Hitung-hitungan Zulkifli Hasan soal Utang

Jakarta – Pekan ini diwarnai oleh sahut-sahutan antara ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal pengelolaan utang negara.

Dalam sidang tahunan, Zulkifli memberikan kritik kepada pemerintah soal pengelolaan utang. Hal tersebut ditanggapi oleh Sri Mulyani, ia menyebutkan jika pengelolaan utang negara masih baik dan terkendali.

Sebenarnya bagaimana hitung-hitungan utang versi Zulkifli?

Dari keterangan resmi Zulkifli, dia menyebutkan data yang digunakan adalah dokumen Nota Keuangan 2018. Dia menyebutkan, dalam Nota Keuangan tidak terdapat pos pembayaran pokok utang senilai Rp 396 triliun sebagaimana yang dimaksud Menteri Keuangan.

“Kami hanya menemukan pos pembayaran bunga utang sebesar Rp 238 triliun dan pembiayaan utang sebesar Rp 399 triliun ini mendekati Rp 400,” ujar Zulkifli dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (25/8/2018).

Kemudian Zulkifli memiliki perhitungan, jika pembayaran pokok utang sebesar Rp 396 triliun kemudian ditambah pembayaran bunga utang Rp 238 triliun.

“Maka jika ditotal Rp 634 triliun ada ini beban utang yang sebenarnya, karena kita tidak mungkin membayar utang hanya pokoknya, tapi pasti juga membayar bunganya setiap tahun,” imbuh dia.

Selain itu, jumlah Rp 643 triliun ini menurut Zulkifli setara dengan 5,71 kali lipat anggaran kesehatan yang saat ini sebesar Rp 111 triliun. Kemudian setara dengan 10,56 kali lipat anggaran desa Rp 60 triliun.

sumber: finance.detik.com




Saat Menteri ‘Tersengat’ Proyek PLTU: Fakta-Fakta Idrus Jadi Tersangka

Jakarta — Idrus Marham akhirnya resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK menaikan status Idrus menjadi tersangka setelah tiga kali menjalani pemeriksaan sebagai saksi Wakil Ketua Komisi VII DPR yang juga kader Golkar Eny Maulani Saragih dalam kasus suap PLTU Riau-1. Akibat kasus ini, Idrus pun pada Jumat pagi sudah menyatakan mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial yang baru dijabatnya selama 7 bulan.

– OTT di Ultah Anak Idrus

Kasus bermula saat KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Eny Saragih pada 13 Juli 2018. Saat itu Eny ditangkap ketika menghadiri acara ulang tahun putri Idrus Marham di Rumah Dinas Kementerian Sosial, Kompleks Widya Chandra, Jakarta. Dalam OTT ini, penyidik KPK menyita barang bukti sebesar Rp500 juta.

– Kasus PLTU Riau-1 dan Uang Rp4,8 Miliar

KPK kemudian mengurai kasus suap tersebut, Eny diduga menerima Rp500 juta dari pengusaha bernama Johannes Budisutrisno Kotjo yang merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited. Uang itu merupakan pemberian yang keempat dengan nilai total suap yang mencapai Rp4,8 miliar. KPK pun menetapkan Kotjo sebagai tersangka pemberi suap.

– Idrus Dijanjikan 1,5 Juta Dollar

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menyatakan Idrus diduga dijanjikan 1,5 juta dollar Amerika Serikat oleh Kotjo. Adapun peran Idrus adalah mendorong terlaksananya kontrak kerja sama serta mendorong terjadinya pemberian suap atas proyek pembangunan PLTU Riau-1.

“IM (Idrus Marham) diduga menerima janji untuk mendapat bagian yang sama besar dari EMS (Eni Maulani Saragih) sebesar 1,5 juta dolar AS yang dijanjikan JBK (Johanes Budisutrisno Kotjo) bila PPA (purchase power agreement) proyek PLTU Riau 1 berhasil dilaksanakan JBK dan kawan-kawan,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Jumat malam (24/8/2018).

Selain itu, Idrus diduga mengetahui dan mendorong agar Eny mau menerima suap dari Kotjo, yaitu pada November-Desember 2017 Eni menerima Rp4 miliar sedangkan pada Maret dan Juni 2018 Eni menerima Rp2,25 miliar.

– Memanfaatkan Pengaruh Jabatan Plt Ketum

Basaria mengatakan jika Idrus juga diduga memanfaatkan pengaruhnya sebagai Sekjen dan Plt Ketua Umum Partai Golkar dalam memuluskan proyek ini. Untuk diketahui, setelah Novanto resmi ditahan KPK dalam kasus korupsi e-KTP, posisi Ketum kemudian dimandatkan kepada Idrus selaku Sekjen.

Atas arahan Idrus, Eny selaku wakil ketua komisi yang membidangi energi di DPR itu kemudian mempengaruhi manajemen PLN agar menggunakan Blackgold Natural Resources supaya bisa ikut sebagai anggota konsorium dalam proyek PLTU Riau-1.

sumber: wartaeknomi

 




Masjid Al-Huda Sebarkan 1.200 Kupon Qurban

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Masjid Agung Al-Huda Tembilahan menyelenggarakan Qurban Hari Raya Idul Adha 1439 H, Sabtu (25/8/2018).

Pelaksanaan Kurban tersebut berlangsung di halaman belakang Masjid Al-Huda Jalan Jendral Sudirman yang dihadiri sejumlah ulama dan pengurus Masjid Al-Huda serta para panitia Qurban.

Ketua Umum Pelaksana Harian Yayasan Mesjid Al-Huda Tembilahan, H Nawawi Mahmud mengatakan, jumlah Qurban hewan tahun ini berjumlah 15 yakni 14 Sapi dan 1 ekor Kambing.

“98 jiwa peserta Qurban Hewan Sapi dan 1 jiwa peserta Qurban Hewan Kambing,” kata H Nawawi Mahmud.

Untuk kupon, panitia pelaksana menyebarkan sebanyak 1.200 Kupon.

Sekedar untuk diketahui, penyelenggaraan Qurban ini dipandu oleh Panitia Pelaksana. Ketua Panitia adalah HM Baihaki, Sekretaris Ardi SE dan Bendahara M Hendra SE.

FOTO: Penyerahan Hewan Qurban secara simbolis dari perwakilan peserta H Kursanie kepada Ketua Panitia Pelaksana Qurban HM Baihaki.

Reporter: Mirwan




Bupati Inhil: Idul Adha, Hari Bersejarah Bagi Umat Manusia

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menyebut hari raya Idul Adha merupakan hari yang bersejarah bagi umat manusia.

Hal ini dikemukakan Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya saat pelaksanaan ibadah shalat Idul Adha 1439 Hijriyah di lapangan upacara Gajah Mada, Tembilahan, Rabu (22/8/2018) pagi.

Nilai historis yang terkandung dalam peringatan Idul Adha dikarenakan adanya kisah keteladanan fundamental Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail serta Siti Hajar.

“Peristiwa kurban di masa lalu telah menuntun kita untuk mengikuti contoh tauladan yang diwariskan Nabi Ibrahim AS. Bila Allah meminta, jiwa dan raga pun siap dikorbankan,” tukas Bupati yang juga turut melaksanakan ibadah Shalat Idul Adha berjamaah.

Ketaatan kepada Allah SWT, dikatakan Bupati, juga tercermin dari sikap Nabi Ismail AS menunjukkan semangat keikhlasan untuk berkorban. Peristiwa itu, diharapkan, menjadikan tauladan bagi kita untuk mampu meningkatkan keimanan.

Selanjutnya, Bupati mengatakan, menyembelih hewan kurban dalam perayaan Idul Adha, tidak hanya dilakukan tidak hanua dilakukan oleh orang – orang yang menunaikan ibadah haji, melainkan juga dilakukan oleh seluruh umat Muslim.

“Kemudian, daging kurban itu dibagi – bagikan kepada para fakir miskin dan sebagian boleh dimakan sendiri. Inilah salah satu esensi berbagi yang diajarkan Islam kepada umatnya,” tukas Bupati.

Pelaksanaan shalat Idul Adha 1439 Hijriyah diikuti oleh ribuan masyarakat Inhil dari berbagai komponen. Shalat Idul Adha berjamaah tahun ini berlangsung khusyuk dan lancar hingga akhir./**

 




Mata uang Venezuela ambruk: Kertas tisu dijual 2,6 juta, daging ayam 14,6 juta

Uang yang dibutuhkan untuk membeli daging ayam seberat 2.4kg dalam mata uang Venezuela senilai 14,6 juta Bolivar. Tumpukan uang yang hanya untuk membeli daging ayam itu tentu saja tidak akan bisa dimasukkan ke dalam dompet. Foto: Reuters

detikriau.org — Presiden Venezuela Nicolas Maduro menerbitkan mata uang baru untuk mengendalikan inflasi negara itu, yang tahun ini menurut perkiraan IMF akan mencapai 1.000.000% (satu juta persen!).

Mata uang Bolivar Venezuela begitu ambruk nilainya jadi hampir tidak berharga, menyusul kemerosotan ekonomi yang parah. Nilai US$1 kini bisa setara lebih dari 6,3 juta Bolivar (sekali lagi: itu untuk hanya satu dolar AS, yang setara paling mahal Rp14.500).

Nilai yang mata uang rendahnya gila-gilaan itu mungkin hanya bisa dibandingkan dengan mata uang dolar Zimbabwe pada masa Robert Mugabe -yang di saat puncak hiperinflasi pada 8 November 2008, bahkan nilai tukar US$1 sama dengan 669 miliar Dolar Zimbabwe. Jadi mungkin orang Venezuela masih bisa mengatakan, bahwa nilai mata uang mereka masih 1000 kali lebih tinggi dibanding mata uang Zimbabwe di saat terburuk ekonomi negeri itu.

Betapa pun, nilai Bolivar Venezuela yang begitu rendah itu akan membuat Anda jika misalnya sekadar hendak membeli daging ayam atau telor, harus mengangkut uang Anda dengan gembolan (disarankan uang kertas saja, bukan uang logam). Itu karena Venezuela belum mencetak uang kertas dengan nilai miliar atau triliun seperti Zimbabwe masa itu.

Untuk menunjukkan sejauh hiperinflasi telah mencengkeram negara ini, fotografer Reuters Carlos Garcia Rawlins membuat berbagai foto, seperti makanan sehari-hari dan barang-barang rumah tangga yang disandingkan dengan jumlah uang yang dibutuhkan untuk membelinya.

Di gambar atas, Anda sudah tahu berapa harga daging sapi. Kita lanjutkan dengan daging ayam.

Daging ayam seberat 2,4kg di ibukota, Caracas, harganya setara US$2,22, atau Rp 32.000. Namun dalam mata uang Bolivar Venezuela, harganya 14.600.000 (empat belas juta enam ratus ribu!) Bolivar.

Kamis lalu, harga satu gulung tisu toilet adalah sebesar 2.600.000 (2,6 juta) Bolivar. Dan seperti terlihat pada foto: uang kertas yang dibutuhkan untuk mendapatkan satu gulung kertas tisu WC itu bahkan ukurannya lebih besar -padahal uang kertas itu menggunakan bahan yang jauh lebih bagus mutunya, lebih kuat, dan masih perlu dicetak dan memerlukan tinda, mesin air, listrik, dsb.

Mungkin ada yang berpikir, ketimbang menggunakan kertas toilet itu, ya uangnya saja…

Orang-orang Venezuela telah menimbun persediaan sembako di rumah-rumah mereka, sebelum pemberlakuan mata uang baru, karena cemas bahwa sistem perbankan yang sarat beban dan membingungkan bisa membuat perdagangan mustahil terjadi dan barang-barang bisa langka.

Nah, bagaimana dengan 1kg beras? Anda bisa memperolehnya dengan harga 2,5 juta Bolivar (sekitar Rp6.000).

Pada bulan Juli tahun ini inflasi mencapai 82.700%.

Alicia Ramirez, 38 tahun, seorang karyawati kantoran, berbicara kepada Reuters di sebuah supermarket di kota Maracaibo, di bagian barat negeri itu: “Saya datang untuk membeli sayuran, tetapi saya pulang saja karena tidak mau mengantre sepanjang itu.”

“Orang-orang menjadi sinting,” tandasnya.

Untuk membeli sebungkus pembalut keperluan perempuan, Anda membutuhkan uang 3,5 juta Bolivar (yang kalau dirupiahkan, setelah dikonversi ke dolar Amerika terlebih dahulu, sekitar Rp8.000)

Hari Senin diumumkan sebagai hari libur nasional dan internet banking pun berhenti beroperasi selama beberapa jam. Lalu serangkaian uang kertas baru diterbitkan.

Sebelum itu, Bolivar lama masih laku, namun dengan nilai begitu payah, sehingga, contoh lagi, untuk satu kilogram keju yang dengan Dolar Amerika bisa dibeli dengan 2,5 dolar, atau sekitar Rp20.000, Anda perlu membawa uang Venezuela sebanyak 7,5 juta Bolivar.

 

Sumber: bbc.com




Idul Adha 1439 H, Sejumlah Pejabat Gelar Open House

Bupati Inhil HM Wardan menyambut kedatangan masyarakat pada acara open house

Tembilahan, detikriau.org – Idul Adha 1439 H, sejumlah pejabat di Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Open House. Moment Silahturahmi Ini rutin di lakukan setiap perayaan Hari Raya.

Tradisi Open House ini untuk membuka diri menerima silahturahmi dari berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Inhil

Pantauan media dilokasi, sejak pagi, usai sholat Idul Adha, rumah kediaman pejabat-pejabat ini cukup ramai dikunjungi oleh masyarakat.

Rumah Dinas kediaman Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam

Rumah kediaman Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo

Wakil Bupati Inhil terpilih periode 2018 – 2023 H Syamsuddin Uti foto bareng putra dan putri serta cucu tercinta

Pada momen itu, Bupati Inhil HM Wardan mengajak masyarakat memaknai hari raya kurban ini sebagai bentuk spirit meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt. Disamping itu dimomen ini ia juga mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah dapat terus saling bergandengantangan untuk mensukseskan berbagai program pembangunan.

“Baik yang sedang maupun yang akan direalisasikan demi memajukan Daerah da meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pesan Bupati.

Dikesempatan yang sama, Sekda Kabupaten Inhil Said Syarifuddin mengajak masyarakat mendo’akan para Jama’ah haji menjadi Haji Mabrur.

Sekda juga mengapresiasi antusiasme masyarakat melaksanakan Ipenyembelihan hewan kurban.

Sementara Itu Wakil Bupati Inhil terpilih Syamsuddin Uti melaksanakan Open House sekaligus Syukuran Aqiqah cucunya, Syukuran Rumah dan Syukuran Pilkada Damai.

Reporter: Rul   Editor: Am