Apa Sajakah Penghalang Rezeki?

Foto ilustrasi: Republika/Agung Supriyanto

JAKARTA — Rezeki memang penuh teka-teki. Sering kali perputarannya di luar logika dan daya manusia. Sebagian orang berlimpahan harta, sedangkan sekelompok yang lain mesti hidup serba kekurangan. Ada yang bersusah payah, memeras keringat untuk mengais rezeki.

Lalu, kenyataannya tak banyak yang ia dapat. Bahkan, tak jarang rezeki yang dinanti, tak jua menghampiri. Sedangkan, di sisi lain terdapat kalangan yang sekali duduk, tanda tangan, jutaan bahkan miliar an rupiah begitu mudah berada di genggaman tangan. Begitulah rezeki, kata Syekh Mutawalli as-Sya’rawi dalam bukunya yang berjudul Tilka Hiya al- Arzaq.

Menurut tokoh jebolan Universitas al-Azhar Mesir itu, perbedaan rezeki antarmanusia merupakan hak otoritatif Allah SWT. Pun, soal kadar rezeki yang diberikan. Terkadang, Allah memberikan jumlah di luar angka yang diprediksikan.

Dan Allah memberi rezeki kepada orang yang dikehendaki tanpa batas. (QS al- Baqarah [2]:212). Tetapi, tampaknya dalam karyanya itu, Syekh Mutawalli tidak bermaksud memaparkan lebih jauh hal ihwal rezeki.

Ini wajar lantaran buku tersebut memang merupakan bunga rampai dari refl eksi seorang pakar tafsir sekaligus ahli bahasa tentang apa rahasia di balik rezeki yang merujuk pada ayat-ayat Alquran.mBenar, rezeki adalah rahasia Ilahi.

Akan tetapi, kata seorang tokoh generasi salaf, Abu Abdullah Muhammad bin Abdurrahman bin Umar al-Wishabi al- Husyaibi, ada unsur keterlibatan manusia di sana.

Tokoh yang wafat pada 782 H tersebut memaparkan bahwa dalam konsep teologi Islam, rezeki seseorang tidak berdiri sen- diri. Ada hubungan kausalitas, sebab mu sabab. Ingin rezeki banyak maka bergeraklah dan berdinamika mengais rezeki.

Namun, di saat bersamaan, ingatlah, tutur pengarang kitab al-Barakah fi Fadhl as-Sa’yi wa al-Harakah ini, ada beberapa faktor penghalang rezeki yang diakibatkan oleh ulah para pencari rezeki itu sendiri. Sederet perkara tersebut mesti dihindari agar rezeki tidak terhambat.

Apa sajakah hal-hal yang bisa membuat rezeki seret, bahkan bisa menyeret seseorang dalam jurang kemiskinan?

Beberapa perkara itu, di antaranya yang pertama, jangan sesekali pernah mencaci maki angin, hujan, atau fenomena alam apa pun. Karena, sejatinya tindakan itu sama saja dengan mencibir Penciptanya. Seorang sahabat dikisahkan pernah mengadu kepada Rasulullah SAW perihal rezeki yang seret. Barangkali engkau pernah mencela angin, ungkap Rasul.

Kedua, enggan berbagi air atau ragi. Ibnu Abbas RA pernah bertutur, menolak memberi ragi menyebabkan kefakiran dan pelit berbagi air hanya akan membuahkan penyesalan. Penegasan ini juga disampaikan dalam hadis Rasul bahwa ada lima hal yang mesti berbagi, bila tidak maka ia akan terhalang dari kebaikan kelak di akhirat, yaitu air, garam, api, jarum, dan ragi.

Ketiga, terlalu banyak tidur atau bersantai-santai. Dampak tidur, seperti yang digambarkan seorang syair seba- gai berikut: Kebahagian manusia saat mengenakan pakaian. Lalu meraih kebaikan hanya dengan meninggalkan tidur.

Keempat, tindakan zalim dan kemaksiatan. Sikap zalim itu baik yang dilakukan oleh individu ataupun terstuk- tural yang melibatkan rezim. Kezaliman dalam suatu kaum itu telah mengibatkan tumbangnya sebuah komunitas, seperti yang ditujukan pada kaum-kaum terda- hu lu sebagai peringatan. (QS Yunus [10]:13 dan al-Kahfi [18]:59). Di antara bentuk kezaliman itu yang paling parah ialah aksi kriminalitas menghilangkan nyawa orang lain yang tak berdosa atau memakan harta orang lain secara batil.Kelima, zina. Rasul menegaskan bahwa zina akan memutuskan jalan rezeki, mengurangi keberkahan usia, memekatkan wajah, dan mengantarkan pada siksa neraka. Keenam, praktik riba. Rasulullah menyatakan, harta yang diperoleh dari praktik riba sekalipun tampaknya bertambah, sejatinya harta tersebut semakin berkurang.

Keenam, kecurangan berjual beli, seperti mengurangi timbangan atau ukuran. Termasuk kategori curang, yakni memonopoli penjualan barang tertentu yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Kecaman terhadap para pelaku curang ketika bertransaksi itu diabadikan di surah al-Muthaffi fi n. Tokoh salaf Laits bin Abdurrahman mengatakan ada empat perkara yang bisa membinasakan suatu kaum, di antaranya merebaknya praktik curang, mengurangi timbangan atau ukuran sewaktu jual beli.

Ketujuh, pengkhianatan dalam bentuk dan kasus apa pun. Berkhianat, seperti ditegaskan oleh Rasul dalam sebuah riwayat, akan mendatangkan kefakiran.Begitu sebaliknya, komitmen menjaga amanat merupakan daya magnet luar biasa atas rezeki.

Kedelapan, sikap rakus dan tamak terhadap dunia. Tamak hakikatnya ada- lah kefakiran yang segera datang, titah Rasul. Dan, masih banyak lagi faktor penghalang rezeki yang mesti dihindari agar rezeki deras mengalir. Kesemuanya itu, kata al-Hubaisyi, bertumpu pada maksiat kepada Allah SWT ataupun makhluk-Nya. Seseorang akan terhalang dari pintu rezeki akibat dosa yang ia perbuat, tulis al-Hubaisyi mengutip sabda Rasulullah SAW.




Subuh Dinihari, 455 Jemaah Haji Inhil Kloter 3 Tuntas Laksanakan Tawaf dan Sa’i

Mekkah, detikriau.org – Selasa (31/7/2018) sekira pukul 02.00 WAS dinihari, seluruh jemaah haji Inhil kloter 3 Embarkasi Batam selesai laksanakan ibadah Tawaf, Sa’i dan Tahallul meskipun dalam pelaksanaannya ada beberapa jamaah yang harus mempergunakan kursi roda.

Menurut TPHD Inhil, HM Arifin dari Kota Mekkah, 455 jamaah haji Inhil kloter 3 tiba di Mekkah menjelang shalat dzuhur, senin (30/7/2018). Setibanya, rombongan terlebih dahulu istirahat.

“Jemaah kita banyak yang berusia lanjut, maka demi menjaga stabilitas fisik dan kesehatan, kita anjurkan untuk tidak buru-buru ke Masjidil Haram untuk melaksanakan Tawaf dan Sa’i,” Ujar Arifin

Tiba di Mekkah dan selesai check in Hotel, seluruh jammah beristirahat hingga malam hari.

“sekira pukul 21.00 waktu setempat, jemaah baru bergerak menuju Mesjidil Haram.”Terang Arifin

Juga disampaikan, jemaah kloter 3 asal inhil ini mendapat tempat menginap yag terbagi dalam dua tempat, yakni rumah 1101 dan 1102 dengan jarak dari mesjidili Haram sekira 1,5 KM./rul




Patuhi Instruksi Bupati, Karang Taruna Inhil Gesa Pembentukan Jaringan Hingga Ke Desa

Bupati Inhil, HM Wardan

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan instruksikan agar Karang Taruna bentuk jaringan hingga ke tingkat Desa. Tujuan tidak lain yakni agar roda organisasi berjalan secara masif dan pada akhirnya diharapkan dapat membantu dorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita meyakini dengan terbentuknya kepengurusan hingga ke tingkat Desa akan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” Pinta Bupati dalam suatu kesempatan di Tembilahan

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Inhil, Syahjuri menuturkan, arahan Bupati dinilai sejalan dengan tujuan umum dan prinsif pembentukan Karang Taruna, yakni sebagai wadah dan sarana pengembangan bagi setiap anggota masyarakat, oleh karenya intruksi itu memang harus disegerakan.

“Karang Taruna yang merupakan organisasi masyarakat, tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran serta tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat,” jelas Syahjuri dalam sambutannya pada acara Temu Karya Karang Taruna Desa Pekan Kamis, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kamis (26/7/2018) di aula Kantor Desa Pekan Kamis.

Khusus kepada Karang Taruna Desa Pekan Kamis, Syahjuri berharap agar dapat meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia, aktivitas, sarana dan prasarana serta berupaya mengembangkan mitra jejaring Karang Taruna sehingga kualitas kesejahteraan sosial anggota dan masyarakat meningkat.

Kepala Desa Pekan Kamis, Misman menjelaskan, keberadaan Karang Taruna sebagai sebuah organisasi sosial di desanya, akan menjadi wadah bagi generasi muda untuk melakukan aktifitas kepemudaan, serta membantu Pemerintah Desa meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dengan tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku.

“Karang Taruna diharapkan menjadi ujung tombak kegiatan kepemudaan, olahraga bahkan kegiatan dalam rangka peningkatan Kesejahteraan masyarakat,” tutur Misman dalam acara yang juga dihadiri Bhabinkamtibmas dan Ketua BPD Desa Pekan Kamis./ADV




Fakta, Heboh Kelahiran Babi Mirip Manusia dan Drakula

Photo :
Dokumentasi Laira

detikriau.org — Dalam beberapa hari ini media sosial digegerkan dengan beredarnya foto dan video seekor bayi babi yang memiliki bentuk badan dan wajah mirip dengan manusia.

Dalam foto itu, terlihat juga induknya berada dekat bayi babi itu. Hanya saja, yang cukup membuat bulu kuduk merinding ialah, selain memiliki bentuk wajah mirip manusia, bayi babi juga memiliki gigi taring hanya saja lebih mirip gigi drakula.

Yang tak kalah mengerikan, pada video, terlihat bayi babi bergerak-gerak seperti bayi manusia. Dari bentuk tubuhnya sangat mirip dengan bayi babi, kakinya empat, dengan ciri khas lubang hidung babi. Sementara wajahnya sangat mirip manusia, terutama di bagian kepala.

Banyak sekali yang menyebarkan foto dan video bayi babi ini dengan ditambahkan kalimat-kalimat informasi yang beragam, mulai dari kutukan manusia babi dan sebagainya.

Lalu apa yang sebenarnya terjadi pada bayi babi itu? Usut punya usut ternyata bayi babi mirip manusia itu bukanlah makhluk hidup. Bayi babi ini hanyalah sebuah boneka yang dibuat oleh warga Italia bernama Laira Maganuco.

Laira awalnya mengunggah karyanya itu di akun Facebooknya, dan entah kenapa tiba-tiba foto boneka dari silikon itu menyebar di dunia hingga Indonesia, dan dianggap sebagai kejadian nyata.

Bahkan, saking hebohnya hasil karya Laira ini, Facebook sempat menyembunyikan unggahan itu.

My original post was hidden by facebook due to some reports. While the original post Will be restored i Will repost here. Baby hybrid pig piece unique mixed silicones” tulis Laira.

Agar hasil karyanya itu tampak nyata seperti seekor bayi babi yang baru dilahirkan, Laira menaruh karyanya itu di dekat induk babi. Bahkan, dia menaruh rerumputan agar terlihat alami dan nyata.

Sumber: viva.co.id

 




Hingga Senin Pukul 13.03 WAS, 90.258 JH Indonesia Tiba di Tanah Suci. 15 Meninggal Dunia

Mekkah –– Hingga hari keempat belas sejak jemaah haji tiba di Tanah Suci pada Selasa (17/07) lalu, 224 kloter telah mendarat di Tanah Suci, yakni 218 kloter yang termasuk gelombang pertama telah mendarat di Madinah. Sementara 6 kloter sisanya merupakan kloter awal yang masuk gelombang kedua yang mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. 

Berdasar data yang diterima Tim Media Center Haji (MCH) Daker Makkah, sampai Senin (30/07) pukul 13.05 WAS, dikutip melalui laman kemenag.go.id, seluruh jamaah terdata  sebanyak 91.378 orang dengan rincian jumlah jemaah 90.258 orang dan petugas 1.120 orang.

Di sisi lain, hingga senin malam waktu Saudi, tercatat jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal kini mencapai 15 orang. “Dua jemaah meninggal adalah Rasnam Ponidjan (64) dari kloter SUB-23 dan Adang Aliyudin (61) dari kloter JKG-05,” terang Kasi Kesehatan Daker Madinah, dr. Indro Murwoko, dalam rilisnya yang diterima Senin (30/07) sore waktu Saudi.

Selanjutnya Kementerian Agama akan menjamin badal haji jemaah yang meninggal sebelum proses haji. Nantinya keluarga dari jemaah yang meninggal akan mendapatkan sertifikat badal haji tersebut.

Ketiga belas jemaah sebelumnya yang telah wafat sebagai berikut:

  1. Sukardi Ratmo Diharjo (59), jemaah haji Kloter JKS-1
  2. Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar
  3. Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13
  4. Sunarto Sueb Sahad (57) Kloter 15-SOC
  5. Siti Aminah Rasyip (57) kloter 5-SOC
  6. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (78), Kloter JKS-6
  7. Katio Simanjutak, 59, kloter MES-2
  8. Sanusi Musthofa Khafid (73) asal SUB-06
  9. Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (74) kloter SUB-23
  10. Nordiani Bahrani Kursani (53) kloter BDJ-03
  11. Supriyati Teguh Adam (51) Kloter SOC-5
  12. Widodo bin Jimin (JKS-35)
  13. Abdullah Noor bin Sidik (72), kloter SOC-13
  14. Rasnam Ponidjan (64) kloter SUB-23
  15. Adang Aliyudin (61) kloter JKG-05

Editor: Am




Rupiah Melemah Rp14.415, Investor Tunggu Rapat Bank Sentral

Jakarta — Pergerakan nilai tukar rupiah melandai Rp14.415 per dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi penutupan perdagangan di pasar spot Senin (30/7). Angka itu melemah tipis 0,01 persen jika dibandingkan sesi perdagangan akhir pekan lalu.

Sementara berdasarkan kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah di posisi Rp14.409 per dolar AS, menguat jika dibandingkan sesi perdagangan Jumat (27/7) yang berada di level Rp14.483 per dolar AS.

Di kawasan Asia, sejumlah mata uang mengalami penguatan. Peso Filipina diperdagangkan menguat 0,26 persen terhadap dolar AS, baht Thailand menguat 0,18 persen dibanding dolar AS, Bersama rupiah, beberapa mata uang negara di kawasan Asia turut menguat, seperti rupee India 0,01 persen, peso Filipina 0,26 persen, kyat Myanmar 0,07 persen, dan baht Thailand 0,25 persen, sedangkan yen Jepang stabil.

Namun, beberapa diantaranya justru melemah di hadapan dolar AS seperti, won Korea Selatan sebanyak 0,2 persen, dolar Singapura 0,04 persen, dolar Hong Kong 0,01 persen, dan reminbi China 0,11 persen.

Ibrahim, Analisis Rupiah yang juga menjabat Direktur Utama PT Garuda Berjangka, menilai pergerakan rupiah dipengaruhi sejumlah sentimen, baik kondisi internal maupun eksternal ekonomi.

Dari sisi internal, langkah pemerintah menunda proyek infrastruktur nonstrategis, dan membatalkan DMO batu bara menjadi sentimen negatif bagi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

“Dari eksternal, pertemuan AS dan Uni Eropa setidaknya berdampak, masalah perang dagang menghasilkan kesepakatan yang positif,” ungkapnya, Senin (30/7).

Senat AS meloloskan rancangan Undang-undang (RUU) yang akan mengurangi atau bahkan menghilangkan bea masuk bagi produk-produk impor asal China. Beleid ini sebentar lagi akan disahkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Menurut dia, pelaku pasar akan menunggu pertemuan utama sejumlah bank sentral pekan ini, di antaranya rapat BoJ (Bank of Japan) yang berlangsung 30-31 Juli dan The Fed yang dijadwalkan pada 31 Juli-1 Agustus. Sementara itu, BoE (Bank of England) juga dijadwalkan membuat keputusan pada hari Kamis.”Proyeksi besok rupiah masih akan menguat pada level Rp14.347, atau bisa pula melemah di rentang Rp14.437,” tuturnya.

SUMBER: CNNindonesia