Februari 23, 2024

Ahmad Yani “Pemkab Harus Tentukan Lokasi Pembangunan Jembatan”

Bagikan..

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Permasalahan perbedaan keinginan dari masyarakat dua dusun di desa Sungai Empat tentang lokasi, mengakibatkan tertundanya proses pembangunan jembatan yang telah mulai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum yg direncanakan akan dibangun di sungai simpun.
Perbedaan dikarenakan masyarakat dusun kampung baru menginginkan jembatan tersebut dibangun di dusun mereka, tapi jika dilihat dari segi teknis, keinginan mereka tidak mungkin dilakukan karena untuk pengerjaan pembangunan jembatan, diperlukan areal bebas dengan radius 50 meter. Kalau ini tetap dilakukan, tentunya pemukiman warga dalam radius tersebut dengan terpaksa juga harus dirubuhkan.
“Dalam hal ini, pihak pemerintah desa meminta kepada pemerintah kabupaten untuk segera mengambil keputusan pasti lokasi pembangunan jembatan tersebut. Dari dua kali kita pertemukan masyarakat dari dusun sungai simpun dan dusun kampung baru, tidak juga ditemukan kesepakatan,” kata Ahmad Yani, Kades desa sungai empat.
Jika lokasi pembangunan jembatan tersebut sudah ditentukan oleh Pemkab maka kita yakin masyarakat akan menerimanya, sebab hanya disungai simpun terdapat lokasi yang baik dan tidak mengganggu masyarakat.
Jika lokasi pembuatan jembatan tersebut terletak di dusun kampung baru maka banyak rumah pendudu yang terpaksa dipindahkan guna meletakkan alat-alat berat untuk pembuatan jembatan tersebut. “Ada tiga titik yang diinginkan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut, jika pembangunan jembatan kita lakukan didusun kampung baru maka rumah-rumah masyarakat yang terletak dalam radius 50 meter terpaksa kita pindahkan, siapa yang akan mengganti kerugian yang mereka terima,” katanya.
lokasi kedua adalah dipasar, jika pembangunan tersebut dilakukan, tentunya akan mengganggu arus transportasi dan perekonomian masyarakat karena di lokasi terdapat kantin dan dermaga.
“Selain itu kita juga telah mempunyai program kerjasama antara pemerintah desa dengan CV untuk membangun kantin di pasar tersebut. Dari ketiga titik hanya disungai simpun yang paling memungkinkan karena tidak mengganggu apapun dan tidak merugikan masyarakat” kata Ahmad Yani.
Dengan perbedaan yang terjadi antara masyarakat dusun kampung baru dan dusun sungai simpun ini kita harapkan agar Pemkab khusunya Dinas PU selaku instansi terkait untuk segera mengambil keputusan. kita yakin jika pemerintah sudah menetapkan lokasi tersebut tidak akan terjadi konflik dimasyarakat, imbuhnya. (Wawan)