Sembunyi di Rumah Warga, Pelaku Tabrak Lari Diringkus

ARB INdonesia, TEMBILAHAN – Pelaku tabrak lari diketahui berinisial GI berhasil ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Tempuling di Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil, Riau, Senin (3/1/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pelaku menggunakan mobil Colt Diesel dengan Nomor Polisi BM 8427 GB diringkus saat sedang bersembunyi di rumah warga.

Hal itu dibenarkan Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SIK melalui Kapolsek Tempuling Iptu Delni Atma SH MH saat dikonfirmasi.

“Benar, pelaku sudah kami amankan di Kecamatan Tembilahan Hulu dan sudah kami serahkan ke Polres”kata Iptu Delni.

Dari kecelakaan ini menewaskan 1 orang warga sipil bernama Heri Andika. Sedangkan 1 orang lagi personel TNI bernama Yogi Ariyandi kritis usai dan menjalani perawatan intensif di RSUD Puri Husada Tembilahan. *




Tabrak Lari di Tempuling, 1 Warga Sipil Tewas dan 1 Anggota TNI Alami Luka Berat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Peristiwa kecelakaan dijalan lintas Tembilahan – Rengat, Kecamatan Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada dini hari, menewaskan 1 orang pria dan 1 lagi mengalami luka berat, Senin (3/01/2025) pagi, sekira pukul 5.30 wib.

Dari informasi yang dikumpulkan awak media, korban yang tewas yakni dari warga sipil, dan satunya lagi dari anggota TNI yang dikabarkan saat ini sedang mendapatkan perawatan serius akibat mengalami luka berat.

Dalam unggahan akun medsos anonim, yang di posting pada group Facebook, tampak tangkapan layar CCTV menunjukkan sebuah mobil truk warna merah yang diduga menjadi penyebab terjadi peristiwa kecelakaan tersebut.

“Infokan segera jika melihat, tabrakan lari di Sungai Salak subuh tadi, 1 korban meninggal dunia, 1 lagi di rawat, terima kasih.” Tulis akun anonim dalam postingan.

Spekulasi netizen dalam komentarnya, ada yang menyebutkan bahwa mobil truk warna merah tersebut mengarah ke salah satu jaringan ekspedisi barang angkutan umum. Namun hal itu belum bisa dibuktikan secara pasti.

“Coba cek ke Tembilahan, ini kayaknya ekspedisi,” tulis akun SR di kolom komentar.

Saat dikonfirmasi awak media, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, melalui Kasat Lantas Polres Inhil, AKP Fandri, menjelaskan bahwa peristiwa itu masih dalam proses penyelidikan.

“Kami belum bisa menyimpulkan, kami masih olah TKP melakukan penyelidikan,” ujarnya saat dihubungi via telepon WhatsApp, Senin (3/01/2025) siang.

Terkait kebenaran satu anggota TNI yang mengalami luka berat, Dandim 0314 Inhil melalui Dan Unit Pasi Intel, saat di konfirmasi, membenarkan ada anggota yang mengalami kritis.

“Wa Alaikum salam iya. Yang meninggal org sipil untuk TNI nya kritis,” jawabnya.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, hingga berita ini diterbitkan, awak media masih menunggu data resmi hasil penyelidikan dari petugas Sat Lantas Polres Indragiri Hilir. *




Pj Bupati Inhil Kunjungi Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Erisman Yahya, kunjungi Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau, pada Kamis (30/1/2025).

Dalam kesempatan ini Pj Bupati hadir bersama Pj Sekretaris Daerah Tantawi Jauhari, Plt. Kepala Dinas Sosial Fajar Husin, Inspektur Inspektorat Budi N Pamungkas, Kepala DPMPTSP Haryono, Kadis Kominfopers Trio Beni Putra, Kadis Pendidikan M. Irwan, Plt. Kadis Dukcapil Nursal dan pejabat terkait lainnya.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi Hasil Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik di lingkungan Pemkab Inhil tahun 2024 dan Rencana Pemanfaatan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Inhil tahun 2025.

“Alhamdulillah kami sudah memilik MPP, dengan hadirnya gedung yang baik kami harap sejalan dengan peningkatan layanan publik, sebab masyarakat kita butuh pelayanan yang cepat dan terbaik. Karena letak kepercayaan dan kedekatan Pemerintah dengan publik, bergantung pada kepuasannya menerima pelayanan”, ungkap Erisman Yahya.

Bersama jajarannya, Kepala Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau, Bambang Pratama, menyambut hangat kedatangan Pj Bupati dan para pejabat terkait, di kantor Ombudsman yang terletak di jalan Hang Tuah, Pekanbaru tersebut.

“Dengan adanya Kunjungan ini, kita harap dapat meningkatkan sinergitas antara Pemkab Inhil dengan Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kabupaten Inhil”, tutur Bambang Pratama.

Berbagai masukan yang diberikan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Riau, diterima baik oleh Jajaran Pemkab Inhil guna perbaikan di masa mendatang. (Galeri Foto)




Inpres Tahun 2025, Perjalanan Dinas Gubernur dan Bupati atau Walikota Dikurangi 50 persen

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengeluarkan Intruksi Presiden (Inpres) nomor 1 Tahun 2025 tentang Efesiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Dalam Inpres yang dikeluarkan pada 22 Januari 2025 tersebut, mengitruksikan Gubernur dan Bupati/Wali Kota untuk membatasi belanja kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, publikasi, dan seminar/focus group discussion.

Selain itu yang mengejutkan lagi, Prabowo Subianto juga menginstruksikan untuk mengurangi belanja perjalanan dinas sebesar 50% (lima puluh persen), serta membatasi belanja honorarium melalui pembatasan jumlah tim dan besaran honorarium yang mengacu pada Peraturan Presiden mengenai Standar Harga Satuan Regional.

Tak sampai disitu, belanja yang bersifat pendukung dan tidak memiliki output yang terukur juga dintruksikan agar dilakukan pengurangan.

Gubernur dan Bupati/Wali Kota harus memfokuskan alokasi anggaran belanja pada target kinerja pelayanan publik serta tidak berdasarkan pemerataan antar perangkat daerah atau berdasarkan alokasi anggaran belanja pada tahun anggaran sebelumnya.

Intruksi yang telah diberlakukan sejak 22 Januari 2025 ini juga mengingat kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota agar lebih selektif dalam memberikan hibah langsung baik dalam bentuk uang, barang, maupun jasa kepada Kementerian/Lembaga.

Terakhir, Gubernur dan Bupati/Wali Kota diperintahkan untuk melakukan penyesuaian belanja APBD Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari Transfer ke Daerah. (Arb)




Laka Laut di Seberang Tembilahan Persisis dengan Kejadian 7 Tahun Lalu di Reteh, Akibat ‘Speedboat Hantu’

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Laka laut yang terjadi baru ini di Perairan Seberang Tembilahan tepatnya di sekitar Kantor Pertamina Kecamatan Tembilahan sama persis dengan peristiwa laka laut yang terjadi di Kecamatan Reteh pada tahun 2017 lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Pengurus Besar Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indragiri Hilir (PB HIPPMIH) Syarif Hidayatullah, kejadian ini hampir serupa dengan kejadian yang pernah ada di Inhil sebelumnya, contohnya di Pulau Kijang- Reteh yang juga memakan korban jiwa akibat di hantam ‘speedboat hantu’.

“Kuat dugaan kejadian di perairan Seberang Tembilahan ini di akibatkan oleh speedboat hantu. Persis peristiwa 7 tahun lalu di Reteh, dimana speedboat hantu menghantam perahu nelayan hingga memakan korban jiwa,” tutur Syarif Hidayatullah, Ketua Bidang Advokasi sosial dan Ham PB HIPPMIH.

Lanjutnya, jika nantinya kejadian ini terbukti disebabkan oleh speedboat hantu, maka speedboat yang dikenal dengan membawa barang ilegal ini tentunya menjadi acaman keselamatan bagi para nelayan dan pengguna transportasi kecil di air pada malam dan subuh hari.

Kendati demikian, PB HIPPMIH menyorot keras dan meminta Kapolda Riau serta Bea Cukai Wilayah Riau untuk mengusut tuntas atas peristiwa laka laut yang terjadi pada Minggu (26/1/2025) pagi hingga menewaskan 2 orang penambang pompong.

“Mohon kepada Kapolda Riau, Beacukai Wilayah Riau, untuk penuntasan dari pada permaslahan ini setuntas-tuntasnya, dan lakukan pencegahan sebersih-bersihnya, selamatkan generasi Indragiri Hilir dari hal-hal yang dapat menenggelamkan harapan dan cita-cita dimasa depan. Tangkap dan pidakan kelompok- kelompok yang dengan sengaja melakukan tindak penyeludupan barang ilegal di wilayah Indragiri Hilir,” tutup Syarif.

Untuk diketahui, Barang bukti berupa Pompong (Perahu Kayu) yang mengalami laka laut saat ini telah diamankan di Pos Sat Polairud Polres Indragiri Hilir guna penyelidikan lebih lanjut. (Arb)




Agar Usulan Desa Bisa Terealisasi, Budi Santosa Harap Kondisi Keuangan Daerah Cepat Membaik

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Sapta Jaya, Kecamatan Pulau Burung menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun anggaran 2026, Rabu (22/1/2025) di Gedung Serbaguna.

Musrembangdes ini dibuka langsung oleh Camat Pulau Burung yang diwakili oleh Bendahara Kecamatan, Mujib dan diikuti oleh Kepala Desa beserta perangkat, Ketua BPD dan anggota, serta dihadiri oleh Direktur BUMDes, Kepala Dusun, RT/RW, Pendamping DMJI PT dan P3MD, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Kepala Desa Sapta Jaya, Budi Santosa mengatakan sesuai amanat undang-undang bahwa musrenbangdes merupakan suatu kewajiban bagi pemerintah desa untuk melaksanakan kegiatan ini di setiap tahunnya.

“Hal itu bertujuan untuk merumuskan suatu pembangunan pada tahun berikutnya melalui anggaran diluar dari APBdes,” imbuhnya.

Meski beberapa tahun belakangan kata Budi Santoso, setiap usulan yang telah diajukan melalui musrenbangdes dan belum ada realisasinya, akan tetapi Pemerintah Desa Sapta Jaya tetap optimistis dan akan mengusulkan kembali.

“Kita tetap optimis dan tidak bosan untuk tetap mengusulkan pembangunan skala prioritas di Desa Sapta Jaya,” tutur Kades Sapta Jaya.

Terakhir Budi Santoso berharap kondisi keuangan APBD Kabupaten Inhil segera kembali pulih, agar tujuan percepatan pembangunan bisa terealisasikan di desa-desa.

“Semoga keuangan daerah segera membaik, sehingga usulan desa kiya bisa ter-cover secara menyeluruh,” tutupnya. (Arb)