Korban Meninggal Gempa Palu Capai 1.571 Orang

Sutopo/RMOL

Detikriau.org — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan korban meninggal bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga kamis pukul 21.00 Wib terdata sebanyak 1.571 jiwa.

Korban bencana alam berasal dari beberapa daerah yakni Donggala, Palu dan daerah terdampak lainnya yang mayoritas meninggal disebabkan ditimpa reruntuhan bangunan akibat gempa dan tsunami.

“Perinciannya, yaitu 144 di Donggala, 1.352 di Palu, Sigi 62 orang, Parigi Moutoung 12 orang, dan Pasangkayu, Sulawesi Barat 1 orang,,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Kantor Pusat BNPB, kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (5/10), dilansir RMOL.co.

Sutopo menambahkan bahwa data ini merupakan akumulasi jumlah korban meninggal dunia dari awal terjadinya bencana.




Sandiaga Uno Janji Jadikan Indonesia Pusat Syiar Islam Dunia

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)

Jakarta — Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno berjanji bakal menjadikan Indonesia sebagai pusat syiar Islam dunia bersama Prabowo Subianto jika terpilih pada Pemilihan Presiden 2019.

“Kami komitmen, jika Prabowo-Sandi mendapat amanah, kami akan pastikan Indonesia menjadi tempat mercusuar syiar Islam di dunia,” ujar Sandi usai bertemu dengan pengurus Sarekat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI) di Restoran Al-Jazeerah, Menteng, Jakarta, Kamis (4/10).

Sandi mengatakan bakal berupaya agar mufti (ulama) dari Timur Tengah, Afrika Selatan dan negara lainnya turut berdakwah di Indonesia. Tentunya, kata dia, dakwah-dakwah yang menghadirkan kesejukan.

Selain menjadikan Indonesia sebagai pusat syiar Islam dunia, Sandi juga ingin membantu para pemuda Islam dalam rangka mengembangkan bisnis di dalam negeri.

Menurutnya, konsep itu juga bermanfaat bagi pengembangan industri nasional.

Kata dia, selama ini pemerintah cenderung memanjakan pelaku usaha impor. Sudah saatnya industri dalam negeri lebih diperhatikan agar perekonomian nasional menjadi lebih kuat. Salah satunya dengan memberi ruang dan membantu pemuda Islam mengembangkan bisnisnya di dalam negeri.

“Mendorong kebangkitan pemuda Islam,” kata sandi.

Sandi lalu mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara dengan pemeluk agama Islam terbesar di dunia. Karenanya, Indonesia mesti memainkan peran yang lebih dominan di kancah internasional.

“Utamanya di bidang ekonomi,” imbuh Sandi.

 

Isu Perempuan

Sandiaga juga berjanji akan memerhatikan isu perempuan, terutama soal kekerasan terhadap perempuan. Sandi mengatakan hal itu setelah melihat reaksi berbagai pihak yang menaruh perhatian terhadap drama penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Meskipun, kenyataannya kasus penganiayaan tersebut merupakan hoaks atau kabar bohong.

“Saya juga mensyukuri bahwa isu kekerasan terhadap perempuan itu sekarang ada di tengah masyarakat,” kata Sandi.

Sandi mengamini bahwa akhirnya Ratna mengaku berbohong pernah dianiaya. Dengan kata lain, isu kekerasan terhadap Ratna bukan kenyataan. Namun, Sandi tetap bersyukur.

Menurutnya, meski kabar penganiayaan Ratna adalah kebohongan, setidaknya sudah menunjukkan bahwa publik tidak abai terhadai isu kekerasan terhadap perempuan.

Dia berharap ke depannya masyarakat semakin menghargai perempuan.

“Paling tidak isu kekerasan terhadap perempuan sekarang jadi mainstream, jadi isu utama dan mudah-mudahan ini juga bisa mengubah pola pikir kita memuliakan perempuan menghormati ibu kita,” kata Sandi.

Menanggapi kasus hoaks Ratna Sarumpaet, Sandi di satu sisi merasa bersyukur. Dia tidak bisa membayangkan wanita dengan kepala tujuh dianiaya tiga orang.

Terlebih, Sandi mengaku ibunya pun berusia 77 tahun. Dia mengaku terbayang bagaimana jika ibunya yang mengalami penganiayaan hingga lebam di wajah.

Tapi, Sandi mengaku ceroboh dan meminta maaf kepada publik tentang hoaks Ratna Sharumpaet. Dia mengaku kurang teliti, sehingga sempat hanyut dalam kebohongan Ratna.

“Menurut saya ini pelajaran buat kami dan pelajaran seluruh bangsa bahwa kita harus betul-betul objektif, verifikasi,” ujar Sandi.

sumber: CNN Indonesia




Air Kelapa Bisa Turunkan Kolesterol?

Foto ilustrasi: Internet

Detikriau.org – Salah satu masalah kesehatan yang paling banyak dialami masyarakat modern adalah kolesterol tinggi. Penyebabnya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, khususnya makanan berlemak. jika tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan masalah kolesterol tinggi ini bisa berlanjut menjadi penyakit mematikan seperti stroke, penyakit jantung, dan berbagai penyakit mematikan lainnya.

Dilansir melalui laman doktersehat.com, biasanya, penderita kolesterol tinggi yang sudah memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter akan diminta untuk rutin mengonsumsi obat penurun kolesterol. Selain itu, mereka juga diminta untuk memperbaiki pola makan agar menjadi lebih sehat. Pola makan ini bisa berupa memperbanyak asupan sayur dan buah yang kaya serat dan menurunkan konsumsi makanan berlemak. Sebagai informasi, serat bisa secara efektif membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

Selain mengonsumsi makanan sehat, pakar kesehatan juga menyarankan penderita kolesterol tinggi untuk memperbanyak konsumsi buah yang diklaim mampu menurunkan kolesterol seperti apel dan jeruk, dan kelapa muda. Khusus untuk kelapa muda, air dari buah ini disebut-sebut bisa membantu menyeimbangkan kadar kolesterol tubuh dengan efektif.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2008 lalu oleh tim dari Food and Chemical Technology, disebutkan bahwa kebiasaan mengonsumsi air kelapa muda memang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. Dalam penelitian yang dilakukan selama 45 hari ini, disebutkan bahwa kadar kolesterol jahat bisa ditekan dan kadar kolesterol baik bisa ditingkatkan pada tubuh pasien yang rajin minum air kelapa.

Air kelapa muda kaya akan kandungan asam amino, anti oksidan, kalium, magnesium, mangan, serta berbagai vitamin. Kandungan mikronutrien yang ada di dalam minuman ini akan memperbaiki sistem kekebalan tubuh, memberikan efek anti kanker, dan mencegah penuaan dini.

Hanya saja, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi air kelapa muda yang segar, bukannya air kelapa yang sudah dikemas dan banyak disediakan di supermarket. Meski sama-sama menyegarkan, air kelapa kemasan ini sudah kaya akan kandungan gula dan kalori yang tentu kurang baik bagi kesehatan.




Bank Dunia: Indonesia akan Kesulitan Terbitkan Surat Utang

Foto: Reuters

“laporan World Bank East Asia and Pacific Economic disebutkan risiko pembiayaan utang berpotensi jadi akut untuk Indonesia dan Thailand. Sebab, nilai utang jangka pendek kedua negara mencapai US$50 miliar (Rp 758,3 triliun) dan $63 miliar.”

Jakarta – Bank Dunia atau World Bank (WB) memprediksi penurunan nilai portfolio dapat di pasar keuangan global mengurangi kapasitas negara dan swasta dalam menerbitkan dan membiayai utang berdenominasi mata uang asing.

Dampaknya, operasional bisnis dan kesanggupan melunasi utang dari sektor korporasi akan terganggu. Sementara dari segi pemerintah, hal itu bisa menyebabkan defisit pendanaan dan keberlanjutan utang.

Dalam laporan World Bank East Asia and Pacific Economic Update edisi Oktober 2018 berjudul Menjelajahi Ketidakpastian, disebutkan risiko pembiayaan utang berpotensi jadi akut untuk Indonesia dan Thailand. Sebab, nilai utang jangka pendek kedua negara mencapai US$50 miliar (Rp 758,3 triliun) dan $63 miliar.

“Meskipun begitu, risiko likuiditas tidak akan diterjemahkan sebagai risiko kesanggupan membayar utang di negara-negara tersebut karena tingkat utang luar negeri yang relatif rendah, kecukupan dan likuiditas modal sektor keuangan yang kuat, serta bantalan moneter dan fiskal yang cukup,” tulis Bank Dunia dalam laporannya.

Meningkatnya ongkos pembiayaan bisa menunda rencana investasi publik dan swasta. WB menyampaikan peningkatan itu juga bisa mengurangi ruang fiskal untuk menerapkan kebijakan fiskal balasan, serta pembiayaan kesehatan masyarakat, pendidikan dan layanan lainnya.

Premi risiko yang biasanya di gambarkan dalam bentuk yield surat utang negara (SBN), menurut WB, kemungkinan akan sangat tinggi untuk negara-negara yang lebih banyak meminjam di sektor publik maupun swasta. “Misalnya negara-negara yang mengalami defisit fiskal dan neraca transaksi berjalan” seperti Indonesia dan Filipina, tulis WB.

Alasannya, sektor publik dan swasta akan memperebutkan modal yang langka demi memenuhi rencana konsumsi dan investasi mereka, menawar suku bunga yang ditentukan pasar.

Berita ini dikutip dari laman CNBC Indonesia / https://www.cnbcindonesia.com/market/20181004193240-17-36130/bank-dunia-indonesia-akan-kesulitan-terbitkan-surat-utang




Jam Gadang Sumbar Mirip Mata Dajal, Pemerintah Dibuat Geger

Desain Pedestrian Jam Gadang Bukittinggi yang memicu kontroversi (Foto: Dok. Istimewa/minangkabaunews.com).

Detikriau.org — Desain kompleks Jam Gadang yang menjadi ikon Sumatera Barat, dituding menyimpan tujuan lain karena dianggap menyerupai mata satu simbol Dajal—makhluk mitologi dalam keyakinan Islam.

Dikutip melalui suara.com, Tudingan tersebut ramai dilontarkan warganet. Mereka juga menyebar foto lanskap kompleks Jam Gadang dari udara dan dibandingkan dengan simbol mata Horus– lambang mata satu Mesir kuno yang melambangkan dewa perlindungan

Tak hanya itu, warganet lantas membandingkan desain pedestrian Jam Gadang itu dengan desain objek wisata di Mamuju, Sulawesi Barat, yang juga diibaratkan seperti mata Dajal.

Alhasil, Pemkot dan DPRD Bukittinggi mengunjungi kompleks tersebut untuk memastikan tak ada maksud tersembunyi dalam desainnya.

Kedua lembaga di Bukittinggi tersebut langsung melakukan pengecekkan ke lokasi, Rabu (3/10).

Kamis (4/10/2018), Ketua DPRD Bukittinggi Beny Yusrial, bersama sejumlah legislator turun ke proyek revitalisasi pedestrian Jam Gadang untuk mengecek tudingan warganet.

“Kami sudah mengunjungi Jam Gadang yang sedang direvitalisasi, untuk mengecek apa benar desainnya seperti mata Dajal,” kata Beny.

Ia menuturkan, hasil pemeriksaan itu akan dipelajari lebih dulu dan hasil akhirnya bakal diumumkan oleh pemkot setempat dalam waktu dekat.

Lebih lanjut Beny menyampaikan, setelah turun ke lokasi, perencanaan pedestrian Jam Gadang sebenarnya mengikuti kondisi lahan dan berpusat di Jam Gadang. Ia berharap, masyarakat dapat lebih arif menanggapi sesuatu.

”Saya minta arif dalam menilai. Tapi jelasnya, nanti akan disampaikan pemkot,” tandasnya

Berita ini kali pertama diterbitkan Minangkabaunews.com dengan judul “Heboh Desain Pedestrian Jam Gadang Mirip Mata Dajjal, Ini Kata DPRD Bukittinggi“




Prabowo Itu Bukan Politisi

Oleh : Hersubeno Arief

Ada yang menyatakan politisi itu adalah orang yang sering membuat kebohongan, dan dia percaya dengan kebohongannya. Presiden AS Donald Trump bahkan mengaku, “It’s okay to lie, since “people agree with me.” Bagi Trump bohong tidak jadi masalah, selama rakyat tetap memilihnya. Tak mengherankan aktor dan komedian AS Robin William menggambarkannya dengan sangat sinis. “Politik: “Poli” kata Latin yang berarti” banyak dan “tics” yang berarti “makhluk pengisap darah.”

Dengan banyaknya stempel buruk seperti itu, tidak mengherankan bila pelawak terkenal Charlie Chaplin berani menggambarkan posisinya jauh-jauh lebih tinggi dibanding para politisi manapun. “I remain just one thing, and one thing only, and that is a clown. It places me on a far higher plane than any politician.”

Bagi siapapun yang menyaksikan pidato permintaan maaf Prabowo yang disiarkan secara langsung sejumlah stasiun televisi, Rabu malam (3/10), pasti sepakat pada satu kesimpulan: Prabowo itu bukan politisi!

Bagaimana mungkin seorang politisi bersedia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Apalagi kesalahan tersebut tidak sepenuhnya bisa dinisbahkan kepadanya?

Dia menyampaikan berita yang salah, karena mendapat info yang salah. Jadi Prabowo dibohongi, bukan berbohong! Itupun Prabowo juga tetap minta maaf. “Saya mengakui kadang grasa-grusu (ceroboh), maklumlah tim saya baru, sedang belajar,” ujarnya dengan ringan.

Berbohong dan dibohongi itu dua hal yang sangat berbeda. Yang pertama pelaku, dan yang kedua adalah korban. Berbohong, membuat janji, tapi tidak ditepati, jelas sangat berbeda dengan orang yang dibohongi.

Dalam terminologi agama, janji yang tidak ditepati masuk dalam salah satu kriteria ciri-ciri orang munafik. Mumpung menjelang Pileg dan Pilpres 2019, silakan buka-buka file kembali, siapa yang paling banyak mengobral janji, dan siapa yang tidak menepati.

Sama seperti halnya prinsip dalam intelijen, ketika menghadapi persoalan yang akan merugikan, politisi biasanya menerapkan tiga prinsip utama: admit nothing, deny anything, make counter accusations.

Jangan pernah buat pengakuan apapun, bantah semuanya, dan buat sebanyak mungkin tuduhan balasan. Setelah itu bersikaplah seolah tak pernah terjadi apa-apa.

Mantra sakti itu juga menjadi rumus baku yang selalu digunakan oleh jagoan konsultan politik asal AS, Roger J Stone Jr. Salah satu sentuhan tangan sakti Stone adalah membantu pemerintah Israel menghadapi kelompok perlawanan Palestina, Hamas.

Suatu ketika seorang kameraman televisi berhasil menangkap gambar pesawat helikopter Israel menembaki sekumpulan anak-anak. “ Lihat! Hamas memaksa kami menembaki anak-anak yang tidak bersalah. Inilah tepatnya yang diinginkan Hamas,” ujar juru bicara militer Israel.

Suatu kali di bulan Juni tahun 2010 pasukan Israel menyerbu kapal berbendera Turki Mavi Marmara. Kapal yang membawa aktivis perdamaian dari 50 negara itu mencoba menembus blokade Israel atas wilayah Gaza. Selain aktivis, ada 19 wartawan dari beberapa negara, termasuk Indonesia. 10 warga sipil tewas, kebanyakan berasal dari Turki.

Lantas apa yang disampaikan militer Israel? “Pasukan kami terpaksa menembak, untuk membela diri.” Bayangkan disaksikan puluhan wartawan, namun militer Israel bisa tanpa berkedip memutarbalikkan fakta. Itulah perang informasi yang dilakukan tanpa mengenal ampun.

Tidak selamanya seorang konsultan menyarankan untuk menyatakan yang hitam itu putih. Terkadang mereka juga menyarankan untuk mengatakan bahwa yang hitam itu kemungkinan bisa saja putih. Atau setelah dilakukan penyelidikan yang mendalam, ternyata yang hitam itu terbukti putih.

Tidak berlaku bagi Prabowo

Prinsip baku seorang politisi, maupun saran para jagoan konsultan politik itu pasti tidak laku bagi Prabowo. Dia tampaknya memilih prinsip seorang prajurit sesuai Sapta Marga: Kami Kesatria Indonesia yang Bertaqwa Kepada Tuhan yang Maha Esa Serta Membela Kejujuran Kebenaran dan Keadilan.

Prabowo tidak mencoba menutup fakta bahwa secara pribadi dia sangat dekat dengan Ratna Sarumpaet (RS). “Saya sangat menghormati, saya sayang beliau,” ujarnya. Latar belakang RS sebagai aktivis yang membela kepentingan rakyat kecil membuatnya menaruh hormat yang tinggi.

Keputusan Prabowo untuk meminta RS mengundurkan diri, bukan memecatnya, juga menunjukkan sikapnya konsisten tetap menjaga kehormatan RS secara pribadi maupun keluarganya.

Melihat latar belakangnya sebagai seorang prajurit, tampaknya masih sulit bagi Prabowo untuk larut dan bermetamorfosa menjadi seorang politisi sungguhan. Dalam pidato permintaan maafnya, sebagai pemimpin dia mengambil alih tanggung jawab. Dalam militer dikenal sebuah prinsip “Tidak ada anak buah yang salah. Bila terjadi kesalahan, maka yang salah adalah komandan.”

Dari sudut pandang politik, apa yang dilakukan Prabowo sungguh naif. Dia mengabaikan kemungkinan besar elektabilitasnya akan ambruk, demi sebuah prinsip yang sangat dibela: Boleh salah. Tapi tidak boleh berbohong!

Waktu yang akan menjawab, apakah prinsip-prinsip seorang kesatria seperti yang dipilih Prabowo masih laku dan dihargai pemilih Indonesia.

Yang perlu dicatat seorang penulis dan theolog terkenal dari AS James F Clarke pernah mengingatkan. “The difference between a politician and a statesman is that a politician thinks about the next election while the statesman think about the next generation.”

Politisi sejati hanya berpikir bagaimana memenangkan pemilu berikutnya. Sedangkan negarawan berpikir apa yang akan dia wariskan untuk generasi berikutnya. Sikap kesatria, jujur, berani mengakui kesalahan, jauh lebih besar dari hanya sekadar memenangkan kontestastasi sekelas Pilpres.

https://www.hersubenoarief.com/artikel/prabowo-itu-bukan-politisi/