan slogan Smart, dan Insinyur Muda Membangun Bangsa adalah pengaplikasian yang nyata dalam realita kepribadiannya. Gelar Provesi ke insinyur an adalah bentuk nyata dalam realisasi sumbangsih pembangunan di Indonesia.

“Sosok kanda ulul Azmi adalah sosok yang merangkul semua golongan pemuda dan motivasi nyata bagi para pemuda dalam kehidupan berorganisasi, sepak terjang beliau dalam jaringan yang luas di berbagai koneksi perindustrian,pembangunan, Organisasi, dan politik Adalah simbol yang nyata dan bisa di sebut sebagai orang yang Organisatoris.” Ujar Syarif.

Persatuan Insinyur Indonesia didirikan tanggal 23 Mei 1952. Para pendirinya adalah insinyur dari Aula Barat, Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung di Kota Bandung. Prakarsa pendiriannya oleh Presiden Soekarno melalui penugasan kepada Djoeanda Kartawidjaja dan Roosseno Soerjohadikoesoemo. Jumlah anggotanya pada saat didirikan adalah 75 orang.

Dengan kehadiran PII bagi keberlangsungan pembangunan Indonesia adalah bentuk komitmen persatuan insinyur dalam mengawal pembangunan di Negri ini.
PII Wilayah Riau akan melakukan pergantian Ketua wilayah pada Hari Rabu 20 November 2024.

Ir.Ulul Azmi calon Ketua wilayah Perkumpulan Insinyur Muda sekaligus Dirut sepakat Safety ini adalah sosok independen yang terbaik dan layak untuk memimpin PII Wilayah Riau, sosok kepemimpinan nya sudah teruji dengan segudang prestasi dan sosok pemuda yang di terima di kalangan mana saja.

“CYI.IDN (Changes Youth Indepen / Prubahan pemuda mandiri) adalah wadah bagi para pemuda dalam meluangkan ekspresi dan kolaborasi dalam menyambut Indonesia emas 2045, Ir. Ulul Azmi adalah sosok yang di idaman kan dalam perubahan pemuda baik dari latar belakang perjalanan nya, kemandirian nya dan yang menarik adalah slogan nya Insinyur muda membangun bangsa bukan hanya kata kata tapi pengaplikasian yang nyata dan sudah di lakukan dalam perjalanan kehidupan nya.” Ujar Syarif hidayatullah FOUNDER CYI.IDN *




HM Wardan Sampaikan Program Pendidikan Emas saat Kampanye di Kampar

ARB INdonesia, KAMPAR – Calon Wakil Gubernur Riau dari NAWAITU, HM Wardan paparkan Program Pendidikan Emas untuk mencetak generasi terdidik yang hadal dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikannya saat menggelar kampanye dialogis di Jalan Suka Karya dengan Masyarakat Tarai Bangun dan Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

“Jika kami diberi amanah memimpin Riau bersama Calon Gubernur HM Nasir kami akan memberikan prioritas bagi dunia pendidikan ini,” kata HM Wardan, Senin (18/11/2024).

Melalui Program Pendidikan Emas nantinya, HM Wardan bersama HM Nasir akan menyalurkan seragam sekolah gratis. Bahkan biaya pendidikan juga akan digratiskan.

“Akan kami gratiskan agar semua generasi mendapatkan hak pendidikan,” ungkap mantan Bupati Inhil dua periode itu.

Bukan hanya seragam sekolah dan biasa pendidikan gratis, NAWAITU juga akan menyalurkan beasiswa dalam dan luar negeri bagi siswa berprestasi.

“Tentunya beasiswa dalam dan luar negeri akan kita persiapkan untuk generasi emas,” terangnya.

Selain dari pada beasiswa, NAWAITU juga akan memprioritaskan pembangunan SMA Plus disetiap kabupaten se Provinsi Riau. Bahkan akan meningkatkan infrastruktur yang layak.

Terakhir NAWAITU berkomitmen akan merealisasikan atau menerapkan Program Sembako Murah agar terpenuhinya bahan pokok bagi seluruh Masyarakat Provinsi Riau. *




Ingin Membangun Riau, M Nasir Singgung Kampung Wahid yang Belum Teraliri Listrik 24 Jam

ARB INdonesia, PAKANBARU – Pasangan Calon Gubernur Riau Nomor urut 02 M Nasir-HM Wardan saling serang dengan Abdul Wahid-SF Haryanto dalam debat kedua Pilgubri, Minggu (17/11/2024) malam.

Nasir menyinggung soal kampung desa kelahiran Abdul Wahid Desa Simbar, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang belum teraliri listrik 24 jam.

Debat panas ini berawal dari pertanyaaan panelis kepada calon Gubri nomor urut 02 soal pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru sama-sama berkontribusi pada keseimbangan pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan serta berpotensi meningkatkan kwalitas hidup masyarakat Riau.

Dalam hal itu, M Nasir menyampaikan bahwa kawasan hijau di Provinsi Riau saat ini masih menjadi kawasan hutan, namun ketika dirinya diamanahkan menjadi gubernur maka kawasan tersebut akan dijadikan perkebunan masyarakat untuk diserahkan kepada masyarakat.

“Tujuannya untuk menghilangkan kemiskinan masyarakat riau kedepannya,” tutur M Nasir.

Selain itu kata M Nasir, pentingnya membangun tata ruang Riau yang baik dan terkoneksi dengan 12 kabupaten/kota untuk pertumbuhan ekonomi.

“Lautnya kita kelola, pasarnya kita sediakan agar hasil tangkapan (ikan-red) memiliki harga yang baik, maka dari kita akan membuat regulasi tentang pasar agar hasil laut didaerah pesisir memiliki harga penjualan sesuai dengan standarnya.,” papar nasir soal ekonomi biru.

Atas hal itu, Paslon 01 Abdul Wahid memberikan tanggapan dengan menyampaikan bahwa pemanfaatan ekonomi hijau dan biru sebenarnya sederhana, bagaimana memanfaatkan laut sebagai sumber penghasilan baru bagi ekonomi masyarakat.

Pertama kata Wahid, memanfaatkan ombak dan arus laut untuk dijadikan sumber energi listrik. Kedua bagaimana memberdayakan ekonomi hijau yang memiliki potensi luar biasa.

“Kita punya sawit, dimana lidi sawit ini bisa dijadikan bahan kertas dan daun sawit bisa dijadikan makan ternak. Maka dari itu akan kita tingkatkan produk-produk seperti ini untuk membantu rakyat,” ungkap Wahid memberikan tanggapan.

Mendengar tanggapan tersebut, M Nasir langsung memberikan reaksi dengan mengatakan bahwa Kabupaten Inhil adalah tempat kelahiran Wahid. Di Inhil itu orang pakai sampan mencari ikan, jual ikannya cuma Rp 4 ribu sekilo.

“Coba kita lihat ke bawah sampai ke sana. Bagaimana kita buat tempat pelelangan ikan, ikan punya arti dan harga yang pasti. Itu yang paling penting,” tutur M Nasir.

“Kedua, itu tempat dek Wahid lahir kita stabilkan listrik di sana. Hari ini di sana tempat desa adek Wahid lahir aja belum 24 jam. Gimana kita coba? Harus kita adakan listrik supaya kalau tangkapan ikan ini dapat di taruh ke kulkas biar aman dan harganya stabil. Mungkin itu saran kami,” tutup M Nasir.

Tak sampai disitu, saling serang antara Nasir dan Abdul Wahid kembali terjadi saat panelis melemparkan pertanyaan mengenai
menjadikan bonus demografi sebagai modal maju Indonesia emas tahun 2025.

Pertanyaan itu kembali dijawab Nasir dengan memaparkan bahwa di Riau rata-rata 50 ribu lebih masyarakat dibawah garis kemiskinan.

Untuk mengatasi hal itu, M Nasir berjanji akan memberikan bantuan Bank Riau berupa kredit tanpa anggunan dan tanpa bunga buat masyarakat. Bahkan ia juga menjanjikan akan menurunkan dana APBN ke Riau minimal Rp 10 triliun sampai Rp 15 triliun per tahun untuk membangun infrastruktur di Riau.

Dipenghujung waktu, Nasir kembali menyindir Abdul Wahid yang berjanji membangun Riau, namun desa kelahirannya saja listrik belum 24 jam.

“Ini adek kami Wahid. Untuk desanya saja dia belum siap menghidupkan lampunya 24 jam. Bagaimana dia mau membangun negeri ini. Kami tau betul bagaimana hari ini Inhil,” kata Nasir.

Pernyataan M Nasir itu juga mendapat respon Abdul Wahid dengan mempertahankan siapa Bupati Inhil yang menjabat saat itu. (Sebagai informasi, Nasir menggandeng Muhammad Wardan sebagai calon Wakil Gubernur Riau HM Wardan merupakan Bupati Inhil dua periode).

“Pak Nasir, Pak Nasir. Siapa ya bupatinya waktu itu, siapa ya?. Saya rasa begini, yang ditanya apa jawabnya apa?, yang ditanya soal lapangan kerja di jawab soal ekonomi,” tanggap Abdul Wahid sembari memaparkan soal lapangan kerja.

Tak sampai disitu, M Nasir juga kembali menyindir Wahid yang masih kurang pengalaman dan ‘jam terbang’.

Nasir juga menegaskan, dirinya sengaja tidak menjawab pertanyaan secara gamblang. Namun ia lebih memilih memaparkan kondisi nyata yang dialami masyarakat hari ini.

“Dek Wahid, kita melihat bukan yang ditanya harus kita dijawab, tapi kenyataan yang harus kita sampaikan di publik. Itu yang harus kita sampaikan supaya masyarakat Riau melihat bahwa inilah yang terjadi,” tutup M Nasir. (Arbain)




Tim Hukum H Herman Laporkan Pengguna WhatsApp Penyebar Berita Hoax Soal Tuduhan Korupsi Dana Umat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Gerah dengan serangan bertubi-tubi yang ditujukan ke figur Haji Herman, akhirnya Tim Hukum Inhil HEBAT/Haji Herman menempuh jalur hukum untuk melaporkan salah seorang pengguna WhatsApp berinisial FS.

Dimana FS dengan sengaja mengshare video berdurasi 3 menit 37 detik dengan thumbnail/judul “Diduga Korupsi Dana Umat” yang disertai dengan foto Haji Herman ke salah satu grup WhatsApp.

Narasi-narasi pada video tersebut diduga kuat sarat akan kepentingan politis untuk menjatuhkan elektabilitas Haji Herman yang saat ini merupakan Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil) nomor urut 4.

Dalam narasi dalam video provokatif tersebut diduga menuduh Haji Herman melakukan korupsi dana umat pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) tentang penyaluran paket premium Ramadhan 2024.

Sudah habis kesabaran, akhirnya Tim Hukum Inhil HEBAT mengambil langkah hukum untuk melaporkan FS yang diduga melakukan provokasi menjatuhkan elektabilitas Haji Herman melalui video tersebut.

Laporan tersebut dilayangkan oleh Kuasa Hukum Inhil HEBAT melalui Damrie SH, Zainuddin SH, Febiani Hasibuan SH, Adi Indria Putra, HM Tamir SH, dan Firdaus SH ke Kepolisian Resor (Polres) Inhil pada Senin pagi, (18/11/2024).

“Sudah cukup, Haji Herman diserang terus. Kami sudah melayangkan surat laporan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Inhil pagi ini,” kata Zainuddin SH atau kerap disapa Acang.

Diungkapkan Acang, apa dasarnya mereka menjustifikasi Haji Herman melakukan korupsi dana umat. Sementara Haji Herman hanya selaku Pj Bupati Inhil kala itu.

Dengan tegas Acang mengatakan bahwa FS diduga kuat telah melakukan perbuatan tindak pidana Transaksi Elektronik (ITE) sebagai mana dimaksud dalam rumusan pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45 ayat (2) UU No 11 tahun 2018 yang telah dirubah dengan UU No 19 tahun 2016.

Sementara itu, Haji Herman menyayangkan sikap salah seorang pengguna WhatsApp berinisial FS dengan mudahnya mengshare informasi yang dinilai keliru tersebut. Haji Herman berharap penyelanggaraan Pilkada berjalan dengan kondusif.

“Saya sangat menyayangkan kenapa kasus BAZNAS ini terus dibrending seakan menjatuhkan saya,” ungkap Haji Herman.

Informasi yang didapat, mengenai penyaluran paket premium Ramadhan 2024 tersebut diduga disalurkan oleh PP dan YE yang dikoordinir atau suruhan oleh HI dibeberapa titik di Tembilahan dengan menyasar Masyarakat kurang mampu. *