Polisi Ringkus Pencuri Sepeda Motor di Pelabuhan Baruna

Laporan: Amrul

Tembilahan, detikriau.org — AS (20) tidak berkutik saat dibekuk oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil.

Pria yang bekerja sebagai karyawan swasta ini melakukan tindak pidana pencurian satu unit sepeda motor milik korban Hendri dijalan Imam Bonjol parit 11 Tembilahan.

Kapolres Inhil AKBP CHRISTIAN RONY P, SIK, M.H,. melalui Kasat Reskrim AKP INDRA L. SIHOMBING, SIK mengatakan, pencurian yang dilakukan oleh pelaku terjadi pada Minggu malam (30/4/2017) yang lalu.

Kasat Reskrim juga mengatakan, bahwa Jajaran Kepolisian Polres Inhil berupaya keras untuk mengungkap siapa pelaku pencurian yang terjadi setahun yang lalu tersebut,

“dan akhirnya kami berhasil mengungkap dan sekaligus membekuk pelaku AS warga jalan Sapta Marga Tembilahan Hulu ini”, ujar Indra sembari mengatakan bahwa pelaku dibekuk dipelabuhan Baruna jalan Jenderal Sudirman Tembilahan pada selasa sore (11/12/2018)

“Saat ini pelaku sudah kami amankan di Mako Polres Inhil untuk dimintai keterangan dan dilanjutkan dengan proses sidik terhadap dirinya”, akhiri Perwira lulusan Akademi Kepolisian ini.




DPR: Segera Lunasi, Utang BUMN Jangan Sampai Diwariskan Ke Rakyat

“per September 2018 tercatat sebesar Rp 5.271 triliun lebih”

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Azam Asman Natawijana/foto: tribunnews.com

Jakarta, detikriau.org – Total utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mencapai lebih dari Rp 5.000 triliun membuat geram Komisi VI DPR RI.

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Azam Asman Natawijana mengaku sudah meminta BUMN yang memiliki banyak utang segera melunasinya.

“Kita sudah minta saat rapat beberapa hari lalu dengan Pertamina, PLN dan beberapa lainnya. Kita minta kapan mereka bisa menyelesaikan utangnya,” ujar Azman di gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/12).

Pasalnya, utang tersebut sudah teramat banyak dan dapat mengancam perekonomian nasional. Komisi VI DPR pun meminta pimpinan BUMN yang berutang untuk kembali menghadap setelah masa reses.

“Toh, ini sudah lebih daripada dua kali APBN kita. Oleh karena itu kita meminta kepada mereka untuk menyampaikan utangnya setelah reses sekitar tanggal 20-an Desember,” tegasnya.

Utang BUMN mencapai lebih dari Rp 5.271 triliun per September 2018. Utang tersebut meningkat dari 2016 yang jumlahnya Rp 2.263 triliun, dan 2017 yang jumlahnya Rp 4.830 triliun. Artinya dari 2017 ke September 2018, utang BUMN meningkat sebesar Rp 441 triliun.

Utang Jangan Sampai Turun ke Rakyat

Azam mewanti-wanti ribuan triliun utang BUMN ini jangan sampai diwariskan ke rakyat.

“Jangan sampai dilimpahkan ke rakyat nanti utang itu. Karena itu utang perseroan,” ujar Azam.

Politisi Demokrat ini menilai, kendati ada beberapa utang BUMN yang ditanggung oleh negara namun tetap BUMN yang bersangkutan harus mulai membayarnya.

“Ada yang dijamin pemerintah dan ada yang tidak dijamin pemerintah. Nah, kita mau tahu itu, tapi kalau tidak bisa bayar kan yang tanggung jawab pemerintah juga,” tegasnya.

Azam mengingatkan kondisi ini jangan sampai seperti krisis tahun 1998. Utang BUMN yang teramat tinggi saat itu akhirnya membebani pemerintah dan tentunya seluruh rakyat Indonesia.

“Jangan sampai ini seperti 98 terjadi masalah itu dan kita tidak mau itu. Makanya kita di DPR kan fungsi pengawasan jadi selalu mengingatkan itu,” tandasnya.

sumber: rmol.co       editor: faisal




La Nyalla: Potong Leher Saya Kalau Prabowo Menang di Madura

La Nyalla sesumbar potong leher jika Jokowi kalah di Madura saat Pilpres 2019. (Detikcom/Rengga Sancaya)

Jakarta, — La Nyalla Mahmud Mattalitti mengaku optimistis pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan memetik kemenangan di Pulau Madura pada Pilpres 2019 mendatang.

Hal itu ia katakan untuk merespon bahwa Pulau Madura masih menjadi basis pendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang.

“Saya kan udah ngomong, potong leher saya kalau Prabowo bisa menang di Madura,” kata La Nyalla saat ditemui di kediaman Ma’ruf Amin, Menteng, Jakarta, Selasa (11/10) dilansir melalui CNN Indonesia

Pada Pilpres 2014 lalu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengalami kekalahan dari Prabowo-Hatta Rajasa di empat kabupaten di Pulau Madura.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, total perolehan suara Prabowo-Hatta di Pulau Madura sebanyak 830. 968, sementara Jokowi-JK berjumlah 692.631 suara.

Mantan Ketua PSSI itu mengatakan pada Pilpres 2014 lalu masyarakat Madura sangat sensitif terhadap isu Jokowi yang merupakan kader Partai Komunis Indonesia (PKI).

Terlebih lagi, mayoritas masyarakat Madura merupakan kelompok muslim yang taat dan tak simpatik terhadap PKI.

“Awalnya dikira Pak Jokowi ini PKI. Kan saya sudah jelasin, saya yang sebarin (Majalah) Obor. Orang Madura itu paling sensitif , paling tidak mau dibilang ini bukan agama Islam,” kata dia.

La Nyalla menegaskan Jokowi merupakan sosok yang sangat taat terhadap ajaran Islam. Oleh karena itu, ia yakin masyarakat Madura dapat tercerahkan pada Pilpres 2019 mendatang.

“Padahal yang [taat] Islam itu Pak Jokowi,” kata dia.

Selain itu, La Nyalla turut menargetkan kemenangan bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf di Jawa Timur diatas 70 persen.

Ia mengaku telah bergerak secara senyap untuk membantu dan melakukan konsolidasi mesin pemenangan di Jawa Timur pada Pilpres 2019.

“Saya tidak perlu ngomong soal kontribusi. Pokoknya Anda tahu Pak Jokowi menang di jawa timur. Kalau dulu menangnya hanya 800 ribu kalau sekarang lebih jauh lagi. Targetnya saya Pak jokowi harus menang 70 persen ke atas,” kata dia.




IKJR Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

“Kajari Inhil, Susilo tampil sebagai penyampai tausyiah”

Laporan: Rul

Tembilahan, detikriau.org – Ikatan Keluarga Jawa Riau Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H sekaligus  syukuran Sekretariat IKJR di Jalan M Boya Gang Palapa Tembilahan, Senin 10 Desember 2018 malam.

Kegiatan yang mengusung tema melalui hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW kita tingkatkan tali silaturrahim dan ukhuwah Islamiyah ini, dihadiri Wakil Bupati Inhil Syamsuddin Uti, Kepala Kejaksaan Negeri Susilo, Sekretaris Kesbangpol Marlis Syarif, Anggota DPRD, jajaran Pengurus IKJR dan masyarakat Jawa, serta undangan lainnya.

Dalam tausiyahnya, Susilo menyampaikan bahwa manusia diciptakan dan ditakdirkan Allah SWT berbeda-beda, sehingga harus saling kenal-mengenal.

“Saya berharap IKJR berkembang. Seluruh pengurus dan anggotanya harus terus semangat bersilaturrahmi, karena dengan begitu Allah SWT akan membuka pintu rezeki,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wabup Syamsuddin Uti mengajak seluruh jamaah yang hadir memperkuat persatuan dan kesatuan. Apalagi mengingat, masyarakat Kabupaten Inhil ini heterogen.

“Meski kita berbeda-beda suku bangsanya, tapi alhamdulillah di Inhil tetap kondusif. Ini yang harus terus kita pertahankan,” terangnya.

Ke depan, lanjut Wabup, masyarakat hendaknya saling menjalin kasih sayang, dengan mengambil hikmah dari Maulid Nabi Muhammad SAW ini.

Wabup juga meminta bantuan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Inhil yang sudah baik ini ke arah yang lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan amanah yang telah dipercayakan ini bisa kami pikul dengan baik. Karenanya, kritik saja kami, jangan segan-segan,” imbuhnya.

Dalam kegiatan keagamaan ini, Kajari Inhil juga memberikan kenang-kenangan bagi para Jamaah yang hadir berupa tasbih.




Wabup Inhil Lepas Keberangkatan 56 Kafilah Ikuti Ajang MTQ ke 37 Riau di Pekanbaru

Laporan: Rul    Editor: Faisal

Wabup Inhil H Syamsuddin Uti saat menyampaikan wejangan kepada kafilah utusan Inhil di acara pelepasan bertempat di Mesjid Yayasan Amalbhakti Muslim Pancasila (YAMP) Jl. Baharuddin Yusuf, Tembilahan, Senin (10/12/18) Malam

Tembilahan, detikriau.org – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H.Syamsuddin Uti lepas keberangkatan 56 peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Inhil untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi Riau ke XXXVII.

Acara pelepasan dilaksanakan dilingkungan Mesjid Yayasan Amalbhakti Muslim Pancasila (YAMP) Jl. Baharuddin Yusuf, Tembilahan, Senin (10/12/18) Malam 

Selain Wakil Bupati Inhil, acara pelepasan ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Inhil Drs. Darussalam dan Kepala Sub Bagian Keagamaan pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Idrus, M.Pd.I

Dalam sambutannya Wakil Bupati Inhil H.Syamsuddin Uti menitipkan nama Inhil kepada para kafilah. Menurut wabup, kesuksesan ada dipundak mereka, pemerintah hanya memberikan dorongan dan motivasi.

“Kami punya harapan besar atas keberhasilan para kafilah. do’a kami teriring dan semoga membawa harum nama daerah “ ujar Wabup sembari berpesan untuk tidak lupa menjaga marwan daerah.

Dalam kesempatan itu Wabup juga memintakan do’a dari seluruh masyarakat agar para kafilah tetap diberikan kesehatan, semangat dan mudah-mudahan mampu meraih prestasi terbaik.

Untuk sekedar mengabarkan, Kabupaten Inhil akan mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan di ajang MTQ ke 37 Riau di Pekanbaru.

Utusan Inhil terdiri dari 56 peserta, 28 pelatih, 10 official, 10 penghubung, serta 4 tenaga medis dan tenaga pengamanan.

Sementara itu juga ada 7 orang pelatih Inhil lainnya direkrut oleh LPTQ Provinsi Riau untuk menjadi Majelis Hakim pada MTQ ke 37 Provinsi Riau di Pekanbaru ini,mereka adalah Hj. Nur’ani, S.H, M.H, Hj. Sumiati, Hj. Zuriyah Latif, H. Khusyairi, LC, H. Helmi Rasyid, S.Ag, Pahdi Alhafidz dan Mhd. Riduan Sabri, S.H.

MTQ ke 37 Riau tahun 2018 dilaksanakan mulai hari ini tanggal 11 – 18 Desember di Kota Pekanbaru yang akan diikuti oleh seluruh kafilah utusan kabupaten/kota se Provinsi Riau.




Pendidikan Antikorupsi Disepakati Dimuat Di Kurikulum

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang membuka Rakornas Pendidikan Anti Korupsi di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan. (Foto: Maulanan Ramadhan/kumparan)

Jakarta, detikriau.org – Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2018, disepakati sembilan nilai integritas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan diterapkan pendidikan antikorupsi pada jenjang pendidikan dasar, menengah dan tinggi.

Keputusan itu diambil dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan penandatanganan komitmen implementasi pendidikan antikorupsi antara KPK, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ristek Dikti, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Selasa (11/12) dilansir melalui RMOL.co

“Apakah orang jujur di Indonesia ini bakal tidak dapat apa-apa? Apakah kalau orang peduli terhadap orang lain kemudian justru yang dia dapat adalah sesuatu yang apaan si urusan lo? Apakah orang yang mandiri kemudian dianggap sombong?” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat sambutan pada acara itu.

“Apakah kalau kita tanggung jawab kemudian kita sok suci? Apakah kalau sederhana dianggap miskin? Apakah kalau kita berani kita dianggap sok jago? Jagoan gitu? Apakah kalau kemudian kita adil kemudian kita dinilai sebagai orang sok jadi pengacara atau sok tahu hukum?” tuturnya menambahkan.

Sembilan nilai integritas KPK itu adalah jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil.

Sebelumnya Saut menyampaikan, hal tersebut saat ini menjadi pertanyaan besar, sebab sembilan nilai intergritas KPK bukanlah untuk memperlemah diri sendiri.

“Ini pertanyaan besar sekali dalam negara ini, yang saya sebutkan dari jujur, peduli, mandiri tanggung jawab, sederhana, adil tadi itu sembilan nilai, kami sebut di KPK apakah kalau orang mempunyai nilai itu dia akan memperlemah dirinya sehingga tidak mempunyai daya saing di negara kita,” lanjut Saut.

Sembilan nilai integritas KPK tersebut rencananya akan diterapkan dalam kurikulum pembelajaran mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas hingga Perguruan Tinggi.

“Nanti itu akan kita ajarkan mulai dari SD hingga pensiun. Bahannya sudah disiapkan, bahannya tidak lebih dari 9 nilai,” pungkas Saut.