Kasus DBD, Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil Kunjungi RSUD Puri Husada
“15 orang pasien RSUD Puri Husada positif terjangkiti DBD”

Tembilahan, detikriau.org — Sekretrasi Komisi IV DPRD Inhil Herwanissitas kunjungi RSUD Puri Husada Tembilahan. Kunjungan mendadak ini dilakukan terkait meningkatnya kasus penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam dua pekan terakhir.
“Setidaknya saya dilapori sudah ada enam orang warga di Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanah Merah dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan akibat DBD,” ujarnya kepada detikriau.org di Tembilahan, senin (5/11)
Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil yang akrab disapa singkat Sitas ini, sebagai daerah endemik, kasus DBD setiap tahun rutin terjadi. Peningkatan kasus biasanya terjadi disaat masa pancaroba dan musim penghujan.
DPRD Inhil, dalam hal ini Komisi IV yang membidangi masalah pendidikan dan kesehatan menurut Sitas meminta kepada Dinas Kesehatan untuk segera menangani persoalan ini agar tidak semakin merebak.
“Harus ada penanganan segera untuk meminimalisir dampak DBD dan megantisipasi penyebarluasan,”Pintanya
Sementara itu Dirtektur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Saut Pakpahan menyatakan bahwa dari hasil uji laboratorium, hari ini, 15 pasien yang dirawat di RS milik Pemerintah Daerah ini positif terjangkiti DBD.
Pasien yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti ini berasal dari Kecamatan Tembilahan dan beberapa daerah lainnya di Inhil.
“15 orang pasien positif terjangkiti DBD,” Ujarnya./Faisal

Namun untuk kasus DBD ini, bidang kewaspadaan dini menurutnya hanya mencatat sebatas Susfect, sedangkan positifnya baru diketahui setelah adanya hasil uji laboratorium.
Detikriau.org – jam 05:14:24 WIB, gempa bumi berkekuatan 4.6 Magnitudo guncang Provinsi Sulawesi Barat. Minggu (4/11)
Menurut keterangan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono S.T., Dipl.Seis., M.Sc, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Sausu. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan jenis sesar turun (normal fault).
detikriau.org – Al-Quran dan tulisan lafadz Jalalah Allah yang tertulis media seperti kertas atau kain, maka wajib kita muliakan. Sebagaimana kita memuliakan mushaf Al-Quran dan lafadz Jallalah Allah. Tidak boleh kita taruh sembarangan di tempat yang kotor dan tempat yang tidak suci. Tidak boleh juga dibiarkan berada ditempat yang tidak layak bagi kemuliaan Al-Quran. Jika kita menemukannya berada ditempat yang tidak layak, hendaknya kita ambil dan kita taruh dan simpan ditempat yang layak dan mulia, agar tidak menjadi barang/benda yang “tidak berharga” seperti sampah atau benda-benda remeh yang tidak dipedulikan.