Kades Sungai Berapit Gelar Temu Ramah bersama Kapolsek dan Tokoh Masyarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Desa Sungai Berapit menggelar kegiatan temu ramah bersama Kapolsek Kecamatan Concong, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Sabtu (8/3/2025) di Aula PKK Desa Sungai Berapit.

Acara ini juga dihadiri oleh perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa serta warga setempat sebagai bagian dari upaya membangun sinergi antara Polri dan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Kapolsek dan jajarannya. Ia juga menekankan pentingnya kerjasama dalam menciptakan lingkungan desa yang aman dan kondusif.

“Kami berharap dengan adanya temu ramah ini, hubungan antara masyarakat desa dan kepolisian semakin erat. Kami juga siap mendukung segala program keamanan yang dicanangkan oleh kepolisian,” ujar M Ihsah

Kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi antara masyarakat dengan kepolisian. Warga yang hadir menyampaikan berbagai isu dan masukan demi keamanan di Desa Sungai Berapit. Acara temu ramah ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan kepolisian semakin kuat dalam menciptakan Desa Sungai Berapit yang aman, tertib, dan nyaman untuk semua. (Galeri Foto)




Kapolres Rohul Ungkap Kasus Pembunuhan Harimau di Desa Tibawan, Enam Pelaku Ditangkap

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Jajaran Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus pembunuhan satu ekor harimau oleh enam orang pelaku di Desa Tibawan, Kecamatan Rokan IV Koto. Dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Polres Rokan Hulu pada Selasa (04/03/2025), Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono, SI./K.,MH, mengungkap kronologi kasus serta barang bukti yang berhasil diamankan.

Peristiwa ini bermula pada Minggu siang (02/03/2025) ketika warga Desa Tibawan menemukan seekor harimau yang terjerat di perangkap babi milik warga di kebun. Mendapat laporan tersebut, Bhabinkamtibmas setempat segera berkoordinasi dengan tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau untuk mengamankan satwa yang dilindungi tersebut.

Namun, saat tim gabungan dari Polsek Rokan IV Koto, TNI, dan BBKSDA tiba di lokasi pada Senin pagi (03/03/2025), harimau tersebut sudah tidak ada dalam jeratannya. Hal ini menimbulkan kecurigaan, terlebih ditemukan jejak ban mobil di sekitar lokasi.

Penyelidikan lebih lanjut mengarah pada sebuah mobil yang dicurigai membawa harimau tersebut. Mobil ini ditemukan sedang dicuci di Carwash 175 Ujung Batu dalam kondisi kotor, terutama di bagian belakang yang penuh bekas kotoran hewan. Tim pun melakukan pembuntutan hingga akhirnya berhasil menghadang kendaraan tersebut di Kelurahan Rokan, Kecamatan Rokan IV Koto.

Di dalam mobil, polisi menemukan tiga orang pelaku yang akhirnya mengakui telah membawa harimau itu ke Dusun Kubudienau, Desa Cipang Kiri Hilir, Kecamatan Rokan IV Koto. Tim segera bergerak ke lokasi, namun setibanya di sana, harimau tersebut sudah dalam kondisi mengenaskan—dibunuh, dikuliti, dan dicincang oleh para pelaku lainnya.

Enam orang yang terlibat dalam kejahatan ini telah diamankan oleh pihak kepolisian, yaitu, SA (58), petani asal Dusun Kubudienau, Desa Cipang Kiri Hilir. LE (32), petani asal Dusun Kubudienau, Desa Cipang Kiri Hilir. ZU (54), petani asal Dusun Kubudienau, Desa Cipang Kiri Hilir. RI (34), petani asal Dusun Kubudienau, Desa Cipang Kiri Hilir. EM (42), petani asal Kecamatan Selayang, Kabupaten Pasaman Timur, Sumatera Barat dan EN (76), petani asal Desa Tibawan, Kecamatan Rokan IV Koto

Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, 1 (satu) unit mobil Toyota Innova hitam bernopol B 1657 UYA. 2 (dua) bilah pisau. 1 (satu) bilah parang. 2 (dua) utas tali nilon. 1 (satu)ekor harimau yang sudah dipotong-potong. 2 (dua) karung goni plastik berisi daging dan tulang harimau

Dari hasil penyelidikan, para pelaku diketahui membunuh harimau tersebut untuk diperjualbelikan. Mereka berniat mendapatkan keuntungan dari penjualan tulang, daging, dan kulit harimau, yang bernilai tinggi di pasar gelap.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 40 ayat 1 junto huruf D dan E Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990. Mereka terancam hukuman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menindak tegas pelaku kejahatan terhadap satwa yang dilindungi. “Harimau adalah bagian dari kekayaan alam kita yang harus dilindungi. Kami akan memastikan hukum ditegakkan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” ujar Kapolres.

Sementara itu, perwakilan BBKSDA Riau, M. Hendri, S.H., menambahkan bahwa perburuan satwa liar, terutama harimau, sangat mengancam ekosistem dan keseimbangan alam. “Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hewan liar dalam kondisi terjerat, agar bisa segera ditangani dengan prosedur yang benar,” tuturnya lagi.

Konferensi pers ini berlangsung hingga pukul 16.15 WIB dalam kondisi aman dan kondusif. Polisi memastikan akan terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap kemungkinan jaringan perdagangan satwa liar yang lebih luas. *




Masyarakat dan Jajaran Pemkab Rohul Sambut Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Langit senja di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menjadi saksi sebuah momen sakral yang penuh makna. Masyarakat bersama jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) berkumpul di Islamic Center Rohul untuk menyambut pemimpin baru mereka, Bupati Anton ST MM dan Wakil Bupati H Syafaruddin Poti SH, MM, yang baru saja kembali dari retret pasca pelantikan pada 20 Februari lalu. Ahad 2 Maret 2025.

Suasana haru dan kebersamaan terasa kental saat dentuman rebana berpadu dengan lantunan burdah, mengiringi langkah Bupati dan Wakilnya memasuki area Islamic Center.

Dalam prosesi penuh khidmat, keduanya disematkan syal sorban sebagai simbol amanah besar yang kini mereka emban. mereka kemudian memasuki masjid, bersimpuh dalam sujud syukur, menyerahkan segalanya kepada Sang Maha Kuasa.

Setelah menunaikan shalat Ashar berjamaah, Bupati rohul Anton sampaikan sambutan di hadapan masyarakat, beliau menyampaikan rasa syukur serta harapan besar bagi masa depan Negeri Seribu Suluk.

“Amanah ini bukan hanya sebuah jabatan, tetapi tanggung jawab besar yang harus kami pertanggungkan di dunia dan akhirat. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, kami berharap kepemimpinan kami membawa kemaslahatan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Rokan Hulu,” ujar Bupati Anton.

Ia juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1446 H kepada seluruh masyarakat, seraya memohon doa agar kepemimpinannya selalu berada dalam lindungan dan ridha Allah SWT.

Keberkahan acara ini semakin terasa dengan penyampaian tausiah agama yang menyejukkan hati, mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan iman dan keadilan.

Setelah prosesi di Islamic Center, Bupati dan rombongan bergerak menuju rumah dinas, tempat berlangsungnya ritual sakral tepung tawar oleh Para Datuk Adat dari Lima Luhak di Rokan Hulu.

Tepung tawar merupakan tradisi adat Melayu yang melambangkan doa restu serta harapan agar kepemimpinan yang baru diberikan kelancaran, keberkahan, dan kemakmuran bagi masyarakat. Dalam suasana penuh khidmat, para Datuk Adat menaburkan air tepung tawar ke tangan Bupati dan Wakil Bupati, sembari mengucapkan doa-doa kebaikan untuk negeri ini.

Setelah prosesi adat, suasana penuh kebersamaan semakin terasa saat seluruh hadirin berkumpul untuk berbuka puasa bersama. Momen ini menjadi simbol persatuan dan tekad bersama untuk bersama membangun Rokan Hulu agar lebih maju.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Rohul, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Rohul M. Zaki, S.STP, M.Si, para asisten, pejabat eselon II, camat, serta simpatisan pasangan Anton-Poti.

Dengan semangat baru dan restu dari masyarakat serta adat, perjalanan kepemimpinan Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti kini dimulai. Masyarakat Rokan Hulu menaruh harapan besar, agar kepemimpinan mereka membawa cahaya dan kesejahteraan, serta menjaga marwah Negeri Seribu Suluk yang dikenal dengan kearifan dan keislamannya. (Adv)




Bupati Inhil Gelar Silaturahmi dan Bukbar di Kediaman

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, menggelar acara silaturahmi bersama unsur Forkopimda Kabupaten Inhil.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat kediaman Bupati Inhil, dilanjutkan dengan buka puasa bersama (bukbar), Minggu (2/3/2025).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, Yuliantini, serta jajaran Forkopimda Inhil, termasuk PLH Sekda Inhil H Tantawi Jauhari, Asisten Dua Setda Inhil Junaidi, dan pejabat di lingkungan Pemkab Inhil.

Selain sebagai momen untuk mempererat hubungan antar instansi, acara ini juga menjadi ajang berbuka puasa bersama dalam suasana yang penuh keakraban dan kebersamaan.

Bupati Inhil, Haji Herman mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

“Semoga di momen kita dapat mempererat silaturahmi, serta memperkuat sinergitas agar dapat bekerja lebih optimal demi kemajuan Inhil,” kata Haji Herman. (Adv)




Pastikan Stok Beras Aman Jelang Ramadhan, Bupati Inhil Tinjau Penggilingan Padi di Kempas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Memasuki bulan suci Ramadhan, kebutuhan masyarakat akan bahan pangan khususnya beras, cenderung meningkat. Untuk memastikan stok tetap tersedia dan mencukupi, Bupati Indragiri Hilir H Herman bersama Wakil Bupati Yulianti mengunjungi salah satu penggilingan padi di Kecamatan Kempas, Minggu (2/3/2025).

Kunjungan ini dilakukan dalam perjalanan pulang menuju Tembiilahan setelah mengikuti pelantikan di Istana Negara dan kegiatan retreat. Di lokasi, Bupati melihat langsung proses penggilingan padi serta berdialog dengan pengelola mengenai produktivitas dan distribusi beras lokal.

“Kami ingin memastikan beras lokal tetap tersedia dan cukup bagi masyarakat, terutama di bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri nanti. Melalui kunjungan ini, kami juga ingin memastikan bahwa proses penggilingan berjalan optimal sehingga produksi beras tidak terganggu,” ungkap Herman.

Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan para pekerja di lokasi penggilingan, menanyakan langsung kendala yang dihadapi dalam proses produksi.

“Kami tidak hanya ingin melihat dari luar, tetapi juga ingin memahami kendala yang ada di lapangan. Jika ada hambatan dalam distribusi atau teknis pengolahan, kita akan koordinasikan dengan pihak terkait agar produksi tetap berjalan lancar,” tegasnya.

Indragiri Hilir merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, terutama dalam pengembangan lumbung padi. Dengan perhatian lebih terhadap produksi dan distribusi beras, diharapkan daerah ini dapat terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan, baik untuk kebutuhan lokal maupun nasional.

Bupati dan Wakil Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kestabilan harga dan pasokan beras selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Dengan langkah-langkah strategis dan dukungan dari berbagai pihak, Indragiri Hilir diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang sukses dalam menjaga ketahanan pangan bagi masyarakatnya. (Adv)




H Herman -Yuliantini bersama Gubernur Riau Jalani Prosesi Tepuk Tepung Tawar

ARB INdonesia, PEKANBARU – Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menggelar acara tepuk tepung tawar bagi Gubernur Riau, walikota, dan bupati terpilih se-Riau, Sabtu (1/3/2025) di Kantor LAM Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Sebelumnya, para kepala daerah terpilih tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru usai menjalani retret di Magelang selama seminggu.

Bupati Inhil bersama Wakil Bupati serta Gubernur Riau dan kepala daerah se-provinsi riau hadir mengenakan pakaian Melayu berwarna putih. Acara ini juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, termasuk Kapolda Riau Irjen Pol M. Iqbal, Kejati Riau Anwar Abbas, serta perwakilan Forkompinda lainnya.

Tepuk tepung tawar merupakan tradisi adat masyarakat Melayu Riau yang biasanya dilaksanakan dalam acara-acara penting, termasuk mendoakan pemimpin terpilih. Tradisi ini bertujuan memberikan berkat dan keberkahan serta menandai awal babak baru dalam kepemimpinan.

Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau, Taufik Ikram Jamil, dalam sambutannya menyatakan bahwa acara ini digelar untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.

“Tepuk tepung tawar ini menjadi penting bagi masyarakat Melayu sejak abad dahulu. Tradisi ini telah mengalami akulturasi dengan Islam, sehingga kental dengan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam prosesi ini, tali berpilin tiga antara adat, syariah, dan pemerintah bersatu.

“Hakikatnya, upacara ini adalah doa untuk keselamatan dan kesejahteraan, baik bagi pemberi maupun penerima tepuk tepung tawar,” jelas Taufik.

Prosesi tepuk tepung tawar melibatkan berbagai kelengkapan yang sarat dengan nilai adat dan budaya Melayu. Tujuh nampan berisi dedaunan dan bahan-bahan tertentu disiapkan, di antaranya daun ditawar, sidingin, beras kunyit, dan lainnya. Setiap kelengkapan memiliki makna simbolis dalam kehidupan manusia.

Misalnya, daun ati-ati melambangkan kehati-hatian dan kewaspadaan, sementara beras kunyit simbol kemakmuran.

“Semua ini mengajarkan kita untuk bergaul dengan baik, berbicara berdasarkan logika, dan selalu waspada dalam menjalani kehidupan,” ujar Taufik.

Sementara itu Bupati Inhil H Herman menyambut baik terlaksana Acara tersebut , terlebih bertepatan dengan bulan suci Ramadan, dengan harapan menjadi momen tepat untuk bersatu dan melawan hawa nafsu.

“Kekuasaan sering kali dipenjara oleh nafsu. Oleh karena itu, kita harus selalu mengingatkan diri untuk menjaga integritas dan amanah dalam membangun daerah terkhusus kabupaten Indragiri hilir,” ungkap H Herman

Prosesi tepuk tepung tawar dimulai. Sejumlah Datuk secara bergantian memimpin prosesi tersebut dengan memberikan tepuk tepung tawar kepada Gubernur Riau, wakil gubernur, serta para walikota dan bupati se-Riau.

Acara ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para pemimpin terpilih, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Riau yang mengharapkan kepemimpinan yang baru ini penuh bisa mensejahterakan dan membawa keberkahan bagi masyarakatnya. (Galeri Foto)