Februari 23, 2024

200 Hektar Lahan Masyarakat di Kempas Terbakar

Bagikan..

www.detikriau.wordpress.com (Tembilahan) – Sekitar 200an Hektar lahan perkebunan masyarakat di Teluk Bagus Desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas ludes terbakar. Kejadian ini disinyalir menjadi salah satu penyebab tebalnya kabut asap beberapa hari belakangan ini khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Inhu. Sayangnya, meski sudah dilaporkan oleh pihak Kecamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil sama sekali belum mengambil tindakan.
“Lahan yang terbakar ini berada dekat dengan lokasi PT. ASI sehingga kita juga telah memeintakan bantuan dengan pihak perusahaan tersebut. Disamping perusahaan, kita juga telah memberitahukan hal ini ke Dinas Kehutan dan Badan Lingkungan Hidup.” Jelas Camat Kempas, Sugianto saat dihubungi wartawan, selasa (6/9/2011)
Bahkan menurut Camat, Tim dari pihak Kecamatan, Perusahaan, Dinas KEhutanan dan BLH sudah berupaya memadamkan Api sejak senin kemaren. Namun diakuinya mereka mterkendala masalah keterbatasan peralatan.
“Kita perkirakan sudah lebih 200 hektar lahan yang terbakar, itu lahan masyarakat dan kita sudah melakukan berbagai upaya namun belum mampu membendung penyebaran api karena peralatan yang kita miliki hanya mesin Robin dan kondisi air sungai sedang surut. padahal kondisi lahan dalam keadaan kering ditambah lagi kencanganya hembusan angin sehingga api menyebar dengan cepat” Sebut Mantan Camat Tanah Merah ini.
Ketika ditanya tentang peran serta tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, Camat mengaku sudah melaporkan kejadian itu, namun sejauh ini belum ada reaksi.
Camat juga mengaku sudah melaporkan kondisi dilapangan kepada Sekda Inhil, H. Alimuddin RM agar dapat diambil langkah strategis oleh Pemda Inhil.
Sementara itu Kepala BLH Inhil, H. Teuku Edy Efrizal mengatakan, selama bulan September di Inhil terpantau sebanyak 22 titik api. Sedangkan pada Selasa (6/9), hanya terpantau 1 titik api di Kuala Lemang dan daerah Bayas yang sedang terjadi kebakaran. Pihaknya mengajak masyarakat untuk waspada dan ikut membantu jika dilingkungan masing masing terjadi kebakaran hutan dan lahan, terutama perusahaan.

Menurut keterangan seorang warga Kempas, kebakaran lahan itu terjadi tiba tiba dan saat ini sulit dipadamkan. Pihaknya berharap ada upaya nyata dari Pemerintah dan instansi terkait untuk segera menanggulangi hal ini karena dampak asap dikahwatirkan mengganggu kesehatan masyarakat.(drc)