Sore Ini Gempa Berkekuatan 5.2 Magnitudo Guncang SULUT

Ilustrasi gempa. Foto: internet

SULUT, detikriau.org – Gempa bumi kembali guncang Provinsi Sulawesi Utara.

Menurut data yang dirilis BMKG melalui laman resminya, gempa yang terjadi pada jam 15:09:59 Wib ini  berkekuatan 5.2 Magnitudo di kedalaman 10 km pada lokasi 4.00 LU – 126.60 BT.

Pusat gempa berada pada 13 km Barat Daya Kep Talaud – SULUT

“gempa tidak berpotensi tsunami.” Rilis BMKG./ Ari Permana




DPC Apdesi Inhil Gelar Festival Musik Sekaligus Kenalkan Kopi “Ahbaabul Musthofa”

Tembilahan, detikriau.org – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar festival musik gitar akustik part 1 di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Minggu (28/10).

Peserta kegiatan tersebut diikuti para pelajar se-Kabupaten Inhil bersempena dengan launching kopi asli Kabupaten Inhil yang diberi nama Ahbaabul Musthofa.

Kegiatan ini juga dihadiri Bupati indragiri hilir diwakili Kepala Bagian Umum sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri hilir Sudinoto, , dan ketua DPRD Provinsi Riau Hj. Septina Primawati Rusli, dan Ketua Komisi I DPRD Inhil HM YUsuf Said, perwakilan Polres Inhil serta undangan lainnya.

Sudinoto dalam sambutannya nyatakan dukungan sekaligus sampaikan  ucapan bangga dengan terselenggaranya festival ini. Ia berharap kopi “Ahbaabul Mustofa” tidak hanya di kenal di inhil saja namun bisa di kenal di manca negara”

Ketua Kampung Seni Budaya Ardiansyah mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi remaja guna menampung bakat dan mengembangkan diri dalam kegiatan berkesenian, salah satunya dengan festival musik gitar Akustik yang diikuti 10 grub dari pelajar SMA Se-kabupaten Indragiri Hilir . Dan juga memperkenalkan kopi asli inhil “Asbaabul Musthofa”.

Kopi asli inhil ini diberi nama Asbaabul Musthofa karena diolah langsung oleh para anggota Asbaabul Musthofa.  Kopi yang diolah berasal dari tanah kabupaten indragiri hilir yaitu pulau palas.

Ketua panitia Acara Nurliansyah  dalam wawancaranya mengungkapkan karna Kentalnya budaya minum kopi terutama diwarung kopi di inhil , DPC Adepsi Inhil berencana memperkenalkan kopi kepada masyarakat terutama di warung kopi.

“Untuk sementara dikembang di inhil terlebih dahulu dan semoga nantinya dapat dikenal di luar daerah,” Impikannya.

Reporter: mulyadi




Kaya Kolesterol, Adakah Manfaat Dari Udang?

Foto: internet

detikriau.org – Udang dikenal luas sebagai salah satu bahan makanan yang lezat. Sayangnya, udang termasuk dalam makanan yang tinggi kandungan kolesterol. Jika kita terlalu sering mengonsumsinya, dikhawatirkan kita justru akan lebih rentan untuk terkena masalah kolesterol tinggi yang berbahaya. Lantas, apakah sebaiknya kita tidak makan udang saja?

dilansir doktersehat.com Pakar kesehatan menyebutkan bahwa asalkan kita tidak mengonsumsinya dengan berlebihan, udang sebenarnya bisa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Di dalamnya terdapat kandungan asam lemak omega 3 dan antioksidan astaxanthin yang tinggi sehingga bisa memberikan manfaat sehat.

Berdasarkan sebuah penelitian, disebutkan bahwa mengonsumsi 300 gram udang bisa membantu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL hingga 12 persen sekaligus membuat kadar trigliserida turun hingga 13 persen. Hal ini berperan besar dalam menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Selain itu, di dalam penelitian yang melibatkan 365 wanita ini, dihasilkan fakta bahwa mengonsumsi udang secara teratur mampu membuat para partisipan menurunkan kadar trigliserida dan tekanan darah dengan signifikan.

Hanya saja, para peneliti juga menyebutkan bahwa mereka membutuhkan penelitian lebih mendalam untuk mengetahui bagaimana efek udang baik kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Meskipun secara umum tinggi kolesterol, udang cenderung rendah kalori. Di dalam 85 gram udang hanya mengandung 84 kalori dan tidak memiliki kandungan karbohidrat. Kandungan lain yang bisa kita temukan di dalam udang adalah lemak sehat, protein, dan mineral. Kita juga akan menemukan kandungan selenium yang bisa menurunkan peradangan pada jantung dan pembuluh darah. Selain itu, terdapat kandungan yodium yang penting bagi fungsi tiroid dan otak kita.

Jika kita ingin mendapatkan manfaat kesehatan maksimal dari udang, ada baiknya kita memilih udang yang berkualitas, khususnya yang tidak berbau dan memiliki warna atau bentuk yang masih segar. Biasanya, warna udang yang masih segar adalah yang hijau sedikit abu-abu dan merah muda. Jika ada bagian tepi yang menghitam atau adanya noda hitam di kulit luar, udang biasanya sudah mengalami penurunan kualitas.

Melihat adanya fakta ini, tak perlu ragu lagi mengonsumsi udang. Asalkan tidak berlebihan, kita masih bisa mendapatkan manfaat sehatnya.




BMKG Peringati Peningkatan Curah Hujan

Detikriau.org — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat meminta masyarakat untuk waspada terhadap adanya peningkatan hujan di sebagian wilayah Indonesia.

Dalam keterangannya, Deputi Bidang Meteorologi, Drs. Mulyono R. Prabowo, M.Sc. menyampaikan bahwa Peningkatan curah hujan diprediksi akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia bagian Barat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain adanya sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Sumatera yang menyebabkan terjadinya konsentrasi massa udara di wilayah tersebut. Konsentrasi massa udara ini menyebabkan kondisi udara yang relatif lebih lembap yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan. Diprakirakan keadaan ini akan berlangsung hingga 3 hari ke depan.

Prabowo menjelaskan bahwa aktivitas sirkulasi ini akan menurun dan digantikan dengan konvergensi / area pertemuan angin yang memanjang dari wilayah Sumatera hingga Kalimantan bagian utara. Area pertemuan angin ini juga akan mendukung pertumbuhan awan. Sebaliknya, wilayah pulau Jawa bagian Timur hingga NTT, Sulawesi, Maluku dan Papua potensi hujan diprakirakan masih cukup minim. Minimnya curah hujan disebabkan oleh dominasi massa udara kering yang terpantau masih terdapat di wilayah tersebut dan pola angin yang cenderung terberai sehingga menghambat pertumbuhan awan-awan hujan.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 26 – 28 Oktober 2018, antara lain:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Bengkulu
  • Riau
  • Sumatera Selatan
  • Bangka Belitung
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Tengah

Sedangkan Wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 29 – 31 Oktober 2018, antara lain:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Bengkulu
  • Sumatera Selatan
  • Bangka Belitung
  • Jambi
  • Riau
  • Kep. Riau
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Gorontalo
  • Papua

Untuk potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan Barat Enggano, Perairan Selatan Banten, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Sumbawa, Samudera Hindia Barat Enggano – Banten, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB, Perairan utara Kep.Talaud, Perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat.

Lebih lanjut, Prabowo mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:

  • call center 021-6546315/18;
  • http://bmkg.go.id
  • follow Twitter @infobmkg;
  • atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Bagian Hubungan Masyarakat

Biro Hukum dan Organisasi BMKG




JK Ajak Seluruh Timses Jokowi ke TPS, Jangan Hanya Andalkan Survei

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)

detikriau.org –Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)- Ma’ruf Amin, Jusuf Kalla (JK), menyerukan kepada setiap anggota yang terlibat dalam kontestasi pemilu agar tidak berpuas diri. Hal ini untuk menanggapi sejumlah hasil survei yang menunjukkan Jokowi-Ma’ruf selalu menempati urutan pertama.

Apalagi, kata JK, jika ada beberapa pengurus yang menganggap remeh kondisi lawan politik nanti. Baginya, sikap tersebut justru bisa membuat mereka menerima kekalahan.
“Bahayanya orang tidak datang ke TPS (tempat pemungutan suara) karena (berpikiran) satu suara (tidak memilih) tidak apa-apa. Kalau lima juta orang begitu atau 10 juta orang TKN mengatakan ‘sudah lah tanpa saya pun menang juga’ ya bisa kalah,” kata JK di Hotel Empire Place, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10) dilansir kumparan.com
Ia pun memberi contoh saat Pilkada DKI beberapa waktu lalu. Menurutnya, sikap optimisme harus dibuktikan juga dengan dukungan nyata di Pilpres, yakni datang langsung ke TPS dan mencoblos Jokowi-Ma’ruf.
“Karena itulah hasil survei itu jangan terlalu jadi bahan banyak, soal di DKI juga begitu. Banyak kejadian seperti itu,” jelasnya.
“Bahwa jangan terlalu optimisme. Tapi kasih juga peringatan-peringatan, sehinga orang itu atau pemilih kita betul-betul datang ke TPS, ” pungkasnya.



Soal Deklarasi Dukungan Ke Jokowi. Loh…Syamsuar, Irwan Natsir dan Projo Riau Beda Argumen

Pekanbaru, detikriau.org – Pro Jokowi (Projo) Riau menyebut ada kelompok yang tidak senang dengan kegiatan deklarasi dukungan Kepala Daerah kepada Jokowi dan membuat naskah deklarasi palsu.

Ketua Panitia Deklarasi, HM Sahrin membantah mengetahui soal naskah deklarasi tersebut. Panitia menurutnya hanya menyiapkan spanduk yang ditandatangani secara pribadi bukan sebagai kepala daerah.

“Kami tidak tahu soal naskah deklarasi tersebut. Yang kami siapkan adalah dalam spanduk, dan tandatangannya atas nama pribadi. Kalau naskah di kertas itu, bisa saja dibuat orang. Ada orang tidak baik, tidak senang,” sebut Ketua Panitia Deklarasi, HM Sahrin selasa lalu usai mendatangi kantor Bawaslu Riau dilansir melalui riauonline.co.id

Sahrin juga menunjukkan spanduk deklarasi dukungan yang ditandatangani oleh para kepala daerah. Dalam tanda tangan di spanduk tersebut, para kepala daerah di Riau memang mengatasnamakan diri pribadi.

“Naskah itu biarkan saja. Kalau itu jadi barang bukti oleh Bawaslu, biarkan saja. itu palsu. Tandatangannya ada 12 kepala daerah, padahal yang hadir hanya 9,” dalihkan Sahrin.

Jum’at (26/10), Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Natsir tegaskan bahwa berkas dukungan kepada Jokowi sudah ditandatangani sebelum dilaksanakannya deklarasi di Hotel Arya Duta Pekanbaru, rabu (10/10). Penandatanganan berkas dukungan itu dilakukan dalam suasana rapat  internal.

“Yang kami tanda tangani itu bukan saat deklarasi, itu sebelum deklarasi, harusnya itu tidak boleh bocor,” ungkap Irwan Natsir, Jumat, 26 Oktober 2018.

Berkas tanda tangan itu, kata Irwan Natsir, harusnya disampaikan langsung kepada Presiden Jokowi.

“Yang mengedarkan surat itu ilegal,” tegasnya.

Dalam tanda tangan pernyataan dukungan tersebut, Irwan mengaku bersama kepala daerah lainnya mendukung atas nama pribadi bukan atas nama jabatan kepala daerah.

Sementara itu, Gubernur Riau terpilih sekaligus Bupati Siak Syamsuar membantah pernyataan Irwan Natsir.

Menurut Syamsuar, surat deklarasi itu ada saat deklarasi berlangsung, bukan sebelum deklarasi pada saat dilakukan rapat internal seperti yang disampaikan Irwan Natsir.

“Surat itu saat deklarasi lah,” tegasnya, Sabtu, 27 Oktober 2018.

Diakui Syamsuar, sebelumnya memang ada rapat internal antara dirinya selaku Gubernur Riau terpilih dan wakilnya Edy Natar bersama beberapa bupati dan walikota di Riau.

“Tapi pertemuan tertutup itu membahas pembangunan, selama ini kita jalan masing-masing, saya tahu karena saya bupati. Saya mau jalin komunikasi agar ada sinergisitas antar kabupaten,” jelasnya.

Syamsuar menuturkan saat itu belum ada kesepakatan untuk bersama-sama mendukung Jokowi dua periode.

“Belum, belum ada dukung mendukung,” bantahnya.

Editor: Faisal

Artikel ini sudah terbit di laman riauonline.co.id dengan judul “Syamsuar, Irwan Natsir dan Projo Beda Jawaban. Mana yang Benar”, http://www.riauonline.co.id/riau/kota-pekanbaru/read/2018/10/27/syamsuar-irwan-natsir-dan-projo-beda-jawaban-mana-yang-benar